Archive for the ‘Bisnis Aksesoris’ Category

Oct 21

Koleksikikie Di Bincang Pagi Colors Radio

Koleksikikie di Colors Radio Hari Jum’at kemarin, saya mendapatkan kehormatan untuk ngobrol seru dengan Colors People di Program #6T9MorningVibes. 6T9 Morning Vibes ini merupakan Program Premium Pagi di 87.7 FM Colors Radio, yang ditujukan untuk menemani kegiatan pagi para pendengarnya. Tidak hanya menyajikan musik yang easy listening, Ryan Aryanto dan Satria Daniswara selalu up to date mengangkat topik menarik yang bisa menjadi inspirasi para pendengarnya dengan mengundang berbagai tamu, yang memiliki keragaman profesi, hobi, juga keahlian khusus lain. Dan Riski Hapsari selaku pemilik Koleksikikie, berkesempatan untuk tampil di acara ini pada Jum’at 20 Oktober kemarin.

 

Berbisnis Bros Karena Suka “Mbak Kikie, cerita donk kenapa memilih bros sebagai aksesoris utama saat memulai bisnis Koleksikikie untuk pertama kali?” “Karena Suka”

Hihihihi… iya yah, saya jadi baru sadar. Kalau lagi interview on air, kalimat yang keluar ya yang pertama kali dipikirin. Dan ternyata alasan memilih bros karena suka aja. Salah satu Netizen di Colors Radio sempat juga menanyakan pertanyaan bernada serupa melalui halaman chat di sosial media ColorsRadio 

Tentu saja memilih bisnis dari trend yang sedang berlaku, dan dirasa digemari oleh banyak orang bukanlah sesuatu yang salah ya. Tapi saya merasa saat saya menyukai apa yang saya lakukan, maka saya memiliki kektuatan lebih untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan bisnis yang datang. Dan ini jelas modal yang sangat penting untuk mempertahankan bisnis kita.

Bertahan Berbisnis Hingga Tahunan Tahun ini adalah tahun ke 10 Koleksikikie berkiprah untuk Negeri. Kalau diinget-inget lagi ya memang banyak cerita yang menyertai perjuangan panjang ini. Dalam salah satu komen di Sosial Media, salah seorang Netizen bertanya bagaimana tips untuk bertahan dengan modal minim. Jujur saja saya agak lama menjawab pertanyaan ini, sampai akhirnya nemu satu alasan utama bisa bertahan. Mungkin ya karena kepepet ya… wkwkwk..

Ketika saya tidak melihat ada solusi lain untuk bertahan hidup selain menjalankan bisnis Koleksikikie dengan sungguh-sungguh, ya akhirnya yang saya tau hanya gimana caranya supaya bisa mempertahankan Koleksikikie demi kelangsungan hidup seluruh anggotanya. Dan kalau diingat-ingat lagi, hal ini juga di alami oleh sesama teman-teman saya yang juga pejuang bisnis rumahan. Ketika bisnis yang kita kelola masih berjalan beriringan dengan hal lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan, terus terang rasa terdesak untuk memajukan usahanya akan berbeda dengan yang hanya mengerjakan usaha ini sebagai satu-satunya sumber mata pencarian.

Hihihi sebenernya ini kalimat agak sedih bin melas ya huahahaha… Tapi ya kadang memang kita harus ada di kondisi terdesak maju, untuk tau seberapa jauh kita bisa melangkah. Karena kadang kebanyakan pilihan cuma akan bikin kita kebanyakan pikiran #eeaa

ngobrol seru di Max One Hotel Tidar Surabaya

Berbagai Pertanyaan Netizen mewarnai Diskusi Pagi 6T9MorningVibes Berbagai pertanyaan seru disampaikan oleh para Netizen melalui akun sosial media. Beberapa ada yang baru ingin memulai bisnis, tapi ada juga yang pernah berbisnis namun tidak dilanjutkan lagi karena kondisi yang tidak memungkinkan. Sangat kreatif sekali bagaimana Mbak Dea selaku Produser dari Colors Radio menghidupkan suasana obrolan pagi, dengan terlebih dulu memancing Netizen untuk meninggalkan pesan dan pertanyaan di Sosial Media 87.7 Colors Radio

 

Terimakasih Colors Radio Akhirnya tidak terasa obrolan sudah berjalan hingga 30 menit. Di akhir acara saya sempat berfoto juga dengan Para Penyiar 6T9MOrning Vibes juga juga Mas Adie Iskandar, Tarot Reader yang juga hadir sebagai Bintang Tamu di acara itu serta Mbak Marsha PR Manager dari MaxOne Hotel Tidar Surabaya yang. Thankyou Sahabat Koleksikikie (kie)

Bagikan tutorial melalui

Oct 03

Training for The Trainer GOOGLE-Gapura Digital

calon Trainer di kelas TTT Gapura Digital

SELEKSI GOOGLE TRAINER Hari Senin kemarin, saya mendapatkan undangan dari Google Indonesia untuk mendaftarkan diri menjadi Trainer untuk Program Gapura Digital. Program Gapura Digital, merupakan program pengenalan tentang Pemasaran secara Online yang diprakarsai oleh Google. Tujuan diselenggarakan program ini juga sangat mulia lho, yakni untuk mendukung kemajuan bisnis, khususnya UKM, di Indonesia secara online.

Sebelumnya di Bulan Juni 2017, saya sempat hadir dalam program Google-Women Will yang khusus ditujukan untuk para wanita pengusaha rumahan di Jawa Timur. Dan Saya merasa sangat terinspirasi bisa bertemu dengan banyak sahabat perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha rumahan dan berhasil memajukan usahanya secara online.

bersama sahabat kelas bisnis online menghadiri acara Women Will Surabaya

Maka undangan ini jelas sebuah peluang yang bagus untuk dapat berpartisipasi langsung dalam mensukseskan cita2 mulia, memajukan perekonomian Indonesia khususnya skala rumahan/UKM agar dapat lebih maju dan dikenal masyarakat luas melalui pemasaran secara online. Yah walaupun aslinya deg-deg an juga ya, karena untuk dapat diterima, kita harus melampirkan beberapa persyaratan dan mengisi form untuk seleksi administrasi. Dan seneeeeeng banget pas akhirnya lolossss…. yeaaayyyy….

KORIDOR, Working Space SIOLA Surabaya.

Setelah mendapat surat pengumuman terpilih, kita para calon trainer diwajibkan untuk terlebih dulu mengikuti Kelas  “train-the-trainer” yang diadakan di Hari Sabtu dan Minggu  (30 September – 1 Oktober 2017) di KORIDOR Coworking Space, Gedung Siola Lt. 3, Jl. Tunjungan, Surabaya . Jadi kalau belum pernah tau lokasinya ada dimana, tempatnya tepat berada di jembatan penghubung Gedung Siola dengan Gedung Tua di sisi sebrangnya. Saya terakhir ke lokasi ini di tahun 2007an, dan setelah 10 tahun, tempatnya sudah diubah ;jadi sangat cozy, hijau dan cool banget lho…

Disini, setiap minggunya ada banyak kegiatan workshop yang diadakan oleh berbagai komunitas anak muda, salah satunya Google Indonesia (yah Alhamdulillah banget yaaa… saya jadi ngerasa muda belia gitu diundang di acara ini hahaha…) Tapi bener lho, lokasinya keren banget buat belajar, kumpul sama temen, atau sekedar foto selfie untuk menambah keakraban… tsaahhh.

TRAINING for THE TRAINER Gapura Digital Selama dua hari, kami sekitar 50 orang calon Trainer dari Kota Malang dan Surabaya mendapatkan pembekalan materi. Awalnya acara dibuka oleh mas Farizan dari KIBAR, yang menjadi parter Google Indonesia di Surabaya.

Selanjutnya ada Bapak Irzan Nurman yang memberikan pembekalan bagaimana menjadi Trainer yang baik. Beliau membahas tidak hanya skill mengajar, namun juga mengajak para peserta untuk mencari tau ke dalam hati kecilnya, apa yang mendorong dan memotivasi kami untuk berbagi mengajarkan ilmu yang kami miliki kepada lebih banyak orang. Seruu banget lhooo, mungkin karena dokter Izan ini memiliki sertifikasi dibidang NLP ya jadinya setelah materi usai, kita seperti di charge dengan energi dan semangat baru.

Selanjutnya dari Mas Chandra kami mendapatkan pembekalan materi-materi yang akan di ajarkan dalam dalam pelatihan GapuraDigital pada level “Siap Digital“ yakni :

Panduan Dunia Digital Google Untuk Bisnismu Tips Website Efektif Pengenalan SEO dan SEM.

Yah walaupun kalo dipikir2 apa yang diterangkan pada kelas ini adalah hal yang dekat dengan apa kami lakukan sehari-hari, tetep saja rasanya ada hal baru yang menarik dari setiap tahapan yang diikuti. Mungkin juga karena saat belajar sambil ngebayangin nanti kalo kita ngajar di depan bakalan dapet pertanyaan apa ya, jadinya belajarnya seru karena deg-deg an hiahahahaha….

Selamat Berjuang Para Trainer Baru Gapura Digital Dan gak hanya belajar lho ya, di akhir acara kami pun mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian praktek mengajar, dengan durasi 5 menit untuk masing-masing peserta. Dan bisa dibilang itu salah satu 5 menit yang paling lama di hidup saya hahaha…  Peserta yang hadir wajib maju saat namanya dipanggil, kemudian secara acak mendapatkan materi yang telah dipelajari kemarin untuk dijelaskan di depan para trainer yang hadir. Seruuu banget, dan yang jelas luegaaa banget pas akhirnya acara berakhir dengan pengumuman menggembirakan bahwa kami yang telah ikut serta di kelas dua hari tersebut, dinyatakan LULUS dan dapat bertugas untuk mengajar di kelas Gapura Digital yang diadakan Google – Indonesia.

para Trainer Gapura Digital

Special Ucapan Terimakasih untuk Ardianto Tanadjaja Kalau ada nama yang sangat berjasa dalam kelancaran kegiatan ini rasanya semua sepakat dia adalah Ardianto Tanadjaja. Pria muda yang selalu memiliki warna rambut yang berbeda di setiap kali saya bertemu ini adalah Project Manager Gapura Digital untuk wilayah Surabaya. Dengan cekatan dan piawai, dia mengorganisir acara dan kegiatan ini hingga dapat terselenggara dengan lancar. Buat sahabat koleksikikie yang ingin mengikuti Training Gapura Digital ini juga bisa lho…

Training ini sepenuhnya dibiayai oleh Google Indonesia, dan diselenggarakan secara gratis untuk para pemilik start up business dan UKM di beberapa kota besar di Indonesia. Syaratnya juga cukup mudah, punya niat, ada komputer/tablet, semiliki bisnis/usaha dan foto untuk produk yang akan dipasarkan. selanjutnya kita bisa mendaftarkan diri langsung ke Mas Ardianto melalui sms 0812 9700 8459. Bagi para peserta yang mengikuti 4 kelas sekaligus, akan mendapatkan sertifikat dari Google sebagai tanda bahwa kita telah melewati tahap Siap Digital.

Jadi yuk ah jangan ditunda, segera daftarkan dirimu dan bisnismu untuk ikut dalam kelas Gapura Digital ini, siapa tau yang ngajar nanti saya sendiri.. hihihihihi… (kie)

Bagikan tutorial melalui

 

Jun 23

9 Alasan Jualan di Instagram Tak Kunjung Laku (II)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya http://koleksikikie.com/2017/05/9-alasan-jualan-di-instagram-tak-kunjung-laku/  

5. Tampilan Foto yang kurang menarik Berbeda dengan cara penjualan melalui facebook ataupun market place yang memungkinkan kita menuliskan keterangan panjang lebar untuk menjelaskan produk yang kita tawarkan. Penjualan melalui instagram lebih berfokus pada kekuatan gambar.

Produk dengan gambar yang memiliki detail jelas, diambil dari beragam sudut yang menarik, termasuk melengkapi diri dengan tampilan saat digunakan,  akan jauh lebih menarik dan mengundang orang untuk menghubungi penjualnya. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan konsep foto yang akan dipajang di akun instagram.

Untuk satu produk yang sama sebaiknya dapat diposting beberapa foto dengan penjelasan detail yang berbeda, contohnya seperti gambar berikut ini

detail gelang saat dipakai

detail gelang yang memudahkan orang untuk membayangkan produk

aneka pilihan warna-warna gelang

6. Detail Cara Pemesanan yang Membingungkan Beberapa produk yang terdapat di instagram sudah dipasang secara menarik, namun tak kunjung laku hanya karena informasi cara pemesanan yang kurang jelas. Apabila instagram hanya ditujukan sebagai media untuk mempromosikan sebuah website, jangan lupa untuk menampilkan link website kita pada halaman utama akun instagram.

Beberapa pelanggan juga mengaku tidak jadi membeli, karena tidak mengetahui istilah yang digunakan oleh penjual, seperti : ‘order contact bio’ Bio yang dimaksud di kalimat ini adalah biodata, yakni keterangan yang terdapat di bawah foto. Namun karena tidak semua orang familiar dengan istilah ini, maka seringkali mereka yang tidak mengetahui bio itu apa, akhirnya batal belanja

 

Sebaiknya pada foto produk yang kita upload, tambahkan langsung cara pemesanan/order. atau posting akun LINE dan WA yang kita gunakan untuk berdagang.

7. Respond yang Lama Sama dengan toko konvensional ataupun toko online di platform lainnya, para pembeli senantiasa mengharapkan respond yang cepat dari pembeli. Beberapa transaksi online sering kali tidak berhasil closing ketika penjual terlambat me-respond permintaan ataupun pertanyaan dari calon pembeli.

Untuk menghindari harapan yang tinggi dari para pembeli, kita bisa menambahkan keterangan jam operasional pada halaman toko kita. Sehingga saat pembeli lama menerima respond di saat toko sedang tidak buka, mereka dapat lebih memahami.

8. Postingan yang Tidak Terjadwal Salah satu kunci untuk menjaga follower kita tetap banyak, adalah membuat jadwal posting yang rutin. Postingan yang terlalu banyak dalam tempo waktu yang singkat akan mengganggu timeline follower kita… namun postingan yang terlalu lama jarak waktunya juga akan membuat pelanggan kita mengira bahwa toko yang kita kelola sudah tidak aktif lagi beroperasi. Untuk itu snagat penting untuk membuat postingan secara rutin.

Bagaimana kalau kita tidak memiliki produk baru? Bukan masalah untuk memotret ulang produk lama dan mempostingnya kembali di akun isntagram kita… gunakan caption/keterangan yang berbeda agar produk yang sama mampu memberikan kesan yang berbeda pada follower kita. Apabila stok foto yang baru belum ada, kita bisa juga menyisipkan quotes, tips ataupun info menarik lain yang dapat bermanfaat bagi follower, namun pastikan bahwa info tersebut sesuai dengan konsumen yang kita punya.

9. Kurang Optimal menggunakan Hastag  Rajin posting, foto bagus, tapi belum juga ditemukan orang? Mungkin karena saat memposting kita belum piawai menambahkan tagar (tanda pagar #) Pada instagram, tagar berfungsi untuk memudahkan kita menemukan produk atau gambar yang kita cari/inginkan. Untuk itu saat membuat postingan, selalu tambahkan tagar yang mampu menggambarkan tentang produk kita,

Tagar dalam bahasa inggris akan membuat kita terlihat keren, namun orang2 di Indonesia yang ingin belanja biasanya lebih menyukai tagar bahasa indonesia, karena kalo nemu barangnya tapi gak ada di Indonesia kan lebih susah lagi ordernya… transfer, kirim paket, bahasa saaat melakukan pemesanan. Jadi bila kita fokus ingin berjualan sebaiknya pilih tagar yang familiar digunakan oleh calon pembeli kita.

Untuk mengecek tagar populer masukkan saja kalimat yang kita rencanakan, biasanya akan muncul jumlah berapa kali tagar tersebut telah digunakan secara online. Semakin banyak jumlah yang tertera, maka semakin populer tagar itu digunakan.

Bolehkah memasang tagar populer namun tidak menggambarkan produk yang kita jual? Boleh saja, tapi hal ini tidak significant menyebabkan penjualan meningkat. Misalnya agar banyak dilihat, kita memakai tagar #rafiahmad.. maka orang yang awalnya mencari berita tentang rafi ahmad bisa saja melihat produk baju yang kita jual dengan keterangan tagar #rafiahmad tersebut, tapi orang tadi bukan browsing mau beli baju melainkan browsing berita rafi ahmad. maka kemungkinan dia berhenti melihat baju kita juga kecil sekali.

Semoga infonya membantuu yaaa sahabattttt Semangaattttt jualaaannnnnnn

Bagikan tutorial melalui

 

 

May 27

9 Alasan Jualan di INSTAGRAM Tak Kunjung Laku

KELAS BISNIS ONLINE “JUALAN DI INSTAGRAM” Sudah hampir satu bulan ini saya bersama 45 orang sahabat perempuan koleksikikie, tergabung di kelas bisnis online koleksikikie. 45 orang perempuan ini adalah para pemilik usaha rumahan yang mulai dikembangkan secara online, baik melalui sosial media maupun market place. Di kelas online gelombang kedua ini, saya memfokuskan materi kelas dengan materi tips promosi dan berjualan di instagram.

Wajib Posting Setiap Hari Di 3 minggu pertama, setiap peserta mendapatkan tema harian untuk di posting di akun instagramnya masing-masing. Tema ini meliputi bentuk foto, caption atau tulisan yang menjelaskan isi foto, serta tugas individu seperti membuat rencana dan menyusun target kerja. Walaupun terlihat mudah, namun dibutuhkan komitmen dan niat yang kuat untuk bisa bertahan di kelas ini. Dalam kurun kurang dari 1 bulan, ada dua orang teman yang dengan berat hati menyatakan tidak dapat mengikuti kelas sampai selesai.. Huhuhuhu sedihh yaaaa

Namun bagi yang bertahan, hasilnya pelan-pelan sudah mulai kelihatan lho. beberapa peserta mulai merasa bahwa kegiatan memposting dagangan, sudah bukan menjadi suatu hal yang menakutkan lagi. Kalau dulu suka bingung mau nulis apa di keterangan gambar, sekarang gak cuma keterangan saja, setiap foto sudah dilengkapi dengan promosi dagangan, serta hastag yang memungkinkan orang untuk melihat dan mengunjungi toko kita di instagram.

berikut ini beberapa cerita dari teman-teman yang sudah mengikuti kelas bisnis online koleksikikie ini.

TANTANGAN DI MINGGU KEDUA Yang seru, memasuki minggu kedua, setiap peserta mendapatkan tugas untuk berbelanja di akun instagram teman-teman peserta yang lain. Hal ini merupakan salah satu strategi untuk me-review kegiatan yang sudah dilakukan selama minggu-minggu sebelumnya. Review, atau melihat kembali pencapaian yang sudah dihasilkan setelah kita melakukan serangkaian usaha adalah hal yang sangat penting untuk melihat seberapa efektif kegiatan yang sudah kita lakukan. Hal ini juga akan menjadi masukan tersendiri bagi teman-teman yang merasa belum mendapatkan hasil yang maksimal dari kegiatan promosi yang dilakukan.

9 Alasan Jualan di Instagram Tidak Laku Dari acara saling belanja ini, maka didapat beberapa kesimpulan yang bisa menjadi catatan kita bersama kenapa kok ada beberapa produk yang secara kasat mata dilihat langsung keren banget, tapi saat di-online kan kurang menjual. ini dia beberapa di antaranya :

1. Produk yang Kurang Fokus Kadang karena punya banyak hobi, semua gambar dipajang di akun Instagram kita. Maksud hati supaya pelanggan merasa dekat, namun ketika tanpa perencanaan, cara ini justru dirasa malam membuat pelanggan kebingungan “sebenernya yang dijual apa sih”

Idealnya 9 foto pertama yang dilihat orang saat mengunjungi akun instagram kita, bisa menggambarkan apa yang menjadi produk unggulan di toko kita. sebaiknya di awal saat mulai membuat akun instagram tentukan tema utama, diikuti sub tema, dilanjutkan dengan tema kecil harian.

Misalnya : Tema Utama : Hobiku (untuk akun instagram pribadi) Sub Tema : Membaca, Membuat Aksesoris dan Semua tentang Fashion Tema Harian untuk Membaca : – posting salah satu buku favorit, dan alasan kenapa buku itu menjadi favorit – posting quotes dari salah satu buku yang kita suka – posting buku dengan background coffeeshop, isinya review tentang tempat minum kopi yang juga asik buat membaca buku Tema Harian untuk Membuat Aksesoris : – posting coretan desain aksesoris yang kita inginkan – posting gambar koleksi manik-manik yang kita punya – posting info DIY cara membuat aksesoris yang bermanfaat buat orang lain Tema Harian untuk Fashion – posting baju yang akan kita pakai, lengkap dengan paduan tas, sepatu dan aksesoris pelengkapnya – posting foto kita saat sedang mengenakan salah satu baju favorit – posting foto kita bersama teman-teman dalam satu acara ketemuan, ceritakan kepribadian teman dekat kita secara umum melalui gaya busana yang dipilih.

Dari contoh ini, walaupun materi yang diceritakan di akun instagram tersebut sangat bervariasi. Namun selalu fokus pada 3 hal yang menjadi subtema. Hari posting bisa disesuaikan dengan mood dan selera, namun harus selalu fokus pada tema besar.

2. Cara Pemesanan yang Membingungkan “Sebenernya saya sudah mau beli sih, cuma bingung mana aja ya pilihan barang yang dijual” Kerap kali saat memposting di akun sosmed, kita tidak merencanakan tampilan akun instagram kita secara keseluruhan. Misalkan : Hari Pertama : posting gambar kue di dalam toples Hari Kedua : posting cara membuat kue Hari Ketiga : posting tentang kue yang cocok untuk dijadikan camilan minum teh sampe postingan ke 12 belum ditemukan juga nama kuenya apa, kalo mau pesan harganya berapa, dalam satu toples isinya seberapa.

Secara psikologis, orang akan mentoleransi postingan hingga 3x. Jadi kalau ingin menceritakan tentang satu produk yang sama secara ber-urutan, hal ini hanya bisa kita lakukan sebanyak 3 kali. Namun yang perlu menjadi catatan kita yang menjalankan usaha perdagangan, jangan lupa untuk mencantumkan harga, cara pesan dan detail produk yang kita jual, di salah satu dari 3 postingan tersebut.

Akan lebih baik lagi kalau kita bisa membuat satu postingan khusus yang berisi tentang katalog barang dagangan kita. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki poroduk dengan variasi sedikit dan mengejar penjualan dalam jumlah banyak. Misalnya dengan menggunakan aplikasi phonto di handphone android kita bisa menuliskan daftar harga kue yang kita jual.

3. Terlalu Banyak Varian Salah satu keunikan dari produk yang dibuat secara handmade adalah : produsen bisa membuatkan produk secara custom, sesuai keinginan pelanggan “Mau pake batu yang murah bisa, mau dibuatkan dnegan batu permata khusus yang harganya jutaan rupiah pun, kita siap membantu mewujudkan hal tersebut” Namun Waspadai, hal ini bisa menjadi keunggulan, namun bisa juga menjadi kesulitan tersendiri bagi kita, khususnya untuk mendeskripsikan barang yang kita jual. Bagaimana batasannya? Kalau untuk menjelaskan produk yang kita jual, pelanggan harus menjawab terlebih dahulu sejumlah pertanyaan yang kita ajukan, maka artinya kita masih belum mampu mendeskripsikan produk yang kita jual tersebut.

Sebaiknya untuk memudahkan, kita harus menetapkan pakem khusus untuk desain yang kita jual. Misalkan : Produk Bangle berbahan Wire Kode Desain : Bangle Wire Dahlia Durasi Pembuatan 5 Hari Kerja Ukuran Bangle : diameter 7 cm, tinggi/lebar 5 cm Manik-manik yang digunakan : kristal swarovski dan batu agate Kawat : Raku Maku Teknik Pembuatan : wiring, oksidasi dsb Harga : Rp 350.000 (bisa dicantumkan atau opsional saat pelanggan meminta pricelist) Maka saat ada pelanggan yang akan menawar atau meminta harga khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak, maka kita akan bernegosiasi menggunakan standard yang sudah ditetapkan pada spesifikasi tersebut. “Bisa mbak jadi 250.ooo tapi kawatnya saya ganti kawat tembaga biasa, kristalnya menggunakan kristal ceko, ukurannya tetep sama, dan pengerjaannya juga bisa kami selesaikan dalam 5 hari” Standard ini akan membantu proses percakapan dan negosiasi dengan pelanggan lebih efektif, memudahkan kita bernegosiasi dengan lebih banyak orang (karena staf admin kita sudah mengetahui standard harga setiap desain) dan juga menjaga kita dari jebakan menjual barang dengan harga yang berbeda pada pelanggan yang berbeda. Sebab ketika produk kita semakin dikenal banyak orang, bisa saja mereka kecewa ketika mengetahui barang sejenis didapatkan dnegan harga yang berbeda, namun kalau mereka sudah mengetahui standard spesifikasi produk kita, maka akan sangat membantu mereka untuk memahami kenapa setioap produk handmade tersebut memiliki harga yang berbeda.

4. Tidak ada Standard Kerja yang Jelas dari produsen “Mbak saya mau pesan bajunya ya” “Oke Mbak” lalu sampai 7 hari kemudian chat terakhir hanya bertuliskan Oke Saja hihihihihi…..

Ketika perdagangan yang kita lakukan bukan menjadi mata pencarian utama, biasanya kegiatan promosi dan melayani pembeli, masih menjadi prioritas kesekian setelah tugas-tugas mulia lainnya. Hal ini sebenarnya cukup bisa dimaklumi oleh para pelanggan perempuan kita yang umumnya bernasib sama. Namun agar mereka tidak merasa diombang-ambingkan dalam hubungan tanpa kejelasan (eeaaa….) selalu buat rencana kerja. Misal : Orderan yang masuk hari ini, harus dipastikan statusnya paling lambat keesokan harinya. yang dimaksud status barang meliputi : ketersediaan, ongkos kirim, cara pembayaran, bagaimana barang akan kita kirimkan.

Dari konfirmasi staus yang kita lakukan kita harus buat batasan, pelanggan akan kita toleransi paling lambat 3 hari Artinya paling lambat dalam 3 hari ke depan, pelanggan harus sudah mentransfer barang yang dipesan. Bila tidak, baranga kan kembali ditawarkan kepada pelanggan lainnya.

Setelah transfer dilakukan, kita juga harus membuat standard. Kapan proses pengiriman barang kita lakukan. Proses pengiriman barang ini akan meliputi : packing barang, mengirimkan ke jasa pengiriman barang, mengirim resi ke pelanggan. Ketika hal-hal ini sudah bisa kita jadwalkan, pelanggan akan merasa lebih aman dan percaya untuk melakukan transaksi di toko online kita. Nah kebanyakn dari kita maish menganggap perdagangan ini dilakukan dnegan pembeli offline yang kebanyakan teman-teman yang kita kenal, sehingga terkadang dalam proses pelayanan yang dilakukan juga terlalu santai dan tanpa aturan yang jelas.

penasaran sama yang 5 lainnya… tunggu sambungannya di cerita berikutnya ya sahabattt salam sayang dari kami di kelas bisnis online Koleksikikie

Bagikan tutorial melalui

Apr 26

Inspirasi Desain Kalung Manik-Manik Riski Hapsari

MEMBUAT DESAIN KALUNG SENDIRI Membuat Aksesoris dari manik-manik bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan positif untuk mengisi waktu luang yang kita miliki. Salah satu jenis aksesoris yang bisa kita hasilkan dari rangkaian manik-manik ini adalah kalung. Berdasarkan panjangnya, kalung terbagi menjadi beberapa jenis yang dapat dilihat pada gambar berikut :

Dalam proses pembuatan aksesoris, tahapan mendesain kalung menjadi fondasi awal yang akan menentukan sukses tidaknya suatu desain bisa diterima pasar/customer kita. Untuk bisa menghasilkan desain yang digemari dan laris terjual, sebaiknya kita memperhatikan beberapa hal diantaranya : – Harga Jual Produk Apabila kalung yang kita buat untuk dijual, sesuaikan nilai produk yang kita hasilkan dengan bahan baku yang terpakai dalam mendesain kalung. Pastikan komponen tambahan seperti biaya pembuatan, lama proses pengerjaan, biaya promosi dan packaging juga sudah masuk ke dalam penghitungan harga jual. Beberapa desain kalung gagal untuk dipasarkan bukan karena tidak bagus/kurang indah, namun harga akhir yang dipatok tidak sesuai dengan target market. – Ketepatan Penggunaan Bahan Baku dan Ornamen Pendukung Dengan semakin banyaknya toko bahan akseosris yang menyediakan bahan dan kelengkapan mendesain aksesoris, kita sebagai artisan pembuat aksesoris dihadapkan pada banyak pilihan dalam memadupadankan bahan. Namun demikian sebaiknya kita juga mempertimbangkan kelayakan/kepantasan desain. Misalnya mutiara barok yang harga per-untainya hampir 250-300 ribu sebaiknya tidak dirangkai bersama ornamen dari plastik yang berwarna-warni. Keanggunan dan keindahan mutiara barok akan terkesan murah ketika padanan ornamennya kurang tepat. – Pertimbangkan Bahan dan Ukuran dengan Kenyamanan Aksesoris saat Dipakai Rangkaian gelang yang menggunakan manik-manik berukuran besar, sebaiknya dipadankan dengan kait/kunci yang juga berukuran besar. Ketika kait yang kita gunakan memiliki ukuran tidak seimbang dengan keseluruhan desain, maka aksesoris yang kita buat akan tampak ganjil/kurang pas. Kesulitan lainnya, gelang dengan manik-manik besar namun memiliki kait berukuran kecil akan sulit untuk dipasang/dikaitkan. – Keberadaan Bahan Baku di Pasaran Aksesoris yang menggunakan bahan baku yang jarang ditemukan di pasaran bisa kita kategorikan ke dalam aksesoris unik yang hanya ada satu dalam setiap edisi pembuatannya. Informasi ini perlu untuk ditambahkan saat kita menjual kalung, sebagai informasi tambahan kepada pelanggan dalam membuat keputusan belanja aksesoris. Pada aksesoris jenis ini, kita bisa menerapkan harga jual diatas pasaran, karena bahan baku yang digunakan masuk ke kategori langka/sulit ditemukan.

Untuk memudahkan proses mendesain aksesoris, kita bisa menggunakan beadsboard, papan rangkai aksesoris yang sudah dilengkapi dnegan keterangan panjang. papan ini memudahkan kita untuk menyusun batu dan menentukan panjangnya sebelum kemudian dirangkai menjadi akseosris.

beads board, papan yang digunakan untuk merangkai kalung

BERBAGAI DESAIN KALUNG YANG BISA MENJADI ISNPIRASI 1. Pembatas Gelang sebagai Ornamen Hias Kalung

2. Plat Anting sebagai Ornamen Hias Kalung

3. Peniti Jarum Panjang untuk Mensiasati Rangkaian Manik yang harus menggunakan eyepin lebih dari 5 cm

4. Rangkaian Kalung Tak selalu Harus Simetris

5. Jenis Bahan Berbeda bisa dipadukan ketika memiliki Warna yang Serasi

mutiara barok dipadukan dengan liontin druzy

 

mutiara air tawar dirangkai dnegan batu bakpao dalam gradasi warna hijau kekuningan

Semoga beberapa desain kalung yang dihadirkan bis amenjadi inspirasi bagi sahabat pecinta aksesoris, dalam membuat desain kalung yang cantik. (kie)

Bagikan tutorial melalui

Feb 27

Beragam Kulit Sapi untuk Kerajinan

Kulit/leather, merupakan bahan yang unik, tahan lama serta mudah diolah untuk dijadikan berbagai jenis kerajinan dari masa ke masa.

KULIT SAPI UNTUK KERAJINAN Maka tak heran bila sejak zaman dahulu, bahan kulit khususnya kulit sapi  sudah banyak digunakan menjadi berbagai macam produk seperti : – pakaian (jaket, celana, topi) – alas kaki (sepatu, sandal) – alat bawa (tas, dompet) – produk rumah tangga (tempat tisu, alas meja dsb)

KEUNGGULAN BAHAN KULIT ASLI/GENUINE LEATHER UNTUK KERAJINAN

Kulit sapi asli atau yang juga dikenal dengan istilah genuine leather menjadi favorit untuk membuat berbagai produk kerajinan karena beberapa keunggulan yang dimilikinya, antara lain :

1. Bahan kulit sapi asli tahan terhadap cuaca, sehingga cocok untuk dijadikan pakaian. Saat cuaca dingin, kulit akan menghangatkan tubuh pemakainya, sementara di cuaca panas produk kulit asli akan sejuk, mungkin kita akan berkeringat namun tidak membuat pengguna merasa gerah/sumuk/panas dibanding ketika menggunakan jaket bahan kulit imitasi/campuran plastik. 2. Bahan kulit sapi asli memiliki warna yang semakin baik saat digunakan dalam waktu yang lama Kalau kulit imitasi akan cenderung mengelupas/pecah/rusak saat digunakan dalam durasi waktu yang lama, kulit sapi asli justru akan semakin matang atau memiliki tekstur warna yang kuat. Selain itu permukaannya juga menjadi lebih lembut dan nyaman digunakan (Kalau sepatu akan semakin mengikuti bentuk kaki penggunanya, oleh karena itu sepatu kulit semakin lama dipakai biasanya akan semakin nyaman) 3. Bahan Kulit Sapi Asli memberikan kesan mewah/lux pada produk yang dihasilkan Tidak dapat dipungkiriri, bahwa produk kulit asli mampu menampilkan kesan mewah dan mahal pada produk yang dihasilkan. Hal ini sebagian besar dipengaruhi oleh karakter alami yang unik pada setiap kulit asli. Tidak hanya itu jenis kulit yang sama namun melalui proses penyamakan yang berbeda akan menghasilkan kualitas hasil akhir yang berbeda juga.

biffold wallet honey koleksikikie

TIPS MERAWAT PRODUK KULIT SAPI AGAR AWET untuk perawatan kita bisa mengoleskan krim pembersih kulit sejenis lotion pada permukaannya. Namun apabila tidak punya pembersih kulit, mengelap dengan lap kering lalu mengangin-anginkan produk kulit yang kita miliki juga sudah membantu memperpanjang umur produk kulit yang kita miliki. Proses menjemur ini sangat penting untuk menghindari tumbuhnya jamur. terutama bila produk tersebut disimpan di udara yang lembab.

JENIS KULIT SAPI UNTUK KERAJINAN BERDASARKAN PROSES PENYAMAKAN-NYA Selembar Kulit Sapi (rawhide) yang diambil saat pemotongan hewan, tidak bisa serta merta kita gunakan untuk diolah menjadi berbagai produk kerajinan. Kulit sapi basah ini harus diproses terlebih dulu menjadi kulit sapi siap pakai yang biasa kita temui di toko yang menjual lembaran kulit. Hal ini karena kulit mentah yang basah tadi bersifat labil, mudah rusak, membusuk akibat proses kimia atapun ditumbuhi bakteri (proses kerusakan biologi). Melalui penyamakan, kulit yang labil ini diproses menjadi kulit stabil atau yang biasa disebut juga sebagai produk kulit tersamak (leather).

Kalo baca dari kumpulan artikel tentang kulits dan serta hasil diskusi dengan teman-teman sesama pengrajin kulit, ada beberapa jenis teknik penyamakan kulit yang populer di masyarakat yakni:

– PROSES PENYAMAKAN NABATI Vegetable-tanned leather (Kulit Vegtan Kecoklatan) Proses penyamakan ini dikenal juga dengan nama proses penyamakan nabati, karena menggunakan bahan baku yang ditemukan pada tanaman seperti : kayu, daun, buah, dan akar. Kulit vegtan memiliki tekstur yang tebal dan kuat. Semakin lama disimpan kulit jenis ini akan memiliki warna yang semakin matang. Namun kulit jenis vegtan cenderung rentan terhadap air (mudah berubah warna lebih gelap kalau ketumpahan benda cair). Jenis kulit vegtan paling cocok untuk digunakan dalam pembuatan kerajinan ikat pinggang, dompet, sampul buku (produk yang membutuhkan kulit yang tebal).

SIEGE LEATHER WORKS, salah satu suplier kulit vegtan yang melayani pembelian secara online.

– Rose-tanned leather Pada proses ini minyak tumbuhan yang digunakan adalah minyak bunga mawar murni atau dikenal dengan istilah rose otto ( yaitu : minyak suling dari kelopak mawar tanpa tambahan zat atau bahan kimia lain) Keunggulan kulit jenis ini adalah memiliki keharuman alami bunga yang segar. Kulit jenis ini disebut sebagai jenis kulit yang paling berharga dan termahal yang ada di muka bumi, sehingga jarang digunakan untuk kerajinan. Namun proses ini sudah tidak populer, karena sulitnya menemukan minyak air mawar dalam jumlah besar, serta  lamanya proses penyamakaa yang dilakukan untuk mengolah selembar kulit. Belum lagi proses pengerjaannya membutuhkan tenaga kerja yang relatif banyak, sehingga dirasa kurang efektif dan efisien.

– PROSES PENYAMAKAN HEWANI Brain tanned leathers adalah proses menyakan kulit yang menggunakan material bahan baku berupa minyak emulsi yang berasal dari hewan (otak hewan). Nahan kulit yang disamak dengan metode ini umumnya memiliki tekstur lembut dan gampang dibersihkan/dicuci.

– PROSES PENYAMAKAN KIMIAWI Proses penyamakan menggunakan zat kimia banyak digunakan dalam industri karena dirasa lebih efisien, cepat dan mudah. Namun beberapa bahan kimia tidak bisa didapatkan secara bebas, sehingga metode ini tidak digunakan oleh industri penyamakan rumahan.

1. Chrome-tanned leather (Kulit Krom Kecoklatan) Proses penyamakan jenis ini paling populer digunakan di pabrik, menggunakan bahan baku utama kromium sulfat dan garam kromium lainnya. Hasilnya, kulit yang tersamak akan berwarna kecoklatan dengan tekstur yang lebih kenyal dan lentur (dibanding jenis vegtan yang relatif lebih kaku). Gradasi warna yang dihasilkan bisa berbeda dengan komposisi kromium sulfat yang berbeda. Metode ini relatif mudah dan cepat, karena hanya membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyelesaikan proses penyamakan. Namun limbah yang dihasilkan dari proses penyamakan ini tidak mudah diuraikan, sehingga bisa memberi dampak negatif pada lingkungan sekitar. Kulit Chrome banyak dijumpai di pasaran dan sering digunakan dalam berbagai produk kerajinan kulit.

2. Alum-tanned leather adalah proses penyamakan yang  menggunakan garam aluminium dicampur dengan berbagai pengikat dan sumber protein, seperti tepung dan kuning telur. Namun banyak juga yang menganggap teknik ini tidak termasuk dalam metode penyamakan, karena tidak menggunakan asam tannic. Kondisi ini menyebabkan kulit jenis ini mudah rusak saat direndam dalam air dengan durasi waktu yang lama.

4. Synthetic-tanned leather proses penyamakan sintetis menggunakan bahan baku berupa polimer aromatik seperti jenis novolak atau Neradol. Kulit yang dihasilkan dalam proses ini berwarna lebih terang (nyaris putih).

INFO TAMBAHAN Kulit mentah/rawhide  kadang diproses juga dengan cara yang sederhana untuk penggunaan pembuatan alat musik, seperti drum, bedug, rebana. Proses pembuatannya kurang lebih : – Kulit mentah diiris terlebih dahulu sesuai ketebalan yang diinginkan menggunakan pisau khusus. – Kemudian kulit ini direndam dalam air kapur atau air detergen untuk membunuh bakteri/kuman, – Lalu kulit ini direnggangkan menggunakan frame/bingkai khusus ketika dikeringkan agar tidak berkerut dan menghasilkan permukaan yang memiliki ketebalan serupa.

Setelah kering, rawhide bisa diaplikasikan menjadi bahan baku pembuatan alat musik. Bila dibandingkan dengan jenis kulit tersamak lainnya, tekstur yang dihasilkan dalam proses ini relatif lebih kaku dan lebih rapuh daripada jenis kulit tersamak lain. Semakin tebal kulit yang digunakan, suara yang dihasilkan akan lebih bagus/keras, disamping itu alat musik juga relatif lebih awet/tidak mudah jebol.

foto : http://photo.liputan6.com by Faizal Fanani

Semoga informasi ini membantu teman-teman yang ingin mencoba membuat kerajinan kulit sapi, saat akan mencari bahan baku kulit ya. Baca Juga Artikel berikut ini, tentang beberapa toko yang menjual kulit sapi siap pakai : http://koleksikikie.com/2015/08/berburu-toko-jual-bahan-kulit-sapi/

(kie)

Bagikan tutorial melalui

Feb 19

Menerima Pembayaran dengan Western Union

Whuaaa senengnya ya kalo ada barang dagangan yang dilirik dan ditanya-tanya sama calon pembeli dari negeri tetangga. Bayangkan, kita yang berbisnis rumahan ini, bisa ikut membantu meningkatkan devisa negara, keren banget kan… Tapi gimana ya sebenernya cara terbaik menerima pembayaran dari transaksi luar negeri, terutama karena akan ada penggunaan dua mata uang yang berbeda dalam transaksi antar negara ini. Ini dia beberapa tips yang bisa sahabat lakukan, berdasarkan dari pengalaman yang saya alami selama menjalankan bisnis jualan bros ke beberapa negara tetangga dalam 5 tahun terakhir.

Memastikan Nilai Uang Yang Akan Kita Terima Saat perdagangan antar negara akan terjadi, jangan lupa untuk memastikan asal negara calon pembeli dagangan kita. Informasi asal negara ini sangat penting untuk bisa mengetahui mata uang yang berlaku di negara tersebut, dan kemudian mengecek nilai tukar uang tersebut terhadap rupiah. Istilahnya kalo harga bros yang kita jual itu 40.000 rupiah, sebenernya harga dalam ringgitnya berapa sih….

