Home PageKBO7HariMenyusun Strategi Jualan Online untuk Produk Aksesoris

May 08

Menyusun Strategi Jualan Online untuk Produk Aksesoris

Bagi kita yang baru akan berjualan online, pasti sering ada pertanyaan dan kebingungan yang datang terkait cara-cara jualan, misalnya seperti :
“Gimana ya cara njual produk yang saya buat di sosmed?”
“Kapan ya sebaiknya saya posting foto dagangan saya”
“Gimana ya  supaya orang beli produk yang saya jual online?”
“Kalo produk yang saya pajang di sosmed gak laku-laku, kapan ya saya boleh posting produk yang sama di sosial media saya lagi?”

Jualan di sosmed memang kerap terlihat praktis dan mudah. Selain dari sisi biaya relatif lebih ekonomis (dibanding berjualan langsung) jangkauannya pun lebih luas. Namun apabila cara yang kita gunakan keliru, bukan tidak mungkin hasil yang diharap-harapkan tak kunjung datang.

Berikut Beberapa Kesalahan Umum yang Sering Dialami Penjual Online Baru
1. Tidak Mengenali Produk yang dijual dengan baik.
Umumnya orang hanya tau secara kasat mata saja “Oh yang dijual bros, karena kelihatan seperti bros”. Tapi bagi yang kenal, dia akan bisa menjelaskan dengan baik, misalnya
– bros ini terbuat dari bahan apa
– ukuran bros  yang relatif besar, cocok untuk dipakai pesta atau gaya busana yang resmi.
– bagian belakang brosnya dilengkapi ring tambahan yang berfungsi juga sebagai kalung, menmbuat bros bisa digunakan delam tampilan yang berbeda.
– harga produk, kemasan serta cara pembayaran dan pengiriman barang.
Hal ini biasanya dialami oleh pedagang baru yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi, sehingga ikatan terhadap produknya rendah.

2. Tidak Tau Siapa Yang diharapkan Membeli Produk Yang Dijual.
Sebelum menjual, sebaiknya kita mencari tau terlebih dulu, siapa sih target market kita. Harus disadari bahwa orang yang membeli satu  bros harga 500ribu, bukanlah orang yang sama dengan yang membeli Bros 50.000 dapet 3.
Setelah kita bisa membayangkan siapa mereka, pelajari dan pahami bagaimana cara mereka berbelanja, bahasa yang digunakan, jenis foto yang disukai, gaya penataan produk, serta bagaimana mereka berinteraksi.

3. Tidak Melakukan Pemasaran,
Beberapa pedagang online baru, sering merasa sudah mengupload produk ke instagramnya sama artinya sudah melakukan pemasaran produk. Berharap postingannya seketika viral dibaca banyak orang, padahal yang bersangkutan tidak pernah secara aktif berinteraksi didunia maya. Maka langkah berikutnya yang sangat penting adalah, buat ikatan dengan orang-orang secara online, mulai dengan menyukai foto, memberi komen, dan membuka percakapan melalui DM. Apresiasi hal positif dari orang, agar orang lain tertarik melakukan hal yang sama dengan kita lakukan. Aktivitas kita di dunia maya juga akan dibaca oleh instagram, dan mereka akan membantu menghubungkan kita dengan orang-orang yang menarik minat kita.

CARA MELAKUKAN PEMASARAN ONLINE di INSTAGRAM
Sebelumnya penting untuk memahami bahwa memposting foto di sosmed, hanya langkah kecil dari serangkaian kegiatan pemasaran online. Artinya selain memposting foto ada banyak hal lain yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan penjualan online kita, berikut tahapannya :

1. Siapkan foto produk
yang dimaksud dengan foto produk ini bukanlah foto aksesoris saat didisplay saja ya. Tapi sebaiknya lengkapi foto dalam satu siklus hidupnya. Apa itu foto produk dalam satu siklus?
– Foto saat produk masih berupa bahan baku (tidak harus lengkap semua bahan ya, hanya saja penting untuk menonjolkan bahan utama yang banyak digunakan)
– Foto saat produk di pajang. Ambil dari tampak depan, belakang (peniti terbuka dan tertutup) samping, serta foto dengan menonjolkan bagian paling unik dari bros. Bayangkan pada tahap ini pelanggan sedang melihat-lihat bros yang kita jual.
– Foto Ragam Pilihan Warna, pada tahap ini kita sedang berusaha meyakinkan pelanggan untuk membeli
– Foto Produk saat dipakai, agar pelanggan yang masih ragu menjadi lebih yakin setelah melihat tampilan dipakai.
– Foto Produk dalam kemasan, bayangkan saat ini produk akan dikirimkan ke pelanggan.
– Foto Keterangan Tambahan Produk, misal jasa pangiriman yang terlibat dengan kita, grab, gosend, jne. atau Logo Bank tempat rekening kita sebagai informasi cara pembayaran yang bisa dilakukan pembeli.

2.   Upload Foto Secara Berkala dilengkapi dengan caption yang menarik
Caption adalah istilah yang ditujukan pada keterangan berupa tulisan yang terletak dibawah gambar. Sebelumnya, orang yang menggunakan Instagram lebih menyukai keterangan yang ditulis secara singkat. Itulah kenapa para pengguna instagram di awal tahun 2012 biasanya hanya menuliskan quotes, atau keterangan pendek tentang isi gambar sebagai caption.

Namun trend yang terjadi belakangan ini terus bergerak, tulisan panjang yang memiliki kekuatan bercerita semakin digemari. Tulisan jenis ini umumnya mampu menumbuhkan engagement yang kuat dengan follower. Para follower merasa mengenal dan akhirnya lebih mengingat orang yang di follow setelah membaca tulisan mereka ini

Kamu bisa melihat tips menulis caption di instagram pada postingan tentang Tips Menulis Caption ini

3. Temukan Follower dan buat Koneksi.
Jangan cuma follow dan berharap orang lain akan langsung baca, kenal dan suka dengan apa yang kita posting di sosial media ya. Sama seperti menjalin hubungan di dunia nyata, membuat pertemanan online juga membutuhkan proses.
Namun pertama, temukan dulu teman atau orang-orang yang memiliki passion yang sama dengan kita. Kalau ingin memfollow artis, followlah yang menyukai aksesoris, atau memiliki sense of fashion yang bagus sehingga apa yang diposting mereka sejalan dengan apa yang akan kita post di sosmed..
Kamu bisa mengikuti event-event online, semacam komunitas berkegiatan bersama, kelompok yang melakukan gerakan barengan secara online, acara LIVE atau sharing session lain
Pastikan kamu terlibat secara aktif ya, jangan hanya mengamati saja, tapi coba untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan, saling bertukar komen, memberi like dan apresiasi lain, agar orang semakin ingat akan keberadaan kita.

4. Lakukan Kegiatan Promosi
setelah toko online kita siap, dan kita mulai memiliki kelompok calon pembeli, lakukan kegiatan promosi. Misalnya dengan membuat hari LIVE untuk menunjuukkan dari dekat produk yang kita jual, atau Flash SALE diskon special di jam tertentu. Give Away untuk meningkatkan jumlah follower. Kita bisa juga memanfaatkan layanan media iklan dan promosi berbayar yang disediakan instagram

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu