Home PageBisnis AksesorisKoleksikikie for International Students Summit 2016

Nov 08

Koleksikikie for International Students Summit 2016


aisc-brochure

AISC (Airlangga International Students Competition)
Setiap tahun, Universitas Airlangga mengadakan kegiatan Airlangga International Students Competition, yaitu Rangkaian Kegiatan Kepemudaan yang melibatkan mahasiswa dan pelajar asing yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Tahun ini kegiatan yang diadakan meliputi berbagai lomba yang mengasah kreativitas dan kemampuan para peserta; diantaranya : Lomba pidato bahasa inggris untuk pelajar dari Indonesia dan lomba pidato bahasa Indonesia, untuk pelajar asing yang sedang belajar di8 Indonesia.

logo-iss

ISS (International Students Summit 2016)
Tahun ini, bekerjasama dengan DIKTI, pelaksanaan kegiatan AISC dibarengi juga dengan pekan budaya International Students Summit 2016. Disini, para peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia diajak untuk mengenal lebih dekat tentang Indonesia. Berbagai kegiatan menarik diadakan untuk memperkenalkan Indonesia diantaranya : Kelas Tari Saman, Kelas Membuat Jamu, Kelas Ketrampilan Membuat Kerajinan, juga Kelas Membatik. Tidak hanya itu, UNAIR mengundang beberapa Praktisi Sosial di Surabaya, untuk membawakan materi mengenai Peranan Pemuda di dalam menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masa depan. Dan saya bersama Koleksikikie, mendapatkan kehormatan untuk berbagi pengalaman di The Champion Class.

cultural-classTHE CHAMPION CLASS
Terus terang awalnya deg-deg an juga, karena sehari-hari terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia, saya tidak cukup percaya diri untuk membawakan materi dalam Bahasa Inggris. Tapi kalo inget pesan Dimas putra saya, “Kalo kita sudah ngobrol sebenarnya grammar salah gapapa ma, yang penting orangnya ngerti” heueheuhee…. sangat membesarkan hati mamanya banget yaa.

Tapi dengan semangat berbagi dan memperkenalkan Koleksikikie saya putuskan untuk lebih percaya diri apalagi kesempatan ini, saya ditemani oleh Ibu Yuni Amalia Sari. Beliau adalah Dosen Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang lama menempuh pendidikan di University of Illinois, Amerika Serikat. Beliau menjadi moderator acara ini. Bersama kami, hadir juga Cana, mahasiswi semester 7 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi, Cana bertindak sebagai translator, khususnya untuk berbagai istilah ajaib yang saya ciptakan selama sharing session berlangsung.

riski-hapsari-owner-koleksikikie

DISKUSI SERU
Terus terang setelah dijalani, ketakutan saya yang punya spelling kejawa2an, vocab pas-pasan, plus grammar awut2an ?? ternyata tidak membuat suasana kelas menjadi sepi. Mungkin justru keterbatasan saya ini, membuat peserta harus dengan seksama mendengarkan dan menyimak kata demi kata yangs aya sampaikan. Walhasil pertanyaan-pertanyaan kristis khas mahasiswa pun terus bermunculan melengkapi pemaparan yang saya sampaikan.

Salah satu peserta dari Ekuador menyampaikan pertanyaan yang sangat menarik
“Kalau banyak hal dibagikan secara gratis, bagaimana koleksikikie menghasilkan keuntungan untuk membayar gaji dan mengembangkan usahanya?”

international-students-003 Tutorial yang dibagikan secara gratis di Koleksikikie memang dimaksudkan untuk memperkenalkan tentang teknik pembuatan aksesoris kepada masyarakat yang lebih luas. Namun dampak dari hal tersebut adalah :
– jumlah pengunjung website koleksikikie meningkat pesat, karena pengunjung yang mencari informasi mengenai cara membuat aksesoris merasa informasi yang kami bagikan bermanfaat. jadi mereka lebih rajin berkunjung. Saat kunjungan meningkat, google rank koleksikikie juga akan menjadi semakin baik.
– pengunjung yang tertarik mencoba membuat aksesoris, akan membeli bahan yang tersedia di koleksikikie.
– pengunjung yang tidak tertarik pada proses pembuatan, atau lebih memilih produk jadi akan lebih merasa percaya dan yakin pada kualitas yang kami hasilkan setelah mengetahui detail proses pembuatan aksesoris yang dilakukan secara handmade, mereka lebih mudah memutuskan untuk membeli.
– tutorial-tutorial ini juga membuat Koleksikikie menjadi lebih terpercaya sebagai pemberi materi, sehingga kami mendapatkan undangan untuk mengisi kelas dan membuat pelatihan dengan banyak instansi.
Sehingga bisa dibilang, promosi gratis ini menjadi pembuka jalan untuk orderan yang datang ke bisnis kami.

Lain lagi pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswi dari Iran, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia
“bagaimana pandangan ibu mengenai dampak pertumbuhan bisnis online yg memungkinkan menciptakan dampak negatif tutup/lesunya toko offline, misalnya seperti bapak penjaga parkir pasti akan kehilangan pendapatan sebab jumlah orang yang datang ke toko secara langsung untuk parkir menurun, lalu kalau semua orang berbisnis yang sama dengan ibu bukankah persaingan yang terjadi akan semakin tinggi dan tentu saja itu bisa mendatangkan penurunan pendapatan/bisnis”

international-students-004
Wah dalem banget yaaa pertanyaanya untuk menjawab pertanyaan ini, saya memilih untuk membuat perumpamaan. (Habis agak bingung juga milih bahasa inggrisnya gimana hehehe)
– Di Plaza Marina, salah satu pusat perbelanjaan yang menjual handphone dan aneka aksesorisnya ada buanyak sekali penjual dan toko yang hampir semuanya menyediakan akseosris handphone. Pertanyaannya kemudian apakah tokonya sepi? eh enggak lho ya… malah susah bener nyari parkir di PLaza Marina. Seandainya saya buka toko handphone di rumah dimana gak ada satupun tetangga saya yang jual itu juga apakah akan lebih rame dibandingkan dengan kalau buka toko di plaza marina? enggak juga ya… biarpun di Marina yang jualan banyak, yang dateng juga lebih banyak, sebab hampir semua orang yang membutuhkan handphone ingetnya ya nyari di Plaza Marina aja, ada banyak pilihan, lengkap lagi. Tanpa harus bersusah-susah promosi saat kita memiliki komunitas/kelompok yang banyak, orang akan mengingat kita lebih mudah.

Ke depan saya pribadimemiliki mimpi, untuk bisa menciptkan komunitas pengrajin aksesoris di Indonesia dari kelompok teman-teman yang telah mengambil kursus di Koleksikikie. Sehingga kalau suatu saat saya pameran ke luar negeri dan dapet orderan dalam jumlah besar, saya bisa mengerjakan bersama-sama denganpara pengrajin ini. Sebab salah satu kesulitan yang sering ditemukan oleh pengrajin handmade product untuk mengembangkan usahanya adalah keterbatasan persediaan barang. untuk membuat satu barang dibutuhkan tenaga kerja terampil, selama hal ini belum terpenuhi, akan sulit menyediakan stok barang dalam jumlah banyak. Nah kalau di Indonesia, atau katakanlah Surabaya  ada banyak pengrajin yang membuat bros manik-manik. Bukan tidak mungkin setiap orang yangberkunjung ke Surabaya, akan mencari bros sebagai salah satu yang khas dan unik dari Surabaya. Pada kesempatan ini Ibu Yuni Amalia juga menambahkan dengan sebuah quotes dari Afrika yang menarik.

quotes

Menjawab mengenai dampak ekonomi yang terjadi, tentu saja setiap perubahan akan membawa dampak pada kelompok masyarakat tertentu. Tapi saya percaya ketika seseorang kehilangan suatu pekerjaan/pendapatan, sebenarnya kesempatan untuk mendapatkan pendapatan lain bermunculan. Bapak Tukang Parkir mungkin jadi gak dapet uang parkir, tapi dia jadi lebih mudah menerima jasa ojek online, dengan bertumbuhnya industri perdagangan online. atau misalnya tetap menjadi petugas parkir namun juga bisa sambil jualan pulsa handphone, karena tentunya permintaan pulsa akan meningkat pesat dengan banyaknya pengguna telekomunikasi online. Yang kita perlu lakukan adalah mempersiapkan kelompok-kelompok ini dalam menghadapi perubahan, misalnya dengan membekali mereka dengan pelatihan atau ketrampilan lain.

Tapi saya pribadi merasa, perkembangan bisnis online yang semakin pesat ini tetap tidak akanmenghilangkan kehadiran atau peran Toko-Toko offline. Sebab kebutuhan orang untuk melihat lansgung, mencoba pakaian sebelum dibeli, memilih barang dan melihat dari dekat akan selalu ada. Sehingga toko-toko offline tersebut pasti akan tetap mempertahankan keberadaannya, hanya saja di era yang lebih praktis dan cepat ini mereka juga tertantang untuk melengkapi diri dengan fasilitas online yang memudahkan pelanggannya untuk melakukan transaksi secara online.

 

LUCKY STUDENTS
Di 10 Menit menjelang berakhirnya kelas, saya membagikan souvenir kepada peserta yang hadir, diantaranya

lucky-students

Untuk Vivien Sarkany, mahasiswi dari Hungaria ini menampilkan karikatur suasana kelas yang sangat cantik untukmengabadikan kegiatan kita dihari ini.

lucky-student-002

selain itu souvenir juga kami bagikan untuk mahasiswa dari  Thailand, Ekuador dan Filiphina. Duh bener-bener lintas dunia banget yaa pesertanya. Jadi berasa kaya lagi ada di Dubai International Airport hihihihihi…

Jelas kesempatan ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya pribadi. sampai jumpa di kesempatan lainnya yaaaa (kie)

selfie-times

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu