Home PageKARYA SAHABATPeserta No 029 Ika Natalia (Banjar Baru)

Jan 13

Peserta No 029 Ika Natalia (Banjar Baru)

PESERTA LOMBA DESAIN AKSESORIS 2016

No Peserta : 029
Nama : Ika Natalia
Kota : Banjar Baru, Kalimantan Selatan
Business Contact: 081349454698
Material Bahan Daur Ulang : Aneka Kancing Bekas

1

Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti lomba desain aksesoris, saya seorang pemula dan masih baru dalam hal tekhnik ataupun pengalaman, namun rasa tidak pede sepertinya kalah dengan rasa penasaran saya untuk mencoba mengikuti lomba ini, saya merasa sangat gugup sekaligus sangat bersemangat menemukan bahan daur ulang yang bisa saya ubah menjadi aksesoris.

Tema dari lomba ini sangat unik dan menantang menurut saya, karena bahan daur ulang sangat jarang dipakai untuk perhiasan. Setelah mencari ide kesana-kemari, akhirnya saya memilih kancing baju sebagai bahan dasar. Tidak ada alasan khusus kenapa sy memilih kancing, saya hanya merasa bentuk kancing sangat unik dan bisa didesain dengan berbagai gaya, dan kebetulan ada banyak kancing baju sisa dirumah saya.

Seperti membuat rencana desain pada umumnya, pada awalnya saya bolak-balik mengganti desain karena membuat perhiasan dari bahan daur ulang ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Kesulitan utama dalam membuat perhiasan ini adalah karena dalam benak saya, bahan daur ulang  identik dengan kata MURAH mengingat bahan baku yang digunakan hanyalah sisa, bukan sesuatu yang bernilai atau istimewa. Disnilah saya tertantang untuk membuat perhiasan dari bahan sisa namun bisa terlihat mahal walau hanya terbuat dari bahan daur ulang.

3 2

Akhirnya dengan teknik wire working, saya rangkai kancing-kancing ini menjadi aksesoris berbentuk kalung. Tidak tau bagaimana reaksi atau pendapat tim juri koleksikikie melihat hasil karya saya, namun hal yg saya ingin orang pikirkan saat melihat hasil karya saya adalah “WOW”. Sebagai padanannya, saya buat juga gelang dalam nuansa warna yang senada.

4Ssaya sangat berterima-kasih kepada koleksikikie yang sudah menyelenggarakan lomba ini. Terus terang pada awalnya saya tidak pernah terpikirkan sama sekali bahwa saya akan membuat perhiasan dari daur ulang, karena untuk apa ? bahan daur ulang adalah sisa, sesuatu yang tidak menarik, dan tidak bisa menjadi nilai jual yang tinggi. Tapi hari ini, saat saya menyelesaikan karya saya, saya benar-benar merasa terkejut, saya membuat sesuatu dari daur ulang, dan menurut saya hasilnya sangat indah. wow…

Dengan adanya lomba ini, saya semakin menyadari bahwa bahan daur ulang ternyata seperti bongkahan berlian yang belum diasah, saat belum dikreasikan hanya terlihat seperti tumpukan sampah tak berguna. Tapi siapa sangka, tenyata bahan daur ulang bisa menjadi sesuatu yang sangat istimewa dan menakjubkan. Terima Kasih Koleksikikie…

 

SOSOK DIBALIK KARYA

ika natalia

Ika Natalia, perempuan muda yang masih belum genap berusia 25 tahun ini, mengawali kariernya dnegan bekerja di sebuah Perusahaan Pertambangan. Namun karena passion-nya yang besar untuk berwirausaha, Ika akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan memulai bisnisnya sendiri dengan berjualan aksesoris zircon yang diimport kecil-kecilan dari Cina.

Tahun 2015 saat batu akik sedang booming. Ika Natalia secara tidak sengaja mampir ke blog koleksikikie. Disinilah Ika untuk pertama kalinya melihat tutorial cara membuat aksesori sendiri, dan langsung tertarik untuk belajar membuat perhiasan sendiri. Lalu di tengah rasa penasarannya, Ika memutuskan membeli beberapa bahan dan paket tutorial membuat liontin untuk mencobanya sendiri di rumah. Namun ternyata proses belajar ini tidaklah semudah yang dibayangkan, di awal memulai, Ika yang tidak memiliki latar belakang sama sekali dalam pembuatan aksesoris merasa cukup kesulitan. Beberapa karya perdananya tampak berantakan dan  belum bisa seperti produk yang dicontohkan.

Namun kondisi ini tidak membuat Ika berhenti, meskipun di Kota tempat tinggalnya, kerajinan ini belum banyak ditemui. Ika secara rutin terus belajar melalui berbagai tutorial online dan video youtube. Kesungguhan Ika pun berbuah manis, karya-karyanya semakin apik dan beragam. Kegiatan yang awalnya hanya bersifat sebagai hobi ini pun, akhirnya berkembang menjadi serius, setelah Ika mulai memasarkan produknya secara online. Awalnya Ika mengaku sempat merasa gak Pede, namun repond positif dari para pelanggan barunya, membuat Ika merasa antusias bisa terus berkarya membuat beragam aksesoris handmade yang semakin baik.
Kini karya Ika ditampilkan dalam sebuah akun IG khusus karya saya yaitu : Arguens.Jewelry
dan tidak hanya itu, Ika juga mulai memasarkan karyanya melalui marketplace khusus kerajinan handmade yaitu : Arguens – Beli produk Arguens di Qlapa.com

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu
Powered by