Home PageSOSOK INSPIRATIFRama Budisetyo, Berbisnis dengan Passion

Jan 25

Rama Budisetyo, Berbisnis dengan Passion

Rama Budisetyo Founder SLVR Clinic

Bisnis kecantikan dan perawatan kulit identik dengan para perempuan, namun hal ini tidak menyurutkan Rama Budisetyo untuk menekuni bisnis ini. Meskipun Pria yang lahir di tanggal 24 Februari 35 tahun silam ini tidak memiliki pendidikan akademis di bidang kecantikan dan kesehatan kulit, namun dengan jalinan relasi dan semangat untuk mempelajari hal yang baru dia nekad mendirikan menjadi founder dari sebuah Klinik Perawatan Kecantikan, yang kini telah memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia. Rama Budisetyo adalah founder dari SLVR International Clinic.
“Yang penting kita passion disana, kalau gak ngerti ya belajar dari yang ahli, kalau nemu masalah ya dicari solusinya. Marketing is a habbit, manfaatkan jaringan pertemanan untuk memperluas jaringan bisnis yang jadi passion kita”
Sosok Rama seakan membuktikan bahwa dengan kemauan dan niat yang kuat, kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan.
SLVR INternational Clinic PROMO

 

SLVR International Clinic merupakan jejaring klinik dan pusat perawatan kecantikan, yang menggabungkan konsep high fashion dengan keindahan. Layanan yang diberikan di klinik ini meliputi produk perawatan unggulan, jasa konsultasi serta tindakan medis maupun non medis, yang langsung di bawah pengawasan dokter yang berpengalaman di bidangnya. Kalau saat pertama kali memulai dulu Rama hanya memiliki satu cabang di wilayah  Tebet Jakarta. Kini SLVR International Clinic sudah memiliki beberapa cabang di KOta Bandung, Surabaya, Bogor, Sukabumi dan Balikpapan. Sebuah pencapaian yang luar biasa di usianya yang relatif muda.

Sosok Rama dikenal selalu optimis diantara kawan dan rekan bisnisnya. Saya sendiri melihat Rama sebagai pribadi yang ulet dan sigap sejak masih remaja. Tahun 1999 Rama muda terpilih sebagai Cak Surabaya. Prestasinya inilah yang kemudian membuka banyak peluang untuk mengembangkan diri dan kepribadian. Selama tergabung dalam Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, sosok Rama dikenal aktif dan mudah bergaul. Tidak hanya terlibat dalam berbagai kegiatan dan aksi sosial, di masa itu Rama juga sigap membaca peluang bisnis, jasa pager ayu-pager bagus.
“Awalnya sih gak sengaja, karena ada orang yang mau menikahkan anaknya tapi gak punya kenalan untuk dijadikan tim pager ayu- pager bagus (penerima tamu dalam resepsi pernikahan jawa) jadi ya udah kerahkan aja teman-teman di paguyuban yang butuh tambahan uang saku, berdiri 4 jam di kawinan, dapet makan, pulang dikasih sangu” Dan saya dulu salah satu yang rajin ikutan hihihi….

Kejeliannya dalam membaca peluang usaha inilah yang membuat Rama semakin berkembang, awalnya mengkoordinir teman-teman sebagai tim penerima tamu. Kemudian Rama dipercaya mengelola acara sebagai event organizer. Awalnya punya temen-temen yang pinter, cantik dan berbakat di dunia fashion lalu berkat kejeliannya, mereka diarahkan menjadi model profesional untuk membawakan brand ataupun label pakaian dalam fashion show. Jiwa bisnis tampaknya sudah tertanam pada dirinya sedari kecil, kedua orang tuanya yang juga menekuni dunia bisnis menjadi guru pertama bagi Rama yang telah memberinya bayangan bahwa bekerja bukan hanya dilakukan di jam 09-05 saja, tapi terus menerus di setiap saat. “Bukan berarti gak istirahat dan jadi gak bisa fun sama teman-teman yaa… tapi sambil fun pun, lagi holiday di luar negeri pun, tidak berarti kerjaan dilupakan. Lagi di pesawat ajak kenalan orang disampingnya, cerita2 bisnis kita sapa tau dia mau ngasih investasi… lagi liburan tetep update informasi kantor, posting promo2 terkait kerjaan di akun sosial media. Sebaiknya sih biar gak stres, kerjakan pekerjaan yang kita sukai yang sesuai sama jiwa kita” 

Rama BudisetyoPrinsipnya yang demikian itulah yang tampaknya membuat Rama berhasil mencapai percepatan karier yang luar biasa. Tidak hanya melalui SLVR Clinic, Rama juga menjadi PR manager untuk beberapa Villa mewah di Bali. Kini Rama juga mengembangkan lini baru SLVR Fashion, butik yang menyediakan produk-produk high fashion seperti busana, accesories, juga tas buatan anak negeri dengan kualitas eksport.

Villa Jimbaran

Cita-citanya, bisa membawa dan memperkenalkan produk Indonesia ke mancanegara, agar talenta berbakat di Indonesia ini bisa dikenal secara Internasional. Sebagai salah satu tim juri dalam Lomba Desain Aksesoris Daur Ulang Koleksikikie 2016 ini, Rama juga menyampaikan harapannya kepada para desainer aksesoris untuk lebih percaya diri.  “Jika brand luar negri bisa mematok harga selangit untuk produk sekualitas karya anak negeri , tentunya kader2 sekarang juga bisa melakukan hal yang sama dengan kejelian dalam memilih bahan baku, menciptakan desain yang bernilai seni dan kemampuan memasarkan produk yang bagus. Rama optimis, kesungguhan, pengalaman serta jam terbang akan membawa para desainer ini ke arah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Jadi kalau sekarang ada diantara pembaca koleksikikie yang bingung ingin jadi apa, apakah berkarier di jalur yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, ataukah memilih yang kita sukai. Rama dengan yakin menyarankan untuk memilih yang sesuai dengan hati kita. Mungkin buat beberapa orang keputusan kita itu akan terbaca sebagai sesuatu yang nekat, tapi kecintaan kita pada hal yang kita lakukan akan menjadi semangat di saat menghadapi hal-hal yang sulit, dan memotivasi kita untuk bangkit lagi. “Never give up! enjoy, have fun. do whatever you want..” Pesannya mengakhiri perjumpaan kami.

Thankyou Rama, sukses untuk bisnisnya
Rama Budisetyo
Instagram : @ramabudisetyo
Facebook : Rama Budisetyo

Fashhiontv

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu