Archive for the ‘Meronce Manik’ Category

Feb 13

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Aksesoris 2016

LOMBA DESAIN AKSESORIS 2016 – MENGINSPIRASI MELALUI KARYA AKSESORIS

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh pengrajin aksesoris rumahan adalah keterbatasan stok bahan baku yang tersedia dengan harga terjangkau dan mudah digunakan. Terus terang, saya pun masih menghadapi permasalahan ini dalam proses produksi aksesoris-aksesoris di Koleksikikie.

Berangkat dari permasalahan yang banyak dihadapi oleh teman-teman seperjuangan inilah, daur ulang menjadi tema yang menarik sekaligus menantang untuk saya angkat sebagai Tema Utama dalam Lomba Desain Aksesoris 2016 kali ini. Tujuannya tentu saja, mengajak lebih banyak pemilik ide-ide kreatif di bidang aksesoris, untuk bisa lebih jeli melihat potensi bahan baku yang ada di sekitar kita. Mengolah yang tampak seperti limbah, menjadi aksesoris yang indah. Hal ini jugalah yang ternyata menjadi perhatian utama para Juri yang tergabung dalam Tim Penilai di ajang Lomba Desain Aksesoris 2016 ini, Peserta-peserta yang mampu menampilkan karakteristik bahan daur ulang dengan kuat pada karyanya mendapatkan kesan tersendiri di hati Dewan Juri.

Vika Wisnu, Penulis yang juga Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus Surabaya menyampaikan apresiasi pada karya-karya peserta yang masuk sebagai Grandfinalis di Lomba ini. Menurut Vika yang dalam kesehariannya dekat dengan dunia budaya dan juga pecinta seni, sebuah karya akan menjadi bernilai tinggi saat mampu memberi cerita. Kemampuan bercerita ini tidak harus ditulis secara deskriptif, namun bisa dilakukan dengan pilihan bahan, komposisi desain aksesoris, juga pilihan warna yang digunakan dalam proses pembuatan karya. Tak heran bila dalam proses penjurian ini, Vika menyukai desain-desain aksesoris yang berani dalam berekspresi.

Melengkapi opini Vika, Desainer Aksesoris Kiki Adiwijaya, berpendapat bahwa Karya yang baik juga harus mampu mempertimbangkan efisiensi waktu dan biaya dalam proses pembuatan karya aksesoris. Bahan yang mudah didapatkan sebenarnya bisa memiliki keunikan yang tinggi bila diberi nilai tambah, seperti penggunaan bahan baku kertas atau botol lotion, akan terlihat jauh lebih menarik dan unik bila pada permukaannya diberi corak dan tekstur warna khusus. Bentuk manik-maniknya pun bisa dibuat lebih beragam dengan pola yang lebih variatif. Detail-detail tambahan ini menurut seniman aksesoris yang karyanya sudah mendunia ini, justru memiliki potensi lebih besar untuk terus dikembangkan, terutama bila dibandingkan dgn penggunaan bahan yang relatif sulit ditemukan dan membutuhkan proses finishing yang lebih rumit.

Saya sendiri merasa sangat terharu, ketika beberapa peserta lomba secara pribadi menyampaikan bahwa aksesoris yang disertakan dalam lomba ini meiliki peminat dan telah laku terjual. Artinya potensi penggunaan bahan baku daur ulang ini sangat besar untuk bisa terus dikembangkan. Dan Koleksikikie merasa sangat berbangga, bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan karya-karya kreatif dari para crafter ini kepada masyarakat luas khususnya pembaca blog koleksikikie.

– PROSES PENILAIAN OLEH TIM JURI

Setelah melewati proses penilaian yang cukup rumit dan berliku dengan mempertimbangkan aspek penilaian yang sangat beragam, yakni : – Kesesuaian Dengan Tema (Persentase Penggunaan Material Daur Ulang dalam desain yang dilombakan). – Keindahan Desain Aksesoris (Kesesuaian pemilihan desain, komposisi bahan dan padu padan warna dalam menghasilkan keserasian) – Originalitas Desain (Keunikan ide dari karya yang dihasilkan para peserta) – Teknik Pembuatan (Tingkat Kerumitan proses pengolahan bahan daur ulang hingga menjadi aksesoris) – Tampilan Saat Dikenakan (bagaimana aksesoris terlihat nyaman dan menarik saat dikenakan) – Kualitas Fotografi (kejelasan detail produk yang dilombakan) – Narasi yang menceritakan desain aksesoris. (Tulisan yang mendeskripsikan produk dan bagaimana bahan daur ulang digunakan dalam karya tersebut) – Nilai Ekonomis (apakah produk memiliki daya jual, yang menarik pecinta aksesoris untuk membeli dan memakainya)

Dan melalui tahap penilaian yang dilakukan oleh Tim Juri (yang sesuai urutan abjad) terdiri dari : 1. Ibu Hertati Natasuminta Seorang Dokter yang mencintai berbagai seni craft dan sudah membawa karyanya ke berbagai pameran di dalam dan luar negeri 2. Kiki Adiwijaya, seniman aksesoris handmade yang bersama karya-karya indahnya BorneoQueen Part II sudah go international 3. Rama Budisetyo founder SLVR International Clinic dan SLVR Fashion pengamat trend fashion. 4. Vika Wisnu Dosesn dan penulis yang mencintai seni dan budaya Indonesia 5. Bapak Yohanes Leabrante pemilik Pvlgatori Kotamera dan founder komunitas Wiring and Beading

Berikut ini, disepakati dan diputuskan Nama-Nama Pemenang Lomba Desain Aksesoris 2016

1. JUARA FAVORIT PILIHAN PEMBACA

2. JUARA DESAIN TERBAIK

3. JUARA DESAIN TERPUJI

Dengan Demikian maka Karya Favorit berhak mendapatkan satu set Tang

Karya Terbaik berhak mendapatkan satu buah handphone android Lenovo K-5

Karya Terpuji berhak mendapat satu buah bros cantik dari beadsndesign craft by Hertati Natasuminta

serta voucher belanja masing-masing Rp 100.000, untuk 5 karya terpuji 1-5 dari Koleksikikie, (mohon kepada para pemenang untuk dapat melakukan konfirmasi alamat pengiriman via email koleksikikie@gmail.com )

Menurut Bapak Yohanes Leabrante, Karya-karya yang menjadi peserta dalam lomba ini telah berhasil mewakili keragaman aksesoris Indonesia. Keragaman ini tidak hanya terbatas pada bahan, namun juga teknik-teknik pengerjaan yang dilakukan untuk menghasilkan sebuah karya yang menarik. Untuk itu ke depan sangat penting bagi para crafter bisa terus mengasah diri dan kemampuannya, tidak hanya melalui ajang lomba seperti ini, namun bisa secara mandiri menantang diri sendiri untuk terus berkembang dan maju, apapun kendala yang dihadapi.

Sependapat dengan hal tersebut, Ibu Hertati Natasuminta juga memberi apresiasi kepada para peserta yang secara kreatif bisa melihat potensi dari bahan-bahan yang ada di sekitarnya. Namun menurut Perempuan yang aktif menggeluti bisnis aksesoris sejak tahun 1997 ini, sangat penting bagi para seniman aksesoris untuk memiliki mental baja dan semangat pantang menyerah. Kecenderungan yang beliau temui selama 10 tahun belakangan ini, “Banyak  dari teman2 yg jatuh bangun dalam “mengelola” bisnis perhiasan kawat ini, penyebabnya banyak….  Namun salah satu yang paling sering dijumpai membuat perhiasan seringkali lebih mudah dari pada menjual” Untuk itu, dalam proses pembuatan karya, bukan hanya bagus dan indah yang harus dipikirkan, tapi juga bagaimana akseosris itu nyaman digunakan, dan memiliki daya jual yang bisa diserap pasar. Dan hal ini hanya bisa tercapai ketika pengrajin bisa mengenali dnegan jeli keunggulan karyanya, dan bagaimana hal itu bisa memberi nilai tambah pada pengguna aksesoris yang dia buat.

Sekali lagi selamat untuk para pemenang, untuk pencapaian yang telah diraih setelah serangkaian proses kerja keras yang dilakukan. Sampai jumpa lagi tahun depan ya sahabat

Bagikan tutorial melalui

 

Nov 12

Serunya Membuat Bros, Bersama Ibu-Ibu Dharma Wanita ITS

Hari jum’at kemarin, memenuhi undangan Mbak Dewi, mama sahabatnya Dimas di sekolah, saya menghadiri arisan Ibu-Ibu Dharma Wanita ITS. Beliau-beliau yang hadir dalam arisan ini adalah para istri dari dosen-dosen ITS yang tergabung dalam kelompok Dharma Wanita. Setiap bulan, secara rutin berjumpa untuk mengadakan arisan, sebagai wadah untuk dapat terus bersilaturahmi. Tidak hanya itu saja, setiap arisan ternyata ada sesi untuk belajar hal baru, agar dapat terus menambah ilmu dan memperluas ketrampilan yang dimiliki. Minggu ini materi yanga kan sama-sama dipelajari adalah membuat bros dari bahan manik-manik bersama koleksikikie.

deg-deg an duduk di damping Ibu Dekan hihihihi

Acaranya berlangsung di Gedung Fakultas Teknik Fisika, karena Gedung Dharma Wanita saat ini sedang digunakan untuk kegiatan siswa-siswa TK. Dulu pas masih kuliah, saya sering main ke kampus ITS. tapi setelah 10 tahun lewat (beberapa tahun hihihihi), ternyata sekarang kampus ITS semakin bagus dan luas ya. Kalau saja gak di arahkan sejak dari Pintu Masuk Depan, pasti deh kesasar… hehehehe

Acara dimulai tepat pukul 10.00, namun kami sudah di lokasi setengah jam sebelumnya. Tentu saja agar bisa terlebih dahulu mempersiapkan materi yang akan dibawakan, serta tentu saja menggelar dagangan (eeaaaa…. hehehehehe). Membawa beraneka ragam produk aksesoris jadi saat melakukan pelatihan, akan membantu calon peserta (khususnya yang belum pernah membuat kerajinan dari bahan manik-manik) untuk lebih mudah membayangkan, jenis-jenis aksesoris apa saja yang bisa dikreasikan dari bahan manik-manik. Dan tentu saja, dengan membawa aksesoris jadi seperti ini, kemungkinan produk kita akan terjual juga lebih besar yaaa… tetap optrimis selalu hahahaha

Dek Lutfi, langsung bahagia banget kayanya begitu ada banyak ibu-ibu yang datang ngeliat langsung nanya harga hihihihi

Materi yang saya bawakan dalam kelas kali ini, adalah materi dasar untuk tingkat pemula yakni : Membuat Bros Wire Mutiara. Dan karena sifat pelatihannya berupa demo, di kesempatan ini hanya ada 6 orang ibu-ibu yanga kan praktek langsung membuat bros bersama koleksikikie. Nantinya diharapkan, kepada 6 orang ibu-ibu yang menjadi perwakilan dari masing-masing Fakultas ini, dapat mentransfer ilmunya kepada kelompok masing-masing. Dengan demikian akan tercipta suasana saling asah asih asuh diantara para anggota, yang menjadi salah satu misi Dharma Wanita.

Kepada masing-masing perwakilan yang datang, saya siapkan satu paket bahan untuk membuat aksesoris, tutorial, serta tang set isi 5 sebagai peralatan dasar yang dibutuhkan dalam membuat beragam jenis aksesoris. Ini dia beberapa foto selama acara workshop berlangsung.

Meskipun hanya ada 6 yang praktek langsung, namun anggota kelompok yanghadir juga giat membantu proses pembuatannya lho… Deang serius Ibu-Ibu ini mengikuti instruksi cara menguwer2 kawat hingga berubah menjadi bros-bros yang cantik. Jadi ikut semangat melihat bagaimana ibu-ibu ini dengan giat mencoba. Pada kesempatan ini saya juga menceritakan sedikit perjalanan koleksikikie, dari yang dulunya cuma bikin di meja belajar, belanja dengan modal 300ribuan, bertahap hingga punya toko online dan akhirnya bisa menjual bros-bros ini secara rutin ke negara-negara tetangga. Bekal ketrampilan ini, meskipun terlihat sederhana, namun saat ditekuni dengan sungguh-sungguh, akan bisa mendatangkan penghasilan yang dapat  membantu perekonomian keluarga. Pemberdayaan Perempuan juga merupakan salah satu misi Dharma Wanita, dalam mengoptimalkan dan membina bakat kemampuan yang dimiliki para anggota.

Ingin mengundang Koleksikikie dalam acara arisan atau pertemuan kelompok perempuan yang sahabat adakan? Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami melalui email saya koleksikikie@gmail.com Kami akan membantu memberikan pelatihan membuat manik-manik sesuai anggaran yang dimiliki, jadi kalau biasanya kursus privat di Workshop Koleksikikie kita dikenakan biaya Rp 200.000-250.000/orang untuk satu materi,  misalnya anggaran yang dimiliki hanya 50.000 per orang kami akan bantu untuk membuat penawaran pelatihan yang telah disesuaikan dengan anggaran kelompok ibu. Nantinya disampaikan saja di email kepada kami, kapan tanggal pelaksanaan acaranya, dimana diadakannya, dan pelatihannya akan diadakan untuk siapa saja (usia, jumlah orang, apakah pernah membuat ketrampilan serupa sebelumnya, ataukah masih barua kan belajar membuat) agar kami dapat menyesuaikan pilihan materinya dengan calon peserta yang hadir.

Dengan lebih banyak perempuan yang mengenali bagaimana proses membuat manik-manik menjadi aksesoris ini, besar harapan saya pribadi, industri kerajinan aksesoris ini akan bertumbuh semakin pesat. Karena mimpi besar dibangunnya kan dari yang kecil-kecil yaaa hihihihi…. semoga semakin banyak industri rumahan yang dikelola oleh para peserta pelatihan saya, tumbuh dan berkembang pesat agar mampu mendukung kemandirian perekonomian bangsa kita. Amiiiennnn

Tak lupa di akhir acara, kami pun selfie dan foto bersama… yah walaupun personil yang hadir sudah tak lengkap lagi yaaa, tapi foto-foto harus tetap jalan hihihihihihi….

 

 

sampai jumpa di workshop lainnya ya sahabat (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

 

Nov 09

WORKSHOP MINGGU KREATIF : Membuat Bros Dagu Mini

WORKSHOP MEMBUAT BROS DAGU MINI Di Bulan November 2016 kali ini, event workshop Minggu Kreatif yang diadakan Koleksikikie, mengambil tema “Membuat Bros Dagu” Bros berukuran mini yang bisa dirangkai menggunakan aneka ragam bahan manik-manik.

WORKSHOP GRATIS MENGAJAK PARA IBU DAN REMAJA PUTRI KREATIF dengan MANIK-MANIK Bertempat di Kebun Bibit Wonorejo II, Belakang STIKOM, Surabaya. Workshop ini terbuka bagi semua pengunjung yang datang di Kebun Bibit. Pada pelaksanaan workshop merangkai manik-manik ini, peserta yang hadir tidak dipungut biaya sama sekali dan bisa membawa pulang hasil karyanya.

Program ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kampanye Gerakan Aksi Kreatif yang dilaksanakan oleh koleksikikie.com sejak bulan lalu, dalam kampanye ini kita berusaha memperkenalkan berbagai alternatif kegiatan kreatif yang bisa dilakukan perempuan, khususnya para Ibu dan Remaja Putri dengan menggunakan manik-manik.

Para peserta yang hadir umumnya belum pernah merangkai akseosris, dan hampir sebagian besar mengalami keraguan apakah bisa menyelesaikan proyek merangkai bros ini. Sangat menyenagkan sekali melihat ekspresi para peserta saat berhasil membuat bros karya meraka sendiri. Ini dia beberapa foto peserta yang sempat diabadikan selama workshop berlangsung :

YANG SERU DI WORKSHOP KALI INI Berbeda dari workshop sebelumnya, pelaksanaan workshop kali ini disiarkan secara live malalui Facebook LIVE berkat ide Dimas. Dimas menjadi kameramen yang men-shooting kegiatan workshop dan meng-uploadnya melalui facebook Live

 

type=2&theaterhttps://www.facebook.com/riski.hapsari/videos/vb.1301867874/10210952301265808/?type=2&theater

sehingga yang gak ikut datang pun bisa mengikuti kegiatan workshop melalui chanel video live ini =D makin canggih aja yaa teknologi masa kini

JANGAN LUPA IKUT WORKSHOP KITA BULAN DEPAN Ingin mengikuti kelas merangkai aksesoris yang kami adakan ini? Jangan Lupa untuk terus mengupdate informasinya di www.koleksikikie.com atau bisa juga melalui akun instagram kita @workshop.koleksikikie di setiap bulannya akan ada materi yang berbeda yanga kan kita bagikan kuntuk sahabat koleksikikie. Semoga dengan banyaknya ketrampilan yang kita miliki, semakin besar keinginan untuk mempraktekkannya dan siapa tau ketrampilan kecil ini bisa menjadi sumber pendapatan sampingan yang besar bagi keluarga kita yaaa… Amiiiennnn

Acara ini sendiri berlangsung berkat dukungan dan kerjasama yang luar biasa dari seluruh TIM Sukses Koleksikikie Ada Yunita dan Koma yang membantu saya dalam pelaksanaan workshop Lutfi, Nina dan Nikma yang membantu keliling kebun bibit, mensosialisasikan program belajar gratis ini kepada pengunjung yang hadir dan mengajak mereka yang ingin mencoba untuk ikut langsung praktek membuat bros bersama kami. Amal, mahasiswa PERBANAS yang sedang mengambilmagang dalam rangka program Hibah DIKTI dibagian perencanaan dan dokumentasi acara. Amal membantu saya merencanakan acara, mengurus perizinan pelaksanaan acara, survey lokasi sekaligus seksi dokumentasi. dan tentu saja yang terakhir ada Dimas, putra saya yang berusia 10 tahun yang membantu mengabadikan kegiatan ini dalam format video. Makasiiiih yaaa Dimassss. Sampai Jumpa di workshop bulan depan ya sahabat (kie)

Bagikan tutorial melalui

Oct 16

Macam-Macam Fungsi Ornamen Topi dalam Merangkai Aksesoris

Di artikel sebelumnya : https://blogkoleksikikie.wordpress.com/2016/10/15/manfaat-ornamen-topimangkok-u-manik-manik-i/  telah dibahas beberapa fungsi dari ornamen topi pada rangkaian manik-manik, artikel berikut ini menambahkan fungsi lain dari topi  FUNGSI DAN KEGUNAAN TOPI Ornamen topi memiliki beragam fungsi saat akan digunakan untuk merangkai aksesoris, diantaranya adalah : 1. Memperindah tampilan manik-manik dengan menambahkan ornamen topi, manik→ Baca selengkapnya

Jul 25

Membuat Liontin Batu Sendiri

Membuat Liontin Sendiri, Membuat aksesoris sendiri merupakan ketrampilan yang menyenangkan untuk dilakukan di sela-sela aktivitas padat kita. Selain bermanfaat sebagai hobi yang mendatangkan relaksasi, kegiatan ini juga bisa membawa nilai ekonomis tersendiri, apabila hasil karya yang kita buat bisa diperjualbelikan. Yuk belajar buat liontin kalungmu sendiri di rumah. Berikut ini tutorial→ Baca selengkapnya

Jun 08

Juni : Bros Batu Etnik Tetes Gantung

Bros Batu Etnik Tetes Gantung Bros-bros etnik di album  ini, dirangkai menggunakan bahan baku utama batu alam aneka ukuran, akrilik dan glassbead aneka ukuran dan warna. Untuk mempermanis tampilan bros, pada bagian bawah ditambahkan gantungan batu bulat 12mm. Bros ini dirangkai di atas plat/lempeng etnik bentuk tetes, menggunakan peniti panjang 3 cm. Dirangkai→ Baca selengkapnya

May 24

Mei : Bros Batu Bengkok

 Hai Sahabat…. Bros keranjang batu bengkok ini dibuat diatas sarangan bros 3 cm. Sarangan ini dilengkapi dengan klep penjepit pada keempat sisinya, sehingga tidak membutuhkan lem untuk merekatkan bros pada bagian berpeniti. Bagian tampilan belakang bros pun menjadi lebih kuat dan rapi. Bros cantik ini menggunakan bahan baku batu berbentuk→ Baca selengkapnya

Feb 24

Februari : Gelang Tali Batu

Kalau mau ngasih hadiah gelang untuk orang tersayang, kadang suka bingung juga ya menentukan ukuran besar lingkar tangannya. Umumnya wanita dewasa memiliki lingkar pergelangan tangan antara 17-19 cm. Namun tak jarang ada juga yang memiliki ukuran lebih kecil ataupun lebih besar dari range tersebut. Gelang Terbaru dari koleksikikie ini menggunakan→ Baca selengkapnya

Feb 16

Membuat Gelang Mutiara Sendiri

Membuat Gelang Mutiara Sendiri Yuk buat gelang mutiara air tawar sendiri di rumah, rasanya bangga dan istimewa deh kalau berhasil bikin sesuatu sendiri. Prosesnya sendiri hanya memakan waktu tak kurang dari 5 menit, cocok banget buat di praktekkan di rumah mengisi waktu senggang, atau mungkin untuk menyiapkan hadiah istimewa untuk→ Baca selengkapnya

Oct 05

Liputan Acara Workshop Basic Beading Bersama Koleksikikie

 Sabtu kemarin, bertempat di Heerlijk Library Cafe, Jln Menur Pumpungan 32 (Perpusda Jatim, sebelah STIESIA), Surabaya, berlangsung kelas basic merangkai manik-manik. Di kelas ini, peserta yang hadir diajak membuat bros manik-manik dengan sarangan. Sebuah teknik merangkai bros paling dasar, yang paling banyak divariasikan dan terjual di koleksikikie.

Setiap peserta yang hadir mendapatkan satu goodiebag dari koleksikikie, yang berisi paket bahan dan alat untuk praktek. Peserta yang hadir kali ini masing-maisng mendapatkan bahan-bahan membuat peniti dan bros cantik, sebagaimana berikut ini

Bahan-bahan ini bisa digunakan untuk membuat peniti hias dan bros batu donat. Yang mana hasil karya peserta bisa langsung dibawa pulang ke rumah. Dan walaupun hampir semua yang hadir belum pernah membuat bros pada sarangan, tapi semuanya berhasil membawa pulang peniti dan bros cantik hasil karya sendiri. Beberapa peserta yang hadir juga berhasil memvariasi juntai peniti hias yang dibuat, agar bisa digunakan juga sebagai gelang. Kreatif yaaa…

Di akhir kelas ini juga ada sharing tentang cara membuat perangkat studio foto sederhana untuk pemotretan di dalam ruangan. Bahannya juga relatif sederhana saja, yakni menggunakan lampu belajar, kardus yang salah satu sisinya di tutup kertas kalkir, lalu alas foto hias yang bisa diganti dengan perlengkapan lain yang tersedia di rumah kita. Dengan alat sederhana ini, kualitas foto yang dihasilkan bisa terlihat lebih menarik dan cantik

Yang paling seru dari acara belajar bersama ini tentu saja karena sepanjang acara kita bisa bertemu teman-teman baru, dapet ilmu baru, saling bertukar cerita dna pengalaman dari teman-teman yang memiliki hobi dan kecintaan yang sama pada dunia craft/kerajinan tangan.

 

sampai ketemu di workshop berikutnya ya sahabat ^_^ (kie)

Bagikan tutorial melalui