Home Page › celoteh kikie › Ketika Paku dan Jarum tak lagi bisa berfungsi
Oct 28
Ketika Paku dan Jarum tak lagi bisa berfungsi
sebuah lanjutan dari Kisah Paku dan Jarum
Pernah nggak pren ngalamin kejadian..
nemu manik-manik yang keren bangetzz tapi ternyata ukurannya nggak pas dengan paku/jarum yang kita punya… dibuat bros juga desain maniknya nggak memungkinkan. Kalau paku/jarumnya yang kepanjangan sih tinggal dipotong ya, tapi kalau kependekan… Wah gimana ya?
Jangan khawatir sahabat, ada banyak alternatif cara yang bisa kita gunakan, diantaranya :
1. Mengoptimalkan Kodokan dan senar pancing
Fungsi utama kodokan ini (buat saya) sebenernya sih untuk nutupin ikatan ujung senar, terutama ketika senar yang kita gunakan lebih dari 1 helai. Caranya cukup masukan 3 atau empat helai senar tadi di lubang yang terdapat pada kodokan, lalu pada bagian mangkoknya buat ikatan senar. (supaya kuat ikatan senar ini bisa kita bubuhi dengan lem) lalu rekatkan lah mangkok dengan sisi lain yang berhadapan.
Prinsip ini secara sederhana, dan dapat di adaptasi juga ketika paku di rumah tidak cukup panjang untuk manik-manik yang kita punya. Caranya kurang lebih sebagaimana berikut ini :
Langkah pertama,masukan kawat di lubang kodokan, lalu buat ikatan sederhana. Perhatikan posisi ikatan terhadap mangkuk pada kodokan ya pren.
Langkah kedua, Tarik ujung kawat yang telah berbentuk ikatan hingga merapat diantara dua mangkuk kodokan. Lalu tekan kedua sisi mangkok hingga menjadi bulat seperti tampak pada gambar
Bila masih belum terbiasa, gunakan tang flat nose/long nose untuk merekatkan kedua sisi mangkuk pada kodokan ini.
Langkah ketiga, Setelah ikatan kawat tersembunyi dengan rapi pada mangkuk kodokan, maka langkah selanjutnya buat ring pada ujung kodokan dengan bantuan tang round nose.
Lalu manik-manik pun dapat diuntai pada kawat yang sudah diberi kodokan tersebut. sesuai dengan desain yang kita kehendaki. Jangan lupa untuk melakukan hal yang sama pada sis ujung lain di rangkaian manik tersebut pren
Langkah akhir
pada rujung kodokan telah siap untuk dirangkai dengan eye pin ataupun head pin. (seperti tampak pada gambar di atas sahabat)
Tentu saja ini hanya salah satu alternatif yang bisa kita pakai, cara lain kita bisa mengganti kawat dengan senar, atau memakai kawat full tanpa bantuan kodokan. Lalu dengan menggunakan teknik wire working membuat loop untuk menggantikan fungsi kodokan. Kunci suksesnya adalah memilih kawat yang berukuran tepat dan warnanya matching dengan paku/jarum yang kita gunakan. Biasanya saya memilih kawat tembaga ukuran 0.8mm
pertama, siapkan bahan yang dibutuhkan, tang putar, tang potong, kawat tembaga 0.8mm dan batu panjang yang akan kita pasang wire.
Lalu masukkan kawat o,8mm ke dalam lubang tengah manik-manik, lalu sisakan kurang lebih 5 cm
langkah berikutnya, buat loop dengan menggunakan tang putar dengan ujung bulat atau dikenal dengan sebutan tang round nose, buat lilitan seperti tampak pada gambar diatas.
Lalu dengan cara yang sama, buat pada sisi yang berbeda, potong ujung kawat. Usahakan agar bagian yang tajam tersembunyi dengan rapi, sehingga tidak melukai pemakai aksesoris yang kita hasilkan. Tampak akhirnya kurang lebih sebagaimana berikut ini
selanjutnya, sambung rangkaian manik ini dengan menggunakan ring.
Okay sahabat, selamat berkarya ya ^_^
berbagai pertanyaan seputar manik-manik dan drama kehidupan dibaliknya (ciehhh)
dapat dikirimkan melalui email ke koleksikikie@gmail.com atau kalau mau pesan paku dan kodokan untuk merangkai kalung juga boleh lhooo, semuanya lengkap tersedia di http://koleksikikie.com/toko (kie)
4 comments
Trackbacks and pingbacks
No trackback or pingback available for this article
Mb kie kawat yg di kodokan uk brp ?
pake senar 300 aja mbak Santi
Mba Kie, apa kodokan memang ada tingkatan kwalitasnya juga?
Karena waktu itu pernah beli di Mangga Dua, nah loopnya itu gak kokoh jadi selalu terlepas dari kaitannya.
Gimana solusinya?
Terimakasih.
kalau ditanyain gini gak lihat gambarnya suka bingung mbak Kris
apa saya di japri gambarnya ya mbak, kalau dugaan saya karena rangkaian manik-maniknya terlalu berat
kalau memang kondisinya demikian mbak bisa bagi bebannya ke beberapa kodokan, jadi tidka langsung satu kodokan dibebani beberapa rangkaian manik. Kalau kodokan terlalu besar, mbak bisa ganti ke sopper kecil2 dipasang dulu di rung, baru nanti ring ditutup topi agar cabang rangkaiannya terlihat lebih rapi =D smoga membantu yaa