Home PageBisnis Aksesoris“Serunya” berbisnis aksesoris

Oct 03

“Serunya” berbisnis aksesoris

“Kayanya jadi tukang bros kaya kamu tuh enak ya kie, bisa kerja di rumah, kalau di foto gayanya keren-keren terusss deh…”

ok-1
“Iya ih, gue pengen deh bisa kaya kamu kie, di rumah aja tapi ada penghasilan… kayanya kalo mau beli apa-apa, mau jalan kemana gak mikir lama deeh”
#eeeaaa……. @__@

peserta-005beads hunting at floating market, Pattaya Thailand

Alhamdulillah banget yaaaaa, kalau banyak yang mikir gitu =D

Buat saya sendiri, bisa menjadikan hobi sebagai mata pencarian itu berkah banget…
Tapiii… (ada tapinya niiih..) biarpun ngerjain sesuatu yang disukai, dan dilakukan dari rumah sendiri… tetep aja lho ini bukan sesuatu yang mudah, setiap hari, bahkan setiap saat isinya ya kerja keras

bisnis aksesorisApa aja sih yang saya lakukan sehari-hari sebagai perempuan yang bergelut di bisnis kreatif jualan aksesoris?

Pengennya sih… bisa bikin brosss terusss  sepanjang hariii, I really love doing that activity…
tapi kenyataannya, kalau bikin bros terus dan gak ada usaha buat motret, majang fotonya di web, ngiklanin di sosial media, memasarkan, memperkenalkan ke orang2 yang belum tau… gimana bisa lakuuuuuu… huhuhuhuhu…
Maka inilah yang biasa saya lakukan, untuk tetap bisa bertahan dan memajukan usaha aksesoris  ini prend
1. Membuat Desain Baru
Saya seriiing banget bikin aksesoris yang tidak pernah saya pajang di web saya hahaha…
pas dibayangin sih kayanya baguuuss gitu ya, pas sudah mulai dibikin juga masih lumayan, trus akhirnya dipakai kok rasanya agak gak enak yaa… langsung deh batal pajang =D
Pernah bikin cincin yang tampilannya keren abiss… tapi pas dipake, jarinya sakit karena rangka cincinnya terlalu tebal.
Proses coba-coba bikin desain baru ini sungguh sangat menyita waktu, terutama kalau mengingat, barang yang kita buat belum tentu berhasil/layak dipakai. Tapi kalau saya menghilangkan kegiatan ini dari hari-hari saya… maka pelanggan setia koleksikikie akan jadi bosen dengan model dan desain yang itu-itu saja… maka mau tidak mau, kegiatan ini harus saya lakukan sebagai bagian dari pekerjaan.

2. Merangkai Aksesoris
Walaupun tidak semua aksesoris yang dijual di koleksikikie saat ini adalah buatan saya pribadi, tapi biasanya masterpiece awal akan selalu saya yang buat. Pada proses pembuatan produk perdana inilah biasanya saya akan menghitung durasi pembuatannya, bahan yang dihabiskan dalam satu aksesoris, dan kalau akan dibuat ulang, siapa kiranya yang bisa membuat desain tersebut berapa biaya jasanya. Dari semua rangkaian kegiatan di bisnis aksesoris, ini adalah bagian yang paling saya gemari =D

3. Belajar Hal-Hal Baru
“kalau sudah bertahun2 bikin aksesoris, apa masih perlu ikut kursus lagi mbak?”
Kalau saya masih sih =D biasanya saya ikut kelas merangkai akseosris untuk me-refresh kemampuan saya. Karena yang saya bikin sehari-hari cenderung model/desain yang nyaris mirip, belajar sesuatu yang baru akan membuat saya merasa tertantang. Dan perasaan tertantang ini sangat baik untuk bisa memicu saya agar terus maju.

belajar-merangkai-manikSelain belajar tentang proses mebuat aksesoris dengan teknik2 yang berbeda, saya juga meluangkan waktu untuk meng-upgrade kemampuan saya berbisnis aksesoris. biasanya saya mengikuti webinar yang diselenggarakan beberapa situs asing ttg pemasaran. Seminggu sekali saya juga selalu menarget diri saya untuk membaca buku baru supaya tetep memiliki semangat belajar =D

4. Merawat dan Menata Barang
Ini juga kegiatan rutin yang harus saya lakukan looohhh… karena biasanya, setiap habis mengerjakan suatu project.. barang2 saya akan keluar berhamburan dari wadahnya, kadang sih langsung dibereskan begitu aksesorisnya jadi… tapi seringnya sih lupa hahaha…. Padahal kalau sudah lupa pas mau bikin lagi jadi suka bingung, karena lama nyari barang yang dibutuhkan. Itulah pentingnya untuk melakukan agenda bersih2 secara rutin. Kalau hal ini gak saya lakukan… biasanya akan terjadi pemesanan barang yang sia2, misalnya : dikira kaitan udang sudah habis ternyata ketutupan sama kawat huhuhuhuhu….
Saya suka melakukan hal ini, tapi jeleknya : kalau di tengah proses bersih2 meja ini saya nemu bahan yang lucu trus tiba2 ide datang, ya udah deh acara beberesnya berhenti… ganti bikin2 aksesoris T__T
kapan mau selesaiiiinya cobaaa ^&%%#@@#@!!

5. Hunting Bahan
Pengen bikin aksesoris tapi gak punya bahan…
atau punya bahan banyak tapi gak bisa di matching2kan dengan desain yang kita rencanakan.. akhirnya gak jadiii bikin deehhh…
Bagi kita produsen aksesoris, proses hunting bahan ini adalah sesuatu yang harus kita kerjakan secara rutin. Waktu dulu perdagangan online masih sepi, mau tidak mau saya harus  datang langsung ke pasar untuk belanja bahan, naik angkot lanjut ojek, bawa ransel gede kaya mau camping, baju dan kerudung ala kadarnya (biar kalo nawar barang dikasih murah hihihihi moduuusss) sepatu keds atau kadang pake sendal jepit.
Alhamdulillah sekarang sudah bisa belanja bahan secara online, tapi untuk browsing dan googling pun dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan tidak semua toko melayani dengan cepat.
Sehingga kegiatan ini harus benar2 dipersiapkan dan dihitung sungguh2 biar gak terlalu banyak uang yang berhenti berputar.

toko-jual-manik2kalau buat dipajang di web sih … pas belanja dengan dandanan kece gini,
seringnya sih pas belanja tampang udah kucel jaya gitu… hahahaha

6. Mengurus Administrasi
“Bagaimana mbak kikie bisa menentukan barang apa yang sebaiknya saya jual minggu ini? apa berdasarkan feeling aja mbak?”
Saya membuat pencatatan =D
terus terang ini hal yang paling saya benci nih hahaha… Tapi ketika usaha ini sudah melibatkan banyak orang : karyawan, penanam modal, maka melakukan pencatatan untuk kemudian mengevaluasi penjualan adalah tugas wajib yang harus dilakukan. Catatan yang baik akan membantu kita membuat estimasi penjualan, juga mengenali peluang2 bisnis yang berisiko  tinggi.

7.  Membangun Networking
minggle di berbagai kegiatan juga hal yang penting untuk dilakukan. Kegiatan ini bukan semata-mata untuk menghasilkan penjualan secara langsung, tapi terlibat dalam berbagai kegiatan akan memungkinkan kita mengenal lebih banyak orang. Usahakan untuk selalu total membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas yang kita ikuti, ketika orang merasa terbantu dengan kehadiran kita… maka minat mereka untuk mengenal kita secara lebih jauh juga akan lebih tinggi. Nah dari sinilah biasanya terbuka peluang2 bisnis yang lebih besar… Untuk memberikan hasil yang optimal, pilih komunitas yang paling mirip dengan target market produk yang kita hasilkan.

dove-05terlibat di kegiatan yang dilakukan majalah Cosmopolitan dan Dove Hair Theraphy
membuka peluang saya bertemu perempuan2 menarik
yang akhirnya menjadi pelanggan2 setia koleksikikie

8. Update Social Media
hmm punya social media tapi gak sempet nge-update?? duhh sayang banget yaaa…
update di sosial media penting untuk dilakukan secara berkala, sedikit2 asal rutin. Hal ini akan membuat kita menjadi lebih dekat dengan pelanggan kita dan terus diingat mereka. Kegiatan ini penting dilakukan untuk mendukung proses branding product. Saya sendiri membuat kalender yang saya tandai khusus untuk update status, hari ini update di FB, dua hari lagi update tulisan di blog, lusa update foto di instagram…  Hindari update banyak hal di satu hari yang bersamaan, karena terus terang floating model itu akan terasa menyebalkan/too much untuk beberapa orang. Kalau kita tidak punya cukup waktu untuk bisa update status secara berkala, jadwalkan tanggal postingannya (Jadi tidak langsung untuk di publish saat tombol enter di tekan… melainkan di publish sesuai jadwal yang kita inginkan)

Screenshot_2014-09-29-17-03-38instagram salah satu jenis sosial media yang menyenangkan,
tidak perlu menulis banyak kata2, cukup upload foto! 
untuk bisa menjadi lebih dekat dengan pelanggan kita dimanapun berada

9.  Memotret Produk Aksesoris
Dulu… saya adalah orang yang lebih sering ada di depan kamera dibanding sisi belakangnya, tapi sejak saya membaca sebuah artikel tentang pentingnya tampilan visual pada bisnis aksesoris secara online, saya pun mulai belajar membuat foto2 yang menyenangkan untuk dilihat.
Dan proses pemotretan ini gak mudah loh… banyak faktor yang harus saya pelajari, istilah2 baru di dunia fotografi, mengenali arah datang cahaya dan bagaimana memanfaatkannya pada produk saya. Yang terbaru saya belajar cara untuk mempersiapkan sebuah look book aksesoris dengan melibatkan tim khusus yang terdiri dari fotografer, model, make up artist dan stylist semuanya profesional, ahli di bidangnya… dan ternyata juga tidak lebih mudah yaah pemirsaaaa, karena sebagai pemilik aksesoris kita harus bisa menyampaikan maksud yang ingin kita capai dari foto yang dihasilkan kepada tim ini, jadi kitalah jiwa dari proses pemotretan tersebut.

koleksikikie 10. Nulis Artikel
Kegiatan yang terkahir ini mungkin tidak termasuk kegiatan wajib yang harus dilakukan sih ya, tapi saya sendiri selalu senang menulis banyak hal yang saya temukan. Tulisan-tulisan ini sering saya baca lagi untuk melihat bagaimana saya sudah bertumbuh dalam kurun wkatu tertentu…
Menulis artikel juga membantu saya merasa lebih bermanfaat untuk banyak orang =D
Yang pada awalnya tidak saya sadari, orang yang tertarik membaca tulisan saya pada akhirnya adalah orang yang memberikan rezeki bagi saya… makanya pas sadar langsung lebih rajin nulis itu kali ya wkwkwkwk….

Nah sahabat koleksikikie yang saya cintaiii?
setelah baca artikel ini apakah masih menganggap jadi tukang bros pekerjaan yang menarik untuk digelutiii?… hihihhi…. Tetap semangat sahabat, bisnis akseosris itu “seruuuu” – tapi pake tanda petik gitu deh serunya hahahaha  (kie)

2 comments

Trackbacks and pingbacks

No trackback or pingback available for this article

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu