Home PageKARYA SAHABATPeserta No 040 Susi Kartiwa (Medan)

Jan 17

Peserta No 040 Susi Kartiwa (Medan)

PESERTA LOMBA DESAIN AKSESORIS DAUR ULANG 2016

No Peserta : 040
Nama : Soe-she Kartiwa
Nama Merk : Watukawat
Kota : Medan, Sumatra Utara
Business Contact : 081370930086
Bahan Baku Daur Ulang : Tutup Minuman Kaleng

1484382406141

Gardajita
atau dalam bahasa sangsekerta berarti keinginan, adalah judul yang saya pilih untuk mewakili karya aksesoris daur ulang saya ini. Kata ini mewakili keinginan untuk berimaji liar tanpa batas dan berdamai dengan semesta, dengan mengubah sampah menjadi sesuatu (jewelry) yang bernilai jual tinggi..

1484383731620

KETIKA INSPIRASI DATANG
Berawal dari kebiasaan anak saya mengkonsumsi susu kaleng bear brand setiap minggunya, bekas kaleng kemasan ini menumpuk di gudang rumah, seakan menunggu untuk saya kreasikan suatu saat nanti. Dan kesempatan ini datang dari lomba desain aksesoris yang diadakan koleksikikie tahun ini yang mengangkat tema ‘Daur Ulang’

botol-bekas tutup-kaleng

Basic saya sebagai seorang wire worker di 3th terakhir ini, tergoda untuk mengolah tutup kaleng bear brand menjadi sebuah perhiasan headpiece dan cincin. Dengan menggunakan 2 teknik basic wire jewelry yakni weaving dan coiling tutup kaleng dililit dan dianyam sedemikian rupa menggunakan wire/kawat rose gold pink ukuran 1mm dan 0.3mm seperti tampak pada gambar berikut ini.

P_20170112_123239_1-(1)

Untuk menunjang aksesoris ini saya menggunakann krystal swarowsky dan ornamen tembaga yang berbentuk bunga dan daun.

1484381984604

Proses pengerjaan 1 set aksesoris ‘Gardajita’ memakan waktu selama 2hari. Hingga akhirnya jadi satu set headpiece dan cincin cantik dalam warna yang senada

1484382212891 1484382291420

Sebagai seorang crafter ini tantangan yang cukup menggoda karena harus mengolah barang bekas menjadi sebuah aksesoris yang tidak hanya bernilai seni namun bisa layak jual dengan harga yang pantas. Sehingga menjadi kepuasan tersedniri bagi saya, saat melihat hasil akhir dari bahan tutup kaleng minuman ini yang bisa merubah menjadi sepasang akseosris yang cantik.

1484382786722

Terimakasih – SoeShe Kartiwa

 

SOSOK DIBALIK KARYA

Susi Kartiwa
Susi Kartiwa atau yang lebih dikenal dengan nama SoeShe Kartiwa adalah Gadis Yogyakarta yang merantau hingga jauh ke Pulau Sumatera demi mendampingi keluarga. Berada jauh dari tanah kelahiran, menjadi tantangan tersendiri bagi Susi untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Perbedaan budaya dan bahasa tak jarang menjadi kendala dalam memulai jalinan pertemanan bagi beberapa orang. Namun Susi punya cara tersendiri untuk beradaptasi, yakni mencari teman-teman yang memiliki kesamaan kesukaan khususnya di bidang craft dan kerajinan tangan.

Lebih kurang 3 tahun terakhir, di kota Medan ini Susi mengembangkan minat dan ketertarikannya pada dunia craft, dengan fokus pada ketrampilan membuat aksesoris handmade khususnya wire jewelery. Sejak duduk di bangku kuliah, mahasiswa jurusan Tata Busana ini memang memiliki ketertarikan lebih pada hal-hal tentang fashion. Bahkan semasa remaja Susi juga pernah mengikuti kelompok modelling untuk mengembangkan bakat dan rasa percaya dirinya, serta menambah pengalaman di dunia ini.

Pengalamannya di bidang fashion itulah yang ternyata membentuk pribadi Soeshi menjadi lebih matang di usianya yang masih relatif muda, dan menjadikan pribadinya lebih siap u memulai bisnis aksesorisnya. Aksesoris wire yang pada awalnya masih menjadi sesuatuyang baru, perlahan mulai memiliki penggemar sendiri. Tidak hanya itu, pembawaan Soesheyang luwes dan ramah, serta semangat berbagi yang tak kenal lelah menjadikan dia dipercaya oleh kelompok Ibu-Ibu di Kota Medan, untuk menjadi pengajar di kelas workshop ketrampilan, pertemuan rutin, maupun arisan.

Untuk semakin memperluas usahanya,  Soeshe pun mulai rajin mengikuti berbagai pameran dan bazar di sekitar Kota Medan, dalam rangka memperkenalkan hasil karya aksesoris handmadenya  ke masyarakat yang lebih luas.

11141132_841796222576650_8046988605284413384_n pameran

Bulan Februari 2016, bersama 9 perempuan wirausaha lainnya, Soeshe terpilih menjadi salah satu perempuan wirausaha yang masuk dalam kelas bisnis Koleksikikie. Pengalaman ini memberi banyak wawasan dan pengetahuan bagi Soeshe dalam mengembangkan bisnisnya secara online.

Kini ditengah kesibukannya sebagai Istri, Ibu dan juga aktivis di SOS Childrens Village Indonesia (yakni  sebuah organisasi sosial nirlaba non-pemerintah yang aktif dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua kebutuhan utama mereka, yaitu keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang), Soeshe Kartiwa juga mengembangkan bisnis aksesoris handmadenya melalui label watukawat.

Beberapa hal yang dilakukan untuk mengembangkan bisnisnya diantara lain :
– Tak kenal lelah terus mengasah ketrampilan, dengan berburu ilmu hingga ke Yogyakarta mengikuti kelas Mbak Ika Moo dan Desia Dewi (DD)
– Aktif dalam aneka kegiatan komunitas khususnya yang berhubungan dengan craft di Kota Medan
– Rajin mempromosikan produknya, melalui foto aksesoris yang dikenakan SoeShe dan yang diunggah ke berbagai akun sosial medianya
– SoeShe semakin memantapkan nama watukawat di dunia online dengan bergabung di beberapa market place online yang memudahkan para pelanggan untuk mendapatkan produknya diantaranya di kinerjapay/watukawat akun instagram @watukawat_shebeyou
Kenali karya Susi lebih jauh melalui akun facebook pribadinya Soeshe Kartiwa

 

 

 

 

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu