Archive for the ‘TANYA KIKIE’ Category

Oct 21

Koleksikikie Di Bincang Pagi Colors Radio

Koleksikikie di Colors Radio Hari Jum’at kemarin, saya mendapatkan kehormatan untuk ngobrol seru dengan Colors People di Program #6T9MorningVibes. 6T9 Morning Vibes ini merupakan Program Premium Pagi di 87.7 FM Colors Radio, yang ditujukan untuk menemani kegiatan pagi para pendengarnya. Tidak hanya menyajikan musik yang easy listening, Ryan Aryanto dan Satria Daniswara selalu up to date mengangkat topik menarik yang bisa menjadi inspirasi para pendengarnya dengan mengundang berbagai tamu, yang memiliki keragaman profesi, hobi, juga keahlian khusus lain. Dan Riski Hapsari selaku pemilik Koleksikikie, berkesempatan untuk tampil di acara ini pada Jum’at 20 Oktober kemarin.

 

Berbisnis Bros Karena Suka “Mbak Kikie, cerita donk kenapa memilih bros sebagai aksesoris utama saat memulai bisnis Koleksikikie untuk pertama kali?” “Karena Suka”

Hihihihi… iya yah, saya jadi baru sadar. Kalau lagi interview on air, kalimat yang keluar ya yang pertama kali dipikirin. Dan ternyata alasan memilih bros karena suka aja. Salah satu Netizen di Colors Radio sempat juga menanyakan pertanyaan bernada serupa melalui halaman chat di sosial media ColorsRadio 

Tentu saja memilih bisnis dari trend yang sedang berlaku, dan dirasa digemari oleh banyak orang bukanlah sesuatu yang salah ya. Tapi saya merasa saat saya menyukai apa yang saya lakukan, maka saya memiliki kektuatan lebih untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan bisnis yang datang. Dan ini jelas modal yang sangat penting untuk mempertahankan bisnis kita.

Bertahan Berbisnis Hingga Tahunan Tahun ini adalah tahun ke 10 Koleksikikie berkiprah untuk Negeri. Kalau diinget-inget lagi ya memang banyak cerita yang menyertai perjuangan panjang ini. Dalam salah satu komen di Sosial Media, salah seorang Netizen bertanya bagaimana tips untuk bertahan dengan modal minim. Jujur saja saya agak lama menjawab pertanyaan ini, sampai akhirnya nemu satu alasan utama bisa bertahan. Mungkin ya karena kepepet ya… wkwkwk..

Ketika saya tidak melihat ada solusi lain untuk bertahan hidup selain menjalankan bisnis Koleksikikie dengan sungguh-sungguh, ya akhirnya yang saya tau hanya gimana caranya supaya bisa mempertahankan Koleksikikie demi kelangsungan hidup seluruh anggotanya. Dan kalau diingat-ingat lagi, hal ini juga di alami oleh sesama teman-teman saya yang juga pejuang bisnis rumahan. Ketika bisnis yang kita kelola masih berjalan beriringan dengan hal lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan, terus terang rasa terdesak untuk memajukan usahanya akan berbeda dengan yang hanya mengerjakan usaha ini sebagai satu-satunya sumber mata pencarian.

Hihihi sebenernya ini kalimat agak sedih bin melas ya huahahaha… Tapi ya kadang memang kita harus ada di kondisi terdesak maju, untuk tau seberapa jauh kita bisa melangkah. Karena kadang kebanyakan pilihan cuma akan bikin kita kebanyakan pikiran #eeaa

ngobrol seru di Max One Hotel Tidar Surabaya

Berbagai Pertanyaan Netizen mewarnai Diskusi Pagi 6T9MorningVibes Berbagai pertanyaan seru disampaikan oleh para Netizen melalui akun sosial media. Beberapa ada yang baru ingin memulai bisnis, tapi ada juga yang pernah berbisnis namun tidak dilanjutkan lagi karena kondisi yang tidak memungkinkan. Sangat kreatif sekali bagaimana Mbak Dea selaku Produser dari Colors Radio menghidupkan suasana obrolan pagi, dengan terlebih dulu memancing Netizen untuk meninggalkan pesan dan pertanyaan di Sosial Media 87.7 Colors Radio

 

Terimakasih Colors Radio Akhirnya tidak terasa obrolan sudah berjalan hingga 30 menit. Di akhir acara saya sempat berfoto juga dengan Para Penyiar 6T9MOrning Vibes juga juga Mas Adie Iskandar, Tarot Reader yang juga hadir sebagai Bintang Tamu di acara itu serta Mbak Marsha PR Manager dari MaxOne Hotel Tidar Surabaya yang. Thankyou Sahabat Koleksikikie (kie)

Bagikan tutorial melalui

Jun 23

9 Alasan Jualan di Instagram Tak Kunjung Laku (II)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya http://koleksikikie.com/2017/05/9-alasan-jualan-di-instagram-tak-kunjung-laku/  

5. Tampilan Foto yang kurang menarik Berbeda dengan cara penjualan melalui facebook ataupun market place yang memungkinkan kita menuliskan keterangan panjang lebar untuk menjelaskan produk yang kita tawarkan. Penjualan melalui instagram lebih berfokus pada kekuatan gambar.

Produk dengan gambar yang memiliki detail jelas, diambil dari beragam sudut yang menarik, termasuk melengkapi diri dengan tampilan saat digunakan,  akan jauh lebih menarik dan mengundang orang untuk menghubungi penjualnya. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan konsep foto yang akan dipajang di akun instagram.

Untuk satu produk yang sama sebaiknya dapat diposting beberapa foto dengan penjelasan detail yang berbeda, contohnya seperti gambar berikut ini

detail gelang saat dipakai

detail gelang yang memudahkan orang untuk membayangkan produk

aneka pilihan warna-warna gelang

6. Detail Cara Pemesanan yang Membingungkan Beberapa produk yang terdapat di instagram sudah dipasang secara menarik, namun tak kunjung laku hanya karena informasi cara pemesanan yang kurang jelas. Apabila instagram hanya ditujukan sebagai media untuk mempromosikan sebuah website, jangan lupa untuk menampilkan link website kita pada halaman utama akun instagram.

Beberapa pelanggan juga mengaku tidak jadi membeli, karena tidak mengetahui istilah yang digunakan oleh penjual, seperti : ‘order contact bio’ Bio yang dimaksud di kalimat ini adalah biodata, yakni keterangan yang terdapat di bawah foto. Namun karena tidak semua orang familiar dengan istilah ini, maka seringkali mereka yang tidak mengetahui bio itu apa, akhirnya batal belanja

 

Sebaiknya pada foto produk yang kita upload, tambahkan langsung cara pemesanan/order. atau posting akun LINE dan WA yang kita gunakan untuk berdagang.

7. Respond yang Lama Sama dengan toko konvensional ataupun toko online di platform lainnya, para pembeli senantiasa mengharapkan respond yang cepat dari pembeli. Beberapa transaksi online sering kali tidak berhasil closing ketika penjual terlambat me-respond permintaan ataupun pertanyaan dari calon pembeli.

Untuk menghindari harapan yang tinggi dari para pembeli, kita bisa menambahkan keterangan jam operasional pada halaman toko kita. Sehingga saat pembeli lama menerima respond di saat toko sedang tidak buka, mereka dapat lebih memahami.

8. Postingan yang Tidak Terjadwal Salah satu kunci untuk menjaga follower kita tetap banyak, adalah membuat jadwal posting yang rutin. Postingan yang terlalu banyak dalam tempo waktu yang singkat akan mengganggu timeline follower kita… namun postingan yang terlalu lama jarak waktunya juga akan membuat pelanggan kita mengira bahwa toko yang kita kelola sudah tidak aktif lagi beroperasi. Untuk itu snagat penting untuk membuat postingan secara rutin.

Bagaimana kalau kita tidak memiliki produk baru? Bukan masalah untuk memotret ulang produk lama dan mempostingnya kembali di akun isntagram kita… gunakan caption/keterangan yang berbeda agar produk yang sama mampu memberikan kesan yang berbeda pada follower kita. Apabila stok foto yang baru belum ada, kita bisa juga menyisipkan quotes, tips ataupun info menarik lain yang dapat bermanfaat bagi follower, namun pastikan bahwa info tersebut sesuai dengan konsumen yang kita punya.

9. Kurang Optimal menggunakan Hastag  Rajin posting, foto bagus, tapi belum juga ditemukan orang? Mungkin karena saat memposting kita belum piawai menambahkan tagar (tanda pagar #) Pada instagram, tagar berfungsi untuk memudahkan kita menemukan produk atau gambar yang kita cari/inginkan. Untuk itu saat membuat postingan, selalu tambahkan tagar yang mampu menggambarkan tentang produk kita,

Tagar dalam bahasa inggris akan membuat kita terlihat keren, namun orang2 di Indonesia yang ingin belanja biasanya lebih menyukai tagar bahasa indonesia, karena kalo nemu barangnya tapi gak ada di Indonesia kan lebih susah lagi ordernya… transfer, kirim paket, bahasa saaat melakukan pemesanan. Jadi bila kita fokus ingin berjualan sebaiknya pilih tagar yang familiar digunakan oleh calon pembeli kita.

Untuk mengecek tagar populer masukkan saja kalimat yang kita rencanakan, biasanya akan muncul jumlah berapa kali tagar tersebut telah digunakan secara online. Semakin banyak jumlah yang tertera, maka semakin populer tagar itu digunakan.

Bolehkah memasang tagar populer namun tidak menggambarkan produk yang kita jual? Boleh saja, tapi hal ini tidak significant menyebabkan penjualan meningkat. Misalnya agar banyak dilihat, kita memakai tagar #rafiahmad.. maka orang yang awalnya mencari berita tentang rafi ahmad bisa saja melihat produk baju yang kita jual dengan keterangan tagar #rafiahmad tersebut, tapi orang tadi bukan browsing mau beli baju melainkan browsing berita rafi ahmad. maka kemungkinan dia berhenti melihat baju kita juga kecil sekali.

Semoga infonya membantuu yaaa sahabattttt Semangaattttt jualaaannnnnnn

Bagikan tutorial melalui

 

 

May 27

9 Alasan Jualan di INSTAGRAM Tak Kunjung Laku

KELAS BISNIS ONLINE “JUALAN DI INSTAGRAM” Sudah hampir satu bulan ini saya bersama 45 orang sahabat perempuan koleksikikie, tergabung di kelas bisnis online koleksikikie. 45 orang perempuan ini adalah para pemilik usaha rumahan yang mulai dikembangkan secara online, baik melalui sosial media maupun market place. Di kelas online gelombang kedua ini, saya memfokuskan materi kelas dengan materi tips promosi dan berjualan di instagram.

Wajib Posting Setiap Hari Di 3 minggu pertama, setiap peserta mendapatkan tema harian untuk di posting di akun instagramnya masing-masing. Tema ini meliputi bentuk foto, caption atau tulisan yang menjelaskan isi foto, serta tugas individu seperti membuat rencana dan menyusun target kerja. Walaupun terlihat mudah, namun dibutuhkan komitmen dan niat yang kuat untuk bisa bertahan di kelas ini. Dalam kurun kurang dari 1 bulan, ada dua orang teman yang dengan berat hati menyatakan tidak dapat mengikuti kelas sampai selesai.. Huhuhuhu sedihh yaaaa

Namun bagi yang bertahan, hasilnya pelan-pelan sudah mulai kelihatan lho. beberapa peserta mulai merasa bahwa kegiatan memposting dagangan, sudah bukan menjadi suatu hal yang menakutkan lagi. Kalau dulu suka bingung mau nulis apa di keterangan gambar, sekarang gak cuma keterangan saja, setiap foto sudah dilengkapi dengan promosi dagangan, serta hastag yang memungkinkan orang untuk melihat dan mengunjungi toko kita di instagram.

berikut ini beberapa cerita dari teman-teman yang sudah mengikuti kelas bisnis online koleksikikie ini.

TANTANGAN DI MINGGU KEDUA Yang seru, memasuki minggu kedua, setiap peserta mendapatkan tugas untuk berbelanja di akun instagram teman-teman peserta yang lain. Hal ini merupakan salah satu strategi untuk me-review kegiatan yang sudah dilakukan selama minggu-minggu sebelumnya. Review, atau melihat kembali pencapaian yang sudah dihasilkan setelah kita melakukan serangkaian usaha adalah hal yang sangat penting untuk melihat seberapa efektif kegiatan yang sudah kita lakukan. Hal ini juga akan menjadi masukan tersendiri bagi teman-teman yang merasa belum mendapatkan hasil yang maksimal dari kegiatan promosi yang dilakukan.

9 Alasan Jualan di Instagram Tidak Laku Dari acara saling belanja ini, maka didapat beberapa kesimpulan yang bisa menjadi catatan kita bersama kenapa kok ada beberapa produk yang secara kasat mata dilihat langsung keren banget, tapi saat di-online kan kurang menjual. ini dia beberapa di antaranya :

1. Produk yang Kurang Fokus Kadang karena punya banyak hobi, semua gambar dipajang di akun Instagram kita. Maksud hati supaya pelanggan merasa dekat, namun ketika tanpa perencanaan, cara ini justru dirasa malam membuat pelanggan kebingungan “sebenernya yang dijual apa sih”

Idealnya 9 foto pertama yang dilihat orang saat mengunjungi akun instagram kita, bisa menggambarkan apa yang menjadi produk unggulan di toko kita. sebaiknya di awal saat mulai membuat akun instagram tentukan tema utama, diikuti sub tema, dilanjutkan dengan tema kecil harian.

Misalnya : Tema Utama : Hobiku (untuk akun instagram pribadi) Sub Tema : Membaca, Membuat Aksesoris dan Semua tentang Fashion Tema Harian untuk Membaca : – posting salah satu buku favorit, dan alasan kenapa buku itu menjadi favorit – posting quotes dari salah satu buku yang kita suka – posting buku dengan background coffeeshop, isinya review tentang tempat minum kopi yang juga asik buat membaca buku Tema Harian untuk Membuat Aksesoris : – posting coretan desain aksesoris yang kita inginkan – posting gambar koleksi manik-manik yang kita punya – posting info DIY cara membuat aksesoris yang bermanfaat buat orang lain Tema Harian untuk Fashion – posting baju yang akan kita pakai, lengkap dengan paduan tas, sepatu dan aksesoris pelengkapnya – posting foto kita saat sedang mengenakan salah satu baju favorit – posting foto kita bersama teman-teman dalam satu acara ketemuan, ceritakan kepribadian teman dekat kita secara umum melalui gaya busana yang dipilih.

Dari contoh ini, walaupun materi yang diceritakan di akun instagram tersebut sangat bervariasi. Namun selalu fokus pada 3 hal yang menjadi subtema. Hari posting bisa disesuaikan dengan mood dan selera, namun harus selalu fokus pada tema besar.

2. Cara Pemesanan yang Membingungkan “Sebenernya saya sudah mau beli sih, cuma bingung mana aja ya pilihan barang yang dijual” Kerap kali saat memposting di akun sosmed, kita tidak merencanakan tampilan akun instagram kita secara keseluruhan. Misalkan : Hari Pertama : posting gambar kue di dalam toples Hari Kedua : posting cara membuat kue Hari Ketiga : posting tentang kue yang cocok untuk dijadikan camilan minum teh sampe postingan ke 12 belum ditemukan juga nama kuenya apa, kalo mau pesan harganya berapa, dalam satu toples isinya seberapa.

Secara psikologis, orang akan mentoleransi postingan hingga 3x. Jadi kalau ingin menceritakan tentang satu produk yang sama secara ber-urutan, hal ini hanya bisa kita lakukan sebanyak 3 kali. Namun yang perlu menjadi catatan kita yang menjalankan usaha perdagangan, jangan lupa untuk mencantumkan harga, cara pesan dan detail produk yang kita jual, di salah satu dari 3 postingan tersebut.

Akan lebih baik lagi kalau kita bisa membuat satu postingan khusus yang berisi tentang katalog barang dagangan kita. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki poroduk dengan variasi sedikit dan mengejar penjualan dalam jumlah banyak. Misalnya dengan menggunakan aplikasi phonto di handphone android kita bisa menuliskan daftar harga kue yang kita jual.

3. Terlalu Banyak Varian Salah satu keunikan dari produk yang dibuat secara handmade adalah : produsen bisa membuatkan produk secara custom, sesuai keinginan pelanggan “Mau pake batu yang murah bisa, mau dibuatkan dnegan batu permata khusus yang harganya jutaan rupiah pun, kita siap membantu mewujudkan hal tersebut” Namun Waspadai, hal ini bisa menjadi keunggulan, namun bisa juga menjadi kesulitan tersendiri bagi kita, khususnya untuk mendeskripsikan barang yang kita jual. Bagaimana batasannya? Kalau untuk menjelaskan produk yang kita jual, pelanggan harus menjawab terlebih dahulu sejumlah pertanyaan yang kita ajukan, maka artinya kita masih belum mampu mendeskripsikan produk yang kita jual tersebut.

Sebaiknya untuk memudahkan, kita harus menetapkan pakem khusus untuk desain yang kita jual. Misalkan : Produk Bangle berbahan Wire Kode Desain : Bangle Wire Dahlia Durasi Pembuatan 5 Hari Kerja Ukuran Bangle : diameter 7 cm, tinggi/lebar 5 cm Manik-manik yang digunakan : kristal swarovski dan batu agate Kawat : Raku Maku Teknik Pembuatan : wiring, oksidasi dsb Harga : Rp 350.000 (bisa dicantumkan atau opsional saat pelanggan meminta pricelist) Maka saat ada pelanggan yang akan menawar atau meminta harga khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak, maka kita akan bernegosiasi menggunakan standard yang sudah ditetapkan pada spesifikasi tersebut. “Bisa mbak jadi 250.ooo tapi kawatnya saya ganti kawat tembaga biasa, kristalnya menggunakan kristal ceko, ukurannya tetep sama, dan pengerjaannya juga bisa kami selesaikan dalam 5 hari” Standard ini akan membantu proses percakapan dan negosiasi dengan pelanggan lebih efektif, memudahkan kita bernegosiasi dengan lebih banyak orang (karena staf admin kita sudah mengetahui standard harga setiap desain) dan juga menjaga kita dari jebakan menjual barang dengan harga yang berbeda pada pelanggan yang berbeda. Sebab ketika produk kita semakin dikenal banyak orang, bisa saja mereka kecewa ketika mengetahui barang sejenis didapatkan dnegan harga yang berbeda, namun kalau mereka sudah mengetahui standard spesifikasi produk kita, maka akan sangat membantu mereka untuk memahami kenapa setioap produk handmade tersebut memiliki harga yang berbeda.

4. Tidak ada Standard Kerja yang Jelas dari produsen “Mbak saya mau pesan bajunya ya” “Oke Mbak” lalu sampai 7 hari kemudian chat terakhir hanya bertuliskan Oke Saja hihihihihi…..

Ketika perdagangan yang kita lakukan bukan menjadi mata pencarian utama, biasanya kegiatan promosi dan melayani pembeli, masih menjadi prioritas kesekian setelah tugas-tugas mulia lainnya. Hal ini sebenarnya cukup bisa dimaklumi oleh para pelanggan perempuan kita yang umumnya bernasib sama. Namun agar mereka tidak merasa diombang-ambingkan dalam hubungan tanpa kejelasan (eeaaa….) selalu buat rencana kerja. Misal : Orderan yang masuk hari ini, harus dipastikan statusnya paling lambat keesokan harinya. yang dimaksud status barang meliputi : ketersediaan, ongkos kirim, cara pembayaran, bagaimana barang akan kita kirimkan.

Dari konfirmasi staus yang kita lakukan kita harus buat batasan, pelanggan akan kita toleransi paling lambat 3 hari Artinya paling lambat dalam 3 hari ke depan, pelanggan harus sudah mentransfer barang yang dipesan. Bila tidak, baranga kan kembali ditawarkan kepada pelanggan lainnya.

Setelah transfer dilakukan, kita juga harus membuat standard. Kapan proses pengiriman barang kita lakukan. Proses pengiriman barang ini akan meliputi : packing barang, mengirimkan ke jasa pengiriman barang, mengirim resi ke pelanggan. Ketika hal-hal ini sudah bisa kita jadwalkan, pelanggan akan merasa lebih aman dan percaya untuk melakukan transaksi di toko online kita. Nah kebanyakn dari kita maish menganggap perdagangan ini dilakukan dnegan pembeli offline yang kebanyakan teman-teman yang kita kenal, sehingga terkadang dalam proses pelayanan yang dilakukan juga terlalu santai dan tanpa aturan yang jelas.

penasaran sama yang 5 lainnya… tunggu sambungannya di cerita berikutnya ya sahabattt salam sayang dari kami di kelas bisnis online Koleksikikie

Bagikan tutorial melalui

Apr 26

Inspirasi Desain Kalung Manik-Manik Riski Hapsari

MEMBUAT DESAIN KALUNG SENDIRI Membuat Aksesoris dari manik-manik bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan positif untuk mengisi waktu luang yang kita miliki. Salah satu jenis aksesoris yang bisa kita hasilkan dari rangkaian manik-manik ini adalah kalung. Berdasarkan panjangnya, kalung terbagi menjadi beberapa jenis yang dapat dilihat pada gambar berikut :

Dalam proses pembuatan aksesoris, tahapan mendesain kalung menjadi fondasi awal yang akan menentukan sukses tidaknya suatu desain bisa diterima pasar/customer kita. Untuk bisa menghasilkan desain yang digemari dan laris terjual, sebaiknya kita memperhatikan beberapa hal diantaranya : – Harga Jual Produk Apabila kalung yang kita buat untuk dijual, sesuaikan nilai produk yang kita hasilkan dengan bahan baku yang terpakai dalam mendesain kalung. Pastikan komponen tambahan seperti biaya pembuatan, lama proses pengerjaan, biaya promosi dan packaging juga sudah masuk ke dalam penghitungan harga jual. Beberapa desain kalung gagal untuk dipasarkan bukan karena tidak bagus/kurang indah, namun harga akhir yang dipatok tidak sesuai dengan target market. – Ketepatan Penggunaan Bahan Baku dan Ornamen Pendukung Dengan semakin banyaknya toko bahan akseosris yang menyediakan bahan dan kelengkapan mendesain aksesoris, kita sebagai artisan pembuat aksesoris dihadapkan pada banyak pilihan dalam memadupadankan bahan. Namun demikian sebaiknya kita juga mempertimbangkan kelayakan/kepantasan desain. Misalnya mutiara barok yang harga per-untainya hampir 250-300 ribu sebaiknya tidak dirangkai bersama ornamen dari plastik yang berwarna-warni. Keanggunan dan keindahan mutiara barok akan terkesan murah ketika padanan ornamennya kurang tepat. – Pertimbangkan Bahan dan Ukuran dengan Kenyamanan Aksesoris saat Dipakai Rangkaian gelang yang menggunakan manik-manik berukuran besar, sebaiknya dipadankan dengan kait/kunci yang juga berukuran besar. Ketika kait yang kita gunakan memiliki ukuran tidak seimbang dengan keseluruhan desain, maka aksesoris yang kita buat akan tampak ganjil/kurang pas. Kesulitan lainnya, gelang dengan manik-manik besar namun memiliki kait berukuran kecil akan sulit untuk dipasang/dikaitkan. – Keberadaan Bahan Baku di Pasaran Aksesoris yang menggunakan bahan baku yang jarang ditemukan di pasaran bisa kita kategorikan ke dalam aksesoris unik yang hanya ada satu dalam setiap edisi pembuatannya. Informasi ini perlu untuk ditambahkan saat kita menjual kalung, sebagai informasi tambahan kepada pelanggan dalam membuat keputusan belanja aksesoris. Pada aksesoris jenis ini, kita bisa menerapkan harga jual diatas pasaran, karena bahan baku yang digunakan masuk ke kategori langka/sulit ditemukan.

Untuk memudahkan proses mendesain aksesoris, kita bisa menggunakan beadsboard, papan rangkai aksesoris yang sudah dilengkapi dnegan keterangan panjang. papan ini memudahkan kita untuk menyusun batu dan menentukan panjangnya sebelum kemudian dirangkai menjadi akseosris.

beads board, papan yang digunakan untuk merangkai kalung

BERBAGAI DESAIN KALUNG YANG BISA MENJADI ISNPIRASI 1. Pembatas Gelang sebagai Ornamen Hias Kalung

2. Plat Anting sebagai Ornamen Hias Kalung

3. Peniti Jarum Panjang untuk Mensiasati Rangkaian Manik yang harus menggunakan eyepin lebih dari 5 cm

4. Rangkaian Kalung Tak selalu Harus Simetris

5. Jenis Bahan Berbeda bisa dipadukan ketika memiliki Warna yang Serasi

mutiara barok dipadukan dengan liontin druzy

 

mutiara air tawar dirangkai dnegan batu bakpao dalam gradasi warna hijau kekuningan

Semoga beberapa desain kalung yang dihadirkan bis amenjadi inspirasi bagi sahabat pecinta aksesoris, dalam membuat desain kalung yang cantik. (kie)

Bagikan tutorial melalui

Feb 27

Beragam Kulit Sapi untuk Kerajinan

Kulit/leather, merupakan bahan yang unik, tahan lama serta mudah diolah untuk dijadikan berbagai jenis kerajinan dari masa ke masa.

KULIT SAPI UNTUK KERAJINAN Maka tak heran bila sejak zaman dahulu, bahan kulit khususnya kulit sapi  sudah banyak digunakan menjadi berbagai macam produk seperti : – pakaian (jaket, celana, topi) – alas kaki (sepatu, sandal) – alat bawa (tas, dompet) – produk rumah tangga (tempat tisu, alas meja dsb)

KEUNGGULAN BAHAN KULIT ASLI/GENUINE LEATHER UNTUK KERAJINAN

Kulit sapi asli atau yang juga dikenal dengan istilah genuine leather menjadi favorit untuk membuat berbagai produk kerajinan karena beberapa keunggulan yang dimilikinya, antara lain :

1. Bahan kulit sapi asli tahan terhadap cuaca, sehingga cocok untuk dijadikan pakaian. Saat cuaca dingin, kulit akan menghangatkan tubuh pemakainya, sementara di cuaca panas produk kulit asli akan sejuk, mungkin kita akan berkeringat namun tidak membuat pengguna merasa gerah/sumuk/panas dibanding ketika menggunakan jaket bahan kulit imitasi/campuran plastik. 2. Bahan kulit sapi asli memiliki warna yang semakin baik saat digunakan dalam waktu yang lama Kalau kulit imitasi akan cenderung mengelupas/pecah/rusak saat digunakan dalam durasi waktu yang lama, kulit sapi asli justru akan semakin matang atau memiliki tekstur warna yang kuat. Selain itu permukaannya juga menjadi lebih lembut dan nyaman digunakan (Kalau sepatu akan semakin mengikuti bentuk kaki penggunanya, oleh karena itu sepatu kulit semakin lama dipakai biasanya akan semakin nyaman) 3. Bahan Kulit Sapi Asli memberikan kesan mewah/lux pada produk yang dihasilkan Tidak dapat dipungkiriri, bahwa produk kulit asli mampu menampilkan kesan mewah dan mahal pada produk yang dihasilkan. Hal ini sebagian besar dipengaruhi oleh karakter alami yang unik pada setiap kulit asli. Tidak hanya itu jenis kulit yang sama namun melalui proses penyamakan yang berbeda akan menghasilkan kualitas hasil akhir yang berbeda juga.

biffold wallet honey koleksikikie

TIPS MERAWAT PRODUK KULIT SAPI AGAR AWET untuk perawatan kita bisa mengoleskan krim pembersih kulit sejenis lotion pada permukaannya. Namun apabila tidak punya pembersih kulit, mengelap dengan lap kering lalu mengangin-anginkan produk kulit yang kita miliki juga sudah membantu memperpanjang umur produk kulit yang kita miliki. Proses menjemur ini sangat penting untuk menghindari tumbuhnya jamur. terutama bila produk tersebut disimpan di udara yang lembab.

JENIS KULIT SAPI UNTUK KERAJINAN BERDASARKAN PROSES PENYAMAKAN-NYA Selembar Kulit Sapi (rawhide) yang diambil saat pemotongan hewan, tidak bisa serta merta kita gunakan untuk diolah menjadi berbagai produk kerajinan. Kulit sapi basah ini harus diproses terlebih dulu menjadi kulit sapi siap pakai yang biasa kita temui di toko yang menjual lembaran kulit. Hal ini karena kulit mentah yang basah tadi bersifat labil, mudah rusak, membusuk akibat proses kimia atapun ditumbuhi bakteri (proses kerusakan biologi). Melalui penyamakan, kulit yang labil ini diproses menjadi kulit stabil atau yang biasa disebut juga sebagai produk kulit tersamak (leather).

Kalo baca dari kumpulan artikel tentang kulits dan serta hasil diskusi dengan teman-teman sesama pengrajin kulit, ada beberapa jenis teknik penyamakan kulit yang populer di masyarakat yakni:

– PROSES PENYAMAKAN NABATI Vegetable-tanned leather (Kulit Vegtan Kecoklatan) Proses penyamakan ini dikenal juga dengan nama proses penyamakan nabati, karena menggunakan bahan baku yang ditemukan pada tanaman seperti : kayu, daun, buah, dan akar. Kulit vegtan memiliki tekstur yang tebal dan kuat. Semakin lama disimpan kulit jenis ini akan memiliki warna yang semakin matang. Namun kulit jenis vegtan cenderung rentan terhadap air (mudah berubah warna lebih gelap kalau ketumpahan benda cair). Jenis kulit vegtan paling cocok untuk digunakan dalam pembuatan kerajinan ikat pinggang, dompet, sampul buku (produk yang membutuhkan kulit yang tebal).

SIEGE LEATHER WORKS, salah satu suplier kulit vegtan yang melayani pembelian secara online.

– Rose-tanned leather Pada proses ini minyak tumbuhan yang digunakan adalah minyak bunga mawar murni atau dikenal dengan istilah rose otto ( yaitu : minyak suling dari kelopak mawar tanpa tambahan zat atau bahan kimia lain) Keunggulan kulit jenis ini adalah memiliki keharuman alami bunga yang segar. Kulit jenis ini disebut sebagai jenis kulit yang paling berharga dan termahal yang ada di muka bumi, sehingga jarang digunakan untuk kerajinan. Namun proses ini sudah tidak populer, karena sulitnya menemukan minyak air mawar dalam jumlah besar, serta  lamanya proses penyamakaa yang dilakukan untuk mengolah selembar kulit. Belum lagi proses pengerjaannya membutuhkan tenaga kerja yang relatif banyak, sehingga dirasa kurang efektif dan efisien.

– PROSES PENYAMAKAN HEWANI Brain tanned leathers adalah proses menyakan kulit yang menggunakan material bahan baku berupa minyak emulsi yang berasal dari hewan (otak hewan). Nahan kulit yang disamak dengan metode ini umumnya memiliki tekstur lembut dan gampang dibersihkan/dicuci.

– PROSES PENYAMAKAN KIMIAWI Proses penyamakan menggunakan zat kimia banyak digunakan dalam industri karena dirasa lebih efisien, cepat dan mudah. Namun beberapa bahan kimia tidak bisa didapatkan secara bebas, sehingga metode ini tidak digunakan oleh industri penyamakan rumahan.

1. Chrome-tanned leather (Kulit Krom Kecoklatan) Proses penyamakan jenis ini paling populer digunakan di pabrik, menggunakan bahan baku utama kromium sulfat dan garam kromium lainnya. Hasilnya, kulit yang tersamak akan berwarna kecoklatan dengan tekstur yang lebih kenyal dan lentur (dibanding jenis vegtan yang relatif lebih kaku). Gradasi warna yang dihasilkan bisa berbeda dengan komposisi kromium sulfat yang berbeda. Metode ini relatif mudah dan cepat, karena hanya membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyelesaikan proses penyamakan. Namun limbah yang dihasilkan dari proses penyamakan ini tidak mudah diuraikan, sehingga bisa memberi dampak negatif pada lingkungan sekitar. Kulit Chrome banyak dijumpai di pasaran dan sering digunakan dalam berbagai produk kerajinan kulit.

2. Alum-tanned leather adalah proses penyamakan yang  menggunakan garam aluminium dicampur dengan berbagai pengikat dan sumber protein, seperti tepung dan kuning telur. Namun banyak juga yang menganggap teknik ini tidak termasuk dalam metode penyamakan, karena tidak menggunakan asam tannic. Kondisi ini menyebabkan kulit jenis ini mudah rusak saat direndam dalam air dengan durasi waktu yang lama.

4. Synthetic-tanned leather proses penyamakan sintetis menggunakan bahan baku berupa polimer aromatik seperti jenis novolak atau Neradol. Kulit yang dihasilkan dalam proses ini berwarna lebih terang (nyaris putih).

INFO TAMBAHAN Kulit mentah/rawhide  kadang diproses juga dengan cara yang sederhana untuk penggunaan pembuatan alat musik, seperti drum, bedug, rebana. Proses pembuatannya kurang lebih : – Kulit mentah diiris terlebih dahulu sesuai ketebalan yang diinginkan menggunakan pisau khusus. – Kemudian kulit ini direndam dalam air kapur atau air detergen untuk membunuh bakteri/kuman, – Lalu kulit ini direnggangkan menggunakan frame/bingkai khusus ketika dikeringkan agar tidak berkerut dan menghasilkan permukaan yang memiliki ketebalan serupa.

Setelah kering, rawhide bisa diaplikasikan menjadi bahan baku pembuatan alat musik. Bila dibandingkan dengan jenis kulit tersamak lainnya, tekstur yang dihasilkan dalam proses ini relatif lebih kaku dan lebih rapuh daripada jenis kulit tersamak lain. Semakin tebal kulit yang digunakan, suara yang dihasilkan akan lebih bagus/keras, disamping itu alat musik juga relatif lebih awet/tidak mudah jebol.

foto : http://photo.liputan6.com by Faizal Fanani

Semoga informasi ini membantu teman-teman yang ingin mencoba membuat kerajinan kulit sapi, saat akan mencari bahan baku kulit ya. Baca Juga Artikel berikut ini, tentang beberapa toko yang menjual kulit sapi siap pakai : http://koleksikikie.com/2015/08/berburu-toko-jual-bahan-kulit-sapi/

(kie)

Bagikan tutorial melalui

Feb 19

Menerima Pembayaran dengan Western Union

Whuaaa senengnya ya kalo ada barang dagangan yang dilirik dan ditanya-tanya sama calon pembeli dari negeri tetangga. Bayangkan, kita yang berbisnis rumahan ini, bisa ikut membantu meningkatkan devisa negara, keren banget kan… Tapi gimana ya sebenernya cara terbaik menerima pembayaran dari transaksi luar negeri, terutama karena akan ada penggunaan dua mata uang yang berbeda dalam transaksi antar negara ini. Ini dia beberapa tips yang bisa sahabat lakukan, berdasarkan dari pengalaman yang saya alami selama menjalankan bisnis jualan bros ke beberapa negara tetangga dalam 5 tahun terakhir.

Memastikan Nilai Uang Yang Akan Kita Terima Saat perdagangan antar negara akan terjadi, jangan lupa untuk memastikan asal negara calon pembeli dagangan kita. Informasi asal negara ini sangat penting untuk bisa mengetahui mata uang yang berlaku di negara tersebut, dan kemudian mengecek nilai tukar uang tersebut terhadap rupiah. Istilahnya kalo harga bros yang kita jual itu 40.000 rupiah, sebenernya harga dalam ringgitnya berapa sih….

Saya sendiri selama ini tidak membedakan harga jual untuk pelanggan domestik dan asing. Kerugiannya dollar lagi naik apa turun ya tetep gak ngefek di saya, karena dijual ke pelanggan di Indonesia ya 40.000 di jual ke pelanggan dari singapura ya juga 40.000 rupiah. Namun cara ini sangat memudahkan saya u memastikan berapa uang yanga kan saya terima. apapun asal mata uangnya, pokoknya dalam rupiah ya 40.000

Beberapa teman yang menjual produknya melalui etsy, ebay ataupun situs yang banyak dikunjungi oleh customer lintas negara, selalu memasang harga dalam USD. Mata uang Dollar Amerika sering dipilih karena dianggap paling universal, mudah diterima dimana-mana, dan memiliki nilai tukar yang relatif stabil.

Kurs Beli artinya kurs saat Bank membeli uang dollar yang kita punya, kebalikannya Kurs Jual adalah kurs saat Bank menjual dollar kepada kita. Nah kalo kita bingung nih nentukan berapa nilai uang kita dalam mata uang asing, kita bisa buka aja situs yang menyediakan layanan untuk meng-convert nilai Rupiah ke dalam mata uang asing yang lain, faforit saya http://fx-rate.net/

atau kalo gak, kita bisa googling dengan kata kunci “1000 rupiah berapa ringgit” nanti akan muncul mesin converter yang langsung membantu kita mengubah nilai rupiah ke ringgit.

Hanya saja yang harus diwaspadai kalau nilai mata uang kita sedang gak stabil, hari ini kita nagih pelanggan 300 USD yang kalo di kurs nilainya sama dengan 4 juta rupiah, eh pelanggannya baru transfer minggu depan. Hanya beda seminggu saja, uang yang kita harap akan senilai 4 juta ini bisa berubah jadi 3.9 juta lhoo… (inilah yang dinamakan dengan kerugian akibat selisih kurs)

Macam-Macam Transaksi Pembayaran Luar Negeri Kalau untuk pembelanjaan antar kota di Indonesia, cara pembayaran yang paling lazim dilakukan adalah transfer antar bank. Untuk pembelanjaan antar negara, pelanggan bisa melakukan pembayaran dengan berbagai cara diantaranya :

1. Transfer antar Bank  Cara ini sebenernya snagat praktis di kita, tapi gak saya sarankan sih… kasihan pelanggannya soalnya biaya transaksinya paling besar dibandingkan pilihan cara yang lain. Belum lagi, beda jasa pengiriman beda juga potongan yang diberikan.

– Ada pengiriman uang yang modelnya pelanggan bayar ke jasa pengiriman uang di Hongkong, lalu biro jasa tersebut mengirimkan perintah bayar ke agennya diIndonesia, nah agen ini yang akan kirim uang dari BCAnya ke rekening BCA kita. (yang ini biayanya agak lumayan murah)

– Kalau pengirimannya Bank to Bank, dari Bank luar negeri kirim ke rekening Bank kita di Indonesia… whua ini potongannya banyak bener.

– Tapi kalau banknya satu jaringan lumayan murah. Untuk pelanggan dari Malaysia sering saya sarankan kirim dari rekening  CIMB Malaysia untuk melakukan transfer uang dari Malaysia ke Indonesia. Di CIMB NIAGA ada fasilitas SpeedSend, bila dibandingkan dengan menggunakan Telegraphic Transfer (TT) biayanya cukup mahal sekitar RM24, sementara SpeedSend hanya RM 8 (tergantung jumlah pengiriman), cukup jauh perbandingannya. SpeedSend ini melayani pengiriman uang mulai dari RM30 hingga RM50000. Dan sampenya juga relatif cepat.

2. Paypal

Paypal adalah cara pembayaran yang umum digunakan dalam pembayaran lintas negara. Jadi paypal itu semacam rekening virtual yang menampung uang secara online. Kalau rekening bank lokal biasanya bisa digunakan untuk transaksi di dalam satu negara, rekening paypal bisa digunakan untuk transaksi seluruh pengguna internet dari negara mana saja, asalkan sudah memiliki akun Paypal. Hanya dengan mengetahui email Paypal seseorang, kita bisa mengirimkan uang virtual ke akun Paypal orang tersebut dengan cepat dan aman.

Nah sayangnya salah satu syarat untuk bisa membuka rekening paypal ini kita harus punya kartu kredit, nah kalau belum punya maka kita terpaksa harus menggunakan jasa pinjem akun paypal orang. atau ada juga pinjem kartu kredit tapi cara ini gak saya sarankan sih yaa… karena saya belum nyoba, rasanya harus ditelusuri dan dipastikan lagi keamanannya.

3. Western Union

Western Union ini sejenis wesel tapi lintas negara ya. Tercatat ada sekitar 200 negara yang menggunakan jasa western union, transaksinya relatif mudah, cepat dan biayanya juga ringan. Inilah cara pembayaran favorit yang sering saya pilih. Jadi kita cukup datang ke tempat-tempat berlogo western union, ngisi formulir, mencantumkan 10 digit nomer MTCN yang dikirimkan pelanggan kita, serta membaca KTP asli beserta fotokopinya.

Di Indonesia sendiri kita bisa melakukan pengiriman dan penerimaan uang dengan western union melalui beberapa Bank (seperti BII, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank Niaga, Bank Syariah Mandiri) Indomaret transaksi jam 10.00 sd 20.00 (Tapi saran saya mendingan enggak disini deh, udah beberapa kali nyobain “sering banget rusak mesinnya”… padahal sih sebenernya karena kasirnya gak semua bisa menjalankan transaksi ini jadi daripada mereka repot, banyakan ngaku mesin rusak) trus yang jadi favorit saya sih kantor pos (tapi kalo transaksi diatas 2 juta sama kantor pos sering disarankan ke kantor pos besar atau langsung ke Bank, kecuali kalau di hari yang sama ada saldo yang lumayan besar di kantor pos tersebut sehingga bisa untuk digunakan membayar kita.)

Menerima Pembayaran Menggunakan Western Union di Kantor Pos

Pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa kantor pos yang kita datangi, memasang logo western union pada plang depan pintunya. Karena ada beberapa Kantor Pos yang sifatnya hanya seperti Tiki-JNE, atau hanya menerima pengiriman barang saja, tidak menerima pembayaran ataupun pengambilan uang.

Setelah Logo Western Union jelas terpasang, pastikan kita sudah membawa beberapa data dari pelanggan kita: – Nama pengirim beserta nama akhir (binti siapa gitu…) – Alamat Lengkap, Kode Pos dan Asal Negara – Nomer Telfon Pengirim – Estimasi dana yang akan kita terima – Nomer MTCN, atau 10 digit nomer rahasia yang hanya diketahui oleh pihak pengirim uang dan penerima uang saja. Jadi ini semacam kode verifikasi yang akan kita gunakan untuk mengklaim uang, saat melakukan pengambilan di kantor pos.

yang di stabilo biru adalan nomer MTCN

Nah sesampainya di kantor pos, kita akan diminta mengisi formulis pengambilan Western Union, biasanya di dinding-dindingnya dikasih satu contoh cara mengisi formulir pengambilan dana tersebut. Kurang lebih isinya memindahkan data yang kita siapkan tadi ke dalam secarik kertas ini.

Nah yang perlu kita siapkan dari rumah adalah KTP, atau kartu identitas lain yang masih berlaku, lengkap beserta fotokopinya. Prosesnya (tidak termasuk antri) paling lama cuma 5 menit. Nanti setelah uang dikasihkan ke kita, biasnaya kita diminta tandatangan dan cap jempol kiri di slip penerimaan uangnya.

Bagaimana kalau mengambilnya di Bank atau Indomaret? kurang lebih sih caranya sama juga. Tapi kalo di Bank terus terang agak-agak ribet ya, trus ekstra biaya juga karena mereka minta pake materai. Trus kalau nominal uang yang kita sebutkan gak sama persis dengan yang akan kita terima, walhasil uangnya gak bisa cair. trus kita juga diminta untuk membuat surat pernyataan legalitas atau semacam pernyataan bahwa kita adalah sebenar-benarnya kita… yah mungkin untuk menghindari pengambilan uang oleh pihak lain yang tidak sesuai dengan yang dimaksud oleh sang pengirim WU. tapi ada yang bilang sih, proses ribet ini dibuat karena dari pihak western union memang gak bekerja sama dengan bank, sehingga bisa dibilang transaksi semacam ini tidak memberikan keuntungan pada bank, khususnya kalau pihak yang mencairkan adalah walk in customer yang bukan nasabah bank tersebut. Jadi ya sebaiknya sih cari kantor pos ajah hehehehe….

Nah gimana sahabat… ternyata gak susah kan yaaa nerima uang dari luar negeri. Untuk pengiriman barang sendiri sudah ada banyak jasa pengiriman yang memudahkan kirim paket ke luar negeri, yang prosesnya cukup mudah dan terjangkau adalah jasa EMS dari Pos Indonesia. Tapi kalo pengiriman ke negara-negara tersebut relatif cukup sering, sebaiknya mulai hunting jasa cargo yang rutin kirim ke negara-negara itu. Karena selain biaya pengirimannya relatif lebih murah, durasi barang diterima pelanggan juga biasanya lebih cepet.

Semoga informasinya cukup memberikan gambaran, bahwa prosesnnya gak sesulit yang mungkin pernah dibayangkan yaaaaa…. Dan semoga juga sharing ini bisa nyemangati sahabat koleksikikie yang punya bisnis rumahan juga buat mulai nyobain jualan antar negara (kie)

 

Bagikan tutorial melalui

 

 

Dec 08

Membuat Strategi Bisnis Kecil-Kecilan ala anak SD

Tentang Dimas, dan Cita-Citanya Jualan Dimas, putra saya yang kini sudah berusia 10 tahun dan duduk di bangku kelas 5 SD. Beberapa minggu ini mengajukan idenya untuk jualan di sekolahan. Awalnya Dimas sempet pengen jualan gelang, karena ngerasa mamanya kan pedagang aksesoris, tapi gak saya bolehin dengan alasan : “Kamu gak mau pake gelang gitu Mas, kok mau jualan gelang” Trus Dimas pengen jualan gantungan kunci pokemon, tapi setelah dihitung harga perbuahnya Rp 7500, trus batal deh dengan alasan yang hits banget “Ah aku gak mau mah jualan yang susah ngasih kembaliannya” duh bukan karena menurut dia harganya kemahalan lho ya, tapi karena susah ngaish kembalian. Trus akhirnya Dimas bilang “Aku maunya jualan yang harganya Rp 2000an aja, supaya kalo banyak yang beli aku gak susah kasih kembalian, dan kalo dua ribu kayanya teman-temanku punya uang jajan segitu” “Kalo gitu kamu harus cari apa yang kamu suka, dan harganya 2000an mas, supaya kamu kalo nawarin ke orang semangat. jangan jualan yang kamu gak suka” Trus tercetuslah ide jualan Es Serut merk PINO Es PINO, Es Serut di dalam Cup Kalo pas kecil dulu suka beli es serut yang dicetak pake piring trus dikasih sirup2an dipegang pake stik dari kayu, es pino adalah versi lebih imut dengan tekstur yang lebih lembut. Packagingnya berbentuk cup, sehingga memudahkan buat dibawa2. Kalo ke Alkfamart biasanya dijual di harga 8500-9000/bungkus isi 6. dalam satu bungkus ada 3 rasa yang berbeda, stroberi, anggur sama jeruk. Dimas, Atala dan Kaylila selalu suka minum es ini pas panas-panas. Namun Desember sepertinya bukan bulan yang tepat buat minum es serut T_T

Jualan Es di Musim Hujan Terus terang saja, sebagai pebisnis yang lebih senior (haiiishhh… gaya euyyy) Saya sempat pesimis lho, “Apa ya iya bisa laku kalo jualan es pas dingin-dingin gini. Tapi saya pikir, sangat penting buat Dimas untuk mengalami moment gak laku-nya sendiri. Karena pasti akan lebih tak mudah terlupakan dan memotivasi, dibanding kalo dikaish tau orang lain, walaupun itu Mamanya sendiri hehehehe…. Maka dengan semangat 45, Dimas bawa termos nasi besar dari Rumah yang sudah ditempelin stiker “PINO ICE CUP” lengkap dengan keterangan harga dan pilihan rasa yang ada (iiishhh gaya ya sudah buat materi promosi lhoo  >_<  hihihihihi… )

 LAPORAN PENJUALAN DIMAS Trus tadi sore saya dikasih duit Dimas 72rb, hasil jualan es serut 36 cup. Habis terjual tanpa sisa. “Wah laris manis Dimz jualannya” “Soalnya hari selasa aku sudah buka PO mam” “Ooo jadi hari ini cuma bawa pesenan2 aja gitu tha? “ “Ya aku lebih kan bawa donk Mah.. supaya yg belum pesan bisa beli” “Wah trus kalo habis gini besok mau jualan lagi tha? ” “Aku jualan lagi hari senin aja” “Lho kenapa Mas, mumpung lagi banyak yg mau beli kan…” “Supaya tidak jenuh, jadi Aku mau jualan setiap hari Senin sama hari Rabu aja.. Jadi temanku kan nunggu2. Kalo aku bawa tiap hari nanti mereka bosan” Waooowww. ternyata Dimas sudah bikin strategi marketing buat bisa jualan es di musim hujan 

terima kasih Untuk Bapak Kepala Sekolah SD SAIMS yang sudah ngirimin foto ini (^V^)

MEMBUAT STRATEGI BISNIS KECIL-KECILAN ala Dimas Malem ini, eh subuh dink ya… secara sudah jam 2 pagi hahaha… Saya jadi senyum-senyum sendiri inget cerita sore tadi. Dimas tidak hanya berhasil menjual es serutnya di musim hujan. Tapi sudah membuat strategi marketing sederhana untuk mensukseskan misi dagangnya, apa aja ya strategi bisnis kecil-kecilan yang sudah diterapkan Dims?

1. Menentukan Target Market yang Jelas “Aku mau jualan di Sekolahan Mah” Kalimat sederhana ini membantu Dimas menentukan siapa orang yang akan membeli dagangannya, jualan di sekolahan, berarti yang beli teman-teman atau Bapak Ibu guru. Tapi karena jumlah murid lebih banyak Dimas memutuskan menjual produk yang akan disukai oleh teman-temannya.

2. Menentukan Harga Jual “Aku mau jualan yang harganya 2000an aja biar gak susah ngasih kembalian” Yah walaupun alasan penentuan harga jual produknya bikin garuk2 kepala (meskipun gak gatel >_< hihihihhihi ) Tapi sebenernya dari kalimat ini, Dimas sudah mebayangkan bahwa angka dua ribu angka yang paling cocok untuk jualan di sekolah. Sesuai dengan uang saku yang biasa dibawa anak-anak ke sekolahan, dan lembaran dua ribu membuat Dimas tidak perlu sulit untuk nyari uang kembalian.

Sebenernya ini sebuah pemikiran yang mengharukan lho, karena saya inget banget pas pertama dulu ikut bazar, ada orang yang batal beli bros murah saya, sebab saya nggak nyiapin uang kembalian. Padahal udah saya jual harga murah lhooo, tapi ternyata menentukan harga yang tepat jauh lebih penting dibanding menentukan harga yang murah hihihihihi….

3. Memilih Produk yang dia Suka “Jualan es pino aja deh” Walaupun awal mula terpilihnya es pino sebagai produk dagangan karena harga jualnya yang sesuai dengan rencana Dimas. Tapi keputusan memilih es pino membuat Dimas lebih mudah mempromosikannya diantara teman-teman. “Kalo kita (dimas, atala, kaylila dan mama papanya hihihihi) suka, kayanya semua orang suka juga” dia lebih percaya diri mengajak orang membeli, sebab sudah memiliki pengalaman tentang produk yang dijual.

Dalam salah satu training produk MLM yang saya ikuti, upline yang menjelaskan menyampaikan kalimat yang terusss saya inget-inget sampe sekarang “Kalo kita aja gak pernah nyobain produknya, gimana mungkin kita bisa percaya diri untuk nyaranin orang make produk yang sama dnegan kita”. Harusnya kita beli dulu, kita pake, kita rasakan manfaatnya. Maka ketika kita berhasil mencapai pengalaman ini, saat menjual kita tidak lagi menggunakan pilihan bahasa yang penuh bujuk rayu lho… tapi lebih mengajak orang untuk menemukan solusi hidup yang lebih baik, produkyang lebih sehat dan higienis, yanga kan membantu mereka mendapatkan manfaat yang lebih baik. Ketika kita fokus ngajakin orang beli sebagai solusi untuk hidup mereka, yang awalnya keliatangak perlu jadi kerasa penting banget buat dibeli.

4. Membuat Sistem PO “Kemarin aku sudah buka PO buat temen-temen yang mau beli” Barang dagangan belum ada, tapi sudah bisa jualan dengan sistem PO ini. Huehehee… beneran anak pedagang onlen banget yakkk hihihihihihi

Dengan bahasa “Ayo beli ya supaya gak kehabisan”, Dimas berhasil mengestimasi berapa jumlah peminat es pino-nya, sehingga barang yang dibawa u jualan tidak sampe berlebihan dan harus dibawa pulang lagi karena belum terjual. Hal ini sangat penting buat kita yang punya modal pas-pasan, karena di awal mulai sangat penting untuk menentukan perputaran uang. istilahnya “Gak harus untung besar, yang penting cepet jadi duit lagi, biar bisa dibelikan bahan buat dagangan lagi”

5. Membuat Materi Promosi yang berisi informasi Produk Terus terang sebagai pedagang online, saya suka lupa bikin brosur cetak tentang barang-barang yang saya jual. Dulu sih alasannya biar calon pembeli langsung berkunjung ke website, liat katalog online saya, dan bisa langsung beli. Setelah lama jualan baru deh paham, gak semua orang cukup piawai melakukan pembelanjaan secara online. Daripada harus kehilangan pelanggan potensial sekarang saya sudah mulai melengkapi diri dengan brosur cetak sederhana yang memuat informasi produk yang saya jual, serta bagaimana cara mudah untuk menemukan produk2 koleksikikie.

Dan ternyata ngaruh banget lho ya, kadang pas kita bikin kelas di kebun bibit wonorejo yang dapet brosur kayanya tuh maless gitu mbaca tulisan yang ada di kertasnya hihihihihi… eh 4 hari kemudian kita sudah ketemuan lagi di toko. Hihihihi… orangnya dateng ke workshop kita sambil bawa potongan kertas yang dia dapatkan saat kami melakukan pelatihan gtaris di taman kota. Jadi jangan lupa untuk melengkapi diri dengan materi promosi,m karena ini merupakan alat yang memudahkan kita untuk jualan.

6. Membuat Jadwal Penjualan “Aku cuma jualan Hari senin sama Rabu aja” Di bagian ini saya salut nih sama Dimas, karena saya sendiri nih ya, kalo sudah tau barang saya lagi digemari dan laku keras… oooo langsung saya buat dalam jumlah banyak, tawarin kemana-mana, jual ke siapa saja, “Ayo beli… mumpung lagi trend nih”

Ya sebenernya juga bukan sesuatu yangs alah sih ya, momen-momen gini tidak selalu tercipta dalam jangka waktu yang lama. Kalo lagi laris ya sebaiknya jual yang banyak sekalian aja. tapi kadang harus saya akui sih, ketika produk sejenis membanjiri pasaran, yang dulunya trend akhirnya berubah jadi barang sejuta umat. Semua orang pakeeee huhuhuhuhu….

Berbeda dnegan strategi yangs ering saya terapkan, Dimas memilih untuk menjual es nya hanya pada periode tertentu saja. dengan pertimbangansupaya es nya ditunggu-tunggu, dan temen-temennya gak bosen karena disuruh beli es melulu hahahaha… ini pemikliran yang Waow banget lhooo. Karena dengan menerapkan hal seperti ini Dimas mengubah konsep pedagang yang mencari pembeli, menjadi pedagang yang ditunggu-tunggu sama calon pembelinya.

Aihhh terus terus kita gimana donk yaaahhh…. sudahkah kita-kita sebagai pedagang online membuat strategi dalam memasarkan produk kita? bisnis boleh kecil-kecilan tapi strategi bisnis kayanya harus dibuat supaya usaha kita gak kecil terus-terusan yaahhh prend hihihihihihihihi…..

Bagikan tutorial melalui

salam sayang dari Dimas

Nov 08

Koleksikikie for International Students Summit 2016

AISC (Airlangga International Students Competition) Setiap tahun, Universitas Airlangga mengadakan kegiatan Airlangga International Students Competition, yaitu Rangkaian Kegiatan Kepemudaan yang melibatkan mahasiswa dan pelajar asing yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Tahun ini kegiatan yang diadakan meliputi berbagai lomba yang mengasah kreativitas dan kemampuan para peserta; diantaranya : Lomba pidato bahasa inggris untuk pelajar dari Indonesia dan lomba pidato bahasa Indonesia, untuk pelajar asing yang sedang belajar di8 Indonesia.

ISS (International Students Summit 2016) Tahun ini, bekerjasama dengan DIKTI, pelaksanaan kegiatan AISC dibarengi juga dengan pekan budaya International Students Summit 2016. Disini, para peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia diajak untuk mengenal lebih dekat tentang Indonesia. Berbagai kegiatan menarik diadakan untuk memperkenalkan Indonesia diantaranya : Kelas Tari Saman, Kelas Membuat Jamu, Kelas Ketrampilan Membuat Kerajinan, juga Kelas Membatik. Tidak hanya itu, UNAIR mengundang beberapa Praktisi Sosial di Surabaya, untuk membawakan materi mengenai Peranan Pemuda di dalam menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masa depan. Dan saya bersama Koleksikikie, mendapatkan kehormatan untuk berbagi pengalaman di The Champion Class.

THE CHAMPION CLASS Terus terang awalnya deg-deg an juga, karena sehari-hari terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia, saya tidak cukup percaya diri untuk membawakan materi dalam Bahasa Inggris. Tapi kalo inget pesan Dimas putra saya, “Kalo kita sudah ngobrol sebenarnya grammar salah gapapa ma, yang penting orangnya ngerti” heueheuhee…. sangat membesarkan hati mamanya banget yaa.

Tapi dengan semangat berbagi dan memperkenalkan Koleksikikie saya putuskan untuk lebih percaya diri apalagi kesempatan ini, saya ditemani oleh Ibu Yuni Amalia Sari. Beliau adalah Dosen Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang lama menempuh pendidikan di University of Illinois, Amerika Serikat. Beliau menjadi moderator acara ini. Bersama kami, hadir juga Cana, mahasiswi semester 7 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi, Cana bertindak sebagai translator, khususnya untuk berbagai istilah ajaib yang saya ciptakan selama sharing session berlangsung.

DISKUSI SERU Terus terang setelah dijalani, ketakutan saya yang punya spelling kejawa2an, vocab pas-pasan, plus grammar awut2an ?? ternyata tidak membuat suasana kelas menjadi sepi. Mungkin justru keterbatasan saya ini, membuat peserta harus dengan seksama mendengarkan dan menyimak kata demi kata yangs aya sampaikan. Walhasil pertanyaan-pertanyaan kristis khas mahasiswa pun terus bermunculan melengkapi pemaparan yang saya sampaikan.

Salah satu peserta dari Ekuador menyampaikan pertanyaan yang sangat menarik “Kalau banyak hal dibagikan secara gratis, bagaimana koleksikikie menghasilkan keuntungan untuk membayar gaji dan mengembangkan usahanya?”

 Tutorial yang dibagikan secara gratis di Koleksikikie memang dimaksudkan untuk memperkenalkan tentang teknik pembuatan aksesoris kepada masyarakat yang lebih luas. Namun dampak dari hal tersebut adalah : – jumlah pengunjung website koleksikikie meningkat pesat, karena pengunjung yang mencari informasi mengenai cara membuat aksesoris merasa informasi yang kami bagikan bermanfaat. jadi mereka lebih rajin berkunjung. Saat kunjungan meningkat, google rank koleksikikie juga akan menjadi semakin baik. – pengunjung yang tertarik mencoba membuat aksesoris, akan membeli bahan yang tersedia di koleksikikie. – pengunjung yang tidak tertarik pada proses pembuatan, atau lebih memilih produk jadi akan lebih merasa percaya dan yakin pada kualitas yang kami hasilkan setelah mengetahui detail proses pembuatan aksesoris yang dilakukan secara handmade, mereka lebih mudah memutuskan untuk membeli. – tutorial-tutorial ini juga membuat Koleksikikie menjadi lebih terpercaya sebagai pemberi materi, sehingga kami mendapatkan undangan untuk mengisi kelas dan membuat pelatihan dengan banyak instansi. Sehingga bisa dibilang, promosi gratis ini menjadi pembuka jalan untuk orderan yang datang ke bisnis kami.

Lain lagi pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswi dari Iran, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia “bagaimana pandangan ibu mengenai dampak pertumbuhan bisnis online yg memungkinkan menciptakan dampak negatif tutup/lesunya toko offline, misalnya seperti bapak penjaga parkir pasti akan kehilangan pendapatan sebab jumlah orang yang datang ke toko secara langsung untuk parkir menurun, lalu kalau semua orang berbisnis yang sama dengan ibu bukankah persaingan yang terjadi akan semakin tinggi dan tentu saja itu bisa mendatangkan penurunan pendapatan/bisnis”

Wah dalem banget yaaa pertanyaanya untuk menjawab pertanyaan ini, saya memilih untuk membuat perumpamaan. (Habis agak bingung juga milih bahasa inggrisnya gimana hehehe) – Di Plaza Marina, salah satu pusat perbelanjaan yang menjual handphone dan aneka aksesorisnya ada buanyak sekali penjual dan toko yang hampir semuanya menyediakan akseosris handphone. Pertanyaannya kemudian apakah tokonya sepi? eh enggak lho ya… malah susah bener nyari parkir di PLaza Marina. Seandainya saya buka toko handphone di rumah dimana gak ada satupun tetangga saya yang jual itu juga apakah akan lebih rame dibandingkan dengan kalau buka toko di plaza marina? enggak juga ya… biarpun di Marina yang jualan banyak, yang dateng juga lebih banyak, sebab hampir semua orang yang membutuhkan handphone ingetnya ya nyari di Plaza Marina aja, ada banyak pilihan, lengkap lagi. Tanpa harus bersusah-susah promosi saat kita memiliki komunitas/kelompok yang banyak, orang akan mengingat kita lebih mudah.

Ke depan saya pribadimemiliki mimpi, untuk bisa menciptkan komunitas pengrajin aksesoris di Indonesia dari kelompok teman-teman yang telah mengambil kursus di Koleksikikie. Sehingga kalau suatu saat saya pameran ke luar negeri dan dapet orderan dalam jumlah besar, saya bisa mengerjakan bersama-sama denganpara pengrajin ini. Sebab salah satu kesulitan yang sering ditemukan oleh pengrajin handmade product untuk mengembangkan usahanya adalah keterbatasan persediaan barang. untuk membuat satu barang dibutuhkan tenaga kerja terampil, selama hal ini belum terpenuhi, akan sulit menyediakan stok barang dalam jumlah banyak. Nah kalau di Indonesia, atau katakanlah Surabaya  ada banyak pengrajin yang membuat bros manik-manik. Bukan tidak mungkin setiap orang yangberkunjung ke Surabaya, akan mencari bros sebagai salah satu yang khas dan unik dari Surabaya. Pada kesempatan ini Ibu Yuni Amalia juga menambahkan dengan sebuah quotes dari Afrika yang menarik.

Menjawab mengenai dampak ekonomi yang terjadi, tentu saja setiap perubahan akan membawa dampak pada kelompok masyarakat tertentu. Tapi saya percaya ketika seseorang kehilangan suatu pekerjaan/pendapatan, sebenarnya kesempatan untuk mendapatkan pendapatan lain bermunculan. Bapak Tukang Parkir mungkin jadi gak dapet uang parkir, tapi dia jadi lebih mudah menerima jasa ojek online, dengan bertumbuhnya industri perdagangan online. atau misalnya tetap menjadi petugas parkir namun juga bisa sambil jualan pulsa handphone, karena tentunya permintaan pulsa akan meningkat pesat dengan banyaknya pengguna telekomunikasi online. Yang kita perlu lakukan adalah mempersiapkan kelompok-kelompok ini dalam menghadapi perubahan, misalnya dengan membekali mereka dengan pelatihan atau ketrampilan lain.

Tapi saya pribadi merasa, perkembangan bisnis online yang semakin pesat ini tetap tidak akanmenghilangkan kehadiran atau peran Toko-Toko offline. Sebab kebutuhan orang untuk melihat lansgung, mencoba pakaian sebelum dibeli, memilih barang dan melihat dari dekat akan selalu ada. Sehingga toko-toko offline tersebut pasti akan tetap mempertahankan keberadaannya, hanya saja di era yang lebih praktis dan cepat ini mereka juga tertantang untuk melengkapi diri dengan fasilitas online yang memudahkan pelanggannya untuk melakukan transaksi secara online.

 

LUCKY STUDENTS Di 10 Menit menjelang berakhirnya kelas, saya membagikan souvenir kepada peserta yang hadir, diantaranya

Untuk Vivien Sarkany, mahasiswi dari Hungaria ini menampilkan karikatur suasana kelas yang sangat cantik untukmengabadikan kegiatan kita dihari ini.

selain itu souvenir juga kami bagikan untuk mahasiswa dari  Thailand, Ekuador dan Filiphina. Duh bener-bener lintas dunia banget yaa pesertanya. Jadi berasa kaya lagi ada di Dubai International Airport hihihihihi…

Jelas kesempatan ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya pribadi. sampai jumpa di kesempatan lainnya yaaaa (kie)

Bagikan tutorial melalui

Nov 03

Seminar & Workshop Nasional Teknik Industri UPN “Peranan Industri Kecil dalam Kemandirian Bangsa”

WORKSHOP MEMBUAT BUSINESS PLAN Kalau biasanya saya diundang untuk mengisi workshop merangkai aksesoris, kali ini Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Surabaya, mempercayai saya untuk mengisi kelas Workshop membuat Business Plan. Di kesempatan berharga ini saya akan berbagi pengalaman dengan 300 mahasiswa dan tamu umum yang menghadiri acara ini,  berdasarkan pengalaman yang telah saya lalui selama hampir 10 tahun terakhir menjalankan Koleksikikie.

Acara ini berlangsung pada Hari Kamis 3 November 2016 bertempat di Balroom Hotel Oval Surabaya. Saya mendapatkan kesempatan terakhir untuk mengisi acara setelah sebelumnya dibuka dengan sesi Bedah Buku dari Profesor Dr Eryatno MSAE, Guru Besar IPB dan sesi Seminar Usaha dari Mas Hendi Setiono, CEO Kebab Baba Rafi yang telah di franchisekan hingga ke manca negara. Di sesi workshop ini, saya mengajak semua peserta untuk terlibat langsung dalam proses membuat bisnis plan mereka. Mulai dari menentukan ide bisnis, menyusun strategi bayangan, hingga membuat rencana kerja yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

MEMBUAT BISNIS PLAN YANG LEBIH PERSONAL Pengalaman saya dalam menjalankan usaha ini, telah membuka peluang saya untuk bertemu dengan banyak pribadi-pribadi menarik yang menginspirasi. Pengalaman usaha dan Perjumpaan dengan orang-orang ini pada akhirnya mengajak saya pada sebuah kesimpulan, bahwa sejatinya sebuah bisnis plan akan berhasil dengan baik saat berhasil selaras dengan jati diri dari pemilik usaha.

Berdasarkan pemahaman ini, di awal proses pembuatan bisnis plan, hal pertama yang saya lakukan adalah mengajak para peserta untuk lebih dalam mengenali dirinya sendiri, hal-hal yang mereka sukai, teman-teman yang ditemui, serta bagaimana mereka telah memberikan warna yang diingat oleh orang-orang yang mengenalnya dengan baik. Kemampuan mengenali diri ini pada akhirnya akan membantu kita untuk mengetahui apa sebenarnya definisi sukses yang kita harapkan dan impikan.

MERENCANAKAN BISNIS = MERENCANAKAN SUKSES (YANG KITA INGINKAN) Bisnis yang sukses menjadi tujuan semua pengusaha saat memulai bisnisnya. Tapi bila pertanyaannya digali lebih dalam “Sukses yangbagaimana sih yang dicita-citakan dan diharapkan?” tidak semua orang lho mampu dengan baik menceritakan “sukses” yang sesuai dengan keinginannya. Buat A bisa menjual produk senilai 1 juta rupiah adalah sebuah kesuksesan, tapi buat B dia merasa sukses bila berhasil melakukan penjualan senilai 50 juta rupiah.

Membuat Bisnis Plan akan membantu kita merencanakan sukses yang kita impikan. Dan akan lebih baik lagi apabila yang kita kerjakan saat ini adalah bisnis/usaha yang memang kita sukai. Karena menyukai suatu hal, akan membuat kita secara sukarela mencari tau lebih banyak tentang hal tersebut, kemauan terus belajar dan mencari tau akan menjadikan kita tenaga profesional yang menguasai segala hal tentang apa yang kita sukai tersebut. Saat kita mampu dengan baik mewakili bisnis kita, rasa percaya orang akan tumbuh semakin kuat dan pada akhirnya meningkatkan sales, serta tentu saja profit pada bisnis.

Namun di masa ini, kadang uang sudah bukan lagi menjadi satu-satunya hal yang menjadi sumber kepuasan. Beberapa orang justru merasa lebih puas saat produknya dikenal banyak orang, “Margin keuntungan gak harus besar, yang penting produk bisa terjual banyak dan menjangkau kelompok yang lebih luas”. Ada juga yang merasa bahagia saat produk yang dijual terbukti mampu memberikan pengaruh pada masyarakat dan membawa nilai positif pada kelompok yang lebih luas “Saya bahagia kalau usaha les-les an yang saya kelola ini bisa menghasilkan lulusan2 SMA dengan nilai ujian yang baik, sehingga membuka peluang mereka pada masa depan yang lebih cemerlang” Ida – salah satu pemilik lembaga bimbingan belajar di Surabaya.

Saya sendiri menempatkan bisnis saya sebagai suatu hal yang penting, namun keluarga masih selalu menjadi prioritas utama. Maka ketika putri saya meminta saya untuk ‘mbolos’ kerjadan menemaninya lomba di sekolah, saya akan memilih untuk hadir menemani Kaylila. Maka bisnis yang sukses buat saya, adalah bisnis yang bisa saya kelola dari mana saja. Keuntungan dalam bisnis penting, namun saya lebih mengharapkan bisa memiliki waktu yang fleksibel untuk menjalankan pilihan-pilihan di hidup saya. Itulah mengapa saya memilih format online untuk bisnis koleksikikie.

BISNIS PLAN MEMBUKA PELUANG LAHIRNYA WIRAUSAHA MUDA POTENSIAL Dalam sesi workshop selama 2 jam, dengan durasi materi di 60 menit pertama, ternyata berhasil memunculkan bakat-bakat pengusaha muda yanga kan mengharumkan bangsa. Salah satu peserta yang hadir siang itu adalah Abdul Kadir, Mahasiswa semester 1 Teknik Industri UPN ini, tampil  menyampaikan rencana bisnisnya secara sistematis di depan audience yang hadir

Dalam presentasi singkatnya ini, Abdul Kadir berencana membuka sebuah Kafe yang menyediakan menu makanan dengan harga terjangkau. Kafe ini tidak hanya bermisi mencari keuntungan saja, namun juga diharapkan mampu membantu menyediakan makanan gratis bagi kelompok yang membutuhkan. Untuk menarik pelanggan-pelanggan yang ditargetkan adalah mahasiswa & pelajar, Kadir berencana menciptakan menu makanan dengan nama-nama yang menarik dan variatif, sehingga menimbulkan keinginan pengunjungnya untuk mencicipi hidangan yang disediakan. Dalam Bisnis plan-nya kadir menyusun target untuk bisa melakukan penjualan minimum senilai 10 juta dalam satu bulan, dan mendapatkan penghasilan bersih bulanan 5 juta rupiah. Luar biasa lhoo, Kadir sudah dengan mantap dan percaya diri memberikan angka yang akan dia perjuangkan untuk bisa dihasilkan setiap bulan. karena kadang, setalh kita menjalankan usaha bertahun-tahun, kalo ditanya berapa uang dari bisnis yang bisa dipakai untuk kebutuhan kita sebagai pribadi, gak semuanya lho berani menyebutkan angka pasti hihihihihi… *curhat ceritanya

Presentasi lain yang tak kalah menarik disampaikan oleh Yusuf Drajat, mahasiswa yang juga maish duduk di semester 1 ini menyampaikan poresentasi bisnis tentang Kafe, yang mana Kafe ini nantinya dinamai “BEKAS KAFE”. Pemilihan nama “Bekas Kafe” ini tentu saja bukan tanpa alasan, nama ini dipilih berdasarkan hobi yang dimiliki Yusuf dalam mengubah barang bekas/vintage, menjadi barang unik yang menarik dan dapat dimanfaatkan lagi secara ekonomi. Misalnya Yusuf pernah mengubah potongan celana jeans yang kepanjangan, menjadi dompet jeans yang unik dan hanya ada satu-satunya di dunia.  Di Bekas Kafe nanti, yusuf akan mengisi dekorasi ruangannya dengan barang-barang bekas yang berhasil digunakan ulang sehingga tampak menarik. Di kafe-nya nanti, Yusuf tidak hanya akan menyediakan makanan danminuman dnegan harga terjangkau, namun juga mengedukasi dan mengajak pengunjung untuk memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah, kepada pengunjung setianya Yusuf akan berbagi pengalaman cara mengolah barang bekas.

Pemahaman tentang konsep bisnis yang ingin dilakukan, menurut saya merupakan tahapan yang cukup tinggi untuk bisa dikuasai oleh seorang calon pengusaha. Bahkan kalau mau diingat lagi, saat saya dulu memulai koleksikikie, saya belum pernah membayangkan konsep bisnis bagaimana yang akan saya jalankan. Baru di tahun ketiga, saya bisa bisa menjelaskan dnegan baik nilai-nilai yang dimiliki koleksikikie, visi misi yang ingin dicapai serta rencana pengembangan usahanya. Andai saja saya bisa memulai bisnis dengan konsep yang matang, maka bukan tidak mungkin percepatan penghasilan bisa saya alami lebih dulu. Atau istilahnya, gak harus nunggu 10 tahun untuk bisa mendapatkan angka penghasilan yang saya miliki saat ini hehehehee…..

Maka saya sangat optimis, dengan ketekunan dan kerja keras.. adik-adik mahasiswa yang telah memahami dengan baik konsep bisnis yang akan dijalankan ini bisa meraih apa yang dicita-citakan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan kami-kami pendahulunya.

INOVASI MUNCUL DARI KEMAMPUAN MENGENALI DIRI & BISNIS Sebelum kelas berakhir, ada satu pertanyaan yang menarik yang disampaikan oleh peserta seminar “Kenapa di kertas kerja business plan nya ada satu halaman ttg diri kita mbak? Apa korelasi antara menulis ttg diri kita  dengan keuntungan ? bukankah di era yang cepat ini lebih penting memiliki inovasi, kalaupun kita tidak mampu melakukan kita bisa mencari tenaga ahli untuk membantu ide tersebut ”

Menurut saya, semakin kita mampu mengenali siapa diri kita, semakin mudah pula kita menentukan target yang ingin dicapai. Saat menyusun target, beberapa orang cenderung hanya berfokus pada angka keuntungan yg bisa dihasilkan. Walaupun hal itu penting, tapi saya percaya bahwa kebahagiaan dalam berbisnis tidak hanya selalu ttg mencari untung yg sebesar-besarnya. Ada yang ingin bisnisnya untung besar, tapi yang lain merasa lebih puas saat dikenal lebih banyak orang. Beberapa orang yang fokus pada keuntungan, kadang terjebak untuk terus menerus mengejar “untung” tapi gak sempet menikmati. Tentunya kondisi seperti ini juga bukan sesuatu yang kita harapkan.

Itulah kenapa menurut saya sangat penting untuk memilih usaha yang kita sukai. Dengan menyukai apa yang kita kerjakan, kita akan berusaha terus menerus mempelajari dan mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan bisnis tersebut. Dengan menjadi pengusaha yang bahagia menjalankan bisnis yang disukai, kita akan menjadi pribadi yg tangguh dan tidak gampang menyerah meskipun harus berjuang menghadapi masa-masa yang sulit. Kelompok ini tidak akan gampang tergiur pindah menekuni bisnis yang berbeda, hanya karena gambaran keuntungan yang lebih besar.

Saya juga sangat setuju bahwa Inovasi merupakan hal yang sangat penting. Kapan inovasi ditemukan? kalau kita menjadi ahli atas bisnis yang kita tekuni, semakin kita banyak mempelajari dan mengenali bisnis, kita bisa dengan baik menemukan ide-ide baru yang memudahkan customer. Mengundang ahli bisa menjadi alternatif, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka alangkah baiknya bila kita menjadikan diri kita sendiri ahli, untuk bisnis yang kita jalankan, sehingga kita bisa menemukan inovasi2 terbaik untuk memajukan usaha kita.

Yang perlu dipahami dan diingat, sesuatu yang baru memang akan menarik minat orang, namun jangan sampai inovasi  yang dilakukan mengaburkan jati diri kita yang sesungguhnya. Perubahan yang terlalu sering membuat orang susah mengingat brand kita. Maka berinovasipun harus mempertimbangkan waktu yang tepat.

Terimakasih Teknik Industri UPN 

Bagaimana Menjaga Bisnisnya tetap berjalan dalam jangka waktu lama mbak? Sebenarnya ada banyak faktor ya yang harus dipertimbangkan dan terlibat dalam proses bertahan itu. Istilahnya, butuh keberanian untuk memulai sebuah bisnis tapi harus ada banyak kerja keras untuk membuat sebuah bisnis tetap ada. Tapi menurut saya, satu langkah pasti yang bisa dilakukan adalah dengan menghadirkan bisnis yang bermanfaat bagi orang banyak. Karena saya percaya, sebuah usaha yang mampu memberi nilai positif bagi orang banyak, akan dijagain sama banyak orang juga hihihihi… Sehingga rangkaian kerja kerasnya tadi, bisa terasa lebih ringan.

Terimakasih banyak UPN untuk sesi sharing yang luar biasa ini. Kesempatan diskusi dengan pribadi-pribadi yang berfikir kritis selalu membantu saya belajar lebih banyak untuk memahami diri saya dan apa yang menjadi pemikiran-pemikiran saya selama ini. Semoga manfaat yang sama besarnya juga dirasakan oleh peserta-peserta seminar hari ini yaaa (Kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Oct 31

Memulai Bisnis Aksesoris Sejak Mahasiswa

Seminggu yang lalu, waktu motretin bros di depan teras, saya kedatangan dua gadis belia di Workshop Koleksikikie (garasi rumah yang sudah saya sulap jadi toko kecil-kecilan… hihihihihi), mereka adalah Nabila dan Iik.  Keduanya menjalin persahabatan sejak kecil karena memiliki rumah yang saling berdekatan di Jakarta. Sekarang saat merantau di Surabaya mereka sama-sama menempuh pendidikan di Universitar Airlangga. Nabila kuliah di Fakultas Psikologi, dan Iik tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Yang bikin happy, waktu main ke rumah kemarin Nabila dan Iik belanja banyak sampe dapet bonus Tas kain koleksikikie *heuehehehe….. hepiiiii benerr deh kalo ada yang ngeborong Eh tapi gak cuma belanja aja ding, mereka juga mau di foto dengan berbagai gaya, saat sedang memakai aksesoris Koleksikikie. Lovely yaaaa..

Mereka Berdua Memulai Bisnis Aksesoris sejak Mahasiswa Sepulang dari Workshop Koleksikikie, obrolan kita berlanjut secara online melalui whatsapp.  Siapa yang sangka, ternyata dua remaja ini tidak hanya menggemari aksesoris, namun juga sudah memulai bisnis aksesoris sendiri dengan merk Ambon.Id, sebuah brand aksesoris yang fokus mengangkat desain dengan motif khas Indonesia.

Hari ini kami bertiga janjian ketemu, dan saya belajar banyak dari mereka berdua.

ngobrol sambil makan… sambil makan lagi eh kok banyak makannya dari ngobrolnya hehehehee

Yang Muda Yang Banyak Ide-nya “Lhoh Mbak Kikie bukannya udah bisnis aksesoris hampir 10 tahun? kenapa belajar dari yang masih baru mau mulai?”

Iya juga ya, gak terasa tinggal beberapa bulan lagi Koleksikikie akan berulangtahun yang ke 10. Tapi kalo diinget-inget lagi, saya sudah memulai bisnis aksesoris ini sejak duduk di bangku SMP, atau nyaris 20 tahun yang lampau. Saya masih ingat, aksesoris pertama saya terbuat dari kabel telfon warna-warni yang saya jual ke temen-temen sekolah demi mengumpulkan dana untuk pentas seni.

Kalau dulu saat memulai Koleksikikie saya begitu bersemangat menjalani pekerjaan yang menjadi hobi sejak kecil, setelah banyak hal menjadi rutinitas, sekarang ini rasanya saya lebih sering disibukkan dengan target-target yang saya buat sendiri dan melupakan hal-hal yang membuat saya mencintai pekerjaan ini.

Dan cerita-cerita Nabila & Iik membuat saya belajar banyak hal baru, pertanyaan-pertanyaan mereka yang penuh antusiasme, membuat saya merasakan kembali kegembiraan dan semangat saat akan memulai bisnis ini.

Berbisnis Aksesoris vs Membuat Aksesoris Ada masa, Saya mengira kedua hal ini adalah satu kegiatan yang sama. “Ya kalo udah bikin aksesoris terus ada yang suka dan mau beli, ya artinya kita sudah bisnis aksesoris”. Setelah ngobrol panjang dengan Nabila dan Iik, saya tau ada banyaaaakkk sekali hal hebat yang harus saya pelajari dari dua pebisnis muda yang masih mahasiswa ini

1. Mengkonsep Brand-nya Waktu dulu Saya bikin koleksikikie, saya cuma : – bikin aja aksesoris yang saya suka – saya pake sendiri aksesoris yang saya buat, eh trus ada temen-temen yang lihat, – kemudian saya jual ke temen-temen yang suka, karena menganggap aksesoris yang saya buat unik, jarang ditemukan di pasaran.

Kini setelah nyaris sepuluh tahun, para pebisnis muda ini, memulainya tidak sekedar dengan alasan “suka” aja lho… – Pertama mereka menentukan akan berbisnis apa – Mereka pikirkan nama brand nya, – Termasuk alasan filosofis kenapa memilih nama itu – Setelah nama ada, mereka desain logo yang akan digunakan, – Lalu menentukan jenis desain aksesoris yang sesuai dengan konsep mereka.

logo brand ambon.id

sampe sekarang kalo pas diwawancara trus ada yang nanya “Kenapa mbak dikasih nama Koleksikikie?” terus terang ya karena walnya yang saya pajang ini barang-barang koleksi saya pribadi, saya = Kikie. *Heuehehehe… jadi pengen garuk-garuk gak gatel wkwkwkwkwk….

2. Berbagi Tugas Waktu dulu memulai Koleksikikie, yang saya masukkan sebagai “kerjaan” yang harus saya lakukan di Koleksikikie ya bikin-bikin bros aja. Pokoknya buat ajalah bros yang bagus, biar yang liat suka, sapa tau ada yang beli. Alhamdulillahnya saya memulai bisnis ini puluhan tahun lalu yaaaa, waktu belum ada banyak pengrajin aksesoris, waktu internet baru bisa diakses melalui kantor pos, beli bahan harus keujung dunia dulu, materi tentang cara membuat aksesoris cuma bisa dipelajari dengan ikut kursus langsung, datang ke rumah-rumah para guru yang lebih berilmu dan berpengalaman.

Sekarang, di saat semua hal dimudahkan. Ada banyak sekali pengrajin aksesoris yang terus bertumbuh dari hari ke hari. Persaingan semakin ketat, karena aksesoris tidak hanya bisa didapatkan di pusat perbelanjaan, tapi cukup dengan memasukkan kata kunci di handphone yang ada di dalam genggaman. Mau belajar bikin aksesorispun bisa dilakukan dengan melihat youtube, beli bahan tinggal pilih di toko online trus dikirim deh sama kurir atau gojek langganan.

Dan Iik serta Nabila yang sudah memahami kondisi ini, menjalankan bisnis aksesorisnya tidak hanya berfokus pada produksi tapi saling berbagi tugas : – Nabila yang hunting bahan, Iik update instagram – Nabila yang buka-buka halaman pinterest untuk belajar bikin simpul di tali, Iik belajar gimana cara bikin lay out kece di instagram.

– Nabila fokus di produksi, Iik support di marketing. “Karena sekedar bikin gelang bagus kalo gak bisa bikin orang tau tentang aksesoris itu, akan susah ngejualnya kan Tan” Kalimat sederhana ini bermakna luas banget lhoh, karena sejak bisnis dimulai mereka sudah memahami pentingnya menguatkan brand/merk mereka di benak customernya. Ibaratnya, kalau saya masihharus berjuang dan belajar untuk membuat orang inget Koleksikikie di usia 10 tahun ini, kalau mereka berdua bisa terus menekuni usaha ini, mungkin hanya butuh waktu 3 tahun untuk bisa membuat orang mengingat Ambon.Id.

3. Mencari Peluang untuk Tumbuh Kalau diinget-inget lagi, Koleksikikie bertumbuh dari pembuat aksesoris, jadi penjual aksesoris, trus berubah jadi penjual aksesoris yang punya toko bahan untuk bikin aksesoris, trus tumbuh jadi pengajar di pelatihan aksesoris, semuanya karena diusulin sama sahabat Koleksikikie. iya kamuuu… kamu yang baca tul;isan-tulisan saya ini, yang suka ninggalin komen di bawah tulisan, yang nanya dan njapri ngasih masukan untuk perbaikan. Sampe sekarang jujur aja, kalo dapet tawaran jualan di pameran hati rasanya suliiitt sekali bilang iya…

Tapi Nabila dan Iik berbeda : – Nabila hunting bahan bikin aksesoris gak cuma di toko jual bahan, tapi juga di toko bahan jahitan, toko jual kain, toko-toko hobi dan kesenian. – Iik rajin nyari info tentang pameran dan pop up market yang bisa diikuti untuk mempromosikan karya mereka – Mereka berdua gak sungkan bertanya dan membuka diri untuk mempelajari hal baru, dari siapa saja.

Saya yang sekarang, lebih sulit diajak temen ketemuan karena alasan sibuk ngurus dagangan. Padahal bertemu orang-orang, mendengarkan cerita mereka, berbagi pengalaman, sebenernya juga proses belajar untuk mengembangkan bisnis saya. Cara merefleksi dan mengingat apa yang sudah saya lakukam hingga di titik sekarang, mensyukuri yang saya dapatkan, menyemangati diri untuk bisa lebih baik lagi. Tapi sekarang justru suka kelupaan dikerjakan…

4. Merencanakan Bisnis Aksesorisnya Dulu waktu memulai koleksikikie, saya merencanakan untuk fokus membuat bros saja. Supaya banyak yang inget dulu “nyari bros manik-manik ya di Koleksikikie aja” yah lumayan lah yaa sudah lebih fokus sama jenis aksesoris apa yang mau saya jual.

Tapi pebisnis aksesoris kita yang masih mahasiswa ini merencanakan banyak hal sebelum mengeluarkan produk baru – Saat memulai, mereka sudah memilih konsep besarnya dulu, ‘bon dari kata AMBON’ mewakili kata ribbon/pita, dalam perwujudan desain mereka ingin ada sentuhan detail pita pada aksesoris yang akan dijual. – Nabila yang bertanggungjawab untuk produksi, biasa membuat desain aksesoris di buku kecil yang selalu dibawa kemana-mana “Ini supaya ntar gampang kalo mau nginget-nginget Tan” 

Nabila dan buku desainnya

– Mereka menentukan umur produksi untuk aksesoris yang akan dibuat. “Gelangnya ini rencana baru kita jual bulan November depan, dan cuma bisa dipesan selama November aja Tan, ntar untuk bulan berikutnya kita ganti lagi desain baru. Supaya orang gak bosen, trus juga nunggu-nungguin aksesoris yang kita buat gitu”

Iik, fokus di pemasaran untuk mendapatkan hasil yang maksimal bagi Ambon.id

Konsep aksesoris yang hanya diproduksi dalam jangka waktu tertentu saja, sesungguhnya banyak sekali mendatangkan keuntungan: 1. Membuat proses marketing produk ambon.id bisa lebih terkonsep. sebelum produk keluar, mereka bisa memposting foto produksi, lalu produk jadi, produk saat dikenakan, katalog pemesanan, diikuti dengan testimoni serta foto2 kiriman pelanggan yang menggunakan produk yang sudah dibeli. 2. Waktu Peluncuran Produk Baru yang terjadwal rutin, merupakan alat marketing yang jitu. Pelanggan setia akan menjadi lebih mudah untuk mengingat kapan ada produk baru. Tanpa harus diiklankan, mereka yang puas dengan produk ambon.id akan meluangkan waktu untuk melihat produk baru, agar tidak kehabisan. 3. Perencanaan waktu yang matang membantu proses produksi Saat di masa yang akan datang brand ambon.id akan menambah jumlah staff produksi, jadwal peluncuran aksesoris ini akan memudahkan mereka menentukan tanggal produk harus sudah siap dipasarkan. Kemudian produk bisa difoto bersamaan. Lalu bisa didesain media promosi baik secara offline (brosur, pamflet, flyer, roll bannerr) serta online, yang kemudian secara bertahap di posting sesuai dengan jadwal marketing.

Intinya, perencanaan yang matang akan memudahkan teamwork. Dan membuat bisnis mereka bisa berkembang dengan lebih cepat saat didukung dengan sumberdaya manusia yang tepat.

Nabila saat menceritakan tentang passion-nya di dunia aksesoris

Huaaa… keren banget gak sih mereka iniiii.. Muda, banyak idenya, dan berani mewujudkan mimpi mereka. Yuk kita jugaaaa yukkkkk (kie)

Bagikan tutorial melalui