Archive for the ‘KBO7Hari’ Category

Nov 24

TIPS BIKIN CUCI GUDANG JUALAN ONLINE JELANG AKHIR TAHUN

AKHIR TAHUN, SAAT-nya CUCI GUDANG Sebentar lagi akhir tahun, saatnya untuk ngereview penjualan termasuk juga stok barang. Kalau memang punya stok yang lama gak jalan-jalan, maka inilah saatnya untuk bikin CUCI GUDANG, alias promo penjualan besar-besaran untuk menarik minat pelanggan untuk membeli produk jualan kita.

Lalu apa saja nih yang harus kita lakukan, sebelum mengadakan CUCI GUDANG, berikut tips dari Kikie, pemilik UKM Koleksikikie :

1. SORTIR & KELOMPOKKAN PERSEDIAAN

Pengelompokkan barang akan memudahkan kita menentukan TEMA, untuk Cuci Gudang yang akan dilakukan. Misal, kalau barang yang ada kita kelompokkan menjadi Harga 50rb maka kita bisa membuat judul “Cuci Gudang Akhir Tahun, semua SERBA Rp 50.000”

2. PROMOSIKAN DENGAN CARA BARU yang lebih Up To Date

Barang yang sudah lama ada di persediaan toko, bisa keliatan baru lho ketika kita bisa mengemas dengan cara unik yang berbeda. Misalnya produk tasbih yang sempat dijual di Bulan Ramadhan, bisa kita kemas menjadi Paket Aksesoris untuk Hadiah, berisi satu buah tasbih, bros dan gelang cantik dengan harga lebih ekonomis. Ketika tasbih dijual sendiri orang mungkin berfikis, ah gak usah beli karena sedang tidak membutuhkan tasbih. Namun saat dijual sebagai Paket Kado, orang yang sama bisa jadi langsung berubah pikiran harus membeli, karena akhir tahun juga bertepatan dengan kenaikan kelas, dan paket ini cocok sebagai hadiah tanda terimakasih kepada Guru di sekolah anak-anak.

3. TAMPILKAN DISPLAY YANG BARU

Daripada memposting ulang foto lama di halaman promo cuci gudang, coba buat foto baru yang memberikan nilai tambah pada produk. Misalnya foto produk saat digunakan, atau kita bisa memposting video tutorial cara mix and match dengan kalung dari toko kita. Cara lain yang juga cukup happening adalah membuat foto flat lay busana dan aksesoris, sehingga memberikan gambaran kepada calon pembeli tentang gaya padu padan aksesoris yang kita jual.

contoh foto produk yang memberi inspirasi kepada calon pelanggan tentang cara pemakaiannya

4. TENTUKAN DURASI WAKTU ACARA

beberapa acara cuci gudang sering tidak berhasil dengan baik karena tidak menyertakan informasi periode pelaksanaan promo. Ketika tidak diberi batas wkatu, calon pelanggan tanpa sadar suka menunda melakukan pembayaran. sebaiknya buat periode waktu yang jelas, misalnya : Periode upload foto Periode pemesanan dibuka Batas waktu pemesanan promo Tips : sesuaikan tanggal pemesanan dengan waktu gajian/tanggal muda, hal ini akan membuat pelanggan bisa membuat keputusan belanja dengan lebih cepat dan lebih baik.

5. INFORMASIKAN KEGIATAN INI KEPADA LEBIH BANYAK ORANG

Setelah produk yang akan di promosikan siap, jangan lupa untuk segera membuat selebaran/pengumuman yang mengajak orang untuk hadir melihat dari dekat. Kita bisa membuat selebaran menggunakan aplikasi CANVA, sehingga info grafis yang tersedia lebih mudah dibagikan ke sosial media (IG Stori, WA, FB) juga forum chat seperti whatsapp, LINE, telegram.

6. BUAT PENCATATAN

Dari berbagai langkah kegiatan yang kita lakukan selama event promosi berlangsung, jangan lupa untuk selalu meluangkan waktu me-review kinerja kita. Buat pencatatan yang sistematis tentang kegiatan yang kita lakukan, serta pencapaian yang terjadi. Pencapaian tidak selalu tentang jumlah produk yang terjual ya, tapi berapa banyak orang yang memberikan like, meninggalkan komen, serta bagaimana orang merespond penawaran yang diberikan. Setelah data terkumpul, coba lakukan lebih banyak di kemudian hari, lihat apakah promosi yang lebih banyak bisa membantu usaha kita jadi lebih maju, atau mendapat respond lebih baik.

7. BUAT PROMOSI KHUSUS DI TOKO ONLINE KITA

Setelah mengajak orang mengunjungi toko kita, coba perhatikan bagaimana mereka berinteraksi. membeli produk mungkin terasa berat untuk dilakukan oleh semua orang, namun memberikan klik tanda suka, atau membagikan salah stau oto menarik dari toko kita ke sosial media mereka tentu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, karena nyaris tanpa biaya.  Intinya, ajak orang untuk ikut serta memeriahkan kegiatan yang kita lakukan saat promo cuci gudang berlangsung

8. BERDOA dan BERSEDEKAH

Nomer 8 ini point pamungkas sih ya, karena setelah sekian usaha keras yang dilakukan tetap saja yang namanya rezeki sudah diatur Tuhan YME. Jadi jangan lupa untuk selalu berdoa yang baik dan menyisihkan sebagian rezeki yang kita dapat untuk bersedekah, supaya senantiasa dimudahkan semua langkah yang kita lakukan. Aamiiiennn

Selamat mencoba ya teman-teman. Semoga tambah maju dan laris semua usahanya. (kie)

 

Memilih Kemasan Aksesoris

Jul 06

Menentukan Kemasan Yang Tepat untuk Menjual Aksesoris

Pentingnya Kemasan dalam Bisnis Aksesoris Tidak bisa dipungkiri, kemasan atau packaging memegang peranan yang penting dalam berbisnis aksesoris. Barang yang sama, bisa memberi kesan yang lain ketika dikemas dengan cara yang berbeda. Selain itu, kemasan yang menarik juga memberi pengalaman tersendiri bagi konsumen, untuk membantu mereka mengingat produk dengan baik.

“Namun Tidak Semua Kemasan Bagus, akan Bagus Juga untuk Pelanggan Kita”

Dulu kemasan yang saya gunakan di koleksikikie hampir semuanya terbuat dari bahan beludru dengan tutup mika bening. Waktu itu bros yang saya jual harganya 35rb sd 40ribu perbuah.

Suatu hari saat datang ke Pameran, saya lihat teman yang jualan bros mengemas brosnya pake kotak dari bahan Kotak Keras dengan Busa berlapis kain saten dibagian dalamnya, kotaknya bagus banget kaya beli jam tangan mewah. Dan tentu saja bros yang ada di dalam kotaknya jadi keliatan tambah keren.

Trus saya tanya-tanya info tentang kotak seperti itu karena pengen pesen juga yang mirip. Waktu itu harga kotaknya beda 15rb dibanding dengan kotak beludru yang biasa saya pake, saya pikir “Ah gapapa lah pasti pelanggan saya seneng kalo kotaknya bagus”.

Dan ternyata zonk , pelanggan yang dikirimi kotak bagus tapi dengan harga baru “yang lebih mahal 15ribu” request minta balik ke kotak yang lama aja 😅😆 kata mereka “Gapapa mbak pake kotak lama aja yang lebih murah, orang yang dipake kan brosnya bukan kotaknya”

Dari Pengalaman ini akhirnya saya lebih memahami, bahwa yang terpenting dalam memilih kemasan adalah pelanggan saya, maka kunci utama dalam memilih kemasan adalah kenali dulu pelanggan kita, cari tau apa yang dibutuhkan dan diinginkannya.

Manfaat Kemasan Bagi Produk yang Kita Jual

Identitas Produk kemasan sebaiknya mampu memberikan identitas pada produk yang dijual. Idealnya, hanya dari melihat kemasannya saya orang langsung tau apa yang dijual. Menjadi kreatif dalam membuat desain kemasan itu penting, namun jangan juga kita jadi membingungkan pelanggan karena pemilihan kemasan yang tidak umum digunakan, misalnya menjual bros di dalam kaleng memang unik, namun orang yang tidak terbiasa dengan hal itu mungkin saja akan mengira produk di dalam kaleng sebagai makanan. Meningkatkan Harga Jual Produk yang sama bisa memberikan kesan yang berbeda saat dikemas dengan cara yang berbeda. Kesan ini yang akan membuat pelanggan rela membayar mahal. Saat membeli peniti di pedagang kaki lima yang ada di pasar, produk hanya dibungkus dengan plastik tipis yang mudah robek, orang rela membayar seharga Rp 2000 Ketika peniti yang sama masuk ke toko baju, produk diberi alas kertas dengan logo tertentu, produk dibeli dengan harga Rp 10.000 Ketika peniti dijual di butik ternama, dikemas dengan kotak eksklusif dengan brand butik tersebut, pelanggan rela membayar seharga Rp 100.000 Padahal ketiga peniti tadi memiliki fungsi yang sama dan bentuk yang nyaris mirip, namun kemasan bisa membuat orang rela membeli lebih mahal. Menjaga Barang Aman Sampai ke Tangan Pelanggan. Fungsi nomer tiga ini sangat penting bagi barang yang dijual secara online dan membutuhkan jasa pihak ketiga untuk sampai di tangan pelanggan. Pastikan kemasan yang kita pilih, mampu menjaga produk yang kita jual aman diterima oleh pelanggan, jangan memilih kemasan yang terlalu besar (karena akan berpengaruh pada delivery cost) namun juga jangan terlalu kecil (karena bisa menyebabkan barang berubah bentuk/rusak akibat kemasan. Kemasan sebagai Media Display Produk agar tampak Menarik bagi Calon Pelanggan Ketika proses penjualan dilakukan secara langsung, maka kemasan yang juga berfungsi sebagai media display akan sangat membantu kita lebih mudah dan ringkas dalam melakukan penjualan. Sebaiknya pilih warna alas kemasan yang kontras dengan produk yang kita jual, agar produk terlihat mencolok dan lebih menarik di mata calon pelanggan. Memudahkan Customer saat ingin Menghadiahkan Kepada Orang Lain Kemasan yang mampu memenuhi manfaat nomer 5 akan membuat produk mengalami angka repeat order lebih tinggi. Karena pelanggan tidak hanya membeli untuk digunakan sendiri, namun juga untuk dihadiahkan kepada orang lain. Memberi Kenyamanan Kepada Pengguna Kemasan yang memiliki fungsi penyimpanan akan otomatis digunakan oleh pelanggan berulang-ulang, dibawa kemana mereka pergi. Selain memudahkan bagi mereka, hal ini tentu saja membantu produk kita terbranding kemanapun dia pergi. Media Iklan dan Marketing Sesekali pada event tertentu koleksikikie sengaja melakukan pemesanan kemasan dengan logo besar, yang hanya akan kita berikan pada event tertentu saja. Langkah ini membuat pelanggan setia koleksikikie tergerak datang ke event pameran untuk dapat mengkoleksi kemasan edisi khusus tadi.

Bagaiman Menentukan Kemasan Yang Tepat Untuk Produk Aksesoris Kita?

– Kenali Pelanggan Kita, Ketahui apa kebutuhannya. Pelanggan yang lokasinya jauh, membutuhkan keamanan agar produknya diterima dalam kondisi baik. Pelanggan yang ingin menjual kembali, lebih menyukai kemasan dengan harga terjangkau agar harga jual dapat ditekan lebih murah. Ketika anggaran kita terbatas cari tau, mana profil pelanggan terbanyak kita dan fokuslah pada mereka. Ketika usaha kita lebih maju, kita bisa mulai memikirkan untuk menciptakan ragam varian kemasan yang kita sesuaikan dengan event, permintaan khusus ataupun profil pelanggan yang membeli.

– Hitung Anggaran Yang Kita Punya idealnya harga kemasan tidak lebih dari 10% sd 15% dari harga jual barang artinya untuk bros yang dijual seharga Rp 50.000. sebaiknya biaya untuk membeli kemasannya tidak lebih dari Rp 5000 Semakin mahal produk yang dijual, semakin banyak pilihan yang kita punya untuk menentukan desain dan model kemasan.

– Sesuaikan dengan Fungsi Utama Pastikan kita tau fungsi utama dari kemasan yang kita pilih untuk produk yang dijual. Memilih besek untuk kemasan bros tentu tidak salah, namun pastikan kawat-kawat yang digunakan di bros tidak tersangkut pada pinggiran kemasan. Jauh lebih baik memilih kemasan yang bisa menjaga bentuk bros sampai di pelanggan dalam kondisi baik.

– Pilih Ukuran Yang Tepat Kemasan yang kekecilan akan membuat produk rusak/berubah bentuk. Namun bila kemasan terlalu besar, pelanggan akan menerima produk dan melihat banyak area kosong di kemasan. Secara psikologis hal ini akan membuat mereka merasa ada yang kurang dan menurunkan tingkat kepuasannya.

TIPS : Bila produk kita beragam ukurannya, pilih beberapa kotak polos dengan ukuran mendekati, lalu tambahkan stiker/label merk agar kotak terlihat lebih eksklusif. Kotak polos biasanya relatif lebih mudah ditemukan dan akan lebih murah dibandingkan kotak yang sudah di sablon/cetak label khusus.

Beberapa Ragam Kemasan yang Bisa Digunakan Untuk Mengemas Aksesoris

1. Alas Kertas 2. Boks/Kotak Kemasan 3. Kantong Serut

Semoga sharingnya bermanfaat yaa dan bisa membantu usaha aksesoris kita bergerak jadi lebih maju (kie)

 

 

May 20

5 Langkah Jitu, Mengubah Dagangan yang Gak Laku Jadi Uang

Lima Langkah Mengelola Stok Dagangan Yang Belum Laku, agar Berubah Jadi Uang

Namanya juga jualan, wajar sih kalo ada barang yang gak laku. Tapi ya wajar juga donk ya, kalo makin banyak stoknya, makin pusing kepala penjualnya hihihi. Karena seperti pepatah yang populer di antara para pedagang, “Barang Yang Laku lebih Bernilai maknanya, dibanding yang belum laku-laku”

Berikut 5 Hal Mudah yang dapat kita lakukan, untuk mengubah stok dagangan agar menjadi uang.

1. Kenali Jenis Barang Yang Belum Terjual

“Duh daganganku banyak banget nih yang belum laku” “Ada stok apa aja?” “Macem-macem… banyak deh”

Buat para pedagang handal, hindari deh ya curhat model di atas. Karena ini tipe curhat yang gak mendatangkan solusi. Coba bandingkan sama curhat berikut ini

“Duh daganganku banyak banget nih yang belum laku” “Iya tha… apa aja stok yang gak laku?” “Paling banyak anting-anting sih, ada sekitar 300 pasang, trus kalung-kalung model chocker dulu laris banget sekarang gak kejual euy, ada beberapa cincin juga, sama bros-bros yang ukuran besar ada beberapa… kamu gak pengen liat-liat nih, kali ada yang cocok”

Kalo udah jiwa dagangan, biarpun lagi curhat tetep sambil jualan.

Tapi point penting yang membedakan dua hal di atas adalah pengetahuan tentang stok barang. Ketika kita mengenali dengan baik jenis- jenis barang yang belum laku, kita bisa membuat strategi penjualan yang lebih tepat dalam memasarkan produk-produk tersebut.

Tips : Sebaiknya segera kelompokkan barang-barang sejenis dan buat catatan tentang jumlahnya. Pengelompokkan ini akan membantu kita membuat evaluasi, sekaligus menentukan cara promosi yang tepat. Jangan lupa untuk memastikan barang dalam kondisi bersih dan layak jual.

2. Promosikan Produk Lama dengan Gaya Baru. Setelah barang-barang dikelompokkan berdasar jenis, Buat stok foto baru yg menarik untuk produk lama tersebut. Biasanya saya membuat foto dalam beberapa tampilan, yakni : barang tampak depan, belakang, waktu di kemasan, saat ladi dikenakan. Tujuannya supaya orang mudah melihat barang yang saya punya dan mencari sesuai yg mereka butuhkan.

Tips : Setelah Foto Barang Yang Belum Laku Jadi, buat kolase foto. Biasnaya saya menggunakan aplikasi canva untuk menyatukan banyak gambar dalam satu lembar. Lengkapi kumpulan foto tadi dengan informasi harga, ukuran, serta cara pemesanan. Pastikan ketika gambar di share, orang bisa mudah melakukan pemesanan ke toko kita. Karena salah satu kunci barang mudah terjual, adalah kalau orang bisa mudah melihat stok yg kita punya.

Kita juga bisa mengumpulkan foto produk sejenis dengan harga yang sama dalam satu lembar gambar, yang memudahkan orang memilih. *kolase foto dibuat menggunakan aplikasi CANVA

3. Mulai Luangkan Waktu buat Ber-Sosialisasi. Bisa sosialisasi secara langsung dengan orang-orang di sekitar kita. Kita bisa meluangkan waktu untuk terlibat di dalam kegiatan pertemuan misal untuk acara di sekolahan anak-anak, kegiatan di tempat tinggal kita, kantor suami, alumni sekolah.

Atau sosialisasi online, melalui berbagai platform media sosial (cara ini sepertinya lebih cocok ya untuk dilakukan di masa PSBB seperti sekarang). Kalau perlu jadwalkan hal ini sebagai kegiatan rutin. – Setiap buka WA, pastikan untuk mengomentari minimal 3 orang dengan WA Stori paling menarik menurut kita. – Setiap membuka aplikasi Instagram atau Facebook, beri Like minimal pada 10 foto orang yang kita follow, serta 3 komen untuk hal yang menurut kita menarik. Dari dua langkah kecil ini saja, lihat bagaimana keajaiban silaturahmi bisa membuka pintu rezeki kita, bahkan tanpa harus nawar2in dagangan.

Tips : jangan lupa untuk memakai hasil karya kita saat ketemu orang2 tsb, atau sebagai profil pict sosial media. Kalau pengen ditanya tentang kegiatan sekarang kita apa saja, awali dengan terlebih dulu bertanya kegiatan orang lain td apa. Dari situ mungkin bisa jd awal kita cerita ttg usaha kita.

4. Catat Apa Yang sudah Kita Lakukan untuk Memasarkan Dagangan, dan Lakukan 2x Lebih Banyak. Kalo biasanya kita ikut bazar sebulan sekali, cari info bagaimana caranya bisa ikut seminggu sekali. Kalo sebelumnya kita hanya posting foto dagangan di satu sosial media, coba pelajari cara posting di market place juga. Kalau dulunya kita hanya meluangkan waktu mikirin dagangan 2hari sekali, buat jadwal supaya bisa fokus ngurus dagangan 2 jam dalam 1hari.

Percaya atau enggak, kadang hanya dengan menambah 2xlebih banyak hal-hal yg sudah rutin kita lakukan selama ini, hasil yang didapat juga bisa ikut meningkat.

5. Sedekah dan Berdoa

Kalo barang dagangan sudah di SALE kok gak masih ada banyak juga stoknya, inilah saatnya memperbanyak sedekah. “Gimana mau sedekah, duit lagi ngepas gitu” Ya udah sedekahin aja barang yang kita punya, kepada mereka yang menginginkan. Toh di kita juga belum laku, mungkin saat ada di orang lain bisa lebih bermanfaat.

TIPS : Kita bisa bikin Postingan akan membagikan aksesoris gratis, kepada 10 orang pertama yang bersedia ngasih komen di gambar. Keliatannya kaya kegiatan sia-sia yaa… coba deh lakukan rutin, orang-orang jadi rajin ngepoin akun dagangan kita buat nunggu pembagian hadiah. Mereka yang kebagian aksesoris gratis pun biasanya berbaik hati mengirimkan foto saat memakai produk yang tentu saja bisa kita gunakan sebagai media promosi.

Langkah nomer 5 ini sepintas memang tampak seperti isi ceramah-ceramah agama ya, hahaha… tapi saat banyak jalan sudah ditempuh eh kok gak keliatan juga itu jalan keluar, berdoa kepada Tuhan YME adalah koentji!! (kie)

May 08

Menyusun Strategi Jualan Online untuk Produk Aksesoris

Bagi kita yang baru akan berjualan online, pasti sering ada pertanyaan dan kebingungan yang datang terkait cara-cara jualan, misalnya seperti : “Gimana ya cara njual produk yang saya buat di sosmed?” “Kapan ya sebaiknya saya posting foto dagangan saya” “Gimana ya  supaya orang beli produk yang saya jual online?” “Kalo produk yang saya pajang di sosmed gak laku-laku, kapan ya saya boleh posting produk yang sama di sosial media saya lagi?”

Jualan di sosmed memang kerap terlihat praktis dan mudah. Selain dari sisi biaya relatif lebih ekonomis (dibanding berjualan langsung) jangkauannya pun lebih luas. Namun apabila cara yang kita gunakan keliru, bukan tidak mungkin hasil yang diharap-harapkan tak kunjung datang.

Berikut Beberapa Kesalahan Umum yang Sering Dialami Penjual Online Baru 1. Tidak Mengenali Produk yang dijual dengan baik. Umumnya orang hanya tau secara kasat mata saja “Oh yang dijual bros, karena kelihatan seperti bros”. Tapi bagi yang kenal, dia akan bisa menjelaskan dengan baik, misalnya – bros ini terbuat dari bahan apa – ukuran bros  yang relatif besar, cocok untuk dipakai pesta atau gaya busana yang resmi. – bagian belakang brosnya dilengkapi ring tambahan yang berfungsi juga sebagai kalung, menmbuat bros bisa digunakan delam tampilan yang berbeda. – harga produk, kemasan serta cara pembayaran dan pengiriman barang. Hal ini biasanya dialami oleh pedagang baru yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi, sehingga ikatan terhadap produknya rendah.

2. Tidak Tau Siapa Yang diharapkan Membeli Produk Yang Dijual. Sebelum menjual, sebaiknya kita mencari tau terlebih dulu, siapa sih target market kita. Harus disadari bahwa orang yang membeli satu  bros harga 500ribu, bukanlah orang yang sama dengan yang membeli Bros 50.000 dapet 3. Setelah kita bisa membayangkan siapa mereka, pelajari dan pahami bagaimana cara mereka berbelanja, bahasa yang digunakan, jenis foto yang disukai, gaya penataan produk, serta bagaimana mereka berinteraksi.

3. Tidak Melakukan Pemasaran, Beberapa pedagang online baru, sering merasa sudah mengupload produk ke instagramnya sama artinya sudah melakukan pemasaran produk. Berharap postingannya seketika viral dibaca banyak orang, padahal yang bersangkutan tidak pernah secara aktif berinteraksi didunia maya. Maka langkah berikutnya yang sangat penting adalah, buat ikatan dengan orang-orang secara online, mulai dengan menyukai foto, memberi komen, dan membuka percakapan melalui DM. Apresiasi hal positif dari orang, agar orang lain tertarik melakukan hal yang sama dengan kita lakukan. Aktivitas kita di dunia maya juga akan dibaca oleh instagram, dan mereka akan membantu menghubungkan kita dengan orang-orang yang menarik minat kita.

CARA MELAKUKAN PEMASARAN ONLINE di INSTAGRAM Sebelumnya penting untuk memahami bahwa memposting foto di sosmed, hanya langkah kecil dari serangkaian kegiatan pemasaran online. Artinya selain memposting foto ada banyak hal lain yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan penjualan online kita, berikut tahapannya :

1. Siapkan foto produk yang dimaksud dengan foto produk ini bukanlah foto aksesoris saat didisplay saja ya. Tapi sebaiknya lengkapi foto dalam satu siklus hidupnya. Apa itu foto produk dalam satu siklus? – Foto saat produk masih berupa bahan baku (tidak harus lengkap semua bahan ya, hanya saja penting untuk menonjolkan bahan utama yang banyak digunakan) – Foto saat produk di pajang. Ambil dari tampak depan, belakang (peniti terbuka dan tertutup) samping, serta foto dengan menonjolkan bagian paling unik dari bros. Bayangkan pada tahap ini pelanggan sedang melihat-lihat bros yang kita jual. – Foto Ragam Pilihan Warna, pada tahap ini kita sedang berusaha meyakinkan pelanggan untuk membeli – Foto Produk saat dipakai, agar pelanggan yang masih ragu menjadi lebih yakin setelah melihat tampilan dipakai. – Foto Produk dalam kemasan, bayangkan saat ini produk akan dikirimkan ke pelanggan. – Foto Keterangan Tambahan Produk, misal jasa pangiriman yang terlibat dengan kita, grab, gosend, jne. atau Logo Bank tempat rekening kita sebagai informasi cara pembayaran yang bisa dilakukan pembeli.

2.   Upload Foto Secara Berkala dilengkapi dengan caption yang menarik Caption adalah istilah yang ditujukan pada keterangan berupa tulisan yang terletak dibawah gambar. Sebelumnya, orang yang menggunakan Instagram lebih menyukai keterangan yang ditulis secara singkat. Itulah kenapa para pengguna instagram di awal tahun 2012 biasanya hanya menuliskan quotes, atau keterangan pendek tentang isi gambar sebagai caption.

Namun trend yang terjadi belakangan ini terus bergerak, tulisan panjang yang memiliki kekuatan bercerita semakin digemari. Tulisan jenis ini umumnya mampu menumbuhkan engagement yang kuat dengan follower. Para follower merasa mengenal dan akhirnya lebih mengingat orang yang di follow setelah membaca tulisan mereka ini

Kamu bisa melihat tips menulis caption di instagram pada postingan tentang Tips Menulis Caption ini

3. Temukan Follower dan buat Koneksi. Jangan cuma follow dan berharap orang lain akan langsung baca, kenal dan suka dengan apa yang kita posting di sosial media ya. Sama seperti menjalin hubungan di dunia nyata, membuat pertemanan online juga membutuhkan proses. Namun pertama, temukan dulu teman atau orang-orang yang memiliki passion yang sama dengan kita. Kalau ingin memfollow artis, followlah yang menyukai aksesoris, atau memiliki sense of fashion yang bagus sehingga apa yang diposting mereka sejalan dengan apa yang akan kita post di sosmed.. Kamu bisa mengikuti event-event online, semacam komunitas berkegiatan bersama, kelompok yang melakukan gerakan barengan secara online, acara LIVE atau sharing session lain Pastikan kamu terlibat secara aktif ya, jangan hanya mengamati saja, tapi coba untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan, saling bertukar komen, memberi like dan apresiasi lain, agar orang semakin ingat akan keberadaan kita.

4. Lakukan Kegiatan Promosi setelah toko online kita siap, dan kita mulai memiliki kelompok calon pembeli, lakukan kegiatan promosi. Misalnya dengan membuat hari LIVE untuk menunjuukkan dari dekat produk yang kita jual, atau Flash SALE diskon special di jam tertentu. Give Away untuk meningkatkan jumlah follower. Kita bisa juga memanfaatkan layanan media iklan dan promosi berbayar yang disediakan instagram

Apr 19

Membuat Katalog Produk Online untuk Bisnis Aksesoris Handmade

“aku pengen beli pin hijab di toko itu, tapi bingung gmana cara milihnya.. kalo cuma beli satu kok sayang ongkirnya ya”

Sebagai pedagang aksesoris kecil-kecil, kadang kita terjebak dengan pemikiran untuk jual di harga termurah, agar barang kita gak kalah saingan sama toko sebelah. Yang kita gak tau nih, ternyata harga murah bukanlah satu-satunya hal yang jadi pertimbangan pelanggan memutuskan untuk membeli, beberapa malah gak jadi beli karena “kok mahal ongkirnya yah”

Membuat Sistem Yang Memudahkan Pelanggan Belanja Agar pelanggan lebih mudah berbelanja di toko online kita, sangat penting untuk menghadirkan tampilan toko yang mudah dipahami. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat tampilan toko yang ramah pembeli :

1. Pastikan pembeli tau apa yang kita jual. Kalau pelanggan harus menscroll up hingga 3 kali untuk tau apa yang kita jual di instagram, berarti toko kita masih belum ramah pelanggan. Itulah kenapa beberapa orang memutuskan untuk membedakan akun bisnis dan pribadinya, agar saat calon pelanggan yang bukan kenalan melihat-lihat foto di halaman IG  Lebih baik pilih satu produk unggulan dan fokus dengan itu, dibanding menjual banyak barang dan justru membingungkan pelanggan.

Dari gambar yang terpajang di Sosial Media ini calon pembeli langsung bisa mengenali toko Koleksikikie menyediakan berbagai aksesoris handmade untuk wanita

2. Cantumkan Informasi Detail Mengenai Produk yang Kita Jual Karena gambar saja terkadang gak cukup yaa untuk membuat orang tau kita sedang jualan.  Pastikan produk kita memuat informasi tentang : – jenis barang (karena gak smeua tau bedanya bros, jepit rambut, tuspin sama anting-anting loo ternyata) – ukuran produk (bisa juga diwakilkan dengan foto memakai produk tersebut) – material yang digunakan (sebagai proses edukasi juga bisa dicantumkan cara perawatannya) – dan petunjuk cara pemesanan (bisa berupa ajakan bila berminat memiliki atau memesan bisa menghubungi kami melalui nomer telpon bla-bla-bla) TIPS : agar mudah, buat format informasi barang, lalu saat memposting sesuaikan isinya dengan produk yanga kan kita tampilkan. Cara ini cukup menghemat waktu dan memudahkan pekerjaan memberi keterangan pada produk.

Informasi pada gambar yang kita posting, akan memudahkan calon pembeli baru mengenali produk yang kita tawarkan.

3.  Pilih Produk Unggulan dan Fokuslah pada produk itu agar mudah diingat pelanggan Ketika cara penjualan online semakin mudah, PR terbesar yang harus kita taklukkan terlebih dulu adalah membuat produk yang mudah diingat oleh pelanggan. Untuk itu akan lebih baik apabila kita memilih satu produk unggulan dari beragam jenis barang yang kita jual dan fokus mengkampanyekan/memasarkan produk itu lebih sering dibandingkan produk lainnya.

4. Produk Tambahan Lain, Harusnya adalah Produk yang Mampu Melengkapi Produk Unggulan. Setelah kita menentukan produk unggulan sebaiknya produk pelengkap adalah produk yang memiliki kemampuan melengkapi produk utama. Misalnya : Produk Unggulan kita Bros Wire Druzy kawat Tembaga Harga 500.000 – 750.000 Produk Pelengkap : Tuspin mutiara dengan charm nama yang lucu-lucu harga 10.000. walaupun maksud kita sengaja memberikan pilihan ragam produk aksesoris dari yang mahal sd murah, namun bila ditelusuri mereka yang memakai bros tembaga harga 500.000 bukanlah orang yang sama dengan yang memakai tuspin nama harga 10.000. Sehingga sangat penting bagi kita untuk bisa jeli memilih produk untuk ditampilkan di etalase online kita.

5. Buat Paket Penawaran Yang Membantu Menyelesaikan Masalah Customer kita. Meskipun toko kita dan toko sebelah sama-sama berjualan aksesoris. Namun pelanggan kita belum tentu orang yang sama dengan pembeli di toko mereka. Semakin kita jeli mengenali pelanggan kita, semakin terampil kita membuat program promo yang menarik : Misal : – untuk tipe pelanggan karyawati kantoran promo beli 5 bonus 1 lebih terdengar menarik dibandingkan promo diskon 20 persen untuk pembelian satu lusin. Meski nilai diskonnya sama, namun karyawati akan tergerak mengajak teman satu bagian membeli juga ketika mendengar promo dapet GRATIS, sementara untuk pedagang mereka lebih tergiur pada persentase diskon karena terbiasa menghitung harga jual dan potongan pembelian. – tipe pelanggan yang membeli kado sebagai hadiah akan lebih suka bila kita beri komplimen kemasan eksklusif disertai kartu ucapan, dibandingkan misal bonus produk aksesoris untuk anak-anak.

kemasan yang ekslusif sering kali lebih menarik dibandingkan tambahan bonus produk.

Langkah Membuat Katalog Online Setelah kita mampu mengenali jenis produk yang dijual selanjutnya adalah membuat katalog online yang memudahkan mereka melakukan pembelian. Berikut langkah-langkah yang harus disiapkan

Kumpulkan BahanBuat rencana produk yang akan ditampilan. Siapkan produk tersebut, pilihan warna, beserta kemasan juga model untuk mendemokan cara pakainya. Lakukan Pemotretan Setelah bahan terkumpul, buat jadwal pemotretan produk yang meliputi foto produk tampak depan, tampak belakang, produk dalam kemasan, produk saat dipakai. Selanjutnya Siapkan Informasi Produk Yang akan kita gunakan saat memposting produk di toko online kita. Info ini sebaiknya meliputi nama/kode barang, ukuran, material/bahan yang digunakan, harga satuan dan pembelian banyak, serta informasi stok barang (bila produk tidak ready informasikan lama produksi yang dibutuhkan). Buat Katalog Online Menggunakan Aplikasi Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat katalog online, namun yang paling mudah dan sederhana kita bisa menampilkan foto produk tadi pada satu halaman menggunakan aplikasi Words, atau CANVA.Saya sendiri menyukai aplikasi quick sell, yang memudahkan kita membuat katalog untuk dibagikan melalui whatsapp chat. Berikut tampilan katalog online via aplikasi Quick Sell

melalui aplikasi ini, calon pelanggan bis amelihat pilihan produk dalam format yang rapi, lengkap dengan gambar, harga serta informasi lain mengenai produk. sehingga memudahkan mereka untuk membuat keputusan sebelum melakukan pembelian.

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu