Archive for the ‘TANYA KIKIE’ Category

Apr 04

Tips Membentuk Tim Kerja untuk UKM

Suka Duka Berbisnis Di Rumah Sebagai pebisnis rumahan, yang juga manusia biasa saya juga sering lho ngerasa jenuh, kaya ‘stuck’ aja gitu, bosen, capek. Trus kalo lagi gitu ya satu-satunya hal yg saya lakukan adalah istirahat. Berhenti sejenak ngerjain hal-hal yg bikin capek tadi, trus nyari alternatif kegiatan lain yg kayanya seru. Biasanya sih tidur (wkwkwkw… habis penyebab utama jenuh biasanya capek fisik ya, kalo habis tidur seringnya jadi bahagia pas bangun) atau bisa juga ketemu genk posesip, alias sahabat-sahabat deket saya, sekedar buat ketawa-ketiwi mbahas apalah-apalah… atau baca koleksi komik kesukaan, atau sekedar jalan-jalan gak jelas.

Pentingnya Punya Tim Kerja Bagi UKM Pas usaha masih di tahun-tahun perkenalan, terus terang gak terlalu terasa kalo libur agak lama yaa.. Tapi setelah cukup diterima di hati para pelanggan kesayangan. Menghilang sesaat sama artinya dengan Slow Response alias “Kok orderannya lama sih gak dibales2”

Disinilah baru kerasa pentingnya untuk membekali tim kita dengan sistem yg jelas. Orderan diterima siapa, yg posting foto tugasnya siapa, packing paketan dikerjakan siapa, termasuk ngecek resi pengiriman. Agar saat kita tidak bisa berfungsi optimal, ada tim yang membantu menjalankan kegiatan bisnis kita.

Tim Kerja Koleksikikie tercinta

Nah cuma biasanya kita galau tuh saat kita masih sendiri dan ingin mencari anggota tim ya. “Siapa yg diajak bekerjasama memperkuat bisnis rumahan kita” “Nyarinya dimana nih yang mau kerja di UKM kaya kita” “Kalo mau kerja trus digaji berapa nih” “Ntar mereka ngerjain apa aja ya” dan lain-lain sebagainya 😅😆

Hal Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mencari Karyawan untuk UKM Sebelum memutuskan mencari Karyawan, menurut saya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. secara sederhana berikut tahapannya :

1. Catet dulu dalam sehari biasanya tugas kita ngapain aja. Kalau pertanyaan pertama ini sulit dijawab, artinya selama ini kita sendiri masih belum tau lho apa yang wajib kita lakukan untuk memajukan usaha. Di tahap ini ada baiknya kalau kita mulai mendata pekerjaan-pekerjaan yang bisa meningkatkan kemajuan usaha kita.

2. Trus urutkan pekerjaan tersebut, dari yg paling gampang sampe paling susah. Paling ampang disini artinya bisa dilakukan siapa saja, bahkan yang tidak memiliki ketrampilan khusus ataupun pengalaman

3. Jangan lupa kasih keterangan tugas mana yg mendatangkan uang, mana yg menghemat pengeluaran.  Misalnya : – posting foto di sosial media mendatangkan uang, kalo foto sering diupload, banyak yang lihat, akan banyak yang order. kalo lupa upload tambah sedikit kemungkinan orderan datang – mengemas paket barang dan mengirimkan ke kurir kalo kemasan rapi, komplain akan jarang, otomatis kita berhemat pengeluaran tak terduga. Kalo barang bisa diambil kurir di rumah tanpa harus kita kirim sendiri, maka kita menghemat biaya transportasi

4. Mulai bikin simulasi sederhana. Kalau pekerjaan tadi dikerjakan orang lain, berapa yg bisa kita hemat atau berapa rupiah yang bisa kita dapatkan lebih banyak. misal : setiap posting foto biasnaya dateng order senilai 100rb, kalo posting foto setiap hari sekali, ada harapan uang akan datang 3 juta rupiah. Kalo karyawan bisa mendatangkan orderan 3 juta rupiah, gapapalah 500ribunya buat dia… Seandainya gaji sebulan harusnya sejuta, berarti karyawan tadi selain posting foto di sosmed, bisa juga nih dibuatkan akun di marketplace, jadi seklai posting foto bisa dilakukan di market place, bisa sekaligus juga posting di market place. Makin banyak yang lihat produk kita, makin besar kemungkinan barang terjual

Kerjakan Sendiri atau Kerjakan Bersama (Tim) Di awal sih pasti susah banget u bikin tim yg solid. Nyari satu buat mau kerja di UKM kita aja biasanya sudah penuh perjuangan… hahahaha, belum lagi kalau di dalam hati kecil kita (yang sudah biasa mengerjakan banyak hal sendirian)terselip sedikit rasa agak gak ikhlas, buat ngeluarin sekian juta rupiah untuk hasil yg bisa dibilang gak pasti, “iya kalo anaknya rajin, kalo males gmana..” “Kalo ntar pegawainya dikasih tau gak ngerti2 gmanah ” dan banyak kegalauan lainnya lagi .. 😆😆

Di saat gini ada baiknya kita mengingat-ingat kembali, bahwa: “Sebaik2nya bisnis adalah bisnis yg memberi manfaat buat banyak orang..” Kalo usaha rumahan kita bisa mbantu lebih banyak orang, Insyaallah akan lbh banyak yg bantu doain.. Dan dari doa tulus ini akan tercipta usaha yg berkah dan amanah. Serta pastinya.. Kita jd bisa punya banyak waktu buat istirahat saat lelah 😆😅 *eeeaaaaa

*cuma biasanya sih, pas inget angka gajian yg harus dibayar motivasi kerja langsung tumbuh seketika 😂😂😆😆 liburpun tak pernah lama

Bagaimana Cara Mencari Karyawan Kalau dengan pertimbangan di atas tadi kita akhirnya memutuskan untuk tetap punya karyawan, menurut saya untuk UKM seperti kita ada baiknya mencari orang-orang di lokasi terdekat untuk berpartisipasi membantu pekerjaan kita.

Orang dari lokasi dekat tempat usaha mungkin tidak terlalu terampil, namun : – mereka tidak membutuhkan biaya transportasi yang besar untuk berangkat kerja – karena jarak yang dekat, risiko datang terlambat bisa diminimalisasi – kredibilitas karyawan dapat dicek melalui informasi dari orang-orang sekitar yang juga kita kenal – karena ada kedekatan lingkungan pergaulan, biasanya jadi saling menjaga, kalau mau ada niat jahat mikirnya panjang, habis kan tinggalnya deketan hehehehe…. (ini hasil cerita adri sesama teman-teman pebisnis UKM yaa prend hihihihi)

Tapi saya sendiri biasanya melakukan hal ini ketika sudah berjumpa calon karyawan yang tepat : 1. Menanyakan motivasi atau alasannya ingin bekerja 2. Memberikan gambaran tugas yang harus dilakukan setiap hari, lengkap dengan harapan yang saya inginkan 3. Kalau setelah diberi gambaran pekerjaan, calon karyawan bersedia dan menyanggupi untuk bekerja di tempat kita, sampaikan nilai gaji yang akan kita berikan, lengkap dnegan keterangan tambahan bagaimana gaji tersebut bisa bertambah atau berkurang setiapo bulannya. (Misal, kalau berhasil menjual lebih banyak dari target akan ada bonus, kalau sering bolos kerja ada potongan gaji)

Untuk kebutuhan administrasi sederhana, biasanya saya juga meminta calon karyawan saya untuk mengisi biodata, dan menandatangani kesepakatan peraturan kerja. Isi kesepatakan kerja juga sederhana kok, di dalamnya terdapat keterangan jam kerja, tata cara minta izin tidak masuk atau sakit, panduan berbusana selama kerja, serta kesanggupan untuk bekerja dengan rajin dan jujur.

Hihihihihi kayanya sih kalo ditulis semacam mudah ya, tapi aslinya sih harus senantiasa diiringi dengan doa.. karena mencari tim kerja yang handal itu sejatinya hampir mirip dengan mencari jodoh, Tapi kaya kata Bang Afgan, walaupun mungkin panjang berliku, jodoh pasti bertemu *eciyeehhh

Simak juga Tips Bisnis saya yang lain di link youtube berikut ini ya prend

Bagikan tutorial melalui

Mar 28

Liputan Koleksikikie di BBS TV

Berbisnis Aksesoris itu Gampang Bulan November setahun yang lalu saya mendapatkan kesempatan istimewa untuk berbagi cerita tentang koleksikikie di salah satu program tentang kewirausahaan di BBS TV. BBS TV merupakan TV lokal yang jangkauan wilayah siarannya meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Kamal, Malang, Kediri dan Bangkalan. Salah satu program andalannya, adalah liputan tentang UKM-UKM yang ada di Kota Surabaya dalam Program acara “Berbisnis itu Gampang”

Cerita Tentang Awal Mula Koleksikikie Berdiri Setelah diajak cerita-cerita… saya jadi teringat kembali bagaimana awal mula Koleksikikie lahir. Kata Koleksikikie sendiri hadir pertama kali di tahun 2007, awalnya kata ini tidak sengaja tertulis pada salah satu artikel yang saya posting di halaman blog pribadi saya yang banyak memuat cerpen yang saya tulis (Hahahaha… iya dink saya dulu suka banget nulis cerpen…)

Jadi tanpa terasa Agustus 2018 ini, Koleksikikie akan genap berusia 11 tahun lhoh hehehehe….

“Kenapa Berbisnis Aksesoris?” Bisa dibilang merupakan salah satu pertanyaan yang kerap diajukan kepada saya, dan jujur aja ya prend… alasan yang mendasarinya sangat sederhana sekali, alias ya karena seneng aja.

Jadi ceritanya Dari SMP, saya sudah suka banget pelajaran PKK, alias Pendidikan Ketrampilan Keluarga hihihii jadi yah semacam pelajaran dasar yang dibutuhkan untuk bisa survive dalam kehidupan berkeluarga kelak wkwkwkw… kaya menjahit, menyulam, bikin keset pake benang wol yang kita rangkai pake  bingkai, juga bikin beragam hiasan dekorasi rumah yah rasanya pelajaran itu selalu seru gitu buat dilakukan…

Lalu pas SMP saya mulai secara khusus bikin gelang dari kabel telpon rumah (yup waktu saya kecil dulu, telpon yang ada di rumah masih pake kabel yaaa hahaha) yang kalo dikupas akan ada bagian kabel yang lebih tipis dan berwarna-warni. Nah kabel inilah yang kemudian saya rangkai dan dijual jadi gelang persahabatan..

Lika Liku Bisnis Aksesoris Walaupun saya sudah memulai usaha aksesoris ini di usia yang relatif muda, tapi ya namanya juga bisnis yaaa tetep aja ada naik dan turunnya hahahaha…

Produk yang bagus dan berkualitas adalah syarat utama untuk bisa bertahan dalam suatu bisnis. Namun dibutuhkan ketrampilan dan kreativitas yang gak putus-putus untuk bisa memasarkan produk yang sama secara terus menerus.. dan ternyata zaman dulu saya juga sudah melakukan sistem endorse sederhana lho ke temen-temen saya… walaupun di masa itu belum ada instagram hahaha…

Tapi kalo diinget-inget tantangan terbesar justru datang dari orang-orang terdekat kita. Saya inget banget Bapak Ibu saya dulu gak 100% mendukung keinginan saya untuk berbisnis aksesoris saat lulus kuliah. Trus kalo udah gitu gimana donk? Kalo saya sih biarpun apa yang saya suka penting, tapi nurut sama orangtua itu wajib ahahahaha…. Jadi ya selepas kuliah, saya masih mencoba mewujudkan keinginan orangtua dengan bekerja di sebuah Bank Swasta. Tapi ya kembali lagi ya… kalo namanya udah passion,s esuatu yang kita inginkan dengan sangat, yanga kan kita perjuangkan sepenuh hati, ya tetep aja biarpun dibilang jangan… selalu ada usaha untuk mewujudkannya hahaha…

Jadi buat temen-temen yang mungkin ngalamin juga nih saat ini… dapet semacam penolakan dari keluarga ataupun orang2 terdekat kita. Coba berusaha dengerin juga masukan-masukan mereka, percayalah bahwa setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Saya sendiri walaupun hanya sekitar 3 tahun bekerja di Bank, namun merasakan banyak sekali manfaat yang akhirnya membantu saya dalam mengembangkan Koleksikikie. Jadi Alhamdulillah banget sebelum bekerja sendiri dari rumah, saya sudah mendapatkan pengalaman berharga dengan terlebih dulu bekerja di Perusahaan Nasional.

Berbisnis Online Solusi Bagi Ibu yang bekerja dari rumah Koleksikikie lahir setahun setelah putra saya Dimas lahir. Sebagai Ibu baru yang jauh dari orangtua juga ya waktu itu, maka tantangan terbesar yang saya hadapi adalah bagaimana menjalankan bisnis saya dari rumah, tetep bisa deket sama Dimas, tapi juga bisa memperkenalkan produk yang saya buat kepada lebih banyak orang..

Dari situ saya mulai kepikiran buat website. awalnya masih mengandalkan platform gratisan ya dari multiply… dan ternyata gak langsung laku donk wakakakaka…. Dari situ saya mulai mengubah strategi bisnis, dengan mengajak orang untuk mengenal saya lebih dekat. Jadi gak melulu tentang menjual bros, tapi saya ajak pembaca blog Koleksikikie untuk mengetahui proses pembuatan aksesoris, bagaimana suka dukanya berburu bahan untuk bikin bros, kerumitan yang harus saya alami saat proses desain… dan ternyata tulisan-tulisan ini diapresiasi orang dan akhirnya menimbulkan rasa kedekatan. Kedekatan inilah yang akhirnya mendorong orang tidak hanya percaya kepada saya secara pribadi, tapi juga membuat mereka mempromosikan usaha saya tanpa diminta…

Dari sinilah koleksikikie pelan-pelan mulai mengembangkan usahanya secara online.

(bersambung)

Bagikan tutorial melalui

Mar 23

Maret : Bros Batu Bengkok Etnik

BROS ETNIK KOLEKSIKIKIE bros etnik Koleksikikie adalah seri bros koleksikikie yang dibuat dengan menambahkan sentuhan ornamen berbentuk lempengan aneka bentuk dan dalam beragam warna. Kali ini bros etnik-nya dirangkai dengan menggunakan bahan baku batu agate berbentuk bengkok, yang dipadukan dengan beragam kristal, manik batu serta ornamen hias lain hingga menjadi→ Baca selengkapnya

Feb 17

MENCIPTAKAN PRODUK SOLUTIF, AGAR PRODUK LARIS TERJUAL

Kalau baru pertama jualan, ada banyak gundah yang ada di hati ya, salah satu yang mungkin sedang dirasakan oleh sahabat Koleksikikie ya perasaan seperti ini “Banyak yang bilang buatan saya bagus, tapi kenapa penjualannya masih gak bagus ya?”

PRODUK BAGUS vs PRODUK SOLUTIF Pujian akan suatu hal, kerap kita lontarkan saat melihat hal yang menarik. Tapi keputusan membeli, biasanya baru dilakukan ketika kita merasa membutuhkan barang yang ditawarkan. Yah bayangin berapa banyak uang yang keluar, kalo setiap liat yang lucu kita beli  Kurang sejalan dengan visi misi hidup hemat Mamah cermat  Maka sbgi pengusaha serba bisa #ZamanNow (alias ya yang mbikin, ya sekaligus yang njual juga 😆). Sangat penting bagi kita, u bisa mengubah produk yang sudah bagus dan menarik tadi menjadi “produk yang solutif” . Istilah produk solutif ini sebenernya karangan saya sih hihihihi… kata ini saya tujukan untuk produk yang bisa menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi orang lain. Produknya bisa sama persis, bahasa marketingnya lah yang akan mengubah produk yang sama tadi menjadi solusi bagi calon pelanggan kita. Jadi kuncinya justru bagaimana membuat bahasa pemasaran yang bisa meningkatkan level produk yang kita jual.

“Bros cantik dari mutiara ini memiliki ukuran mungil, cocok untuk dipakai sehari-hari. Paduan warna putih dan coklat keemasan akan menjadikan bros ini pas dipakai dgn beragam busana” Yang suka hemat & pengen cantik jadi langsung beli pas baca kalimat cocok buat semua baju

“Kebab yang kita jual ini selain enak memiliki ukuran mungil yang pas untuk anak-anak, sehingga cocok untuk bekal sekolah si kecil” Ibu yang memiliki kesibukan padat di pagi hari tapi juga harus menyiapkan bekal untuk anak-anak, langsung pengen beli dengan adanya informasi ini.

“Semua kerudung yang kami jual, dikemas dalam kotak yang eksklusif. Kemasan cantik ini memudahkan kita saat ingin menghadiahkannya u orang tersayang” Awalnya gak pengen beli, begitu baca kalimat yang tersayang jadi kepikiran buat menghadiahkan ke seseorang.

BAGAIMANA MEMBUAT PRODUK YANG SOLUTIF Walaupun terlihat mudah, tapi dibutuhkan kejelian untuk memiliki ketrampilan ini. Saya sendiri awalnya ya juga mengalami lho apa yang mungkin sedang teman-teman alami saat ini, dan memilih alasan-alasan seperti kebanyakan orang saat akan menawarkan barang jualan saya.

Yah alasan2 sejuta umat seperti : – karena buatan saya bagus – karena harga barang saya murah – karena jarang lo yang menjual produk yang saya bikin ini Trus tetep gak ada yang beli… huahahahahaa  syediiihhhhh….

Setelah kemudian saya renungi baru saya tersadar, bahwa alasan yg banyak tadi selalu ttg “SAYA” padal yg mau saya minta untuk membeli kan orang lain, kenapa kok saya gak mikirin tentang mereka ya. Lalu saya mulai mengoreksi alasan2 kenapa produk saya penting untuk dibeli, dengan pertanyaan sederhana “Bagaimana produk saya bisa memudahkan hidup orang lain”

FOKUS PADA PELANGGAN MEMBANTU PENJUALAN MELESAT Dengan fokus pada keinginan memberikan manfaat lebih banyak, saya jadi mulai bisa menemukan lebih banyak alasan kenapa produk saya bermanfaat untuk pelanggan tersebut, dan bisa menjadi solusi yang memudahkan hidup mereka.

Agar lebih memahami apa yang mereka butuhkan, kita bisa membuat kuisioner, ataupun ngobrol-ngobrol ringan tentang apa yang mereka hadapi dan inginkan. Cara ini akan membantu kita untuk bisa lebih mengenal dan memahami seperti apa pelanggan yang membutuhkan produk kita.

Jadi ayooo berdagang dan bermanfaat buat lebih banyak orang. Karena sebaik-baiknya pedagang, adalah pedagang yang bisa memberikan manfaat buat orang banyak kan ya… (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Feb 15

Pentingnya Mengenal Produk Yang Kita Jual

SEMUA DAGANGAN PASTI LARIS Dari dulu, Saya percaya semua dagangan punya jodohnya, alias “Gak ada dagangan yang gak laku… yang ada hanya dagangan yang belum menemukan pembeli yang tepat” hihihihi… Tapi pembeli yang tepat juga gak bisa hanya ditunggu prend, Kalau sekarang masih ngerasa “Kok belum ada yang beli kalung saya ya.. padal sudah difoto, dipajang, dikasih keterangan panjang, tapi jangankan dibeli, di-love aja jarang…” Eits jangan sedih dulu…

Karena ketika foto tadi dilihat oleh orang yang gak tepat, akan ada sejuta alasan buat gak jadi beli “Bagus sih… cuma mahal banget ya, di ITC 100rb dapet 3” “Lucu sih kalungnya, cuma mau dipake kemana.. gue orangnya tomboy” “Aku suka sih kalung panjang, tapi kalo warna pink.. gak deh” huhu… kalo ditulis tambah banyak, kayanya malah bikin demotivasi yeee haha…

KENALI PRODUK YANG KITA JUAL Seperti mencari jodoh, ketika kita gak mengenali siapa diri kita dan kriteria pasangan seperti apa yang kita inginkan, akan sangat sulit buat ketemu idaman hati. Ibaratnya “Gmana mau ketemu, kalau apa yang mau dicari aja kita gak tau” Jadi syarat utama bertemu pembeli adalah harus tau dulu donk pembeli yang kita cari itu yang gimana

Kalau misal pengen pasangan yang baik hati, cerdas dan peduli sesama. Nah orang kaya gini ketemunya dimana sih? Oh di kegiatan bakti sosial, biasanya mereka aktif di kegiatan masyarakat.. Nah kalo kita sendiri agak males ikutan kegiatan yang kaya gini, ya susah juga ya buat ketemu dan kenal sama tipe idaman ini.

Sama halnya kalau yang kita inginkan adalah pasangan yang rajin olahraga, punya badan sehat, atletis, yang bikin deg-deg ser.. ya kemungkinan besar tipe ini akan banyak dijumpai di tempat olahraga, klub hidup sehat, lapangan yang suka ditongkrongin anak-anak hobi lari di pagi hari… kalo kitanya bangunnya aja siang, trus olahraga seingetnya aja ya jelas susah banget yaaak ketemu yang model ginian hihihihi

Nah dagangan juga punya kisah yang hampir mirip. Saat kita gak tau produk yang kita jual, akan sangat sulit sekali menawarkannya ke pelanggan yang tepat.

Jadi kalau memang kalungnya buat anak-anak, dengan desain yang lucu, bahan yang ringan dan aman, ya carilah calon pelanggan di TK-TK, atau titipkan di sanggar aktivitas anak, kalo bisa yang fashion show atau tari, karena anak-anak ini lebih sadar akan penampilan dan yang terpenting datang kesana dianter mama-mamanya yang siap mbelikan…

Kebalikannya kalau kalung yang kita jual beraliran etnik, kualitas premium dan desain yang nyeni. Susah banget kalo harus menjual kalung ini ke kelompok mahasiswa… jauh lebih efektif kalau kita bergabung di komunitas pecinta kain nusantara, atau kelompok rotary.

Tapi kalau belum gabung kita udah pesimis “Ah aku sih orangnya males gabung ama ibu2 jetset gitu.. mending di rumah aja tidur” Ya mungkin kita harus merevisi ulang produk yang kita jual lho, cari yang lebih cocok dengan kita, yang mau kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh sepenuh hati. Karena hanya perjuangan maksimal yang akan mempertemukan kita dengan hasil maksimal.

Jadi gak boleh patah hati dulu sebelum nyoba kenalan lho yaaa Semangat sahabat… (kie)

Bagikan tutorial melalui

Jan 18

Mengenal Istilah SEO & SEM untuk Ibu-Ibu Pengusaha UKM

Dulu waktu pertama kali mulai belajar bikin website melalui platform gratis multiply.com saya pernah ditanya “Web nya sudah SEO friendly belum mbak, karena percuma bikin website kalo SEO-nya gak diurusin” whuaa langsung panik… apaan sih SEO (heuehehe…)

Apa itu SEO? SEO adalah singkatan dari (Search Engine Optimization), Google sendiri mengartikan  SEO sebagai: “Cara meningkatkan pengunjung sebuah website melalui mesin pencari” – Online marketing vocabulary, Learn with Google.

hm Masih inget yellow pages gak prend? Kalau zaman dulu banget… kita bikin toko trus Toko kita ada nomer telponnya, langkah penting untuk membuat toko kita mudah ditemukan adalah mendaftarkan nomer telpon Toko di Kantor Yellow Pages, buku kuning super tebal yang isinya daftar nomer telpon penting yang ada di satu kota tertentu. Dengan tercantuk di buku kuning, siapa aja yang butuh informasi dari buku tersebut akan lebih mudah menemukan toko kita.

Nah di zaman sekarang yang semuanya serba online, punya website tentu menjadi suatu hal yang penting ya bagi pebisnis rumahan macem kita. Tapi kalau website nya gak bisa ditemukan oleh mesin pencari… maka sangat kecil sekali kemungkinan produk yang kita pajang di website kita ini bisa laku terjual. Disinilah mengapa SEO sangat penting, karena pengetahuan tentang SEO akan membantu kita untuk membuat apa yang ada di website lebih mudah ditemukan oleh orang lain.

MESIN PENCARI INFORMASI

“Kalau gak tau di-googling aja” “Tanya aja ke Mbah google” “Google aja kalo mau tau jawabannya”

Kayanya sering banget ya kita denger kalimat-kalimat semacam itu belakangan ini. Sebagai sebuah brand, google berhasil menciptakan imej yang sangat kuat bagi penggunanya. Sehingga cukup wajar bila banyak orang yang beranggapan bahwa mesin pencari otomatis = google. Padahal, google hanya satu diantara sekian banyak search engine/mesin pencari yang ada di dunia.

Beberapa Search Engine yang lain diantaranya : 1. Bing (2009)

Bing yang merupakan produk microsoft di klaim sebagai mesin pencari yang menduduki peringkat kedua terbanyak digunakan pengguna internet setelah google.

2. Ask.com (2006)

Awalnya situs ask.com bermula dari tanya jawab yang sering dilakukan oleh pengguna internet yang kemudian dikembangkan oleh Garrett Gruener dan David Warthen di negara bagian Amerika Serikat, California.

3. DuckDuckGo (2008)

DuckDuckGo didirikan di Pensylvania, Amerika oleh Gabriel Weinberg. Mesin pencari ini digemari karena komitmennya untuk menjaga privacy pada para penggunanya. Tidak seperti search engine yang lainnya. DuckDuckGo tidak menampilkan profil penggunanya, dan hasil pencarian antara pengguna satu dengan lainnya akan menyajikan informasi yang sama.

4. Yandex (2010)

Mesin Pencarian Yandex ini merupakan produksi dari Perusahaan Internet populer di Rusia, mesin ini banyak digunakan di Ukraina, Belarus, Kazakhstan dan Turki.

5. Baidu (2000)

Baidu didirikan pada 18 Januari 2000 merupakan perusahaan layanan web yang berpusat di Kampus Baidu yang terletak di Beijing China. Mesin pencarian terbesar di Cina ini didirikan oleh Robin Li dan Eric Xu, warga negara Cina yang belajar di luar negeri sebelum akhirnya kembali ke China dan mengembangkan Baidu.

Selain itu juga ada AOL, Yahoo dan lain-lain. Beberapa masih aktif digunakan, yang lain bangkrut karena semakin hari semakin kehilangan jumlah pemakainya. Menurut saya sih biarpun ada banyak mesin pencari, sebaiknya kita fokus ke satu yang paling banyak digunakan oleh target market kita aja. Sehingga PRnya menjadi lebih fokus untuk membuat konten website kita ada di halaman pertama mesin pencari Google.

Trus gimana donk cara membuat website yang menarik agar mudah ditemukan oleh mesin pencari ini, atau yang umum disebut sebagai WEBSITE yang SEO FRIENDLY

MEMBUAT WEBSITE YANG SEO FRIENDLY

Kalau kita googling, ada banyak artikel yang membahas tentang tips-tips untuk menciptakan website yang mudah ditemukan di mesin pencari google. Namun bagi saya secara sederhana yang harus kita lakukan adalah :

Kenali siapa pengunjung website yang kita cari Saat memutuskan untuk membuat website untuk UKM kita, sebaiknya sedari awal kita sudah membayangkan siapa yang akan menjadi target customer kita, yakni orang-orang yang kita harapkan mau membaca tulisan yang kita buat. Dengan bisa membayangkan siapa mereka, akan lebih mudah bagi kita untuk memperkirakan kebiasaan mereka, serta hal-hal menarik yang mereka cari saat browsing di Internet. Nah hal-hal itulah yang nantinya harus kita sediakan di website yang kita kelola prend. Sajikan Informasi yang bermanfaat Walaupun tujuan uatama keberadaan website kita untuk menjual produk UKM kita. Selalu sisipkan informasi yang bermanfaat bagi calon pelanggan kita. Misalnya produk yang dijual adalah baju batik, sebaiknya postingan di website tidak melulu tentang baju, serta daftar harganya saja. Namun juga dilengkapi dengan tips cara padupadan baju, bagaimana memilih aksesoris yang tepat untuk batik tersebut, trik merawat bahan batik agar awet serta ulasan tentang tokoh fashion yang menginspirasi. Jenis-jenis tulisan ini akan membantu orang-orang yang kita target sebagai pelanggan untuk menemukan website kita. Berusahalah untuk selalu Fokus dan Informatif. Salah satu tantangan persaingan bisnis online bagi UKM seperti kita adalah meninggalkan kesan kepada pelanggan. Bagaimana membuat mereka mengingat toko kita, diantara banyak toko online lain yang juga menjual produk yang sejenis. Untuk mencapai tujuan ini yang harus kita lakukan adalah fokus menyajikan tema yang sama berulang-ulang. Kemasan luar artikelnya boleh berbeda-beda, namun apabila toko kita adalah toko yang menjual produk makanan organik, sebaiknya tema yang kita tulis di halaman website kita tidak jauh-jauh dari gaya hidup dehat dan pentingnya memilih bahan makanan yang baik untuk menjaga kualitas hidup kita. Beberapa orang memilih menulis artikel yang panjang… namun saya sendiri lebih menyukai artikel yang singkat, padat dan informatif. Karena tulisan yang terlalu panjang justru menyebabkan kejenuhan dan membuat pembaca males berlama-lama di halaman website kita. Lengkapi Konten Website dengan Hal yang secara Visual Menarik Tulisan yang informatif memang bermanfaat bagi pembaca website, namun apabila dilengkapi dengan gambar dan video bergerak yang unik, akan terlihat jauh lebih menarik dan menyenangkan untuk dibaca. Namun pastikan bahwa gambar dan video ini tidak menyerap kuota internet terlalu besar, sebab akan memperlambat waktu loading yang dibutuhkan pengunjung untuk mengakses website kita. Pastikan juga gambar dan video yang kita pasang relevan atau mendukung tulisan yang kita tampilkan. Kuasai Teknik Penulisan di website.  Hal ini meliputi pemilihan gaya bahasa yang tepat untuk pembaca kita, membuat alur tulisan yang menarik, serta menulis Meta dan Title Description Artikel saat penulisan di dashboard website. Penulisan Meta Description yang tepat terbukti ampuh meningkatkan efektifitas pencarian artikel oleh google. Jalin Relasi Online Sangat penting untuk menjalin persahabatan dengan audience online kita, baik sesama penulis website, para pembaca dan pelanggan kita, juga situs-situs direktori yang biasa mengelompokkan informasi terkait. Dengan menjalin hubungan baik, saling mengunjungi, membalas komentar dan  menciptakan komunikasi yang hangat dengan pembaca website, akan besar kemungkinan mereka men-share artikel kita ke berbagai sosial media. Rutin Terjadwal Salah satu kunci penting untuk menjaga website kita berada di peringkat pertama mesin pencari adalah melakukan update secara kontinu dan terus menerus. Website yang aktif akan lebih mudah ditemukan dibandingkan website yang ada sejak lama namun tidak dikelola dengan baik. Untuk itu sangat penting untuk selalu meng-update isi website dnegan artikel terbaru yang relevan, membuat pembaca setia kita terus menunggu informasi terbaru dari website kita. Cara lain yang bisa dilakukan (khususnya untuk website yang memiliki usia 10 tahun lebih) adalah memperbarui artikel lama dengan menambahkan beberapa info atau foto baru, sehingga lebih fresh dan relevan ketika dibaca.

SEO vs SEM

Selain SEO, di dunia internet marketing kita juga mengenal istilah SEM. SEM adalah singkatan dari Search Engine Marketing, atau dapat diartikan sebagaimana berikut : “Penggunaan iklan online pada halaman hasil mesin pencari untuk membantu pengunjung menemukan website Anda. SEM sering menggunakan sistem pay-per-click (PPC), dimana si pengiklan hanya akan dikenakan biaya ketika seseorang mengklik iklan mereka (juga disebut sebagai cost-per-click, atau CPC).” – Online marketing vocabulary, Learn with Google.

Kalau SEO memungkinkan website kita ditemukan di halaman pertama dengan cara organik/alami. Maka SEM akan membantu website kita ditemukan dengan cara memasang iklan berbayar.

Apa Beda SEO & SEM 1. WAKTU Menurut saya perbedaan paling mendasar dari SEM dan SEO adalah Waktu. Dibutuhkan waktu yang relatif tidak sebentar untuk bisa merasakan dampak artikel yang kita tulis dengan SEO agar bisa muncul di halaman pertama, ibaratnya setelah artikel ditulis perlu pembaca yang menguji efektivitas artikel tsb dulu, untuk kemudian menjadikan tulisan itu muncul di halaman pertama google. Berbeda dengan menggunakan metode SEM, setelah kita membayar biaya iklan, postingan kita bisa langsung berada di halaman pertama google. Namun lamanya ada di halaman tersebut akan tergantung dari anggaran iklan yang kita keluarkan.

2. BIAYA Dengan mengoptimalkan penggunaan SEO, artikel yang memiliki konten yang bermanfaat dan baik akan selalu beradadi peringkat atas secara natural. Namun untuk artikel yang mengandalkan SEM, dibutuhkan biaya yang terus menerus untuk mengiklankan tulisan tersebut agar ada di halaman pertama. Maka secara jangka panjang biaya yang dibutuhkan akan semakin banyak. Selain itu perlu juga menguasai teknik beriklan yang sesuai sasaran agar pembaca yang menemukan iklan berbayar kita ini memang benar2 target market yang ingin kita tuju. Sebab akan sangat merugikan bila iklan kita banyak dibaca, namun bukan oleh orang yang berpotensi membeli produk yang kita jual… mereka relatif akan mengabaikan informasi yang kita berikan di tulisan tersebut.

Sehingga bisa saya simpulkan bahwa kedua metode ini sama-sama bermanfaat dan mendukung keberadaan website kita. Namun penerapannya sebaiknya disesuaikan dnegan kebutuhan dan tujuan keberadaan website kita, juga mempertimbangkan biaya serta faktor lain yang terkait.

INGIN BELAJAR LEBIH BANYAK TENTANG MATERI SEO & SEM?

Yuk Belajar Bareng, Kabar gembiranya GOOGLE MEMBUKA KELAS STRATEGI BISNIS DIGITAL di 10 Kota Besar di Indonesia. Dan untuk Kota Surabaya ada jadwal pelatihan untuk bulan Januari ini loh, Saya sendiri rencananya akan hadir menjadi trainer di kelas pengenalan SEO & SEM  😍😍.

Sehingga buat temen-temen yang punya usaha dan ingin belajar strategi digital untuk dunia usahanya, yuk ikutan gelas Google Gapura Digital yang akan diselenggarakan secara GRATIS! dengan bbeberapa materi pilihan sebagaimana berikut ini :

1) Panduan Dunia Digital Sabtu, 20 & 27 Januari 2018 🕘 09.00 – 12.00 WIB

2) Google untuk Bisnismu Sabtu, 20 & 27 Januari 2018 🕐 13.00 – 16.00 WIB

3) Tips Website Efektif Minggu, 21 & 28 Januari 2018 🕘 09.00 – 12.00 WIB

4) Pengenalan Search Engine Optimation (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) Minggu, 21 & 28 Januari 2018 🕐 13.00 – 16.00 WIB

🏢 KORIDOR Coworking Spaces Gedung Siola lt.3 Jalan Tunjungan, Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur 60275 (goo.gl/maps/yMHw1d45Yq72)

Daftar sekarang! http://g.co/gapuradigital

Selamat bergabung, belajar, & berjejaring bersama Google!

Info lebih lanjut: (Ardianto) 📱 0812 9700 8459 atau klik bit.ly/DaftarGapuraSby 📧 atanadjaja@google.com

Foto bersama para trainer Google Gapura Digital Surabaya

Bagikan tutorial melalui

Oct 21

Koleksikikie Di Bincang Pagi Colors Radio

Koleksikikie di Colors Radio Hari Jum’at kemarin, saya mendapatkan kehormatan untuk ngobrol seru dengan Colors People di Program #6T9MorningVibes. 6T9 Morning Vibes ini merupakan Program Premium Pagi di 87.7 FM Colors Radio, yang ditujukan untuk menemani kegiatan pagi para pendengarnya. Tidak hanya menyajikan musik yang easy listening, Ryan Aryanto dan Satria Daniswara selalu up to date mengangkat topik menarik yang bisa menjadi inspirasi para pendengarnya dengan mengundang berbagai tamu, yang memiliki keragaman profesi, hobi, juga keahlian khusus lain. Dan Riski Hapsari selaku pemilik Koleksikikie, berkesempatan untuk tampil di acara ini pada Jum’at 20 Oktober kemarin.

 

Berbisnis Bros Karena Suka “Mbak Kikie, cerita donk kenapa memilih bros sebagai aksesoris utama saat memulai bisnis Koleksikikie untuk pertama kali?” “Karena Suka”

Hihihihi… iya yah, saya jadi baru sadar. Kalau lagi interview on air, kalimat yang keluar ya yang pertama kali dipikirin. Dan ternyata alasan memilih bros karena suka aja. Salah satu Netizen di Colors Radio sempat juga menanyakan pertanyaan bernada serupa melalui halaman chat di sosial media ColorsRadio 

Tentu saja memilih bisnis dari trend yang sedang berlaku, dan dirasa digemari oleh banyak orang bukanlah sesuatu yang salah ya. Tapi saya merasa saat saya menyukai apa yang saya lakukan, maka saya memiliki kektuatan lebih untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan bisnis yang datang. Dan ini jelas modal yang sangat penting untuk mempertahankan bisnis kita.

Bertahan Berbisnis Hingga Tahunan Tahun ini adalah tahun ke 10 Koleksikikie berkiprah untuk Negeri. Kalau diinget-inget lagi ya memang banyak cerita yang menyertai perjuangan panjang ini. Dalam salah satu komen di Sosial Media, salah seorang Netizen bertanya bagaimana tips untuk bertahan dengan modal minim. Jujur saja saya agak lama menjawab pertanyaan ini, sampai akhirnya nemu satu alasan utama bisa bertahan. Mungkin ya karena kepepet ya… wkwkwk..

Ketika saya tidak melihat ada solusi lain untuk bertahan hidup selain menjalankan bisnis Koleksikikie dengan sungguh-sungguh, ya akhirnya yang saya tau hanya gimana caranya supaya bisa mempertahankan Koleksikikie demi kelangsungan hidup seluruh anggotanya. Dan kalau diingat-ingat lagi, hal ini juga di alami oleh sesama teman-teman saya yang juga pejuang bisnis rumahan. Ketika bisnis yang kita kelola masih berjalan beriringan dengan hal lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan, terus terang rasa terdesak untuk memajukan usahanya akan berbeda dengan yang hanya mengerjakan usaha ini sebagai satu-satunya sumber mata pencarian.

Hihihi sebenernya ini kalimat agak sedih bin melas ya huahahaha… Tapi ya kadang memang kita harus ada di kondisi terdesak maju, untuk tau seberapa jauh kita bisa melangkah. Karena kadang kebanyakan pilihan cuma akan bikin kita kebanyakan pikiran #eeaa

ngobrol seru di Max One Hotel Tidar Surabaya

Berbagai Pertanyaan Netizen mewarnai Diskusi Pagi 6T9MorningVibes Berbagai pertanyaan seru disampaikan oleh para Netizen melalui akun sosial media. Beberapa ada yang baru ingin memulai bisnis, tapi ada juga yang pernah berbisnis namun tidak dilanjutkan lagi karena kondisi yang tidak memungkinkan. Sangat kreatif sekali bagaimana Mbak Dea selaku Produser dari Colors Radio menghidupkan suasana obrolan pagi, dengan terlebih dulu memancing Netizen untuk meninggalkan pesan dan pertanyaan di Sosial Media 87.7 Colors Radio

 

Terimakasih Colors Radio Akhirnya tidak terasa obrolan sudah berjalan hingga 30 menit. Di akhir acara saya sempat berfoto juga dengan Para Penyiar 6T9MOrning Vibes juga juga Mas Adie Iskandar, Tarot Reader yang juga hadir sebagai Bintang Tamu di acara itu serta Mbak Marsha PR Manager dari MaxOne Hotel Tidar Surabaya yang. Thankyou Sahabat Koleksikikie (kie)

Bagikan tutorial melalui

Jun 23

9 Alasan Jualan di Instagram Tak Kunjung Laku (II)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya http://koleksikikie.com/2017/05/9-alasan-jualan-di-instagram-tak-kunjung-laku/  

5. Tampilan Foto yang kurang menarik Berbeda dengan cara penjualan melalui facebook ataupun market place yang memungkinkan kita menuliskan keterangan panjang lebar untuk menjelaskan produk yang kita tawarkan. Penjualan melalui instagram lebih berfokus pada kekuatan gambar.

Produk dengan gambar yang memiliki detail jelas, diambil dari beragam sudut yang menarik, termasuk melengkapi diri dengan tampilan saat digunakan,  akan jauh lebih menarik dan mengundang orang untuk menghubungi penjualnya. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan konsep foto yang akan dipajang di akun instagram.

Untuk satu produk yang sama sebaiknya dapat diposting beberapa foto dengan penjelasan detail yang berbeda, contohnya seperti gambar berikut ini

detail gelang saat dipakai

detail gelang yang memudahkan orang untuk membayangkan produk

aneka pilihan warna-warna gelang

6. Detail Cara Pemesanan yang Membingungkan Beberapa produk yang terdapat di instagram sudah dipasang secara menarik, namun tak kunjung laku hanya karena informasi cara pemesanan yang kurang jelas. Apabila instagram hanya ditujukan sebagai media untuk mempromosikan sebuah website, jangan lupa untuk menampilkan link website kita pada halaman utama akun instagram.

Beberapa pelanggan juga mengaku tidak jadi membeli, karena tidak mengetahui istilah yang digunakan oleh penjual, seperti : ‘order contact bio’ Bio yang dimaksud di kalimat ini adalah biodata, yakni keterangan yang terdapat di bawah foto. Namun karena tidak semua orang familiar dengan istilah ini, maka seringkali mereka yang tidak mengetahui bio itu apa, akhirnya batal belanja

 

Sebaiknya pada foto produk yang kita upload, tambahkan langsung cara pemesanan/order. atau posting akun LINE dan WA yang kita gunakan untuk berdagang.

7. Respond yang Lama Sama dengan toko konvensional ataupun toko online di platform lainnya, para pembeli senantiasa mengharapkan respond yang cepat dari pembeli. Beberapa transaksi online sering kali tidak berhasil closing ketika penjual terlambat me-respond permintaan ataupun pertanyaan dari calon pembeli.

Untuk menghindari harapan yang tinggi dari para pembeli, kita bisa menambahkan keterangan jam operasional pada halaman toko kita. Sehingga saat pembeli lama menerima respond di saat toko sedang tidak buka, mereka dapat lebih memahami.

8. Postingan yang Tidak Terjadwal Salah satu kunci untuk menjaga follower kita tetap banyak, adalah membuat jadwal posting yang rutin. Postingan yang terlalu banyak dalam tempo waktu yang singkat akan mengganggu timeline follower kita… namun postingan yang terlalu lama jarak waktunya juga akan membuat pelanggan kita mengira bahwa toko yang kita kelola sudah tidak aktif lagi beroperasi. Untuk itu snagat penting untuk membuat postingan secara rutin.

Bagaimana kalau kita tidak memiliki produk baru? Bukan masalah untuk memotret ulang produk lama dan mempostingnya kembali di akun isntagram kita… gunakan caption/keterangan yang berbeda agar produk yang sama mampu memberikan kesan yang berbeda pada follower kita. Apabila stok foto yang baru belum ada, kita bisa juga menyisipkan quotes, tips ataupun info menarik lain yang dapat bermanfaat bagi follower, namun pastikan bahwa info tersebut sesuai dengan konsumen yang kita punya.

9. Kurang Optimal menggunakan Hastag  Rajin posting, foto bagus, tapi belum juga ditemukan orang? Mungkin karena saat memposting kita belum piawai menambahkan tagar (tanda pagar #) Pada instagram, tagar berfungsi untuk memudahkan kita menemukan produk atau gambar yang kita cari/inginkan. Untuk itu saat membuat postingan, selalu tambahkan tagar yang mampu menggambarkan tentang produk kita,

Tagar dalam bahasa inggris akan membuat kita terlihat keren, namun orang2 di Indonesia yang ingin belanja biasanya lebih menyukai tagar bahasa indonesia, karena kalo nemu barangnya tapi gak ada di Indonesia kan lebih susah lagi ordernya… transfer, kirim paket, bahasa saaat melakukan pemesanan. Jadi bila kita fokus ingin berjualan sebaiknya pilih tagar yang familiar digunakan oleh calon pembeli kita.

Untuk mengecek tagar populer masukkan saja kalimat yang kita rencanakan, biasanya akan muncul jumlah berapa kali tagar tersebut telah digunakan secara online. Semakin banyak jumlah yang tertera, maka semakin populer tagar itu digunakan.

Bolehkah memasang tagar populer namun tidak menggambarkan produk yang kita jual? Boleh saja, tapi hal ini tidak significant menyebabkan penjualan meningkat. Misalnya agar banyak dilihat, kita memakai tagar #rafiahmad.. maka orang yang awalnya mencari berita tentang rafi ahmad bisa saja melihat produk baju yang kita jual dengan keterangan tagar #rafiahmad tersebut, tapi orang tadi bukan browsing mau beli baju melainkan browsing berita rafi ahmad. maka kemungkinan dia berhenti melihat baju kita juga kecil sekali.

Semoga infonya membantuu yaaa sahabattttt Semangaattttt jualaaannnnnnn

Bagikan tutorial melalui

 

 

May 27

9 Alasan Jualan di INSTAGRAM Tak Kunjung Laku

KELAS BISNIS ONLINE “JUALAN DI INSTAGRAM” Sudah hampir satu bulan ini saya bersama 45 orang sahabat perempuan koleksikikie, tergabung di kelas bisnis online koleksikikie. 45 orang perempuan ini adalah para pemilik usaha rumahan yang mulai dikembangkan secara online, baik melalui sosial media maupun market place. Di kelas online gelombang kedua ini, saya memfokuskan materi kelas dengan materi tips promosi dan berjualan di instagram.

Wajib Posting Setiap Hari Di 3 minggu pertama, setiap peserta mendapatkan tema harian untuk di posting di akun instagramnya masing-masing. Tema ini meliputi bentuk foto, caption atau tulisan yang menjelaskan isi foto, serta tugas individu seperti membuat rencana dan menyusun target kerja. Walaupun terlihat mudah, namun dibutuhkan komitmen dan niat yang kuat untuk bisa bertahan di kelas ini. Dalam kurun kurang dari 1 bulan, ada dua orang teman yang dengan berat hati menyatakan tidak dapat mengikuti kelas sampai selesai.. Huhuhuhu sedihh yaaaa

Namun bagi yang bertahan, hasilnya pelan-pelan sudah mulai kelihatan lho. beberapa peserta mulai merasa bahwa kegiatan memposting dagangan, sudah bukan menjadi suatu hal yang menakutkan lagi. Kalau dulu suka bingung mau nulis apa di keterangan gambar, sekarang gak cuma keterangan saja, setiap foto sudah dilengkapi dengan promosi dagangan, serta hastag yang memungkinkan orang untuk melihat dan mengunjungi toko kita di instagram.

berikut ini beberapa cerita dari teman-teman yang sudah mengikuti kelas bisnis online koleksikikie ini.

TANTANGAN DI MINGGU KEDUA Yang seru, memasuki minggu kedua, setiap peserta mendapatkan tugas untuk berbelanja di akun instagram teman-teman peserta yang lain. Hal ini merupakan salah satu strategi untuk me-review kegiatan yang sudah dilakukan selama minggu-minggu sebelumnya. Review, atau melihat kembali pencapaian yang sudah dihasilkan setelah kita melakukan serangkaian usaha adalah hal yang sangat penting untuk melihat seberapa efektif kegiatan yang sudah kita lakukan. Hal ini juga akan menjadi masukan tersendiri bagi teman-teman yang merasa belum mendapatkan hasil yang maksimal dari kegiatan promosi yang dilakukan.

9 Alasan Jualan di Instagram Tidak Laku Dari acara saling belanja ini, maka didapat beberapa kesimpulan yang bisa menjadi catatan kita bersama kenapa kok ada beberapa produk yang secara kasat mata dilihat langsung keren banget, tapi saat di-online kan kurang menjual. ini dia beberapa di antaranya :

1. Produk yang Kurang Fokus Kadang karena punya banyak hobi, semua gambar dipajang di akun Instagram kita. Maksud hati supaya pelanggan merasa dekat, namun ketika tanpa perencanaan, cara ini justru dirasa malam membuat pelanggan kebingungan “sebenernya yang dijual apa sih”

Idealnya 9 foto pertama yang dilihat orang saat mengunjungi akun instagram kita, bisa menggambarkan apa yang menjadi produk unggulan di toko kita. sebaiknya di awal saat mulai membuat akun instagram tentukan tema utama, diikuti sub tema, dilanjutkan dengan tema kecil harian.

Misalnya : Tema Utama : Hobiku (untuk akun instagram pribadi) Sub Tema : Membaca, Membuat Aksesoris dan Semua tentang Fashion Tema Harian untuk Membaca : – posting salah satu buku favorit, dan alasan kenapa buku itu menjadi favorit – posting quotes dari salah satu buku yang kita suka – posting buku dengan background coffeeshop, isinya review tentang tempat minum kopi yang juga asik buat membaca buku Tema Harian untuk Membuat Aksesoris : – posting coretan desain aksesoris yang kita inginkan – posting gambar koleksi manik-manik yang kita punya – posting info DIY cara membuat aksesoris yang bermanfaat buat orang lain Tema Harian untuk Fashion – posting baju yang akan kita pakai, lengkap dengan paduan tas, sepatu dan aksesoris pelengkapnya – posting foto kita saat sedang mengenakan salah satu baju favorit – posting foto kita bersama teman-teman dalam satu acara ketemuan, ceritakan kepribadian teman dekat kita secara umum melalui gaya busana yang dipilih.

Dari contoh ini, walaupun materi yang diceritakan di akun instagram tersebut sangat bervariasi. Namun selalu fokus pada 3 hal yang menjadi subtema. Hari posting bisa disesuaikan dengan mood dan selera, namun harus selalu fokus pada tema besar.

2. Cara Pemesanan yang Membingungkan “Sebenernya saya sudah mau beli sih, cuma bingung mana aja ya pilihan barang yang dijual” Kerap kali saat memposting di akun sosmed, kita tidak merencanakan tampilan akun instagram kita secara keseluruhan. Misalkan : Hari Pertama : posting gambar kue di dalam toples Hari Kedua : posting cara membuat kue Hari Ketiga : posting tentang kue yang cocok untuk dijadikan camilan minum teh sampe postingan ke 12 belum ditemukan juga nama kuenya apa, kalo mau pesan harganya berapa, dalam satu toples isinya seberapa.

Secara psikologis, orang akan mentoleransi postingan hingga 3x. Jadi kalau ingin menceritakan tentang satu produk yang sama secara ber-urutan, hal ini hanya bisa kita lakukan sebanyak 3 kali. Namun yang perlu menjadi catatan kita yang menjalankan usaha perdagangan, jangan lupa untuk mencantumkan harga, cara pesan dan detail produk yang kita jual, di salah satu dari 3 postingan tersebut.

Akan lebih baik lagi kalau kita bisa membuat satu postingan khusus yang berisi tentang katalog barang dagangan kita. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki poroduk dengan variasi sedikit dan mengejar penjualan dalam jumlah banyak. Misalnya dengan menggunakan aplikasi phonto di handphone android kita bisa menuliskan daftar harga kue yang kita jual.

3. Terlalu Banyak Varian Salah satu keunikan dari produk yang dibuat secara handmade adalah : produsen bisa membuatkan produk secara custom, sesuai keinginan pelanggan “Mau pake batu yang murah bisa, mau dibuatkan dnegan batu permata khusus yang harganya jutaan rupiah pun, kita siap membantu mewujudkan hal tersebut” Namun Waspadai, hal ini bisa menjadi keunggulan, namun bisa juga menjadi kesulitan tersendiri bagi kita, khususnya untuk mendeskripsikan barang yang kita jual. Bagaimana batasannya? Kalau untuk menjelaskan produk yang kita jual, pelanggan harus menjawab terlebih dahulu sejumlah pertanyaan yang kita ajukan, maka artinya kita masih belum mampu mendeskripsikan produk yang kita jual tersebut.

Sebaiknya untuk memudahkan, kita harus menetapkan pakem khusus untuk desain yang kita jual. Misalkan : Produk Bangle berbahan Wire Kode Desain : Bangle Wire Dahlia Durasi Pembuatan 5 Hari Kerja Ukuran Bangle : diameter 7 cm, tinggi/lebar 5 cm Manik-manik yang digunakan : kristal swarovski dan batu agate Kawat : Raku Maku Teknik Pembuatan : wiring, oksidasi dsb Harga : Rp 350.000 (bisa dicantumkan atau opsional saat pelanggan meminta pricelist) Maka saat ada pelanggan yang akan menawar atau meminta harga khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak, maka kita akan bernegosiasi menggunakan standard yang sudah ditetapkan pada spesifikasi tersebut. “Bisa mbak jadi 250.ooo tapi kawatnya saya ganti kawat tembaga biasa, kristalnya menggunakan kristal ceko, ukurannya tetep sama, dan pengerjaannya juga bisa kami selesaikan dalam 5 hari” Standard ini akan membantu proses percakapan dan negosiasi dengan pelanggan lebih efektif, memudahkan kita bernegosiasi dengan lebih banyak orang (karena staf admin kita sudah mengetahui standard harga setiap desain) dan juga menjaga kita dari jebakan menjual barang dengan harga yang berbeda pada pelanggan yang berbeda. Sebab ketika produk kita semakin dikenal banyak orang, bisa saja mereka kecewa ketika mengetahui barang sejenis didapatkan dnegan harga yang berbeda, namun kalau mereka sudah mengetahui standard spesifikasi produk kita, maka akan sangat membantu mereka untuk memahami kenapa setioap produk handmade tersebut memiliki harga yang berbeda.

4. Tidak ada Standard Kerja yang Jelas dari produsen “Mbak saya mau pesan bajunya ya” “Oke Mbak” lalu sampai 7 hari kemudian chat terakhir hanya bertuliskan Oke Saja hihihihihi…..

Ketika perdagangan yang kita lakukan bukan menjadi mata pencarian utama, biasanya kegiatan promosi dan melayani pembeli, masih menjadi prioritas kesekian setelah tugas-tugas mulia lainnya. Hal ini sebenarnya cukup bisa dimaklumi oleh para pelanggan perempuan kita yang umumnya bernasib sama. Namun agar mereka tidak merasa diombang-ambingkan dalam hubungan tanpa kejelasan (eeaaa….) selalu buat rencana kerja. Misal : Orderan yang masuk hari ini, harus dipastikan statusnya paling lambat keesokan harinya. yang dimaksud status barang meliputi : ketersediaan, ongkos kirim, cara pembayaran, bagaimana barang akan kita kirimkan.

Dari konfirmasi staus yang kita lakukan kita harus buat batasan, pelanggan akan kita toleransi paling lambat 3 hari Artinya paling lambat dalam 3 hari ke depan, pelanggan harus sudah mentransfer barang yang dipesan. Bila tidak, baranga kan kembali ditawarkan kepada pelanggan lainnya.

Setelah transfer dilakukan, kita juga harus membuat standard. Kapan proses pengiriman barang kita lakukan. Proses pengiriman barang ini akan meliputi : packing barang, mengirimkan ke jasa pengiriman barang, mengirim resi ke pelanggan. Ketika hal-hal ini sudah bisa kita jadwalkan, pelanggan akan merasa lebih aman dan percaya untuk melakukan transaksi di toko online kita. Nah kebanyakn dari kita maish menganggap perdagangan ini dilakukan dnegan pembeli offline yang kebanyakan teman-teman yang kita kenal, sehingga terkadang dalam proses pelayanan yang dilakukan juga terlalu santai dan tanpa aturan yang jelas.

penasaran sama yang 5 lainnya… tunggu sambungannya di cerita berikutnya ya sahabattt salam sayang dari kami di kelas bisnis online Koleksikikie

Bagikan tutorial melalui

Apr 26

Inspirasi Desain Kalung Manik-Manik Riski Hapsari

MEMBUAT DESAIN KALUNG SENDIRI Membuat Aksesoris dari manik-manik bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan positif untuk mengisi waktu luang yang kita miliki. Salah satu jenis aksesoris yang bisa kita hasilkan dari rangkaian manik-manik ini adalah kalung. Berdasarkan panjangnya, kalung terbagi menjadi beberapa jenis yang dapat dilihat pada gambar berikut :

Dalam proses pembuatan aksesoris, tahapan mendesain kalung menjadi fondasi awal yang akan menentukan sukses tidaknya suatu desain bisa diterima pasar/customer kita. Untuk bisa menghasilkan desain yang digemari dan laris terjual, sebaiknya kita memperhatikan beberapa hal diantaranya : – Harga Jual Produk Apabila kalung yang kita buat untuk dijual, sesuaikan nilai produk yang kita hasilkan dengan bahan baku yang terpakai dalam mendesain kalung. Pastikan komponen tambahan seperti biaya pembuatan, lama proses pengerjaan, biaya promosi dan packaging juga sudah masuk ke dalam penghitungan harga jual. Beberapa desain kalung gagal untuk dipasarkan bukan karena tidak bagus/kurang indah, namun harga akhir yang dipatok tidak sesuai dengan target market. – Ketepatan Penggunaan Bahan Baku dan Ornamen Pendukung Dengan semakin banyaknya toko bahan akseosris yang menyediakan bahan dan kelengkapan mendesain aksesoris, kita sebagai artisan pembuat aksesoris dihadapkan pada banyak pilihan dalam memadupadankan bahan. Namun demikian sebaiknya kita juga mempertimbangkan kelayakan/kepantasan desain. Misalnya mutiara barok yang harga per-untainya hampir 250-300 ribu sebaiknya tidak dirangkai bersama ornamen dari plastik yang berwarna-warni. Keanggunan dan keindahan mutiara barok akan terkesan murah ketika padanan ornamennya kurang tepat. – Pertimbangkan Bahan dan Ukuran dengan Kenyamanan Aksesoris saat Dipakai Rangkaian gelang yang menggunakan manik-manik berukuran besar, sebaiknya dipadankan dengan kait/kunci yang juga berukuran besar. Ketika kait yang kita gunakan memiliki ukuran tidak seimbang dengan keseluruhan desain, maka aksesoris yang kita buat akan tampak ganjil/kurang pas. Kesulitan lainnya, gelang dengan manik-manik besar namun memiliki kait berukuran kecil akan sulit untuk dipasang/dikaitkan. – Keberadaan Bahan Baku di Pasaran Aksesoris yang menggunakan bahan baku yang jarang ditemukan di pasaran bisa kita kategorikan ke dalam aksesoris unik yang hanya ada satu dalam setiap edisi pembuatannya. Informasi ini perlu untuk ditambahkan saat kita menjual kalung, sebagai informasi tambahan kepada pelanggan dalam membuat keputusan belanja aksesoris. Pada aksesoris jenis ini, kita bisa menerapkan harga jual diatas pasaran, karena bahan baku yang digunakan masuk ke kategori langka/sulit ditemukan.

Untuk memudahkan proses mendesain aksesoris, kita bisa menggunakan beadsboard, papan rangkai aksesoris yang sudah dilengkapi dnegan keterangan panjang. papan ini memudahkan kita untuk menyusun batu dan menentukan panjangnya sebelum kemudian dirangkai menjadi akseosris.

beads board, papan yang digunakan untuk merangkai kalung

BERBAGAI DESAIN KALUNG YANG BISA MENJADI ISNPIRASI 1. Pembatas Gelang sebagai Ornamen Hias Kalung

2. Plat Anting sebagai Ornamen Hias Kalung

3. Peniti Jarum Panjang untuk Mensiasati Rangkaian Manik yang harus menggunakan eyepin lebih dari 5 cm

4. Rangkaian Kalung Tak selalu Harus Simetris

5. Jenis Bahan Berbeda bisa dipadukan ketika memiliki Warna yang Serasi

mutiara barok dipadukan dengan liontin druzy

 

mutiara air tawar dirangkai dnegan batu bakpao dalam gradasi warna hijau kekuningan

Semoga beberapa desain kalung yang dihadirkan bis amenjadi inspirasi bagi sahabat pecinta aksesoris, dalam membuat desain kalung yang cantik. (kie)

Bagikan tutorial melalui