Home PageKARYA SAHABATPeserta No 006 Ariwityanto (Surabaya)

Jan 16

Peserta No 006 Ariwityanto (Surabaya)

PESERTA LOMBA DESAIN AKSESORIS 2016

No Peserta : 006
Nama : Ari Wityanto
Nama Usaha : Mira Wityanto Accesories
Kota : Surabaya
Business Contact: 085749583155
Material Bahan Daur Ulang : Pecahan Mangkok

campur-1“Blue Desert”.

Mewujudkan karya spektakuler dari bahan yang memang luar biasa adalah hal yang wajar. Namun menciptakan karya istimewa dari bahan yang sudah tidak terpakai seperti pecahan mangkok, membutuhkan ide dan kreativitas tingkat tinggi. Mangkok  kesayangan yang sudah tak bisa difungsikan sebagai mangkok lagi menjadi ide sebagai bahan dasar yang saya gunakan untuk mewujudkan karya ini. Mangkok istimewa yang memang mempunyai nilai historis bagi saya ini, saya harapkan bisa menjadi karya yang bernilai.

Pecahan mangkok menjadi ide dasar saya membuat karya ini.
Berawal dari serpihan pecahan mangkok, saya mencoba untuk menuangkan imajinasi yang disatukan dengan potongan plat tembaga yang dipipihkan dalam bentuk daun yang dibuat secara handmade. Gradasi tembaga nampak terlihat setelah melalui oksidasi dan coating. Eksperimen ini memang “gila” (begitu menurut saya) karena selama ini saya tidak pernah menganggap “mangkok” tersebut dapat menjadi bahan yang bisa disatukan dengan berbagai perlengkapan ini.

Bentuk bunga asimetris menjadi pilihan saya mempercantik nilai estetika yang tersirat ketika dipakai. Begitu pula gelangnya. Bentuk bunga dari pecahan mangkok yang dinetting rapi  lebih tertata mewujudkan nuansa rapi bagi pemakainya.

DSC00697 DSC00704

Tatanan yang acak namun teratur antara bunga dan daun menciptakan nuansa alami sebuah karya. Lilitan tembaga yang tak beraturan untuk mengaitkan antara bunga dan daun serta sebagai ranting melengkapi nilai naturalis pada karya ini. Kristal Svarovsky yang berada diantara bunga dan daun juga menjadi pemanis tiap detail menjadi hidup dan bersinar. Untaian kalung kupasang black agate untuk mempertajam kalung ini.

DSC00688 DSC00703

Desain yang kubuat terinspirasi dari padang pasir yang gersang dan berangin kencang sehingga jika saja di sana ada tanaman, maka akan terbawa olehnya. Maka dari itu “Blue Desert’ saya pilih untuk mewakili karya ini.

Kata Semangat yang selalu saya percaya hingga saat ini :

  • Jika kita ingin berkelana di dunia luar maka beranilah keluar dari zona aman dalam kehidupan kita. Bangkit dari tidur panjang dan berani bermimpi akan membuat kita lebih bermakna dan berharga
  • Lakukan semua dengan sungguh-sungguh dan yakinlah dengan kemampuan kita.

salam,
AriWityanto

 

SOSOK DIBALIK KARYA

ariwityanto

Ari Wityanto, memulai perjalanannya di dunia pembuatan aksesoris handmade karena kecintaannya yang dalam kepada Mira, istrinya. Demi memberikan hadiah ulangtahun yang special, Ari yang sebelumnya tidak pernah membuat aksesoris sendiri,  mulai tertarik untuk mencoba merangkai kawat dan memadukannya dengan berbagai macam batuan dan aneka jenis manik-manik. Walaupun awalnya tidak mudah, namun perlahan namun pasti kini bisnis yang mereka kelola semakin berkembang.

Ari pertama kali mengenal proses pembuatan aksesoris wire melalui website koleksikikie.com . Dari yang awalnya browsing tak sengaja, Ari akhirnya mulai berburu ilmu pembuatan aksesoris, baik dilakukan secara online melalui modul belajar online dan video youtube, maupun dengan berguru langsung kepada crafter-crafter yang telah menekuni bidang ini lebih dahulu, Diakuinya masa-masa itu tidaklah mudah, karena Ari masih harus membagi waktu dengan pekerjaan utamanya di kantor,

Namun berkat dukungan Mira istrinya, akhirnya mereka berdua sepakat untuk mencoba memulai bisnis pembuatan aksesoris bersama. Mira lebih fokus membuat bros sebagai aksesoris pelengkap hijab, sementara Ari lebih menyukai desain-desain aksesoris dengan teknik wire working. Alhamdulillah kenekatan mereka berdua ini mendapatkan respond positif dari teman dan kenalan yang kemudian menjadi customer pertama mereka. Akun Facebook Mira Wityant0 menjadi tempat pertama mereka dalam memasarkan produknya secara online. Bisnis mereka semakin berkembang, dengan makin beragamnya permintaan yang datang. Ari dan Mira pun melalui proses trial and error mulai mencoba mengembangkan teknik dasar yang mereka kuasai menjadi beragam model baru untuk menambah variasi aksesoris yang mereka jual.

Kini Ari dan Mira juga semakin rajin memperkenalkan karyanya melalui berbagai pameran, terutama sejak setahun terakhir setelah bergabung di komunitas IWJC yang semakin membuka wawasan dan pengetahuannya di dunia aksesoris handmade. Meskipun jalan yang mereka tempuh tidaklah mudah dan penuh dengan perjuangan namun mereka percaya dengan semangat saling mendukung dan kecintaan yang mereka miliki pada aksesoris handmade, mereka optimis bisa mengembangkan bisnis ini semakin baik lagi. Simak juga karya-karya Ari dan Mira yang lain di akun instagram @mira_wityanto

 

3 comments

  1. Sierra Santos says: January 24, 2017

Trackbacks and pingbacks

No trackback or pingback available for this article

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu