Home Pageceloteh kikieWorkshop Membuat Kalung Batik bersama KJRI Dubai

Feb 27

Workshop Membuat Kalung Batik bersama KJRI Dubai

Koleksikikie Goes To Dubai.
Alhamdulillah mengawali Tahun 2020 ini, Koleksikikie mendapatkan undangan dari KJRI Dubai untuk berpartisipasi mengisi kelas Membuat Aksesoris di event Indonesia Heritage Week 2020. Program Kegiatan ini merupakan bagian dari misi diplomasi untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada masyarakat luar, khususnya yang berada di Sharjah Uni Emirat Arab.

Kontingen Indonesia sendiri terdiri dari 26 orang, yang diantaranya meliputi :
1. Tim Pertunjukan Seni Musik dan Tari,
didatangkan secara khusus dari Kota Padang, yakni adik-adik sarjana dari Institut Seni Padang. Selama 5 hari berturut-turut adik-adik ini membawakan pertunjukan tarian yang berbeda, diiringi dengan penampilan LIVE dari alat musik tradisional Indonesia.

2. Tim Pelatihan dan Kelas Budaya
yang terbagi menjadi 3 jenis materi yakni : kelas membatik, dibawakan oleh Museum Tekstil Indonesia. kelas menulis aksara jawa yang dibawakan oleh Aksara Nusantara serta kelas membuat aksesoris khas Indonesia yang dibawakan oleh Koleksikikie.

3. Tim Pameran Produk Unggulan Indonesia
yang terdiri dari pameran produk tekstil (ulos, batik dan tenun Indonesia), produk kerajinan (aksesoris kalung, gelang serta jam tangan kulit karya pengrajin Indonesia) juga produk kuliner, aneka menu tradisional Indonesia (untuk kategori terakhir ini melibatkan para pengusaha restoran makanan khas Indonesia yang berdomisili di Dubai).

Membuat Kalung dan Gelang Batik dengan Liontin Mutiara.

Walaupun Koleksikikie sudah cukup sering memberikan pelatihan membuat aksesoris untuk masyarakat umum, instansi, sekolah dll, namun buat saya proyek kali ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi loh. Hal ini disebabkan oleh beberapa situasi yang cukup menantang, diantaranya :

– Peserta pelatihan menggunakan bahasa yang berbeda-beda.
Bahasa utama yang umum digunakan oleh masyarakat di sana adalah Bahasa Arab, namun karena acara ini merupakan pekan budaya yang dihadiri oleh tamu-tamu dari berbagai negara, kami memutuskan untuk menggunakan bahasa inggris dalam proses transfer ilmu. Untuk memudahkan sebelum kegiatan berlangsung saya juga membuat semacam notes kecil berisi kalimat-kalimat yang akan serings aya ucapkan saat kelas.

beberapa peserta dari masyarakat sekitar

– Peminat kegiatan ini cukup banyak.
Saat kelas berlangsung kami menerima 45 pendaftar yang tertarik untuk belajar langsung cara membuat kalung dan gelang batik ini. Antusiasme ini tentu saja sangat menggembirakan bagi saya, namun juga bikin deg-deg an ya… karena khusus di kelas ini saya membawakan materi seorang diri. (Biasanya di Indonesia ada 1 guru pendamping tambahan setiap 8 orang peserta hehehe).

Mbak Monica dan Mbak Citra dari KJRI Dubai, sigap membantu mendata peserta yang mendaftar ikut acara

Untuk mengatasi situasi ini, panitia sigap memberikan bantuan, dengan cara membuat posisis duduk melingkar, yang terdiri dari 8-10orang permeja. Kondisi ini sangat memudahkan dalam proses pemberian contoh dan pendampingan selama proses pembuatan. Selain itu setiap peserta juga mendapatkan handsout (lembar tutorial yang berisi langkah pembuatan) yang dicetak dalam bahasa inggris.

Tutorial membantu peserta memahami langkah pembuatan dengan lebih ringkas

– Acara berlangsung sejak sore hingga malam hari
Karena cuaca di Kota ini cukup panas, kegiatan keseharian umumnya baru mulai dilakukan sejak sore hari menjelang malam. Hal ini menyebabkan kondisi penerangan ruangan saat kelas berlangsung cukup terbatas.

Mengatasi kondisi sulit ini, kami sengaja memilih materi workshop yang relatif menggunakan langkah-langkah yang mudah dan berulang, sehingga mudah diikuti oleh peserta.

Warga Indonesia yang berdomisili di Sharjah UEA, Tampak serius mengikuti penjelasan yang diberikan saat pelatihan.

Peserta Membawa Pulang Ilmu Baru, serta Hasil Karya Buatannya.

Dimulai sejak pukul 17.30 waktu setempat, akhirnya satu persatu peserta berhasil menyelesaikan proyeknya. Duh seneng banget deh ngeliatnya.
Sayang banget dokumentasi yang kami kumpulkan untuk acara ini gak terlalu banyak, hal ini dikarenakan :
– beberapa peserta perempuan menolak untuk diambil fotonya (hal ini terkait dengan tradisi dan kepercayaan masyarakat setempat)
– selain itu saya sendiri cukup kesulitan membagi waktu antara mengajarkan materi sambil mengambil dokumentasi hehehe, Bersyukur ada peserta dari Indonesia (ibu-Ibu DWP KJRI Dubai) juga tim panitia yang dengan sigap membantu memotret beberapa kegiatan.


Cita-Cita yang Terwujud di Dubai
Sejak aktif membuat aksesoris di tahun 2007, saya selalu bercita-cita bisa mengajak lebih banyak perempuan khususnya para ibu dan remaja putri untuk membuat aksesorisnya sendiri.

Kampanye bikin aksesoris sendiri ini, saya realisasikan dengan berbegai kegiatan diantaranya :
– bikin-bikin di taman
mengajak para pengunjung taman kota untuk mencoba membuat aksesoris sendiri
– proyek kerjasama dengan sekolah-sekolah di sekitar Rungkut
diantaranya SD SAIMS serta SMPN23 Surabaya
– Kelas Belajar Aksesoris Online
melalui kelas LIVE #bikin2pagi2 di Youtube Channel Koleksikikie.

Alhamdulillah tahun 2018-2019 Koleksikikie sudah bisa membuat workshop di berbagai Kota di Indonesia, diantaranya Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Banten, Surabaya, hingga Kefamenanu NTT. Dan sudah menjadi cita-cita suatu saat bisa mengajarkan ketrampilan ini hingga ke luar negeri.

Sehingga kesempatan untuk mengajarkan pengalaman membuat aksesoris hingga ke Dubai ini seperti sebuah mimpi yang menjadi nyata bagi saya, sebuah pengalaman berharga yang membanggakan dan menyemangati saya untuk bisa terus memberikan yang terbaik, bagi kemajuan dunia kerajinan aksesoris di Indonesia.

Terimakasih KJRI Dubai, terkhusus untuk Mbak Yunita sebagai Tokoh Diplomat Muda Indonesia, serta TIM KJRI Dubai, yang telah bekerja dengan giat dan sepenuh hati hingga berhasil menjadikan event ini berjalan lancar dan sukses.

Mbak Yunita dari KJRI Dubai, tampak sedang menyambut Bapak Konjen RI serta Tamu-Tamu dari Pemerintah Sharjah di event Indonesia Heritage Week 2020 in Sharjah

Semoga di masa yanga kan datang, akan ada banyak kegiatan serupa yang diselenggarakan di berbagai negara, untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada dunia. Serta memberikan kesempatan bagi UKM dan Industri kreatif Indonesia bisa lebih maju dan dikenal masyarakat luas. (kie, 2020)

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu
Powered by