Archive for the ‘Workshop’ Category

Oct 20

Jambore Sekolah Alam Nasional

Sudah sejak 8 tahun terakhir ini saya mempercayakan anak-anak saya untuk bersekolah di Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya, dari mulai Dimas TK hingga sekarang duduk di Bangku kelas 6 SD, lalu diikuti adik-adiknya Atala (kelas 4 SD) dan Kaylila (kelas 2 SD). Maka tak heran setiap ditanya “Putranya kelas berapa→ Baca selengkapnya

Oct 09

Serunya Belajar Membuat Bros Sendiri

belajar membuat bros di Koleksikikie

Bersama meningkatnya jumlah perempuan yang menggunakan jilbab di 5 tahun terakhir ini, permintaan aksesoris jilbab pun meningkat pesat.Kalau di tahun-tahun sebelumnya bros lebih banyak di padankan bersama blazer atau busana kantor, kini hampir semua pengguna jilbab membutuhkan aksesoris pelengkap baik berupa pin, tuspin, peniti dagu, peniti hias, anting hijab juga bros. Trend ini tentu saja membantu meningkatnya minat perempuan untuk belajar membuat sendiri aksesoris hijabnya.

BELAJAR MEMBUAT BROS di Koleksikikie Membaca peluang ini, koleksikikie.com menyediakan berbagai kursus membuat aksesoris yang bisa diikuti secara privat. Beberapa piliuhan materi yang tersedia diantaranya membuat kalung, cincin, gelang, peniti serta aneka bros dari bahan manik-manik. Adapun pilihan ragamnya dapat dilihat juga pada link berikut ini http://koleksikikie.com/product-category/booking-kursus-aksesoris/

http://koleksikikie.com/product-category/booking-kursus-aksesoris/

 

Kursus ini ternyata sangat diminati oleh para ibu dan remaja putri yang ada di Wilayah Surabaya dan sekitarnya. Dalam satu minggu tercatat 2-5 orang mengikuti kelas privat yang disediakan di Koleksikikie. Biasanya para peserta yang datang adalah mereka yang berminat belajar tentang aksesoris untuk mengisi waktu luang, maupun sebagai ketrampilan untuk memulai usaha rumahan. DI anatarnya adalah Mbak Prilian, Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga yang dalam satu minggu kemarin langsung mengikuti dua kelas sekaligus.

Ibu Muda ini mengaku sudah lama penasaran ingin belajar membuat aksesoris, namun baru ini memiliki waktu luang untuk datang lansgung ke workshop Koleksikikie. “Ketrampilan gini bisa membantu saya untuk menghilangkan rasa jenuh kalau tugas2 di Kampus lagi banyak-banyaknya MBak” ceritanya di tengah sesi belajar membuat bros di Workshop Koleksikikie.

Lain mbak Prilian lain juga cerita Ajeng, Mahasiswi tingkat akhir Jurusan Desain Komunikasi Visual UPN. Ajeng mengaku belajar membuat bros karena ingin mencari alternatif kegiatan yang bisa menghasilkan tambahan uang saku sampingan. Dia mengaku tertarik untuk belajar membuat aksesoris setelah melihat youtube chanel koleksikikie yang banyak menceritakan tentang tips membuat aksesoris. Dan meskipun belum pernah membuat aksesoris, dalam kurus waktu satu jam Ajeng langsung bisa lho membuat bros wire.

Ajeng dan hasil karyanya setelah mengikuti kursus membuat aksesoris

Paket Belajar Membuat Aksesoris, Solusi Belajar Jarak Jauh Pengen ikutan kursus tapi jauh dari Surabaya? Tenang sahabat.. karena kita sudah siapkan juga berbagai seri paket belajar yang bisa dipelajari meskipun kita ada di dua kota yang jauh berbeda. Karena di dalam aneka paket belajar aksesoris ini ada tutorial cara membuat yang telah dilengkapi dengan foto langkah-langkah pembuatannya, sehingga sangat mudah diikuti meskipun tidak hadir lansgung di Koleksikikie.

Tidak hanya dilengkapi petunjuk cara membuat, di dalam paket belajar yang dijual seharga Rp 50.000 sd 75.000 ini juga terdapat bahan baku untuk berlatih. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mencoba, cukup membekali diri dengan peralatan dasar berupa tang set, agar lebih mudah untuk mempraktekkan materi dalam paket belajar ini. Judul yang tersedia juga sangat beragam ya, dan bisa dipilih sesuai level ketrampilan yang kita miliki.

Simak pilihan lengkapnya pada artikel yang terdapat di link berikut ini  http://koleksikikie.com/product-category/tutorial/

http://koleksikikie.com/product-category/tutorial/

Paket belajar ini sangat cocok sebagai hadiah untuk orang-orang tercinta yang hobi membuat aksesoris, ataupun ingin mengembangkan bakat di bidang pembuatan aksesoris.

Belajar Membuat Aksesorsi Mengembangkan Ketrampilan dan Menambah Penghasilan Buat temen-temen yang pengen belajar membuat aksesoris tapi masih ragu karena berbagai alasan, ada banyak banget lho manfaat yang bisa kita dapatkan dnegan mengikuti kelas membuat aksesoris. Diantaranya : 1. Tambahan ketrampilan khusus akan membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kebahagiaan pada perempuan 2. Kemampuan Membuat Aksesoris juga bisa mendatangkan pendapatan sampingan, yang membantu perekonomian keluarga. 3. Kegemaran membuat akseosris akan mempertemukan kita dengan banyak teman-teman baru, baik sesama penghobi aksesoris maupun pengguna aksesoris yang nantinya akan menjadi pelanggan kita. 4. Pengalaman dalam mengembangkan ketrampilan ini juga membantu kita untuk dapat berbagi ilmu maupun cerita kepada orang lain. Memberi manfaat yang tak kasat mata namun dapat menjadi amalan yang sifatnya terus memberi manfaat. Saya sendiri memulai kegiatan membuat aksesoris ini sebagai hobi, dan Alhamdulillah bisa menjadikan kegiatan ini juga sebagai bisnis yang mendatangkan pendapatan bagi keluarga kecil saya. Jadi yuk ah bikin aksesoris sendiri di rumah (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

 

Oct 04

Majukan UKM dengan Mengikuti Training Gapura Digital Google

“Apa Itu Gapura Digital?” Buat temen-temen yang belum pernah mendengar istilah Gapura Digital, mungkin agak bingung ya membayangkan “Apa-an sih gapura digital ini?”. Gapura Digital adalah program pengenalan tentang media pemasaran online yang di gagas oleh google. Kegiatan ini meliputi serangkaian kampanye sadar digital, atau melek internet yang bertujuan untuk membantu kita, khususnya para pengusaha rumahan agar bisa memasarkan produknya secara online di internet.

Sebenernya progranm ini sendiri sudah mulai dicanangkan sejak tahun 2014. Namun menjadi lebih booming di Surabaya, sejak pelaksanaan event Women Will di Bulan Juni 2017 kemarin. Acara Women Will sendiri sebenernya lebih dikhususkan sebagai sharing moment dari para pengusaha wanita yang sudah terlebih dulu memasarkan bisnisnya secara online dan telah menikmati berbagai kemudahan dari fasilitas dan layanan yang diberikan Google. Dari sini diharapkan akan ada lebih banyak perempuan pengusaha yang terinspirasi untuk ikut serta memasarkan usahanya secara online.

beberapa pemilik usaha yang hadir dalam event Women Will Google Surabaya

Berbagai Pilihan Training Marketing Online di 10 Kota Besar di Indonesia Namun event ini sendiri tidak hanya terpusat di Surabaya saja lho, tercatat ada 10 Kota besar lain di Indonesia yang akan melakukan Training Gapura Digital diantaranya : Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Semarang, Medan, Pontianak, dan Makassar. Di ke-sepuluh kota besar ini , para pelaku usaha dapat mengikuti aneka pilihan training yang akan memperkenalkan mereka lebih dekat lagi dengan teknik dan cara pemasaran secara online. Harapannya sih program ini bisa menjangkau hingga 10.000 pelaku UKM di seluruh Indonesia. Woow banget yaaa

suasana training Gapura Digital

Trainingnya sendiri diadakan nyaris di setiap minggu, dengan berbagai pilihan tema yang menarik diantaranya : 1/Panduan Dunia Digital Training seri pertama ini ditujukan pada pemilik usaha yang belum pernah menggunakan fasilitas online dalam memasarkan produknya. Pada materi ini, peserta akan diperkenalkan tentang bagaimana berbisnis secara online, keuntungan dan tantangan yang akan dihadapi, serta apa saja hal yang harus dipersiapkan untuk bisa memulai usaha online.

Kalko sudah punya toko online apakah gak boleh ikut kelas ini? tentu saja boleh ya… hanya saja beberapa hal yang akan dijelaskan di materi ini mungkin sudah cukup dipahami oleh peserta. Sehingga sifatnya bukan menambah ilmu baru namun lebih kepada menyegarkan kembali ingatan tentang awal mula memilih menjalankan bisnis secara online.

2/Google Untuk Bisnismu Materi Training seri dua ini, ditujukan pada pemilik usaha yang sudah mulai meng-onlinekan bisnisnya namun belum mengoptimalkan produk2 yang ditawarkan oleh google. Ya istilahnya sudah punya toko online, tapi kalo di googling belum ketemu gitu prend…

Tau sendiri donk ya, google merupakan situs pencarian nomer satu yang digunakan oleh sebagian besar orang dari berbagai penjuru dunia. Apabila produk kita bisa masuk dalam daftar usaha yang ditemukan di google, maka dapat dipastikan akan lebih banyak lagi orang yang bisa mengenal bisnis kita. meskipun mungkin posisi dan lokasi kita tuh nyempil di gang-gang kaya Koleksikikie ini hahaha… jadi curcol

Tapi coba deh masuk ke google map trus klik Koleksikikie, langsung lho muncul foto toko kita yang di garasi itu, lengkap dengan keterangan jam buka, cara sampe ke tokonya, keterangan produk yang dijual, serta pendapat orang tentang produk yang ditawarkan di toko koleksikikie

3/Tips Website Efektif Materi yang ketiga, adalah materi tentang website, cara membuat website yang sederhana serta tips menjadikannya lebih mudah diakses oleh pelanggan-pelanggan kita.

Buat yang sudah punya sosial media buat jualan online, tapi masih bingung gimana ya cara untuk mulai membuat website yang bisa dikelola sendiri, wajib banget untuk ikutan kelas ini. Karena di kelas inilah para Trainer akan membagikan tips membuat website yang efektif

4/Pengenalan SEO dan SEM Nah Materi keempat pada kelas Siap Digital ini bisa dibilang yang paling menguras energi dan penuh misteri. Karena pada sesi 3 jam di kelas pengenalan SEO dan SEM ini para peserta akan diajak mengenal lebih jauh tentang apa itu SEO dan SEM. Nah sebaiknya sih materi yang keempat ini diikuti hanya oleh mereka yang sudah memiliki website, dan mengelolanya minimum 3 bulan. Pengalaman inilah yang nanti akan menjadikan kita lebih memahami istilah2 yang digunakan pada kelas SEO &SEM

Yang pasti para peserta boleh menentukan sendiri tema-tema pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan ingin diikuti, termasuk memilih jadwal yang sesuai dengan kesibukan masing-masing. Dan bagi peserta yang mengikuti ke-4 training ini, akan otomatis mendapatkan sertifikat Siap Digital dari Google. Sertifikat yang insyaAllah akan menjadi pintu pembuka kita untuk membeli sertifikat tanah dan rumah… Amiiiieennnnnn

Bagaimana Cara Mendaftar Gapura Digital? Bagi pemilik usaha usaha yang berminat untuk mengikuti kelas pelatihan digital ini, bisa mendaftarkan diri langsung melalui link berikut ini g.co/gapuradigital. Jangan lupa u memiilih lokasi pelatihan (kota tempat pelatihan dilangsungkan) dan  serta tema yang diinginkan.

Gapura Digital ini diharapkan bisa menjadi gerbang kesuksesan bisnis rumahan untuk masuk ke dunia digital/online dan menjadi semakin luas dikenal oleh masyarakat. Riset Deloitte Access Economics menunjukkan, internet bisa meningkatkan pendapatan pemilik UKM hingga 80 persen. Selain itu cara ini juga diharapkan bisa menjadi wadah bagi para pemilik usaha di area yang sama untuk saling bertemu dan bersinergi

Buat teman-teman yang ada di Surabaya dan sekitarnya, pendaftaran serta info mengenai kelas Gapura Digital bisa didapatkan juga melalui Mas Ardianto Tanadjaja. Pria muda yang merupakan Project Manager Gapura Digital untuk wilayah Surabaya ini dapat dihubungi melalui email atanadjaja@google.com 

Ardianto Tanadjaja project Manager Google Gapura Digital wilayah Surabaya

Berapa Biaya yang harus Dibayar untuk mengikuti Kelas ini? Kabar gembiranya, seluruh rangkaian training Gapura Digital ini sepenuhnya dibiayai oleh Google Indonesia, dan diselenggarakan secara gratis untuk para pemilik start up business dan UKM di beberapa kota besar di Indonesia. Jadi kalo ada yang mensyaratkan pembayaran tanyakan lebih detail, biaya itu untuk apa? karena pastinya sih bukan untuk kegiatan pelaksanaan training ini yaaa….

Syarat lancar dan suksesnya untuk mengikuti kegiatan ini juga cukup mudah yakni : – peserta harus memiliki niat belajar yang tinggi – memiliki usaha atau setidaknya berencana untuk menjalankan sebuah usaha – membawa komputer/tablet – untuk kelas membuat google bisnis, lengkapi juga dengan data usaha, foto produk berbentuk soft copy, agar proses praktek membuat sites google dan website bisa berjalan dengan lancar.

Jadi yuk ah jangan ditunda, segera daftarkan dirimu dan bisnismu untuk ikut dalam kelas Gapura Digital ini, siapa tau yang ngajar nanti saya sendiri.. hihihihihi… (kie)

Bagikan tutorial melalui

Oct 03

Training for The Trainer GOOGLE-Gapura Digital

calon Trainer di kelas TTT Gapura Digital

SELEKSI GOOGLE TRAINER Hari Senin kemarin, saya mendapatkan undangan dari Google Indonesia untuk mendaftarkan diri menjadi Trainer untuk Program Gapura Digital. Program Gapura Digital, merupakan program pengenalan tentang Pemasaran secara Online yang diprakarsai oleh Google. Tujuan diselenggarakan program ini juga sangat mulia lho, yakni untuk mendukung kemajuan bisnis, khususnya UKM, di Indonesia secara online.

Sebelumnya di Bulan Juni 2017, saya sempat hadir dalam program Google-Women Will yang khusus ditujukan untuk para wanita pengusaha rumahan di Jawa Timur. Dan Saya merasa sangat terinspirasi bisa bertemu dengan banyak sahabat perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha rumahan dan berhasil memajukan usahanya secara online.

bersama sahabat kelas bisnis online menghadiri acara Women Will Surabaya

Maka undangan ini jelas sebuah peluang yang bagus untuk dapat berpartisipasi langsung dalam mensukseskan cita2 mulia, memajukan perekonomian Indonesia khususnya skala rumahan/UKM agar dapat lebih maju dan dikenal masyarakat luas melalui pemasaran secara online. Yah walaupun aslinya deg-deg an juga ya, karena untuk dapat diterima, kita harus melampirkan beberapa persyaratan dan mengisi form untuk seleksi administrasi. Dan seneeeeeng banget pas akhirnya lolossss…. yeaaayyyy….

KORIDOR, Working Space SIOLA Surabaya.

Setelah mendapat surat pengumuman terpilih, kita para calon trainer diwajibkan untuk terlebih dulu mengikuti Kelas  “train-the-trainer” yang diadakan di Hari Sabtu dan Minggu  (30 September – 1 Oktober 2017) di KORIDOR Coworking Space, Gedung Siola Lt. 3, Jl. Tunjungan, Surabaya . Jadi kalau belum pernah tau lokasinya ada dimana, tempatnya tepat berada di jembatan penghubung Gedung Siola dengan Gedung Tua di sisi sebrangnya. Saya terakhir ke lokasi ini di tahun 2007an, dan setelah 10 tahun, tempatnya sudah diubah ;jadi sangat cozy, hijau dan cool banget lho…

Disini, setiap minggunya ada banyak kegiatan workshop yang diadakan oleh berbagai komunitas anak muda, salah satunya Google Indonesia (yah Alhamdulillah banget yaaa… saya jadi ngerasa muda belia gitu diundang di acara ini hahaha…) Tapi bener lho, lokasinya keren banget buat belajar, kumpul sama temen, atau sekedar foto selfie untuk menambah keakraban… tsaahhh.

TRAINING for THE TRAINER Gapura Digital Selama dua hari, kami sekitar 50 orang calon Trainer dari Kota Malang dan Surabaya mendapatkan pembekalan materi. Awalnya acara dibuka oleh mas Farizan dari KIBAR, yang menjadi parter Google Indonesia di Surabaya.

Selanjutnya ada Bapak Irzan Nurman yang memberikan pembekalan bagaimana menjadi Trainer yang baik. Beliau membahas tidak hanya skill mengajar, namun juga mengajak para peserta untuk mencari tau ke dalam hati kecilnya, apa yang mendorong dan memotivasi kami untuk berbagi mengajarkan ilmu yang kami miliki kepada lebih banyak orang. Seruu banget lhooo, mungkin karena dokter Izan ini memiliki sertifikasi dibidang NLP ya jadinya setelah materi usai, kita seperti di charge dengan energi dan semangat baru.

Selanjutnya dari Mas Chandra kami mendapatkan pembekalan materi-materi yang akan di ajarkan dalam dalam pelatihan GapuraDigital pada level “Siap Digital“ yakni :

Panduan Dunia Digital Google Untuk Bisnismu Tips Website Efektif Pengenalan SEO dan SEM.

Yah walaupun kalo dipikir2 apa yang diterangkan pada kelas ini adalah hal yang dekat dengan apa kami lakukan sehari-hari, tetep saja rasanya ada hal baru yang menarik dari setiap tahapan yang diikuti. Mungkin juga karena saat belajar sambil ngebayangin nanti kalo kita ngajar di depan bakalan dapet pertanyaan apa ya, jadinya belajarnya seru karena deg-deg an hiahahahaha….

Selamat Berjuang Para Trainer Baru Gapura Digital Dan gak hanya belajar lho ya, di akhir acara kami pun mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian praktek mengajar, dengan durasi 5 menit untuk masing-masing peserta. Dan bisa dibilang itu salah satu 5 menit yang paling lama di hidup saya hahaha…  Peserta yang hadir wajib maju saat namanya dipanggil, kemudian secara acak mendapatkan materi yang telah dipelajari kemarin untuk dijelaskan di depan para trainer yang hadir. Seruuu banget, dan yang jelas luegaaa banget pas akhirnya acara berakhir dengan pengumuman menggembirakan bahwa kami yang telah ikut serta di kelas dua hari tersebut, dinyatakan LULUS dan dapat bertugas untuk mengajar di kelas Gapura Digital yang diadakan Google – Indonesia.

para Trainer Gapura Digital

Special Ucapan Terimakasih untuk Ardianto Tanadjaja Kalau ada nama yang sangat berjasa dalam kelancaran kegiatan ini rasanya semua sepakat dia adalah Ardianto Tanadjaja. Pria muda yang selalu memiliki warna rambut yang berbeda di setiap kali saya bertemu ini adalah Project Manager Gapura Digital untuk wilayah Surabaya. Dengan cekatan dan piawai, dia mengorganisir acara dan kegiatan ini hingga dapat terselenggara dengan lancar. Buat sahabat koleksikikie yang ingin mengikuti Training Gapura Digital ini juga bisa lho…

Training ini sepenuhnya dibiayai oleh Google Indonesia, dan diselenggarakan secara gratis untuk para pemilik start up business dan UKM di beberapa kota besar di Indonesia. Syaratnya juga cukup mudah, punya niat, ada komputer/tablet, semiliki bisnis/usaha dan foto untuk produk yang akan dipasarkan. selanjutnya kita bisa mendaftarkan diri langsung ke Mas Ardianto melalui sms 0812 9700 8459. Bagi para peserta yang mengikuti 4 kelas sekaligus, akan mendapatkan sertifikat dari Google sebagai tanda bahwa kita telah melewati tahap Siap Digital.

Jadi yuk ah jangan ditunda, segera daftarkan dirimu dan bisnismu untuk ikut dalam kelas Gapura Digital ini, siapa tau yang ngajar nanti saya sendiri.. hihihihihi… (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Jun 23

9 Alasan Jualan di Instagram Tak Kunjung Laku (II)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya http://koleksikikie.com/2017/05/9-alasan-jualan-di-instagram-tak-kunjung-laku/  

5. Tampilan Foto yang kurang menarik Berbeda dengan cara penjualan melalui facebook ataupun market place yang memungkinkan kita menuliskan keterangan panjang lebar untuk menjelaskan produk yang kita tawarkan. Penjualan melalui instagram lebih berfokus pada kekuatan gambar.

Produk dengan gambar yang memiliki detail jelas, diambil dari beragam sudut yang menarik, termasuk melengkapi diri dengan tampilan saat digunakan,  akan jauh lebih menarik dan mengundang orang untuk menghubungi penjualnya. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan konsep foto yang akan dipajang di akun instagram.

Untuk satu produk yang sama sebaiknya dapat diposting beberapa foto dengan penjelasan detail yang berbeda, contohnya seperti gambar berikut ini

detail gelang saat dipakai

detail gelang yang memudahkan orang untuk membayangkan produk

aneka pilihan warna-warna gelang

6. Detail Cara Pemesanan yang Membingungkan Beberapa produk yang terdapat di instagram sudah dipasang secara menarik, namun tak kunjung laku hanya karena informasi cara pemesanan yang kurang jelas. Apabila instagram hanya ditujukan sebagai media untuk mempromosikan sebuah website, jangan lupa untuk menampilkan link website kita pada halaman utama akun instagram.

Beberapa pelanggan juga mengaku tidak jadi membeli, karena tidak mengetahui istilah yang digunakan oleh penjual, seperti : ‘order contact bio’ Bio yang dimaksud di kalimat ini adalah biodata, yakni keterangan yang terdapat di bawah foto. Namun karena tidak semua orang familiar dengan istilah ini, maka seringkali mereka yang tidak mengetahui bio itu apa, akhirnya batal belanja

 

Sebaiknya pada foto produk yang kita upload, tambahkan langsung cara pemesanan/order. atau posting akun LINE dan WA yang kita gunakan untuk berdagang.

7. Respond yang Lama Sama dengan toko konvensional ataupun toko online di platform lainnya, para pembeli senantiasa mengharapkan respond yang cepat dari pembeli. Beberapa transaksi online sering kali tidak berhasil closing ketika penjual terlambat me-respond permintaan ataupun pertanyaan dari calon pembeli.

Untuk menghindari harapan yang tinggi dari para pembeli, kita bisa menambahkan keterangan jam operasional pada halaman toko kita. Sehingga saat pembeli lama menerima respond di saat toko sedang tidak buka, mereka dapat lebih memahami.

8. Postingan yang Tidak Terjadwal Salah satu kunci untuk menjaga follower kita tetap banyak, adalah membuat jadwal posting yang rutin. Postingan yang terlalu banyak dalam tempo waktu yang singkat akan mengganggu timeline follower kita… namun postingan yang terlalu lama jarak waktunya juga akan membuat pelanggan kita mengira bahwa toko yang kita kelola sudah tidak aktif lagi beroperasi. Untuk itu snagat penting untuk membuat postingan secara rutin.

Bagaimana kalau kita tidak memiliki produk baru? Bukan masalah untuk memotret ulang produk lama dan mempostingnya kembali di akun isntagram kita… gunakan caption/keterangan yang berbeda agar produk yang sama mampu memberikan kesan yang berbeda pada follower kita. Apabila stok foto yang baru belum ada, kita bisa juga menyisipkan quotes, tips ataupun info menarik lain yang dapat bermanfaat bagi follower, namun pastikan bahwa info tersebut sesuai dengan konsumen yang kita punya.

9. Kurang Optimal menggunakan Hastag  Rajin posting, foto bagus, tapi belum juga ditemukan orang? Mungkin karena saat memposting kita belum piawai menambahkan tagar (tanda pagar #) Pada instagram, tagar berfungsi untuk memudahkan kita menemukan produk atau gambar yang kita cari/inginkan. Untuk itu saat membuat postingan, selalu tambahkan tagar yang mampu menggambarkan tentang produk kita,

Tagar dalam bahasa inggris akan membuat kita terlihat keren, namun orang2 di Indonesia yang ingin belanja biasanya lebih menyukai tagar bahasa indonesia, karena kalo nemu barangnya tapi gak ada di Indonesia kan lebih susah lagi ordernya… transfer, kirim paket, bahasa saaat melakukan pemesanan. Jadi bila kita fokus ingin berjualan sebaiknya pilih tagar yang familiar digunakan oleh calon pembeli kita.

Untuk mengecek tagar populer masukkan saja kalimat yang kita rencanakan, biasanya akan muncul jumlah berapa kali tagar tersebut telah digunakan secara online. Semakin banyak jumlah yang tertera, maka semakin populer tagar itu digunakan.

Bolehkah memasang tagar populer namun tidak menggambarkan produk yang kita jual? Boleh saja, tapi hal ini tidak significant menyebabkan penjualan meningkat. Misalnya agar banyak dilihat, kita memakai tagar #rafiahmad.. maka orang yang awalnya mencari berita tentang rafi ahmad bisa saja melihat produk baju yang kita jual dengan keterangan tagar #rafiahmad tersebut, tapi orang tadi bukan browsing mau beli baju melainkan browsing berita rafi ahmad. maka kemungkinan dia berhenti melihat baju kita juga kecil sekali.

Semoga infonya membantuu yaaa sahabattttt Semangaattttt jualaaannnnnnn

Bagikan tutorial melalui

 

 

Apr 05

Workshop Memasarkan Kerajinan Melalui Instagram (Jakarta dan Sekitarnya)

Koleksikikie di JAKARTA Haiiii sahabat koleksikikie yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, setelah lama absen bikin kelas di Jakarta. April ini kita kembali mengadakan workshop untuk sahabat kesayangan koleksikikie. Acaranya akan diadakan di Supermaket Bahan Craft terbesar di Jakarta “Charisma” tepatnya yang berlokasi di Thamrin City Lantai 2 Blok BT No→ Baca selengkapnya

Nov 12

Serunya Membuat Bros, Bersama Ibu-Ibu Dharma Wanita ITS

Hari jum’at kemarin, memenuhi undangan Mbak Dewi, mama sahabatnya Dimas di sekolah, saya menghadiri arisan Ibu-Ibu Dharma Wanita ITS. Beliau-beliau yang hadir dalam arisan ini adalah para istri dari dosen-dosen ITS yang tergabung dalam kelompok Dharma Wanita. Setiap bulan, secara rutin berjumpa untuk mengadakan arisan, sebagai wadah untuk dapat terus bersilaturahmi. Tidak hanya itu saja, setiap arisan ternyata ada sesi untuk belajar hal baru, agar dapat terus menambah ilmu dan memperluas ketrampilan yang dimiliki. Minggu ini materi yanga kan sama-sama dipelajari adalah membuat bros dari bahan manik-manik bersama koleksikikie.

deg-deg an duduk di damping Ibu Dekan hihihihi

Acaranya berlangsung di Gedung Fakultas Teknik Fisika, karena Gedung Dharma Wanita saat ini sedang digunakan untuk kegiatan siswa-siswa TK. Dulu pas masih kuliah, saya sering main ke kampus ITS. tapi setelah 10 tahun lewat (beberapa tahun hihihihi), ternyata sekarang kampus ITS semakin bagus dan luas ya. Kalau saja gak di arahkan sejak dari Pintu Masuk Depan, pasti deh kesasar… hehehehe

Acara dimulai tepat pukul 10.00, namun kami sudah di lokasi setengah jam sebelumnya. Tentu saja agar bisa terlebih dahulu mempersiapkan materi yang akan dibawakan, serta tentu saja menggelar dagangan (eeaaaa…. hehehehehe). Membawa beraneka ragam produk aksesoris jadi saat melakukan pelatihan, akan membantu calon peserta (khususnya yang belum pernah membuat kerajinan dari bahan manik-manik) untuk lebih mudah membayangkan, jenis-jenis aksesoris apa saja yang bisa dikreasikan dari bahan manik-manik. Dan tentu saja, dengan membawa aksesoris jadi seperti ini, kemungkinan produk kita akan terjual juga lebih besar yaaa… tetap optrimis selalu hahahaha

Dek Lutfi, langsung bahagia banget kayanya begitu ada banyak ibu-ibu yang datang ngeliat langsung nanya harga hihihihi

Materi yang saya bawakan dalam kelas kali ini, adalah materi dasar untuk tingkat pemula yakni : Membuat Bros Wire Mutiara. Dan karena sifat pelatihannya berupa demo, di kesempatan ini hanya ada 6 orang ibu-ibu yanga kan praktek langsung membuat bros bersama koleksikikie. Nantinya diharapkan, kepada 6 orang ibu-ibu yang menjadi perwakilan dari masing-masing Fakultas ini, dapat mentransfer ilmunya kepada kelompok masing-masing. Dengan demikian akan tercipta suasana saling asah asih asuh diantara para anggota, yang menjadi salah satu misi Dharma Wanita.

Kepada masing-masing perwakilan yang datang, saya siapkan satu paket bahan untuk membuat aksesoris, tutorial, serta tang set isi 5 sebagai peralatan dasar yang dibutuhkan dalam membuat beragam jenis aksesoris. Ini dia beberapa foto selama acara workshop berlangsung.

Meskipun hanya ada 6 yang praktek langsung, namun anggota kelompok yanghadir juga giat membantu proses pembuatannya lho… Deang serius Ibu-Ibu ini mengikuti instruksi cara menguwer2 kawat hingga berubah menjadi bros-bros yang cantik. Jadi ikut semangat melihat bagaimana ibu-ibu ini dengan giat mencoba. Pada kesempatan ini saya juga menceritakan sedikit perjalanan koleksikikie, dari yang dulunya cuma bikin di meja belajar, belanja dengan modal 300ribuan, bertahap hingga punya toko online dan akhirnya bisa menjual bros-bros ini secara rutin ke negara-negara tetangga. Bekal ketrampilan ini, meskipun terlihat sederhana, namun saat ditekuni dengan sungguh-sungguh, akan bisa mendatangkan penghasilan yang dapat  membantu perekonomian keluarga. Pemberdayaan Perempuan juga merupakan salah satu misi Dharma Wanita, dalam mengoptimalkan dan membina bakat kemampuan yang dimiliki para anggota.

Ingin mengundang Koleksikikie dalam acara arisan atau pertemuan kelompok perempuan yang sahabat adakan? Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami melalui email saya koleksikikie@gmail.com Kami akan membantu memberikan pelatihan membuat manik-manik sesuai anggaran yang dimiliki, jadi kalau biasanya kursus privat di Workshop Koleksikikie kita dikenakan biaya Rp 200.000-250.000/orang untuk satu materi,  misalnya anggaran yang dimiliki hanya 50.000 per orang kami akan bantu untuk membuat penawaran pelatihan yang telah disesuaikan dengan anggaran kelompok ibu. Nantinya disampaikan saja di email kepada kami, kapan tanggal pelaksanaan acaranya, dimana diadakannya, dan pelatihannya akan diadakan untuk siapa saja (usia, jumlah orang, apakah pernah membuat ketrampilan serupa sebelumnya, ataukah masih barua kan belajar membuat) agar kami dapat menyesuaikan pilihan materinya dengan calon peserta yang hadir.

Dengan lebih banyak perempuan yang mengenali bagaimana proses membuat manik-manik menjadi aksesoris ini, besar harapan saya pribadi, industri kerajinan aksesoris ini akan bertumbuh semakin pesat. Karena mimpi besar dibangunnya kan dari yang kecil-kecil yaaa hihihihi…. semoga semakin banyak industri rumahan yang dikelola oleh para peserta pelatihan saya, tumbuh dan berkembang pesat agar mampu mendukung kemandirian perekonomian bangsa kita. Amiiiennnn

Tak lupa di akhir acara, kami pun selfie dan foto bersama… yah walaupun personil yang hadir sudah tak lengkap lagi yaaa, tapi foto-foto harus tetap jalan hihihihihihi….

 

 

sampai jumpa di workshop lainnya ya sahabat (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

 

Nov 09

WORKSHOP MINGGU KREATIF : Membuat Bros Dagu Mini

WORKSHOP MEMBUAT BROS DAGU MINI Di Bulan November 2016 kali ini, event workshop Minggu Kreatif yang diadakan Koleksikikie, mengambil tema “Membuat Bros Dagu” Bros berukuran mini yang bisa dirangkai menggunakan aneka ragam bahan manik-manik.

WORKSHOP GRATIS MENGAJAK PARA IBU DAN REMAJA PUTRI KREATIF dengan MANIK-MANIK Bertempat di Kebun Bibit Wonorejo II, Belakang STIKOM, Surabaya. Workshop ini terbuka bagi semua pengunjung yang datang di Kebun Bibit. Pada pelaksanaan workshop merangkai manik-manik ini, peserta yang hadir tidak dipungut biaya sama sekali dan bisa membawa pulang hasil karyanya.

Program ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kampanye Gerakan Aksi Kreatif yang dilaksanakan oleh koleksikikie.com sejak bulan lalu, dalam kampanye ini kita berusaha memperkenalkan berbagai alternatif kegiatan kreatif yang bisa dilakukan perempuan, khususnya para Ibu dan Remaja Putri dengan menggunakan manik-manik.

Para peserta yang hadir umumnya belum pernah merangkai akseosris, dan hampir sebagian besar mengalami keraguan apakah bisa menyelesaikan proyek merangkai bros ini. Sangat menyenagkan sekali melihat ekspresi para peserta saat berhasil membuat bros karya meraka sendiri. Ini dia beberapa foto peserta yang sempat diabadikan selama workshop berlangsung :

YANG SERU DI WORKSHOP KALI INI Berbeda dari workshop sebelumnya, pelaksanaan workshop kali ini disiarkan secara live malalui Facebook LIVE berkat ide Dimas. Dimas menjadi kameramen yang men-shooting kegiatan workshop dan meng-uploadnya melalui facebook Live

 

type=2&theaterhttps://www.facebook.com/riski.hapsari/videos/vb.1301867874/10210952301265808/?type=2&theater

sehingga yang gak ikut datang pun bisa mengikuti kegiatan workshop melalui chanel video live ini =D makin canggih aja yaa teknologi masa kini

JANGAN LUPA IKUT WORKSHOP KITA BULAN DEPAN Ingin mengikuti kelas merangkai aksesoris yang kami adakan ini? Jangan Lupa untuk terus mengupdate informasinya di www.koleksikikie.com atau bisa juga melalui akun instagram kita @workshop.koleksikikie di setiap bulannya akan ada materi yang berbeda yanga kan kita bagikan kuntuk sahabat koleksikikie. Semoga dengan banyaknya ketrampilan yang kita miliki, semakin besar keinginan untuk mempraktekkannya dan siapa tau ketrampilan kecil ini bisa menjadi sumber pendapatan sampingan yang besar bagi keluarga kita yaaa… Amiiiennnn

Acara ini sendiri berlangsung berkat dukungan dan kerjasama yang luar biasa dari seluruh TIM Sukses Koleksikikie Ada Yunita dan Koma yang membantu saya dalam pelaksanaan workshop Lutfi, Nina dan Nikma yang membantu keliling kebun bibit, mensosialisasikan program belajar gratis ini kepada pengunjung yang hadir dan mengajak mereka yang ingin mencoba untuk ikut langsung praktek membuat bros bersama kami. Amal, mahasiswa PERBANAS yang sedang mengambilmagang dalam rangka program Hibah DIKTI dibagian perencanaan dan dokumentasi acara. Amal membantu saya merencanakan acara, mengurus perizinan pelaksanaan acara, survey lokasi sekaligus seksi dokumentasi. dan tentu saja yang terakhir ada Dimas, putra saya yang berusia 10 tahun yang membantu mengabadikan kegiatan ini dalam format video. Makasiiiih yaaa Dimassss. Sampai Jumpa di workshop bulan depan ya sahabat (kie)

Bagikan tutorial melalui

Nov 08

Koleksikikie for International Students Summit 2016

AISC (Airlangga International Students Competition) Setiap tahun, Universitas Airlangga mengadakan kegiatan Airlangga International Students Competition, yaitu Rangkaian Kegiatan Kepemudaan yang melibatkan mahasiswa dan pelajar asing yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Tahun ini kegiatan yang diadakan meliputi berbagai lomba yang mengasah kreativitas dan kemampuan para peserta; diantaranya : Lomba pidato bahasa inggris untuk pelajar dari Indonesia dan lomba pidato bahasa Indonesia, untuk pelajar asing yang sedang belajar di8 Indonesia.

ISS (International Students Summit 2016) Tahun ini, bekerjasama dengan DIKTI, pelaksanaan kegiatan AISC dibarengi juga dengan pekan budaya International Students Summit 2016. Disini, para peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia diajak untuk mengenal lebih dekat tentang Indonesia. Berbagai kegiatan menarik diadakan untuk memperkenalkan Indonesia diantaranya : Kelas Tari Saman, Kelas Membuat Jamu, Kelas Ketrampilan Membuat Kerajinan, juga Kelas Membatik. Tidak hanya itu, UNAIR mengundang beberapa Praktisi Sosial di Surabaya, untuk membawakan materi mengenai Peranan Pemuda di dalam menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masa depan. Dan saya bersama Koleksikikie, mendapatkan kehormatan untuk berbagi pengalaman di The Champion Class.

THE CHAMPION CLASS Terus terang awalnya deg-deg an juga, karena sehari-hari terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia, saya tidak cukup percaya diri untuk membawakan materi dalam Bahasa Inggris. Tapi kalo inget pesan Dimas putra saya, “Kalo kita sudah ngobrol sebenarnya grammar salah gapapa ma, yang penting orangnya ngerti” heueheuhee…. sangat membesarkan hati mamanya banget yaa.

Tapi dengan semangat berbagi dan memperkenalkan Koleksikikie saya putuskan untuk lebih percaya diri apalagi kesempatan ini, saya ditemani oleh Ibu Yuni Amalia Sari. Beliau adalah Dosen Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang lama menempuh pendidikan di University of Illinois, Amerika Serikat. Beliau menjadi moderator acara ini. Bersama kami, hadir juga Cana, mahasiswi semester 7 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi, Cana bertindak sebagai translator, khususnya untuk berbagai istilah ajaib yang saya ciptakan selama sharing session berlangsung.

DISKUSI SERU Terus terang setelah dijalani, ketakutan saya yang punya spelling kejawa2an, vocab pas-pasan, plus grammar awut2an ?? ternyata tidak membuat suasana kelas menjadi sepi. Mungkin justru keterbatasan saya ini, membuat peserta harus dengan seksama mendengarkan dan menyimak kata demi kata yangs aya sampaikan. Walhasil pertanyaan-pertanyaan kristis khas mahasiswa pun terus bermunculan melengkapi pemaparan yang saya sampaikan.

Salah satu peserta dari Ekuador menyampaikan pertanyaan yang sangat menarik “Kalau banyak hal dibagikan secara gratis, bagaimana koleksikikie menghasilkan keuntungan untuk membayar gaji dan mengembangkan usahanya?”

 Tutorial yang dibagikan secara gratis di Koleksikikie memang dimaksudkan untuk memperkenalkan tentang teknik pembuatan aksesoris kepada masyarakat yang lebih luas. Namun dampak dari hal tersebut adalah : – jumlah pengunjung website koleksikikie meningkat pesat, karena pengunjung yang mencari informasi mengenai cara membuat aksesoris merasa informasi yang kami bagikan bermanfaat. jadi mereka lebih rajin berkunjung. Saat kunjungan meningkat, google rank koleksikikie juga akan menjadi semakin baik. – pengunjung yang tertarik mencoba membuat aksesoris, akan membeli bahan yang tersedia di koleksikikie. – pengunjung yang tidak tertarik pada proses pembuatan, atau lebih memilih produk jadi akan lebih merasa percaya dan yakin pada kualitas yang kami hasilkan setelah mengetahui detail proses pembuatan aksesoris yang dilakukan secara handmade, mereka lebih mudah memutuskan untuk membeli. – tutorial-tutorial ini juga membuat Koleksikikie menjadi lebih terpercaya sebagai pemberi materi, sehingga kami mendapatkan undangan untuk mengisi kelas dan membuat pelatihan dengan banyak instansi. Sehingga bisa dibilang, promosi gratis ini menjadi pembuka jalan untuk orderan yang datang ke bisnis kami.

Lain lagi pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswi dari Iran, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia “bagaimana pandangan ibu mengenai dampak pertumbuhan bisnis online yg memungkinkan menciptakan dampak negatif tutup/lesunya toko offline, misalnya seperti bapak penjaga parkir pasti akan kehilangan pendapatan sebab jumlah orang yang datang ke toko secara langsung untuk parkir menurun, lalu kalau semua orang berbisnis yang sama dengan ibu bukankah persaingan yang terjadi akan semakin tinggi dan tentu saja itu bisa mendatangkan penurunan pendapatan/bisnis”

Wah dalem banget yaaa pertanyaanya untuk menjawab pertanyaan ini, saya memilih untuk membuat perumpamaan. (Habis agak bingung juga milih bahasa inggrisnya gimana hehehe) – Di Plaza Marina, salah satu pusat perbelanjaan yang menjual handphone dan aneka aksesorisnya ada buanyak sekali penjual dan toko yang hampir semuanya menyediakan akseosris handphone. Pertanyaannya kemudian apakah tokonya sepi? eh enggak lho ya… malah susah bener nyari parkir di PLaza Marina. Seandainya saya buka toko handphone di rumah dimana gak ada satupun tetangga saya yang jual itu juga apakah akan lebih rame dibandingkan dengan kalau buka toko di plaza marina? enggak juga ya… biarpun di Marina yang jualan banyak, yang dateng juga lebih banyak, sebab hampir semua orang yang membutuhkan handphone ingetnya ya nyari di Plaza Marina aja, ada banyak pilihan, lengkap lagi. Tanpa harus bersusah-susah promosi saat kita memiliki komunitas/kelompok yang banyak, orang akan mengingat kita lebih mudah.

Ke depan saya pribadimemiliki mimpi, untuk bisa menciptkan komunitas pengrajin aksesoris di Indonesia dari kelompok teman-teman yang telah mengambil kursus di Koleksikikie. Sehingga kalau suatu saat saya pameran ke luar negeri dan dapet orderan dalam jumlah besar, saya bisa mengerjakan bersama-sama denganpara pengrajin ini. Sebab salah satu kesulitan yang sering ditemukan oleh pengrajin handmade product untuk mengembangkan usahanya adalah keterbatasan persediaan barang. untuk membuat satu barang dibutuhkan tenaga kerja terampil, selama hal ini belum terpenuhi, akan sulit menyediakan stok barang dalam jumlah banyak. Nah kalau di Indonesia, atau katakanlah Surabaya  ada banyak pengrajin yang membuat bros manik-manik. Bukan tidak mungkin setiap orang yangberkunjung ke Surabaya, akan mencari bros sebagai salah satu yang khas dan unik dari Surabaya. Pada kesempatan ini Ibu Yuni Amalia juga menambahkan dengan sebuah quotes dari Afrika yang menarik.

Menjawab mengenai dampak ekonomi yang terjadi, tentu saja setiap perubahan akan membawa dampak pada kelompok masyarakat tertentu. Tapi saya percaya ketika seseorang kehilangan suatu pekerjaan/pendapatan, sebenarnya kesempatan untuk mendapatkan pendapatan lain bermunculan. Bapak Tukang Parkir mungkin jadi gak dapet uang parkir, tapi dia jadi lebih mudah menerima jasa ojek online, dengan bertumbuhnya industri perdagangan online. atau misalnya tetap menjadi petugas parkir namun juga bisa sambil jualan pulsa handphone, karena tentunya permintaan pulsa akan meningkat pesat dengan banyaknya pengguna telekomunikasi online. Yang kita perlu lakukan adalah mempersiapkan kelompok-kelompok ini dalam menghadapi perubahan, misalnya dengan membekali mereka dengan pelatihan atau ketrampilan lain.

Tapi saya pribadi merasa, perkembangan bisnis online yang semakin pesat ini tetap tidak akanmenghilangkan kehadiran atau peran Toko-Toko offline. Sebab kebutuhan orang untuk melihat lansgung, mencoba pakaian sebelum dibeli, memilih barang dan melihat dari dekat akan selalu ada. Sehingga toko-toko offline tersebut pasti akan tetap mempertahankan keberadaannya, hanya saja di era yang lebih praktis dan cepat ini mereka juga tertantang untuk melengkapi diri dengan fasilitas online yang memudahkan pelanggannya untuk melakukan transaksi secara online.

 

LUCKY STUDENTS Di 10 Menit menjelang berakhirnya kelas, saya membagikan souvenir kepada peserta yang hadir, diantaranya

Untuk Vivien Sarkany, mahasiswi dari Hungaria ini menampilkan karikatur suasana kelas yang sangat cantik untukmengabadikan kegiatan kita dihari ini.

selain itu souvenir juga kami bagikan untuk mahasiswa dari  Thailand, Ekuador dan Filiphina. Duh bener-bener lintas dunia banget yaa pesertanya. Jadi berasa kaya lagi ada di Dubai International Airport hihihihihi…

Jelas kesempatan ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya pribadi. sampai jumpa di kesempatan lainnya yaaaa (kie)

Bagikan tutorial melalui

Nov 03

Seminar & Workshop Nasional Teknik Industri UPN “Peranan Industri Kecil dalam Kemandirian Bangsa”

WORKSHOP MEMBUAT BUSINESS PLAN Kalau biasanya saya diundang untuk mengisi workshop merangkai aksesoris, kali ini Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Surabaya, mempercayai saya untuk mengisi kelas Workshop membuat Business Plan. Di kesempatan berharga ini saya akan berbagi pengalaman dengan 300 mahasiswa dan tamu umum yang menghadiri acara ini,  berdasarkan pengalaman yang telah saya lalui selama hampir 10 tahun terakhir menjalankan Koleksikikie.

Acara ini berlangsung pada Hari Kamis 3 November 2016 bertempat di Balroom Hotel Oval Surabaya. Saya mendapatkan kesempatan terakhir untuk mengisi acara setelah sebelumnya dibuka dengan sesi Bedah Buku dari Profesor Dr Eryatno MSAE, Guru Besar IPB dan sesi Seminar Usaha dari Mas Hendi Setiono, CEO Kebab Baba Rafi yang telah di franchisekan hingga ke manca negara. Di sesi workshop ini, saya mengajak semua peserta untuk terlibat langsung dalam proses membuat bisnis plan mereka. Mulai dari menentukan ide bisnis, menyusun strategi bayangan, hingga membuat rencana kerja yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

MEMBUAT BISNIS PLAN YANG LEBIH PERSONAL Pengalaman saya dalam menjalankan usaha ini, telah membuka peluang saya untuk bertemu dengan banyak pribadi-pribadi menarik yang menginspirasi. Pengalaman usaha dan Perjumpaan dengan orang-orang ini pada akhirnya mengajak saya pada sebuah kesimpulan, bahwa sejatinya sebuah bisnis plan akan berhasil dengan baik saat berhasil selaras dengan jati diri dari pemilik usaha.

Berdasarkan pemahaman ini, di awal proses pembuatan bisnis plan, hal pertama yang saya lakukan adalah mengajak para peserta untuk lebih dalam mengenali dirinya sendiri, hal-hal yang mereka sukai, teman-teman yang ditemui, serta bagaimana mereka telah memberikan warna yang diingat oleh orang-orang yang mengenalnya dengan baik. Kemampuan mengenali diri ini pada akhirnya akan membantu kita untuk mengetahui apa sebenarnya definisi sukses yang kita harapkan dan impikan.

MERENCANAKAN BISNIS = MERENCANAKAN SUKSES (YANG KITA INGINKAN) Bisnis yang sukses menjadi tujuan semua pengusaha saat memulai bisnisnya. Tapi bila pertanyaannya digali lebih dalam “Sukses yangbagaimana sih yang dicita-citakan dan diharapkan?” tidak semua orang lho mampu dengan baik menceritakan “sukses” yang sesuai dengan keinginannya. Buat A bisa menjual produk senilai 1 juta rupiah adalah sebuah kesuksesan, tapi buat B dia merasa sukses bila berhasil melakukan penjualan senilai 50 juta rupiah.

Membuat Bisnis Plan akan membantu kita merencanakan sukses yang kita impikan. Dan akan lebih baik lagi apabila yang kita kerjakan saat ini adalah bisnis/usaha yang memang kita sukai. Karena menyukai suatu hal, akan membuat kita secara sukarela mencari tau lebih banyak tentang hal tersebut, kemauan terus belajar dan mencari tau akan menjadikan kita tenaga profesional yang menguasai segala hal tentang apa yang kita sukai tersebut. Saat kita mampu dengan baik mewakili bisnis kita, rasa percaya orang akan tumbuh semakin kuat dan pada akhirnya meningkatkan sales, serta tentu saja profit pada bisnis.

Namun di masa ini, kadang uang sudah bukan lagi menjadi satu-satunya hal yang menjadi sumber kepuasan. Beberapa orang justru merasa lebih puas saat produknya dikenal banyak orang, “Margin keuntungan gak harus besar, yang penting produk bisa terjual banyak dan menjangkau kelompok yang lebih luas”. Ada juga yang merasa bahagia saat produk yang dijual terbukti mampu memberikan pengaruh pada masyarakat dan membawa nilai positif pada kelompok yang lebih luas “Saya bahagia kalau usaha les-les an yang saya kelola ini bisa menghasilkan lulusan2 SMA dengan nilai ujian yang baik, sehingga membuka peluang mereka pada masa depan yang lebih cemerlang” Ida – salah satu pemilik lembaga bimbingan belajar di Surabaya.

Saya sendiri menempatkan bisnis saya sebagai suatu hal yang penting, namun keluarga masih selalu menjadi prioritas utama. Maka ketika putri saya meminta saya untuk ‘mbolos’ kerjadan menemaninya lomba di sekolah, saya akan memilih untuk hadir menemani Kaylila. Maka bisnis yang sukses buat saya, adalah bisnis yang bisa saya kelola dari mana saja. Keuntungan dalam bisnis penting, namun saya lebih mengharapkan bisa memiliki waktu yang fleksibel untuk menjalankan pilihan-pilihan di hidup saya. Itulah mengapa saya memilih format online untuk bisnis koleksikikie.

BISNIS PLAN MEMBUKA PELUANG LAHIRNYA WIRAUSAHA MUDA POTENSIAL Dalam sesi workshop selama 2 jam, dengan durasi materi di 60 menit pertama, ternyata berhasil memunculkan bakat-bakat pengusaha muda yanga kan mengharumkan bangsa. Salah satu peserta yang hadir siang itu adalah Abdul Kadir, Mahasiswa semester 1 Teknik Industri UPN ini, tampil  menyampaikan rencana bisnisnya secara sistematis di depan audience yang hadir

Dalam presentasi singkatnya ini, Abdul Kadir berencana membuka sebuah Kafe yang menyediakan menu makanan dengan harga terjangkau. Kafe ini tidak hanya bermisi mencari keuntungan saja, namun juga diharapkan mampu membantu menyediakan makanan gratis bagi kelompok yang membutuhkan. Untuk menarik pelanggan-pelanggan yang ditargetkan adalah mahasiswa & pelajar, Kadir berencana menciptakan menu makanan dengan nama-nama yang menarik dan variatif, sehingga menimbulkan keinginan pengunjungnya untuk mencicipi hidangan yang disediakan. Dalam Bisnis plan-nya kadir menyusun target untuk bisa melakukan penjualan minimum senilai 10 juta dalam satu bulan, dan mendapatkan penghasilan bersih bulanan 5 juta rupiah. Luar biasa lhoo, Kadir sudah dengan mantap dan percaya diri memberikan angka yang akan dia perjuangkan untuk bisa dihasilkan setiap bulan. karena kadang, setalh kita menjalankan usaha bertahun-tahun, kalo ditanya berapa uang dari bisnis yang bisa dipakai untuk kebutuhan kita sebagai pribadi, gak semuanya lho berani menyebutkan angka pasti hihihihihi… *curhat ceritanya

Presentasi lain yang tak kalah menarik disampaikan oleh Yusuf Drajat, mahasiswa yang juga maish duduk di semester 1 ini menyampaikan poresentasi bisnis tentang Kafe, yang mana Kafe ini nantinya dinamai “BEKAS KAFE”. Pemilihan nama “Bekas Kafe” ini tentu saja bukan tanpa alasan, nama ini dipilih berdasarkan hobi yang dimiliki Yusuf dalam mengubah barang bekas/vintage, menjadi barang unik yang menarik dan dapat dimanfaatkan lagi secara ekonomi. Misalnya Yusuf pernah mengubah potongan celana jeans yang kepanjangan, menjadi dompet jeans yang unik dan hanya ada satu-satunya di dunia.  Di Bekas Kafe nanti, yusuf akan mengisi dekorasi ruangannya dengan barang-barang bekas yang berhasil digunakan ulang sehingga tampak menarik. Di kafe-nya nanti, Yusuf tidak hanya akan menyediakan makanan danminuman dnegan harga terjangkau, namun juga mengedukasi dan mengajak pengunjung untuk memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah, kepada pengunjung setianya Yusuf akan berbagi pengalaman cara mengolah barang bekas.

Pemahaman tentang konsep bisnis yang ingin dilakukan, menurut saya merupakan tahapan yang cukup tinggi untuk bisa dikuasai oleh seorang calon pengusaha. Bahkan kalau mau diingat lagi, saat saya dulu memulai koleksikikie, saya belum pernah membayangkan konsep bisnis bagaimana yang akan saya jalankan. Baru di tahun ketiga, saya bisa bisa menjelaskan dnegan baik nilai-nilai yang dimiliki koleksikikie, visi misi yang ingin dicapai serta rencana pengembangan usahanya. Andai saja saya bisa memulai bisnis dengan konsep yang matang, maka bukan tidak mungkin percepatan penghasilan bisa saya alami lebih dulu. Atau istilahnya, gak harus nunggu 10 tahun untuk bisa mendapatkan angka penghasilan yang saya miliki saat ini hehehehee…..

Maka saya sangat optimis, dengan ketekunan dan kerja keras.. adik-adik mahasiswa yang telah memahami dengan baik konsep bisnis yang akan dijalankan ini bisa meraih apa yang dicita-citakan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan kami-kami pendahulunya.

INOVASI MUNCUL DARI KEMAMPUAN MENGENALI DIRI & BISNIS Sebelum kelas berakhir, ada satu pertanyaan yang menarik yang disampaikan oleh peserta seminar “Kenapa di kertas kerja business plan nya ada satu halaman ttg diri kita mbak? Apa korelasi antara menulis ttg diri kita  dengan keuntungan ? bukankah di era yang cepat ini lebih penting memiliki inovasi, kalaupun kita tidak mampu melakukan kita bisa mencari tenaga ahli untuk membantu ide tersebut ”

Menurut saya, semakin kita mampu mengenali siapa diri kita, semakin mudah pula kita menentukan target yang ingin dicapai. Saat menyusun target, beberapa orang cenderung hanya berfokus pada angka keuntungan yg bisa dihasilkan. Walaupun hal itu penting, tapi saya percaya bahwa kebahagiaan dalam berbisnis tidak hanya selalu ttg mencari untung yg sebesar-besarnya. Ada yang ingin bisnisnya untung besar, tapi yang lain merasa lebih puas saat dikenal lebih banyak orang. Beberapa orang yang fokus pada keuntungan, kadang terjebak untuk terus menerus mengejar “untung” tapi gak sempet menikmati. Tentunya kondisi seperti ini juga bukan sesuatu yang kita harapkan.

Itulah kenapa menurut saya sangat penting untuk memilih usaha yang kita sukai. Dengan menyukai apa yang kita kerjakan, kita akan berusaha terus menerus mempelajari dan mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan bisnis tersebut. Dengan menjadi pengusaha yang bahagia menjalankan bisnis yang disukai, kita akan menjadi pribadi yg tangguh dan tidak gampang menyerah meskipun harus berjuang menghadapi masa-masa yang sulit. Kelompok ini tidak akan gampang tergiur pindah menekuni bisnis yang berbeda, hanya karena gambaran keuntungan yang lebih besar.

Saya juga sangat setuju bahwa Inovasi merupakan hal yang sangat penting. Kapan inovasi ditemukan? kalau kita menjadi ahli atas bisnis yang kita tekuni, semakin kita banyak mempelajari dan mengenali bisnis, kita bisa dengan baik menemukan ide-ide baru yang memudahkan customer. Mengundang ahli bisa menjadi alternatif, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka alangkah baiknya bila kita menjadikan diri kita sendiri ahli, untuk bisnis yang kita jalankan, sehingga kita bisa menemukan inovasi2 terbaik untuk memajukan usaha kita.

Yang perlu dipahami dan diingat, sesuatu yang baru memang akan menarik minat orang, namun jangan sampai inovasi  yang dilakukan mengaburkan jati diri kita yang sesungguhnya. Perubahan yang terlalu sering membuat orang susah mengingat brand kita. Maka berinovasipun harus mempertimbangkan waktu yang tepat.

Terimakasih Teknik Industri UPN 

Bagaimana Menjaga Bisnisnya tetap berjalan dalam jangka waktu lama mbak? Sebenarnya ada banyak faktor ya yang harus dipertimbangkan dan terlibat dalam proses bertahan itu. Istilahnya, butuh keberanian untuk memulai sebuah bisnis tapi harus ada banyak kerja keras untuk membuat sebuah bisnis tetap ada. Tapi menurut saya, satu langkah pasti yang bisa dilakukan adalah dengan menghadirkan bisnis yang bermanfaat bagi orang banyak. Karena saya percaya, sebuah usaha yang mampu memberi nilai positif bagi orang banyak, akan dijagain sama banyak orang juga hihihihi… Sehingga rangkaian kerja kerasnya tadi, bisa terasa lebih ringan.

Terimakasih banyak UPN untuk sesi sharing yang luar biasa ini. Kesempatan diskusi dengan pribadi-pribadi yang berfikir kritis selalu membantu saya belajar lebih banyak untuk memahami diri saya dan apa yang menjadi pemikiran-pemikiran saya selama ini. Semoga manfaat yang sama besarnya juga dirasakan oleh peserta-peserta seminar hari ini yaaa (Kie)

Bagikan tutorial melalui