Archive for the ‘TANYA KIKIE’ Category

Jul 28

7 Tips Menulis Iklan di Internet ala Ibu-Ibu

“Mbak, Saya itu pengen bisa promosi dagangan saya biar banyak yang beli. Tapi suka ngerasa malu, takut dibilang pamer, apalagi kalo posting di sosial media”

Hari ini saya bertemu dengan Mbak Ninik, salah satu peserta di kelas Google WomenWill Surabaya, yang juga pemilik usaha Abon Sambal Klotok.  Keren lhooo… usaha yang dirintisnya dari rumah itu kini di pasarkan juga di berbagai outlet oleh-oleh Surabaya Patata milik artis Oki Setiana Dewi.

Tapi dalam kelas Pemasaran di Sosial Media kemarin, mbak Ninik cerita kalau kadang-kadang malu mau cerita tentang dagangan, karena takut dibilang riya… hmmm siapa sahabat koleksikikie yang pernah ngerasa kaya mbak niniek juga?

Ber-Dagang dan Ber-Iklan “Mbak Ninik, kamu gak sendirian mbaak!!” perasaan malu dan takut saat akan menawarkan dagangan kita ke orang lain adalah hal yang wajar dan sering terjadi, bahkan pada temen2 yang bisnis nya sudah berlangsung lama.

Alasan yang melatarbelakangi munculnya perasaan ini pun banyak – baru pertama kali jualan – belum pernah kenal yang mau beli – takut sama yang dipikirin orang dan macem-macem lainnya….

Apapun yang menyebabkan perasaan itu muncul kita harus memahami satu hal, bahwa : “memang ada hal-hal yang gak bisa kita kontrol dalam hidup ini, salah staunya ya apa yang ada di dalam pikiran orang lain yaa”…

Trus gimana donk? Alhamdulillahnya… kita bisa mengendalikan diri kita sendiri. Jadi daripada mikirin orang lain kok gitu? rasanya akan jauh lebih manfaat kalau kita mulai aja dengan mempersiapkan diri untuk bisa mempromosikan dagangan dengan baik, karena ber-iklan adalah kegiatan yang tidak lepas dalam berdagang.

Mengubah Persepsi Diri Kabar buruknya, sebesar apapun keinginan kita untuk berubah, akan sulit terjadi kalau apa yang kita pikirkan masih sama aja prend. Dalam buku legendaris karya  Stephen R. CoveyThe 7 Habits of Highly Effective People: Powerful Lessons in Personal Change yang pertama harus dilakukan adalah mengubah persepsi “Beriklan bukan Pamer!” “Beriklan Bukan Berarti Sombong”

Apa sih sombong itu? Saya ingat saat saya menanyakan pertanyaan ini, dalam sesi ngobrol sambil minum teh dengan suami … gara-garanya saya nyeletuk gini di awal percakapan kami “Kasihan lho ya orang yang dari lahir sudah kaya… bayangin kalau dari dulu dia tau nya kemana-mana naik mobil, trus di garasi adanya mobil yang seri paling bagus, trus dia ke sekolahan anaknya naik mobil itu, trus tiba-tiba dibilang orang sombong… Ih jemput sekolah aja naik Alphard, lha ya tapi gimana kalo mobil yang bisa buat jemput anaknya cuma itu”

Kalau kita mau bayar beli gorengan 3.000, trus bayar pake uang 100.000 apa ya sombong? lha padahal duit yang ada di dompet cuma selembar itu. Pusing kan gaesss… hihihihi

Trus suami saya bilang hal yang menurut saya bagus banget dan terus keinget sampai sekarang.. “Sombong itu bukan tentang diri kita sendiri, tapi waktu kita menunjukkan sikap mengecilkan orang lain. Kalau saat kita  melakukan sesuatu, trus ada orang yang ngerasa minder, lalu mungkin tanpa sadar jadi muncul rasa iri di hati nya, ya sebenernya bukan sombong ya”

Tips Menulis Iklan di Internet Buat para ibu-ibu teman seperjuangan berdagang online, Saya kira beberapa hal berikut ini bisa kita jadikan panduan untuk menulis iklan dan mempromosikan dagangan kita di internet

1. Jujur Apapun yang kita ceritakan tentang produk kita, berusahalah untuk berpegang pada kebenaran karena hal ini akan membuat kita merasa tenang. Daripada bilang “Senengnya bros-bros di gambar ini sudah laku dibeli orang lhooo (padahal aslinya belum ditransfer)”   akan lebih baik kalau redaksi kalimatnya diganti jadi “Siap kirim, bros-bros cantik yang baru jadi kemarin… banyak yang suka lho sama produk ini, pilihan warnanya sangat beragam, kontak kita ya buat pemesanan”

2. Pastikan Kita menyukai apa yang kita Jual Pengalaman bahagia saat memakai produk yang kita jual, akan membuat kita lebih mudah bercerita dengan sepenuh hati. Kalau kata teman-teman yang sukses di bisnis MLM, jangan jualan deh kalo kita sendiri gak pake produknya… “Gimana bisa bikin orang lain percaya, kalo kita sendiri gak yakin sama apa yang kita jual”

Pasang foto artis yang lagi make dagangan kita itu keren, tapi dari survey kecil-kecilan yang saya lakukan ternyata teman-teman yang kenal kita, akan jauh lebih tertarik buat membeli saat melihat kita terlihat pede memakai produk tersebut. Makanya jangan heran, kalo pas jaga bazar orang lebih suka nawar barang yang lagi kita pake, padahal yang dijejer buat dijual lebih banyak hihihihi…

3. Jelaskan Produk Kita ditujukan untuk Siapa Pahami bahwa sesungguhnya istilah “Jelek dan Bagus” itu hal yang sangat relatif ya, misalnya : saat ingin menjual baju model terbaru daripada hanya bilang “Baju ini bagus banget lho” akan sangat baik kalau kita bisa tambahkan keterangan yang lebih detail saat beriklan “Terusan warna hijau lime ini bagus lho kalau dipakai buat arisan, warnanya segar dan ceria, padukan dengan kepatu keds warna putih agar serasi dengan motif bordiran bunga putih yang ada di lengan baju ini” Orang yang sedang cari baju buat arisan, dan punya sepatu putih akan lebih berkeinginan untuk membeli karena merasa sesuai dengan keterangan yang kita berikan dalam iklan.

4. Awali dengan Niat Membantu OrangIya sih, kita jualan barang dagangan kita, kalo laku yang bahagia kita. Tapi akan lebih menyenangkan lagi, kalau saat terjual, yang beli bisa ngerasa ikutan senang ya… Nah kenapa pembeli bisa merasa senang? Karena kita bisa membantu menyelesaikan masalah mereka…

Daripada mikirin ongkos kirim yang mahal karena sekarang kita tinggalnya di kota kabupaten, trus belum mulai iklan sudah pesimis duluan dengan bilang “Susah nih jualan kalo dari kota kecil gini, orang gak mau bayar ongkirnya yang mahal” Kenapa kok kita gak fokus sama bantuan yang bisa kita berikan ke orang tersebut, “Tas rajut keren ini bisa dikirimkan ke seluruh pelosok Indonesia lho, jadi gak harus repot cari ke Mall, atau dateng jauh-jauh ke kota kami… tinggal kirim pesanan yang diinginkan ke kita, kami pun siap mengirimkan kemana saja”

Tetep sama-sama dikirim dari jauh kan ya dan bayar ongkirnya juga sama tapi orang yang jatuh cinta sama karya rajutan kita tadi, akan lebih sepat memutuskan untuk membeli, saat mendapatkan informasi bahwa barang yang diinginkan bisa dibeli secara online. Karena sama seperti “Bagus dan Jelek” tadi, “Murah dan Mahal” juga hal yang sangat relatif bagi setiap orang.

5. Fokus pada Nilai Lebih/Manfaat 

Sudah sewajarnya bahwa setiap produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan ya. Ketika bahan yang dipakai bermutu tinggi harga jadi lebih mahal. Saat produk yang dijual dibuat secara handmade, waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi jadi lebih lama.

Sebagai pedagang, kewajiban kita adalah mengenali produk dan menemukan keunggulannya. Sesuatu yang bikin orang seneng sama hal itu. “Gapapa mbak bikinnya agak lama, tapi kalo kalung ini cuma satu-satunya aja, saya mau nunggu sampe jadi” “Sebagai ibu saya pengen keluarga saya sehat, gapapa mahal sedikit yang penting kue nya gak pake pengawet mbak… trus gulanya juga aseli kan ya?”

Nah sayang disayang, meskipun kita bikin sendiri, kadang kita gak tau lho apa keunggulan barang yang kita buat, saat kita gak pernah mikirin hal itu… Perlu waktu dan hati yang tenang buat bisa mengenal dengan baik produk yang kita jual. Akan sangat baik juga kalau kita bisa melibatkan orang lain yang mengenal produk kita (karyawan, pelanggan, keluarga) untuk bisa ngasih masukan, hal apa yang menurut mereka keren dari dagangan yang kita jual, agar kalimat yang kita buat saat beriklan bisa lebih tepat sasaran.

6. Hindari Men-Jelekkan Produk Lain Produk yang kita jual bagus, tapi hindari rencana menjelekkan produk lain. Walaupun saya sangat yakin sih gak ada teman yang merencanakan untuk njelekin produk “toko sebelah” yaaa… cuma kadang tanpa sadar kita bisa kepancing euy, alias gak sengaja keucap gitu lho prend…

misalnya waktu ada pelanggan nanya “mbak saya pernah beli jilbab gini di mall, tapi bahannya kok licin gitu ya mbak, susah dibentuknya” daripada kita jawab “wah pasti itu pake bahan yang murah mbak, kalo bahan yang kita pake ini bagus banget mbak”

akan lebih bijaksana kalo kita bisa bilang “Kalau saya make jilbab ini, innernya saya kasih yang bahan kaos dulu mbak, jadi nanti jilbabnya bisa lebih rapi saat dipakai. Trus bahan yang kita punya ini juga adem, dan warnanya kan mengkilap mewah gitu mbak… cocok buat dipakai ke kondangan”

7. Tambahkan Cara Pemesanan di Akhir Kalimat Untuk tujuan terjadinya penjualan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, jangan lupa untuk menambahkan cara pemesanan dalam setiap iklan yang kita buat. Karena satu dua kali saya melihat postingan yang menarik di internet, tapi pas mau pesen bingung sendiri, habis gak ada keterangan sama sekali tentang gimana cara pesan barangnya.

Agar peluang datangnya rezeki ini tidak terlewatkan, tambahkan informasi cara pesan di setiap postingan yang kita lakukan. Bisa dengan menambahkan nomer telfon, menulis akun instagram kita di akhir iklan, atau menambahkan tulisan/watermark online shop kita pada foto yang dipajang bersama iklan.

Menulis panjang-panjang Tata Cara Pemesanan bagus juga sih, tapi untuk postingan yang sifatnya casual di sosial media, hal teknis panjang lebar gini cenderung kurang disukai karena malah memberi kesan ribet dan ngerepoti hihihihi…

Lakukan Terus Menerus dengan Penuh Semangat Rezeki memang sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa, namun kita juga wajib mengusahakannya lho ya… salah satu usaha yang bisa dilakukan ya dengan beriklan.

Beriklan gak harus kaya minum obat ya, sehari 3 kali pagi siang sore malam. Tapi lebih mirip dengan olahraga, harus rutin, terus menerus, biar orang inget sama kita.

Dan biar energi positifnya berasa… harus sambil semangat yaaa prend (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Jul 27

10 Tips Menulis Caption di Instagram

INSTAGRAM, SOSIAL MEDIA BERGAMBAR Sudah bukan rahasia, bahwa Instagram adalah sosial media yang kuat dengan konten gambar. Intinya, kalau mau banyak dapet like, banyak yang follow, apalagi viral maka kualitas gambar yang menarik menjadi syarat utama agar postingan kita menarik perhatian orang. Gambar yang diposting haruslah menarik, unik dan bermakna. Tapi setelah semakin banyak handphone dengan kualitas bagus bermunculan, gambar berkualitas kini menjadi milik semua orang. Istilahnya gak harus nyewa fotografer dulu buat bikin foto OOTD, cukup pake hape dan diedit di aplikasi, kita sudah bisa bikin foto ngeblurr yang gak kalah keren dengan saat dijepret menggunakan kamera DSLR.

contoh postingan bergambar dari halaman Instagram @katalogkoleksikikie

OPTIMASI AKUN INSTAGRAM DENGAN CAPTION YANG TEPAT Apa Itu Caption? Caption adalah istilah yang ditujukan pada keterangan yang terletak dibawah gambar.  Umumnya, orang yang menggunakan Instagram lebih menyukai keterangan yang ditulis secara singkat. Itulah kenapa para pengguna instagram di awal tahun 2012 biasanya hanya menuliskan quotes, atau keterangan pendek tentang isi gambar sebagai caption. Namun trend yang terjadi di Tahun 2018 ini bergerak,  tulisan panjang yang memiliki kekuatan bercerita semakin digemari. Tulisan jenis ini umumnya mampu menumbuhkan engagement yang kuat dengan follower. Para follower merasa mengenal dan akhirnya lebih mengingat orang yang di follow setelah membaca tulisan mereka ini Lalu kita harus bagaimana? Sebelum memutuskan akan menulis apa pada postingan kita di Instargram, sebaiknya kenali terlebih dahulu bagaimana kita bersosial media – Cari Tau Tujuan kita bersosial media Apa sih yang kita inginkan dari kegiatan bersosial media ini? apakah untuk berinteraksi dengan keluarga dan kawan-kawan lama yang jarang ditemui? atau untuk branding diri yang secara lebih spesifik bisa mendatangkan nilai ekonomi. Tujuan yang berbeda akan mendatangkan pilihan yang beda. – Kenali Orang yang ingin Kita Ajak BerInteraksi, Siapa sih sebenernya orang yang kita harapkan menjadi follower di sosial media kita? Banyak Follower memang sepintas akan membuat akun kita terlihat keren, tapi sebenernya tujuan utama dari sosial media bukan sekedar punya follower yang banyak, tapi juga berkualitas. Punya banyak teman yang gak jelas hanya akan membuat kita kebingungan sedang berinteraksi dengan siapa.  Dua hal ini akan menjadi pondasi dasar yang membantu kita saat akan menulis caption. Karena kita tau tujuan tulisan tersebut untuk apa, dan bisa membayangkan orang yang bagaimana yang kita ajak bicara. 10 Tips Menulis Caption Di Instagram 1. Kalimat Pembuka Yang Menarik Karena saat muncul di halaman browser tulisan yang muncul sangat terbatas, buat kalimat pembuka yang menarik orang untuk meng-KLIK gambar. 2. Perhatikan Tata Letak Tulisan Walau terkesan mudah, menulis caption seringkali menjadi rumit karena tidak adanya peran spasi. Sehingga tak jarang kita menemui tulisan yang panjang dan terkesan tidak rapi. Sebaiknya Caption panjang ditulis terlebih dahulu pada halaman words, email, atau notes, kemudian di copy paste ke instagram. Sebaiknya satu paragraf memuat satu hal yang ingin diceritakan, lalu untuk point penting yang ingin lbh mudah dilihat orang, tulislah dnegan Huruf Kapital. 3. Akhiri dengan Kalimat Yang Mengajak Orang Ber-Interaksi Kalau kita ingin menciptakan konten yang menarik orang untuk berinteraksi, kita bisa menyertakan kalimat tanya atau perintah, seperti berikut ini : “Kalau kamu lebih suka yang mana?” “Semoga semua yang membaca tulisan ini senantiasa sehat dan sukses yaa, ayo ketik amieen donk prend” Tapi ada juga orang yang menghindari kolom komennya ditulisi orang lain, dan lebih memilih untuk mengarahkan mereka menghubungi platform komunikasi yang lain seperti : “add LINE kita yaa untuk tanya-tanya” “Pemesanan dan Informasi lain bisa dilakukan via WA 087.88.222.7080” 4. Tambahkan Hastag untuk Memudahkan Pencarian Setiap sosial media memiliki cara yang berbeda untuk melibatkan orang dalam interaksi. Di Instagram pencarian dilakukan bisa dengan mengacu pada nama pemilik akun langsung, atau melalui “#” Hastag = Tanda Pagar.

Untuk itu sangat penting menambahkan hastag pada postingan yang kita lakukan di instagram, agar apa yang kita posting lebih mudah ditemukan oleh orang lain. Kita bisa menggunakan hastag kata-kata yang menggambarkan konten yang sedang kita posting, atau bisa juga menambahkan tagar khusus untuk tujuan pengelompokan gambar yang tersistem.

5. Gunakan Gaya Bahasa yang sesuai dengan Target Market Kita Beberapa orang memposting produk dagangannya dengan bahasa inggris agar terlihat keren, padahal produk yang dijual ditujukan bagi konsumen Indonesia, pada kelompok yang tidak terbiasa menggunakan bahasa asing. Postingan jenis ini mungkin saja mendapatkan jumlah LIKE yang banyak, namun belum tentu yang me-LIKE fotonya akan membeli dagangannya, sebab target market utama yang diharapkan membeli, kurang memahami maksud dan tulisan yang ditambahkan pada foto. Nah kalo sudah gini jadi repot juga kan yaa… agar lebih ter-arah, pastikan di awal tujuan kita bersosial media. 6. Sesuaikan Foto yang diunggah dengan Caption yang ditulis  Gambarnya Cewe Seksi di pantai, keterangan yang ditulis tentang pentingnya mencuci tangan sebelum makan. Zonk banget yak hehehe.. Sayangnya, orang yang menggemari foto wanita seksi biasanya tidak memiliki interest tentang pilihan topik pada keterangan tadi. Namun beberapa konten creator handal, menggunakan cara yang kelihatannya tidak singkron ini, untuk menciptakan konten viral. Seperti posting cewe seksi, keterangannya tentang spareparts komputer terbaru, kelihatannya sih kaya gak nyambung, tapi sebenarnya penggemar spareparts komputer sebagian besar juga orang yang menyukai gambar tadi. Namun yang perlu diperhatikan penggunaan cara ini membutuhkan ketrampilan, riset dan penelitian yang dalam, sehingga kalau kita tidak memiliki bekal informasi tersebut sebaiknya jangan coba-coba meniru cara ini ya, karena salah-salah follower malah jadi syebel sama kita hehehehe… 7. Gunakan Emoji untuk menampilkan Tulisan yang Menarik Penggunaan emoji yang tepat bisa menggantikan kata bahkan kalimat yang panjang. Sehingga menciptakan caption yang lebih bermakna dan secara visual juga akan membuat postingan kita tampak lebih menarik. 8. Tambahkan keterangan Location pada foto Saat memposting foto, kita bisa menambahkan lokasi yang memudahkan orang untuk mengetahui dimana foto diambil.

Manfaat lain, saat postingan ditujukan untuk perdagangan, calon customer cenderung lebih mudah memutuskan melakukan pembelian ketika tau lokasi penjual (mereka bis amembayangkan ongkos kirim yang akan ditagihkan)

9. Cek dulu sebelum mem-Posting Sebelum memposting tulisan dan gambar ke akun instagram, pastikan bahwa tidak ada pengetikan yang salah, atau tanda baca yang hilang. Karena Typo berpotensi menimbulkan kalimat bermakna ganda yang dapat merugikan kita, misal:

“Mbak Kikir.. kasih diskon donk kalo beli ini” padahal maksudnya mau nulis “Mbak Kikie… kasih diskon donk kalo beli ini” cuma salah satu huruf tapi bisa bikin rencana ngasih diskon hilang setelah dipanggil kikir hihihiihi….

10. SHARE Postingan di Instagram ke Sosial Media lain Postingan di Instagram bisa di SHARE ke berbagai sosial media yang lain, seperti twitter, facebook atau Tumblr. Fitur ini memudahkan kita meng-update beberapa sosial media sekaligus Semoga tulisan ini membantu kita ber-sosialmedia ya prend Bagikan tutorial melalui

Jul 26

5 Kiat PeDe Berbisnis dari Rumah

“Dulu, Saya pun Gak Pede” Waktu pertama kali bikin bros buat dijual, saya juga sempet gak PeDe lhooo prend… Hahaha, berbagai pikiran berkecamuk di dalam kepala, misalnya kaya : “Bakalan ada yang beli gak yaa?” “Orang nanti suka gak ya?” “Ada yg mau pake bros buatan saya gak yaa?” Dan aneka macam pemikiran galau bin ajaib lainnya 😝 Setelah sering ngobrol dan cerita2 dengan teman-teman pengusaha lain (yang bahkan beberapa diantaranya telah sukses menjalankan usaha lintas negara) ternyata perasaan gak percaya diri ini, pernah dialami oleh hampir semua dari kita… artinya, kalau sekarang kamu ngerasa gitu juga… kamu gak sendirian koooo….

Kenapa Rasa Kurang percaya Diri Muncul? Banyak hal yang mendasari munculnya keraguan pada diri sendiri, diantaranya :

– Kurang Pengalaman biasanya karena baru pertama kali, dan sebelumnya gak pernah berbisnis sendiri. Kita ngerasa takut akan munculnya banyak kemungkinan saat bisnis mulai dijalankan. Padahal kadang ketakutan-ketakutan ini belum tentu terjadi lhoo… jadi ya kenapa gak dikerjakan aja dulu, ntar kalo ada masalah ya diselesaikan sambil jalan hihihihi…

– Terlalu Tinggi Memasang Harapan Berharap dan punya cita-cita tentu saja hal yang bagus ya, cuma kadang eh seringnya sih kalau terlalu waooow… kita bisa jadi depresi sendiri, akhirnya belum mulai pun sudah cemassss… ngerasa gak akan bisa, gak bakalan mampu… Berita baiknya, semua pencapaian besar dalam hidup seseorang terjadi setelah dia membuat pencapaian2 kecil, yang dilakukan terus menerus setiap hari. Karena sesungguhnya semua hal butuh proses, dan dengan konsistensi serta keyakinan gak ada hal yang gak bisa kita taklukkan lho prend..

– Tanpa Bekal Ilmu & Ketrampilan Biasanya kondisi yang ini terjadi, kalau kita bikin bisnisnya ikut-ikutan. Gak pernah belajar dulu, gak meluangkan waktu buat ngumpulin informasi dari kanan kiri, ya sejujurnya aja sangat wajar kalo di kondisi ini kita jadi gak Pede yaa… Tapi sebenernya ya prend, yang namanya belajar itu gak harus selalu dari bangku kuliah, ikut seminar, atau bergabung di lembaga kursus. Dengerin cerita orang yang sudah terlebih dulu sukses, atau mengamati hal-hal yang dilakukan oleh orang lain dalam menjalankan usahanya, sebenernya juga salah stau proses belajar yang akan membantu kita lebih percaya diri untuk menjalankan bisnis dari rumah.

Bagaimana Meningkatkan Rasa Percaya Diri untuk Mulai Berbisnis dari Rumah? Dari hasil berbagi pengalaman dan ngobrol dengan sesama teman pejuang bisnis rumahan, ternyata ini dia beberapa sharing mereka saat menghadapi rasa gak percaya diri

1. Ber-Gaul dengan Teman-Teman Yang Sudah Berbisnis  Hampir semua sepakat, cara ini paling membantu untuk menghindarkan rasa risau dan galau akibat kurang percaya diri saat akan memulai bisnis. Dari mereka yang sudah terjun duluan dalam usaha rumahan kita bisa mendapatkan cerita, baik pengalaman maupun tips bisnis, perasaan menemukan teman seperjuangan akan sangat membantu kita lebih Pede, karena menyadari bahwa kita tidak berjuang sendirian.

dari sesama teman seperjuangan, kita bisa saling belajar.

Kuncinya : Jangan sungkan dan gengsi untuk bertanya, kosongkan kepala untuk menerima saran dan masukan dari teman-teman. Biasanya sesama perempuan kita akan cenderung saling menguatkan dan nyemangati satu dengan yang lainya.

2. Belajar Kapan pun Dimana pun  Pengalaman dan Ilmu akan membantu kita lebih tenang dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Akan sangat bagus sekali kalau kita bisa rutin mengikuti kelas untuk menambah keahlian dibidang wirausaha. Misalnya mengikuti kelas pelatihan digital yang diadakan oleh Google-WomenWill.

peserta kelas google-womenwill di Kota Surabaya

Kelas ini di tujukan khusus untuk wanita pengusaha, dan diselenggarakan serempak di berbagai kota besar di Indonesia. Buat temen-temen yang di Surabaya bisa ikutan di

Cleo Hotel Jemursari Jl. Raya Jemur Sari No.157, Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Kota SBY, Jawa Timur 60239 (031) 8483000 https://goo.gl/maps/DxjNYbY3y6k

Cara Daftarnya cukup dengan mengisi format di bawah ini Nama : No. WA : Email : Asal : (jika ada mengikuti komunitas dan organisasi silahkan sebutkan, atau bisa juga ditulis sahabat koleksikikie) Nama & Jenis Usaha : (sebutkan jika sudah memiliki usaha dan jika belum silahkan isi belum)

Lalu Kirim/WA format tersebut ke Intan 0815-5809-1336 atau langsung klik link http://bit.ly/waWW27juli

Kalau misalnya gak sempet ikutan kelas, bisa juga lho belajar melalui aplikasi Google Primer yang menyajikan berbagai hands-out materi tentang tips bisnis

aplikasi google primer membantu kita belajar banyak hal dari handphone kita

3. Luangkan Waktu untuk Ber-Istirahat dari Rutinitas Kalau lagi mulai bisnis dan mencurahkan semua tenaga serta pikiran buat mikirin bisnis kadang solusinya malah gak ketemu lho hihihihi *pengalaman pribadi

Ketika sudah ada niatan berbisnis dari rumah, ada baiknya untuk mulai membuat jam kerja yang lebih rapi. Kapan waktunya bisnis, kapan waktu gak boleh mikirin bisnis… dan melakukan hal-hal lain yang bikin happy. Karena kadang setelah mengambil jarak dengan pekerjaan kita akan ngerasa lebih semangat dan membantu percaya diri tumbuh.

Liburan bersama sahabat, bisa menjadi kegiatan manfaat penambah semangat

4. Buat Catatan Kegiatan Bisnis yang Kita Lakukan Walaupun terkesan merepotkan, catatan akan sangat membantu kita untuk melihat apa saja yang sudah kita lakukan dalam menjalankan usaha, termasuk diantaranya cara  kita mengatasi masalah yang timbul. Kalau menulis di buku terlalu sulit, kita bisa memposting nya di facebook dalam mode privat (untuk kita baca sendiri) tulisan-tulisan ini akan secara otomatis muncul di tanggal yang sama sebagai pengingat kita akan kejadian yang lampau.

Sebaiknya tulis juga pencapaian dan hal-hal baik yang sudah kita lakukan, seperti ekspresi bahagia pelanggan saat mengenakan produk yang kita jual, atau testimoni kepuasaan mereka atas pelayanan yang kita berikan. Mengingat pelanggan yang bahagia atas kehadiran kita, akan sangat membantu meningkatkan rasa  percaya diri ketika menghadapi masa-masa sulit, karena kalau kita menyerah pasti pelanggan ini akan kehilangan kita.

5. Selalu Berusaha u meLakukan yang Terbaik Konon perasaan menyesal selalu hadir ketika seseorang tidak mengerahkan segenap kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Dan rasa sesal ini umumnya akan membuat kita merasa minder, tidak pantas, dan jadi lebih gampang menyerah.

Trus gimana donk supaya apa yang kita lakukan lebih terarah? Coba buat sukses-sukses kecil yang akan membantu kita lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan bisnis. Bikin target2 sederhana, dan selalu berusaha mengerahkan segenap kemampuan terbaik untuk menyelesaikannya. Niscaya cara ini akan membantu kita lebih optimis dan percaya diri dalam memulai usaha di rumah.

Terimakasih Sahabat Koleksikikie Kalau ada yg sangat berjasa bagi tumbuh berkembangnya   koleksikikie hingga hari ini, mereka adalah para pelanggan pertama koleksikikie – teman-teman yg tetep beli dagangan saya, meskipun kemasannya waktu itu cuma kertas coklat yang dilipet2 gak jelas. – juga para sahabat yang pas mau make brosnya menatap dengan pandangan bingung sambil bilang “eh ini arah brosnya gmana sih kie, yg atas sama bawah yg sebelah mana..” Huahaha… saking ajaibnya desain bros yg dibuat kala itu – juga tentu saja semua orang yg saat mesen barang bilang, “terserah deh modelnya apa yg penting lu buatin aja kie..”  kemungkinan besar ya karena waktu itu yg mesen juga bingung sama apa yang saya jual huahahhaa…..

Masa-masa itu mungkin udah terlewati belasan tahun silam, tapi tetap meninggalkan rasa hangat di hati setiap kali dikenang.. Tanpa mereka yang percaya sama saya, rasanya pasti sangat sulit untuk menumbuhkan percaya diri bahwa saya bisa menjalankan bisnis rumahan ini. Maka bila ingin membantu teman yang memulai bisnis, mulailah dengan membeli satu dua barang yang dijual mereka dan tak lupa memberikan saran serta masukan yang bisa membantu mereka berkembang (kie).

Bagikan tutorial melalui

Apr 04

Tips Membentuk Tim Kerja untuk UKM

Suka Duka Berbisnis Di Rumah Sebagai pebisnis rumahan, yang juga manusia biasa saya juga sering lho ngerasa jenuh, kaya ‘stuck’ aja gitu, bosen, capek. Trus kalo lagi gitu ya satu-satunya hal yg saya lakukan adalah istirahat. Berhenti sejenak ngerjain hal-hal yg bikin capek tadi, trus nyari alternatif kegiatan lain yg kayanya seru. Biasanya sih tidur (wkwkwkw… habis penyebab utama jenuh biasanya capek fisik ya, kalo habis tidur seringnya jadi bahagia pas bangun) atau bisa juga ketemu genk posesip, alias sahabat-sahabat deket saya, sekedar buat ketawa-ketiwi mbahas apalah-apalah… atau baca koleksi komik kesukaan, atau sekedar jalan-jalan gak jelas.

Pentingnya Punya Tim Kerja Bagi UKM Pas usaha masih di tahun-tahun perkenalan, terus terang gak terlalu terasa kalo libur agak lama yaa.. Tapi setelah cukup diterima di hati para pelanggan kesayangan. Menghilang sesaat sama artinya dengan Slow Response alias “Kok orderannya lama sih gak dibales2”

Disinilah baru kerasa pentingnya untuk membekali tim kita dengan sistem yg jelas. Orderan diterima siapa, yg posting foto tugasnya siapa, packing paketan dikerjakan siapa, termasuk ngecek resi pengiriman. Agar saat kita tidak bisa berfungsi optimal, ada tim yang membantu menjalankan kegiatan bisnis kita.

Tim Kerja Koleksikikie tercinta

Nah cuma biasanya kita galau tuh saat kita masih sendiri dan ingin mencari anggota tim ya. “Siapa yg diajak bekerjasama memperkuat bisnis rumahan kita” “Nyarinya dimana nih yang mau kerja di UKM kaya kita” “Kalo mau kerja trus digaji berapa nih” “Ntar mereka ngerjain apa aja ya” dan lain-lain sebagainya 😅😆

Hal Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mencari Karyawan untuk UKM Sebelum memutuskan mencari Karyawan, menurut saya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. secara sederhana berikut tahapannya :

1. Catet dulu dalam sehari biasanya tugas kita ngapain aja. Kalau pertanyaan pertama ini sulit dijawab, artinya selama ini kita sendiri masih belum tau lho apa yang wajib kita lakukan untuk memajukan usaha. Di tahap ini ada baiknya kalau kita mulai mendata pekerjaan-pekerjaan yang bisa meningkatkan kemajuan usaha kita.

2. Trus urutkan pekerjaan tersebut, dari yg paling gampang sampe paling susah. Paling ampang disini artinya bisa dilakukan siapa saja, bahkan yang tidak memiliki ketrampilan khusus ataupun pengalaman

3. Jangan lupa kasih keterangan tugas mana yg mendatangkan uang, mana yg menghemat pengeluaran.  Misalnya : – posting foto di sosial media mendatangkan uang, kalo foto sering diupload, banyak yang lihat, akan banyak yang order. kalo lupa upload tambah sedikit kemungkinan orderan datang – mengemas paket barang dan mengirimkan ke kurir kalo kemasan rapi, komplain akan jarang, otomatis kita berhemat pengeluaran tak terduga. Kalo barang bisa diambil kurir di rumah tanpa harus kita kirim sendiri, maka kita menghemat biaya transportasi

4. Mulai bikin simulasi sederhana. Kalau pekerjaan tadi dikerjakan orang lain, berapa yg bisa kita hemat atau berapa rupiah yang bisa kita dapatkan lebih banyak. misal : setiap posting foto biasnaya dateng order senilai 100rb, kalo posting foto setiap hari sekali, ada harapan uang akan datang 3 juta rupiah. Kalo karyawan bisa mendatangkan orderan 3 juta rupiah, gapapalah 500ribunya buat dia… Seandainya gaji sebulan harusnya sejuta, berarti karyawan tadi selain posting foto di sosmed, bisa juga nih dibuatkan akun di marketplace, jadi seklai posting foto bisa dilakukan di market place, bisa sekaligus juga posting di market place. Makin banyak yang lihat produk kita, makin besar kemungkinan barang terjual

Kerjakan Sendiri atau Kerjakan Bersama (Tim) Di awal sih pasti susah banget u bikin tim yg solid. Nyari satu buat mau kerja di UKM kita aja biasanya sudah penuh perjuangan… hahahaha, belum lagi kalau di dalam hati kecil kita (yang sudah biasa mengerjakan banyak hal sendirian)terselip sedikit rasa agak gak ikhlas, buat ngeluarin sekian juta rupiah untuk hasil yg bisa dibilang gak pasti, “iya kalo anaknya rajin, kalo males gmana..” “Kalo ntar pegawainya dikasih tau gak ngerti2 gmanah ” dan banyak kegalauan lainnya lagi .. 😆😆

Di saat gini ada baiknya kita mengingat-ingat kembali, bahwa: “Sebaik2nya bisnis adalah bisnis yg memberi manfaat buat banyak orang..” Kalo usaha rumahan kita bisa mbantu lebih banyak orang, Insyaallah akan lbh banyak yg bantu doain.. Dan dari doa tulus ini akan tercipta usaha yg berkah dan amanah. Serta pastinya.. Kita jd bisa punya banyak waktu buat istirahat saat lelah 😆😅 *eeeaaaaa

*cuma biasanya sih, pas inget angka gajian yg harus dibayar motivasi kerja langsung tumbuh seketika 😂😂😆😆 liburpun tak pernah lama

Bagaimana Cara Mencari Karyawan Kalau dengan pertimbangan di atas tadi kita akhirnya memutuskan untuk tetap punya karyawan, menurut saya untuk UKM seperti kita ada baiknya mencari orang-orang di lokasi terdekat untuk berpartisipasi membantu pekerjaan kita.

Orang dari lokasi dekat tempat usaha mungkin tidak terlalu terampil, namun : – mereka tidak membutuhkan biaya transportasi yang besar untuk berangkat kerja – karena jarak yang dekat, risiko datang terlambat bisa diminimalisasi – kredibilitas karyawan dapat dicek melalui informasi dari orang-orang sekitar yang juga kita kenal – karena ada kedekatan lingkungan pergaulan, biasanya jadi saling menjaga, kalau mau ada niat jahat mikirnya panjang, habis kan tinggalnya deketan hehehehe…. (ini hasil cerita adri sesama teman-teman pebisnis UKM yaa prend hihihihi)

Tapi saya sendiri biasanya melakukan hal ini ketika sudah berjumpa calon karyawan yang tepat : 1. Menanyakan motivasi atau alasannya ingin bekerja 2. Memberikan gambaran tugas yang harus dilakukan setiap hari, lengkap dengan harapan yang saya inginkan 3. Kalau setelah diberi gambaran pekerjaan, calon karyawan bersedia dan menyanggupi untuk bekerja di tempat kita, sampaikan nilai gaji yang akan kita berikan, lengkap dnegan keterangan tambahan bagaimana gaji tersebut bisa bertambah atau berkurang setiapo bulannya. (Misal, kalau berhasil menjual lebih banyak dari target akan ada bonus, kalau sering bolos kerja ada potongan gaji)

Untuk kebutuhan administrasi sederhana, biasanya saya juga meminta calon karyawan saya untuk mengisi biodata, dan menandatangani kesepakatan peraturan kerja. Isi kesepatakan kerja juga sederhana kok, di dalamnya terdapat keterangan jam kerja, tata cara minta izin tidak masuk atau sakit, panduan berbusana selama kerja, serta kesanggupan untuk bekerja dengan rajin dan jujur.

Hihihihihi kayanya sih kalo ditulis semacam mudah ya, tapi aslinya sih harus senantiasa diiringi dengan doa.. karena mencari tim kerja yang handal itu sejatinya hampir mirip dengan mencari jodoh, Tapi kaya kata Bang Afgan, walaupun mungkin panjang berliku, jodoh pasti bertemu *eciyeehhh

Simak juga Tips Bisnis saya yang lain di link youtube berikut ini ya prend

Bagikan tutorial melalui

Mar 28

Liputan Koleksikikie di BBS TV

Berbisnis Aksesoris itu Gampang Bulan November setahun yang lalu saya mendapatkan kesempatan istimewa untuk berbagi cerita tentang koleksikikie di salah satu program tentang kewirausahaan di BBS TV. BBS TV merupakan TV lokal yang jangkauan wilayah siarannya meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Kamal, Malang, Kediri dan Bangkalan. Salah satu program andalannya, adalah liputan tentang UKM-UKM yang ada di Kota Surabaya dalam Program acara “Berbisnis itu Gampang”

Cerita Tentang Awal Mula Koleksikikie Berdiri Setelah diajak cerita-cerita… saya jadi teringat kembali bagaimana awal mula Koleksikikie lahir. Kata Koleksikikie sendiri hadir pertama kali di tahun 2007, awalnya kata ini tidak sengaja tertulis pada salah satu artikel yang saya posting di halaman blog pribadi saya yang banyak memuat cerpen yang saya tulis (Hahahaha… iya dink saya dulu suka banget nulis cerpen…)

Jadi tanpa terasa Agustus 2018 ini, Koleksikikie akan genap berusia 11 tahun lhoh hehehehe….

“Kenapa Berbisnis Aksesoris?” Bisa dibilang merupakan salah satu pertanyaan yang kerap diajukan kepada saya, dan jujur aja ya prend… alasan yang mendasarinya sangat sederhana sekali, alias ya karena seneng aja.

Jadi ceritanya Dari SMP, saya sudah suka banget pelajaran PKK, alias Pendidikan Ketrampilan Keluarga hihihii jadi yah semacam pelajaran dasar yang dibutuhkan untuk bisa survive dalam kehidupan berkeluarga kelak wkwkwkw… kaya menjahit, menyulam, bikin keset pake benang wol yang kita rangkai pake  bingkai, juga bikin beragam hiasan dekorasi rumah yah rasanya pelajaran itu selalu seru gitu buat dilakukan…

Lalu pas SMP saya mulai secara khusus bikin gelang dari kabel telpon rumah (yup waktu saya kecil dulu, telpon yang ada di rumah masih pake kabel yaaa hahaha) yang kalo dikupas akan ada bagian kabel yang lebih tipis dan berwarna-warni. Nah kabel inilah yang kemudian saya rangkai dan dijual jadi gelang persahabatan..

Lika Liku Bisnis Aksesoris Walaupun saya sudah memulai usaha aksesoris ini di usia yang relatif muda, tapi ya namanya juga bisnis yaaa tetep aja ada naik dan turunnya hahahaha…

Produk yang bagus dan berkualitas adalah syarat utama untuk bisa bertahan dalam suatu bisnis. Namun dibutuhkan ketrampilan dan kreativitas yang gak putus-putus untuk bisa memasarkan produk yang sama secara terus menerus.. dan ternyata zaman dulu saya juga sudah melakukan sistem endorse sederhana lho ke temen-temen saya… walaupun di masa itu belum ada instagram hahaha…

Tapi kalo diinget-inget tantangan terbesar justru datang dari orang-orang terdekat kita. Saya inget banget Bapak Ibu saya dulu gak 100% mendukung keinginan saya untuk berbisnis aksesoris saat lulus kuliah. Trus kalo udah gitu gimana donk? Kalo saya sih biarpun apa yang saya suka penting, tapi nurut sama orangtua itu wajib ahahahaha…. Jadi ya selepas kuliah, saya masih mencoba mewujudkan keinginan orangtua dengan bekerja di sebuah Bank Swasta. Tapi ya kembali lagi ya… kalo namanya udah passion,s esuatu yang kita inginkan dengan sangat, yanga kan kita perjuangkan sepenuh hati, ya tetep aja biarpun dibilang jangan… selalu ada usaha untuk mewujudkannya hahaha…

Jadi buat temen-temen yang mungkin ngalamin juga nih saat ini… dapet semacam penolakan dari keluarga ataupun orang2 terdekat kita. Coba berusaha dengerin juga masukan-masukan mereka, percayalah bahwa setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Saya sendiri walaupun hanya sekitar 3 tahun bekerja di Bank, namun merasakan banyak sekali manfaat yang akhirnya membantu saya dalam mengembangkan Koleksikikie. Jadi Alhamdulillah banget sebelum bekerja sendiri dari rumah, saya sudah mendapatkan pengalaman berharga dengan terlebih dulu bekerja di Perusahaan Nasional.

Berbisnis Online Solusi Bagi Ibu yang bekerja dari rumah Koleksikikie lahir setahun setelah putra saya Dimas lahir. Sebagai Ibu baru yang jauh dari orangtua juga ya waktu itu, maka tantangan terbesar yang saya hadapi adalah bagaimana menjalankan bisnis saya dari rumah, tetep bisa deket sama Dimas, tapi juga bisa memperkenalkan produk yang saya buat kepada lebih banyak orang..

Dari situ saya mulai kepikiran buat website. awalnya masih mengandalkan platform gratisan ya dari multiply… dan ternyata gak langsung laku donk wakakakaka…. Dari situ saya mulai mengubah strategi bisnis, dengan mengajak orang untuk mengenal saya lebih dekat. Jadi gak melulu tentang menjual bros, tapi saya ajak pembaca blog Koleksikikie untuk mengetahui proses pembuatan aksesoris, bagaimana suka dukanya berburu bahan untuk bikin bros, kerumitan yang harus saya alami saat proses desain… dan ternyata tulisan-tulisan ini diapresiasi orang dan akhirnya menimbulkan rasa kedekatan. Kedekatan inilah yang akhirnya mendorong orang tidak hanya percaya kepada saya secara pribadi, tapi juga membuat mereka mempromosikan usaha saya tanpa diminta…

Dari sinilah koleksikikie pelan-pelan mulai mengembangkan usahanya secara online.

(bersambung)

Bagikan tutorial melalui

Mar 23

Maret : Bros Batu Bengkok Etnik

BROS ETNIK KOLEKSIKIKIE bros etnik Koleksikikie adalah seri bros koleksikikie yang dibuat dengan menambahkan sentuhan ornamen berbentuk lempengan aneka bentuk dan dalam beragam warna. Kali ini bros etnik-nya dirangkai dengan menggunakan bahan baku batu agate berbentuk bengkok, yang dipadukan dengan beragam kristal, manik batu serta ornamen hias lain hingga menjadi→ Baca selengkapnya

Feb 17

MENCIPTAKAN PRODUK SOLUTIF, AGAR PRODUK LARIS TERJUAL

Kalau baru pertama jualan, ada banyak gundah yang ada di hati ya, salah satu yang mungkin sedang dirasakan oleh sahabat Koleksikikie ya perasaan seperti ini “Banyak yang bilang buatan saya bagus, tapi kenapa penjualannya masih gak bagus ya?”

PRODUK BAGUS vs PRODUK SOLUTIF Pujian akan suatu hal, kerap kita lontarkan saat melihat hal yang menarik. Tapi keputusan membeli, biasanya baru dilakukan ketika kita merasa membutuhkan barang yang ditawarkan. Yah bayangin berapa banyak uang yang keluar, kalo setiap liat yang lucu kita beli  Kurang sejalan dengan visi misi hidup hemat Mamah cermat  Maka sbgi pengusaha serba bisa #ZamanNow (alias ya yang mbikin, ya sekaligus yang njual juga 😆). Sangat penting bagi kita, u bisa mengubah produk yang sudah bagus dan menarik tadi menjadi “produk yang solutif” . Istilah produk solutif ini sebenernya karangan saya sih hihihihi… kata ini saya tujukan untuk produk yang bisa menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi orang lain. Produknya bisa sama persis, bahasa marketingnya lah yang akan mengubah produk yang sama tadi menjadi solusi bagi calon pelanggan kita. Jadi kuncinya justru bagaimana membuat bahasa pemasaran yang bisa meningkatkan level produk yang kita jual.

“Bros cantik dari mutiara ini memiliki ukuran mungil, cocok untuk dipakai sehari-hari. Paduan warna putih dan coklat keemasan akan menjadikan bros ini pas dipakai dgn beragam busana” Yang suka hemat & pengen cantik jadi langsung beli pas baca kalimat cocok buat semua baju

“Kebab yang kita jual ini selain enak memiliki ukuran mungil yang pas untuk anak-anak, sehingga cocok untuk bekal sekolah si kecil” Ibu yang memiliki kesibukan padat di pagi hari tapi juga harus menyiapkan bekal untuk anak-anak, langsung pengen beli dengan adanya informasi ini.

“Semua kerudung yang kami jual, dikemas dalam kotak yang eksklusif. Kemasan cantik ini memudahkan kita saat ingin menghadiahkannya u orang tersayang” Awalnya gak pengen beli, begitu baca kalimat yang tersayang jadi kepikiran buat menghadiahkan ke seseorang.

BAGAIMANA MEMBUAT PRODUK YANG SOLUTIF Walaupun terlihat mudah, tapi dibutuhkan kejelian untuk memiliki ketrampilan ini. Saya sendiri awalnya ya juga mengalami lho apa yang mungkin sedang teman-teman alami saat ini, dan memilih alasan-alasan seperti kebanyakan orang saat akan menawarkan barang jualan saya.

Yah alasan2 sejuta umat seperti : – karena buatan saya bagus – karena harga barang saya murah – karena jarang lo yang menjual produk yang saya bikin ini Trus tetep gak ada yang beli… huahahahahaa  syediiihhhhh….

Setelah kemudian saya renungi baru saya tersadar, bahwa alasan yg banyak tadi selalu ttg “SAYA” padal yg mau saya minta untuk membeli kan orang lain, kenapa kok saya gak mikirin tentang mereka ya. Lalu saya mulai mengoreksi alasan2 kenapa produk saya penting untuk dibeli, dengan pertanyaan sederhana “Bagaimana produk saya bisa memudahkan hidup orang lain”

FOKUS PADA PELANGGAN MEMBANTU PENJUALAN MELESAT Dengan fokus pada keinginan memberikan manfaat lebih banyak, saya jadi mulai bisa menemukan lebih banyak alasan kenapa produk saya bermanfaat untuk pelanggan tersebut, dan bisa menjadi solusi yang memudahkan hidup mereka.

Agar lebih memahami apa yang mereka butuhkan, kita bisa membuat kuisioner, ataupun ngobrol-ngobrol ringan tentang apa yang mereka hadapi dan inginkan. Cara ini akan membantu kita untuk bisa lebih mengenal dan memahami seperti apa pelanggan yang membutuhkan produk kita.

Jadi ayooo berdagang dan bermanfaat buat lebih banyak orang. Karena sebaik-baiknya pedagang, adalah pedagang yang bisa memberikan manfaat buat orang banyak kan ya… (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Feb 15

Pentingnya Mengenal Produk Yang Kita Jual

SEMUA DAGANGAN PASTI LARIS Dari dulu, Saya percaya semua dagangan punya jodohnya, alias “Gak ada dagangan yang gak laku… yang ada hanya dagangan yang belum menemukan pembeli yang tepat” hihihihi… Tapi pembeli yang tepat juga gak bisa hanya ditunggu prend, Kalau sekarang masih ngerasa “Kok belum ada yang beli kalung saya ya.. padal sudah difoto, dipajang, dikasih keterangan panjang, tapi jangankan dibeli, di-love aja jarang…” Eits jangan sedih dulu…

Karena ketika foto tadi dilihat oleh orang yang gak tepat, akan ada sejuta alasan buat gak jadi beli “Bagus sih… cuma mahal banget ya, di ITC 100rb dapet 3” “Lucu sih kalungnya, cuma mau dipake kemana.. gue orangnya tomboy” “Aku suka sih kalung panjang, tapi kalo warna pink.. gak deh” huhu… kalo ditulis tambah banyak, kayanya malah bikin demotivasi yeee haha…

KENALI PRODUK YANG KITA JUAL Seperti mencari jodoh, ketika kita gak mengenali siapa diri kita dan kriteria pasangan seperti apa yang kita inginkan, akan sangat sulit buat ketemu idaman hati. Ibaratnya “Gmana mau ketemu, kalau apa yang mau dicari aja kita gak tau” Jadi syarat utama bertemu pembeli adalah harus tau dulu donk pembeli yang kita cari itu yang gimana

Kalau misal pengen pasangan yang baik hati, cerdas dan peduli sesama. Nah orang kaya gini ketemunya dimana sih? Oh di kegiatan bakti sosial, biasanya mereka aktif di kegiatan masyarakat.. Nah kalo kita sendiri agak males ikutan kegiatan yang kaya gini, ya susah juga ya buat ketemu dan kenal sama tipe idaman ini.

Sama halnya kalau yang kita inginkan adalah pasangan yang rajin olahraga, punya badan sehat, atletis, yang bikin deg-deg ser.. ya kemungkinan besar tipe ini akan banyak dijumpai di tempat olahraga, klub hidup sehat, lapangan yang suka ditongkrongin anak-anak hobi lari di pagi hari… kalo kitanya bangunnya aja siang, trus olahraga seingetnya aja ya jelas susah banget yaaak ketemu yang model ginian hihihihi

Nah dagangan juga punya kisah yang hampir mirip. Saat kita gak tau produk yang kita jual, akan sangat sulit sekali menawarkannya ke pelanggan yang tepat.

Jadi kalau memang kalungnya buat anak-anak, dengan desain yang lucu, bahan yang ringan dan aman, ya carilah calon pelanggan di TK-TK, atau titipkan di sanggar aktivitas anak, kalo bisa yang fashion show atau tari, karena anak-anak ini lebih sadar akan penampilan dan yang terpenting datang kesana dianter mama-mamanya yang siap mbelikan…

Kebalikannya kalau kalung yang kita jual beraliran etnik, kualitas premium dan desain yang nyeni. Susah banget kalo harus menjual kalung ini ke kelompok mahasiswa… jauh lebih efektif kalau kita bergabung di komunitas pecinta kain nusantara, atau kelompok rotary.

Tapi kalau belum gabung kita udah pesimis “Ah aku sih orangnya males gabung ama ibu2 jetset gitu.. mending di rumah aja tidur” Ya mungkin kita harus merevisi ulang produk yang kita jual lho, cari yang lebih cocok dengan kita, yang mau kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh sepenuh hati. Karena hanya perjuangan maksimal yang akan mempertemukan kita dengan hasil maksimal.

Jadi gak boleh patah hati dulu sebelum nyoba kenalan lho yaaa Semangat sahabat… (kie)

Bagikan tutorial melalui

Jan 18

Mengenal Istilah SEO & SEM untuk Ibu-Ibu Pengusaha UKM

Dulu waktu pertama kali mulai belajar bikin website melalui platform gratis multiply.com saya pernah ditanya “Web nya sudah SEO friendly belum mbak, karena percuma bikin website kalo SEO-nya gak diurusin” whuaa langsung panik… apaan sih SEO (heuehehe…)

Apa itu SEO? SEO adalah singkatan dari (Search Engine Optimization), Google sendiri mengartikan  SEO sebagai: “Cara meningkatkan pengunjung sebuah website melalui mesin pencari” – Online marketing vocabulary, Learn with Google.

hm Masih inget yellow pages gak prend? Kalau zaman dulu banget… kita bikin toko trus Toko kita ada nomer telponnya, langkah penting untuk membuat toko kita mudah ditemukan adalah mendaftarkan nomer telpon Toko di Kantor Yellow Pages, buku kuning super tebal yang isinya daftar nomer telpon penting yang ada di satu kota tertentu. Dengan tercantuk di buku kuning, siapa aja yang butuh informasi dari buku tersebut akan lebih mudah menemukan toko kita.

Nah di zaman sekarang yang semuanya serba online, punya website tentu menjadi suatu hal yang penting ya bagi pebisnis rumahan macem kita. Tapi kalau website nya gak bisa ditemukan oleh mesin pencari… maka sangat kecil sekali kemungkinan produk yang kita pajang di website kita ini bisa laku terjual. Disinilah mengapa SEO sangat penting, karena pengetahuan tentang SEO akan membantu kita untuk membuat apa yang ada di website lebih mudah ditemukan oleh orang lain.

MESIN PENCARI INFORMASI

“Kalau gak tau di-googling aja” “Tanya aja ke Mbah google” “Google aja kalo mau tau jawabannya”

Kayanya sering banget ya kita denger kalimat-kalimat semacam itu belakangan ini. Sebagai sebuah brand, google berhasil menciptakan imej yang sangat kuat bagi penggunanya. Sehingga cukup wajar bila banyak orang yang beranggapan bahwa mesin pencari otomatis = google. Padahal, google hanya satu diantara sekian banyak search engine/mesin pencari yang ada di dunia.

Beberapa Search Engine yang lain diantaranya : 1. Bing (2009)

Bing yang merupakan produk microsoft di klaim sebagai mesin pencari yang menduduki peringkat kedua terbanyak digunakan pengguna internet setelah google.

2. Ask.com (2006)

Awalnya situs ask.com bermula dari tanya jawab yang sering dilakukan oleh pengguna internet yang kemudian dikembangkan oleh Garrett Gruener dan David Warthen di negara bagian Amerika Serikat, California.

3. DuckDuckGo (2008)

DuckDuckGo didirikan di Pensylvania, Amerika oleh Gabriel Weinberg. Mesin pencari ini digemari karena komitmennya untuk menjaga privacy pada para penggunanya. Tidak seperti search engine yang lainnya. DuckDuckGo tidak menampilkan profil penggunanya, dan hasil pencarian antara pengguna satu dengan lainnya akan menyajikan informasi yang sama.

4. Yandex (2010)

Mesin Pencarian Yandex ini merupakan produksi dari Perusahaan Internet populer di Rusia, mesin ini banyak digunakan di Ukraina, Belarus, Kazakhstan dan Turki.

5. Baidu (2000)

Baidu didirikan pada 18 Januari 2000 merupakan perusahaan layanan web yang berpusat di Kampus Baidu yang terletak di Beijing China. Mesin pencarian terbesar di Cina ini didirikan oleh Robin Li dan Eric Xu, warga negara Cina yang belajar di luar negeri sebelum akhirnya kembali ke China dan mengembangkan Baidu.

Selain itu juga ada AOL, Yahoo dan lain-lain. Beberapa masih aktif digunakan, yang lain bangkrut karena semakin hari semakin kehilangan jumlah pemakainya. Menurut saya sih biarpun ada banyak mesin pencari, sebaiknya kita fokus ke satu yang paling banyak digunakan oleh target market kita aja. Sehingga PRnya menjadi lebih fokus untuk membuat konten website kita ada di halaman pertama mesin pencari Google.

Trus gimana donk cara membuat website yang menarik agar mudah ditemukan oleh mesin pencari ini, atau yang umum disebut sebagai WEBSITE yang SEO FRIENDLY

MEMBUAT WEBSITE YANG SEO FRIENDLY

Kalau kita googling, ada banyak artikel yang membahas tentang tips-tips untuk menciptakan website yang mudah ditemukan di mesin pencari google. Namun bagi saya secara sederhana yang harus kita lakukan adalah :

Kenali siapa pengunjung website yang kita cari Saat memutuskan untuk membuat website untuk UKM kita, sebaiknya sedari awal kita sudah membayangkan siapa yang akan menjadi target customer kita, yakni orang-orang yang kita harapkan mau membaca tulisan yang kita buat. Dengan bisa membayangkan siapa mereka, akan lebih mudah bagi kita untuk memperkirakan kebiasaan mereka, serta hal-hal menarik yang mereka cari saat browsing di Internet. Nah hal-hal itulah yang nantinya harus kita sediakan di website yang kita kelola prend. Sajikan Informasi yang bermanfaat Walaupun tujuan uatama keberadaan website kita untuk menjual produk UKM kita. Selalu sisipkan informasi yang bermanfaat bagi calon pelanggan kita. Misalnya produk yang dijual adalah baju batik, sebaiknya postingan di website tidak melulu tentang baju, serta daftar harganya saja. Namun juga dilengkapi dengan tips cara padupadan baju, bagaimana memilih aksesoris yang tepat untuk batik tersebut, trik merawat bahan batik agar awet serta ulasan tentang tokoh fashion yang menginspirasi. Jenis-jenis tulisan ini akan membantu orang-orang yang kita target sebagai pelanggan untuk menemukan website kita. Berusahalah untuk selalu Fokus dan Informatif. Salah satu tantangan persaingan bisnis online bagi UKM seperti kita adalah meninggalkan kesan kepada pelanggan. Bagaimana membuat mereka mengingat toko kita, diantara banyak toko online lain yang juga menjual produk yang sejenis. Untuk mencapai tujuan ini yang harus kita lakukan adalah fokus menyajikan tema yang sama berulang-ulang. Kemasan luar artikelnya boleh berbeda-beda, namun apabila toko kita adalah toko yang menjual produk makanan organik, sebaiknya tema yang kita tulis di halaman website kita tidak jauh-jauh dari gaya hidup dehat dan pentingnya memilih bahan makanan yang baik untuk menjaga kualitas hidup kita. Beberapa orang memilih menulis artikel yang panjang… namun saya sendiri lebih menyukai artikel yang singkat, padat dan informatif. Karena tulisan yang terlalu panjang justru menyebabkan kejenuhan dan membuat pembaca males berlama-lama di halaman website kita. Lengkapi Konten Website dengan Hal yang secara Visual Menarik Tulisan yang informatif memang bermanfaat bagi pembaca website, namun apabila dilengkapi dengan gambar dan video bergerak yang unik, akan terlihat jauh lebih menarik dan menyenangkan untuk dibaca. Namun pastikan bahwa gambar dan video ini tidak menyerap kuota internet terlalu besar, sebab akan memperlambat waktu loading yang dibutuhkan pengunjung untuk mengakses website kita. Pastikan juga gambar dan video yang kita pasang relevan atau mendukung tulisan yang kita tampilkan. Kuasai Teknik Penulisan di website.  Hal ini meliputi pemilihan gaya bahasa yang tepat untuk pembaca kita, membuat alur tulisan yang menarik, serta menulis Meta dan Title Description Artikel saat penulisan di dashboard website. Penulisan Meta Description yang tepat terbukti ampuh meningkatkan efektifitas pencarian artikel oleh google. Jalin Relasi Online Sangat penting untuk menjalin persahabatan dengan audience online kita, baik sesama penulis website, para pembaca dan pelanggan kita, juga situs-situs direktori yang biasa mengelompokkan informasi terkait. Dengan menjalin hubungan baik, saling mengunjungi, membalas komentar dan  menciptakan komunikasi yang hangat dengan pembaca website, akan besar kemungkinan mereka men-share artikel kita ke berbagai sosial media. Rutin Terjadwal Salah satu kunci penting untuk menjaga website kita berada di peringkat pertama mesin pencari adalah melakukan update secara kontinu dan terus menerus. Website yang aktif akan lebih mudah ditemukan dibandingkan website yang ada sejak lama namun tidak dikelola dengan baik. Untuk itu sangat penting untuk selalu meng-update isi website dnegan artikel terbaru yang relevan, membuat pembaca setia kita terus menunggu informasi terbaru dari website kita. Cara lain yang bisa dilakukan (khususnya untuk website yang memiliki usia 10 tahun lebih) adalah memperbarui artikel lama dengan menambahkan beberapa info atau foto baru, sehingga lebih fresh dan relevan ketika dibaca.

SEO vs SEM

Selain SEO, di dunia internet marketing kita juga mengenal istilah SEM. SEM adalah singkatan dari Search Engine Marketing, atau dapat diartikan sebagaimana berikut : “Penggunaan iklan online pada halaman hasil mesin pencari untuk membantu pengunjung menemukan website Anda. SEM sering menggunakan sistem pay-per-click (PPC), dimana si pengiklan hanya akan dikenakan biaya ketika seseorang mengklik iklan mereka (juga disebut sebagai cost-per-click, atau CPC).” – Online marketing vocabulary, Learn with Google.

Kalau SEO memungkinkan website kita ditemukan di halaman pertama dengan cara organik/alami. Maka SEM akan membantu website kita ditemukan dengan cara memasang iklan berbayar.

Apa Beda SEO & SEM 1. WAKTU Menurut saya perbedaan paling mendasar dari SEM dan SEO adalah Waktu. Dibutuhkan waktu yang relatif tidak sebentar untuk bisa merasakan dampak artikel yang kita tulis dengan SEO agar bisa muncul di halaman pertama, ibaratnya setelah artikel ditulis perlu pembaca yang menguji efektivitas artikel tsb dulu, untuk kemudian menjadikan tulisan itu muncul di halaman pertama google. Berbeda dengan menggunakan metode SEM, setelah kita membayar biaya iklan, postingan kita bisa langsung berada di halaman pertama google. Namun lamanya ada di halaman tersebut akan tergantung dari anggaran iklan yang kita keluarkan.

2. BIAYA Dengan mengoptimalkan penggunaan SEO, artikel yang memiliki konten yang bermanfaat dan baik akan selalu beradadi peringkat atas secara natural. Namun untuk artikel yang mengandalkan SEM, dibutuhkan biaya yang terus menerus untuk mengiklankan tulisan tersebut agar ada di halaman pertama. Maka secara jangka panjang biaya yang dibutuhkan akan semakin banyak. Selain itu perlu juga menguasai teknik beriklan yang sesuai sasaran agar pembaca yang menemukan iklan berbayar kita ini memang benar2 target market yang ingin kita tuju. Sebab akan sangat merugikan bila iklan kita banyak dibaca, namun bukan oleh orang yang berpotensi membeli produk yang kita jual… mereka relatif akan mengabaikan informasi yang kita berikan di tulisan tersebut.

Sehingga bisa saya simpulkan bahwa kedua metode ini sama-sama bermanfaat dan mendukung keberadaan website kita. Namun penerapannya sebaiknya disesuaikan dnegan kebutuhan dan tujuan keberadaan website kita, juga mempertimbangkan biaya serta faktor lain yang terkait.

INGIN BELAJAR LEBIH BANYAK TENTANG MATERI SEO & SEM?

Yuk Belajar Bareng, Kabar gembiranya GOOGLE MEMBUKA KELAS STRATEGI BISNIS DIGITAL di 10 Kota Besar di Indonesia. Dan untuk Kota Surabaya ada jadwal pelatihan untuk bulan Januari ini loh, Saya sendiri rencananya akan hadir menjadi trainer di kelas pengenalan SEO & SEM  😍😍.

Sehingga buat temen-temen yang punya usaha dan ingin belajar strategi digital untuk dunia usahanya, yuk ikutan gelas Google Gapura Digital yang akan diselenggarakan secara GRATIS! dengan bbeberapa materi pilihan sebagaimana berikut ini :

1) Panduan Dunia Digital Sabtu, 20 & 27 Januari 2018 🕘 09.00 – 12.00 WIB

2) Google untuk Bisnismu Sabtu, 20 & 27 Januari 2018 🕐 13.00 – 16.00 WIB

3) Tips Website Efektif Minggu, 21 & 28 Januari 2018 🕘 09.00 – 12.00 WIB

4) Pengenalan Search Engine Optimation (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) Minggu, 21 & 28 Januari 2018 🕐 13.00 – 16.00 WIB

🏢 KORIDOR Coworking Spaces Gedung Siola lt.3 Jalan Tunjungan, Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur 60275 (goo.gl/maps/yMHw1d45Yq72)

Daftar sekarang! http://g.co/gapuradigital

Selamat bergabung, belajar, & berjejaring bersama Google!

Info lebih lanjut: (Ardianto) 📱 0812 9700 8459 atau klik bit.ly/DaftarGapuraSby 📧 atanadjaja@google.com

Foto bersama para trainer Google Gapura Digital Surabaya

Bagikan tutorial melalui

Oct 21

Koleksikikie Di Bincang Pagi Colors Radio

Koleksikikie di Colors Radio Hari Jum’at kemarin, saya mendapatkan kehormatan untuk ngobrol seru dengan Colors People di Program #6T9MorningVibes. 6T9 Morning Vibes ini merupakan Program Premium Pagi di 87.7 FM Colors Radio, yang ditujukan untuk menemani kegiatan pagi para pendengarnya. Tidak hanya menyajikan musik yang easy listening, Ryan Aryanto dan Satria Daniswara selalu up to date mengangkat topik menarik yang bisa menjadi inspirasi para pendengarnya dengan mengundang berbagai tamu, yang memiliki keragaman profesi, hobi, juga keahlian khusus lain. Dan Riski Hapsari selaku pemilik Koleksikikie, berkesempatan untuk tampil di acara ini pada Jum’at 20 Oktober kemarin.

 

Berbisnis Bros Karena Suka “Mbak Kikie, cerita donk kenapa memilih bros sebagai aksesoris utama saat memulai bisnis Koleksikikie untuk pertama kali?” “Karena Suka”

Hihihihi… iya yah, saya jadi baru sadar. Kalau lagi interview on air, kalimat yang keluar ya yang pertama kali dipikirin. Dan ternyata alasan memilih bros karena suka aja. Salah satu Netizen di Colors Radio sempat juga menanyakan pertanyaan bernada serupa melalui halaman chat di sosial media ColorsRadio 

Tentu saja memilih bisnis dari trend yang sedang berlaku, dan dirasa digemari oleh banyak orang bukanlah sesuatu yang salah ya. Tapi saya merasa saat saya menyukai apa yang saya lakukan, maka saya memiliki kektuatan lebih untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan bisnis yang datang. Dan ini jelas modal yang sangat penting untuk mempertahankan bisnis kita.

Bertahan Berbisnis Hingga Tahunan Tahun ini adalah tahun ke 10 Koleksikikie berkiprah untuk Negeri. Kalau diinget-inget lagi ya memang banyak cerita yang menyertai perjuangan panjang ini. Dalam salah satu komen di Sosial Media, salah seorang Netizen bertanya bagaimana tips untuk bertahan dengan modal minim. Jujur saja saya agak lama menjawab pertanyaan ini, sampai akhirnya nemu satu alasan utama bisa bertahan. Mungkin ya karena kepepet ya… wkwkwk..

Ketika saya tidak melihat ada solusi lain untuk bertahan hidup selain menjalankan bisnis Koleksikikie dengan sungguh-sungguh, ya akhirnya yang saya tau hanya gimana caranya supaya bisa mempertahankan Koleksikikie demi kelangsungan hidup seluruh anggotanya. Dan kalau diingat-ingat lagi, hal ini juga di alami oleh sesama teman-teman saya yang juga pejuang bisnis rumahan. Ketika bisnis yang kita kelola masih berjalan beriringan dengan hal lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan, terus terang rasa terdesak untuk memajukan usahanya akan berbeda dengan yang hanya mengerjakan usaha ini sebagai satu-satunya sumber mata pencarian.

Hihihi sebenernya ini kalimat agak sedih bin melas ya huahahaha… Tapi ya kadang memang kita harus ada di kondisi terdesak maju, untuk tau seberapa jauh kita bisa melangkah. Karena kadang kebanyakan pilihan cuma akan bikin kita kebanyakan pikiran #eeaa

ngobrol seru di Max One Hotel Tidar Surabaya

Berbagai Pertanyaan Netizen mewarnai Diskusi Pagi 6T9MorningVibes Berbagai pertanyaan seru disampaikan oleh para Netizen melalui akun sosial media. Beberapa ada yang baru ingin memulai bisnis, tapi ada juga yang pernah berbisnis namun tidak dilanjutkan lagi karena kondisi yang tidak memungkinkan. Sangat kreatif sekali bagaimana Mbak Dea selaku Produser dari Colors Radio menghidupkan suasana obrolan pagi, dengan terlebih dulu memancing Netizen untuk meninggalkan pesan dan pertanyaan di Sosial Media 87.7 Colors Radio

 

Terimakasih Colors Radio Akhirnya tidak terasa obrolan sudah berjalan hingga 30 menit. Di akhir acara saya sempat berfoto juga dengan Para Penyiar 6T9MOrning Vibes juga juga Mas Adie Iskandar, Tarot Reader yang juga hadir sebagai Bintang Tamu di acara itu serta Mbak Marsha PR Manager dari MaxOne Hotel Tidar Surabaya yang. Thankyou Sahabat Koleksikikie (kie)

Bagikan tutorial melalui