Saya sendiri selama ini tidak membedakan harga jual untuk pelanggan domestik dan asing. Kerugiannya dollar lagi naik apa turun ya tetep gak ngefek di saya, karena dijual ke pelanggan di Indonesia ya 40.000 di jual ke pelanggan dari singapura ya juga 40.000 rupiah. Namun cara ini sangat memudahkan saya u memastikan berapa uang yanga kan saya terima. apapun asal mata uangnya, pokoknya dalam rupiah ya 40.000

Beberapa teman yang menjual produknya melalui etsy, ebay ataupun situs yang banyak dikunjungi oleh customer lintas negara, selalu memasang harga dalam USD. Mata uang Dollar Amerika sering dipilih karena dianggap paling universal, mudah diterima dimana-mana, dan memiliki nilai tukar yang relatif stabil.

Kurs Beli artinya kurs saat Bank membeli uang dollar yang kita punya, kebalikannya Kurs Jual adalah kurs saat Bank menjual dollar kepada kita. Nah kalo kita bingung nih nentukan berapa nilai uang kita dalam mata uang asing, kita bisa buka aja situs yang menyediakan layanan untuk meng-convert nilai Rupiah ke dalam mata uang asing yang lain, faforit saya http://fx-rate.net/

atau kalo gak, kita bisa googling dengan kata kunci “1000 rupiah berapa ringgit” nanti akan muncul mesin converter yang langsung membantu kita mengubah nilai rupiah ke ringgit.

Hanya saja yang harus diwaspadai kalau nilai mata uang kita sedang gak stabil, hari ini kita nagih pelanggan 300 USD yang kalo di kurs nilainya sama dengan 4 juta rupiah, eh pelanggannya baru transfer minggu depan. Hanya beda seminggu saja, uang yang kita harap akan senilai 4 juta ini bisa berubah jadi 3.9 juta lhoo… (inilah yang dinamakan dengan kerugian akibat selisih kurs)

Macam-Macam Transaksi Pembayaran Luar Negeri Kalau untuk pembelanjaan antar kota di Indonesia, cara pembayaran yang paling lazim dilakukan adalah transfer antar bank. Untuk pembelanjaan antar negara, pelanggan bisa melakukan pembayaran dengan berbagai cara diantaranya :

1. Transfer antar Bank  Cara ini sebenernya snagat praktis di kita, tapi gak saya sarankan sih… kasihan pelanggannya soalnya biaya transaksinya paling besar dibandingkan pilihan cara yang lain. Belum lagi, beda jasa pengiriman beda juga potongan yang diberikan.

– Ada pengiriman uang yang modelnya pelanggan bayar ke jasa pengiriman uang di Hongkong, lalu biro jasa tersebut mengirimkan perintah bayar ke agennya diIndonesia, nah agen ini yang akan kirim uang dari BCAnya ke rekening BCA kita. (yang ini biayanya agak lumayan murah)

– Kalau pengirimannya Bank to Bank, dari Bank luar negeri kirim ke rekening Bank kita di Indonesia… whua ini potongannya banyak bener.

– Tapi kalau banknya satu jaringan lumayan murah. Untuk pelanggan dari Malaysia sering saya sarankan kirim dari rekening  CIMB Malaysia untuk melakukan transfer uang dari Malaysia ke Indonesia. Di CIMB NIAGA ada fasilitas SpeedSend, bila dibandingkan dengan menggunakan Telegraphic Transfer (TT) biayanya cukup mahal sekitar RM24, sementara SpeedSend hanya RM 8 (tergantung jumlah pengiriman), cukup jauh perbandingannya. SpeedSend ini melayani pengiriman uang mulai dari RM30 hingga RM50000. Dan sampenya juga relatif cepat.

2. Paypal

Paypal adalah cara pembayaran yang umum digunakan dalam pembayaran lintas negara. Jadi paypal itu semacam rekening virtual yang menampung uang secara online. Kalau rekening bank lokal biasanya bisa digunakan untuk transaksi di dalam satu negara, rekening paypal bisa digunakan untuk transaksi seluruh pengguna internet dari negara mana saja, asalkan sudah memiliki akun Paypal. Hanya dengan mengetahui email Paypal seseorang, kita bisa mengirimkan uang virtual ke akun Paypal orang tersebut dengan cepat dan aman.

Nah sayangnya salah satu syarat untuk bisa membuka rekening paypal ini kita harus punya kartu kredit, nah kalau belum punya maka kita terpaksa harus menggunakan jasa pinjem akun paypal orang. atau ada juga pinjem kartu kredit tapi cara ini gak saya sarankan sih yaa… karena saya belum nyoba, rasanya harus ditelusuri dan dipastikan lagi keamanannya.

3. Western Union

Western Union ini sejenis wesel tapi lintas negara ya. Tercatat ada sekitar 200 negara yang menggunakan jasa western union, transaksinya relatif mudah, cepat dan biayanya juga ringan. Inilah cara pembayaran favorit yang sering saya pilih. Jadi kita cukup datang ke tempat-tempat berlogo western union, ngisi formulir, mencantumkan 10 digit nomer MTCN yang dikirimkan pelanggan kita, serta membaca KTP asli beserta fotokopinya.

Di Indonesia sendiri kita bisa melakukan pengiriman dan penerimaan uang dengan western union melalui beberapa Bank (seperti BII, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank Niaga, Bank Syariah Mandiri) Indomaret transaksi jam 10.00 sd 20.00 (Tapi saran saya mendingan enggak disini deh, udah beberapa kali nyobain “sering banget rusak mesinnya”… padahal sih sebenernya karena kasirnya gak semua bisa menjalankan transaksi ini jadi daripada mereka repot, banyakan ngaku mesin rusak) trus yang jadi favorit saya sih kantor pos (tapi kalo transaksi diatas 2 juta sama kantor pos sering disarankan ke kantor pos besar atau langsung ke Bank, kecuali kalau di hari yang sama ada saldo yang lumayan besar di kantor pos tersebut sehingga bisa untuk digunakan membayar kita.)

Menerima Pembayaran Menggunakan Western Union di Kantor Pos

Pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa kantor pos yang kita datangi, memasang logo western union pada plang depan pintunya. Karena ada beberapa Kantor Pos yang sifatnya hanya seperti Tiki-JNE, atau hanya menerima pengiriman barang saja, tidak menerima pembayaran ataupun pengambilan uang.

Setelah Logo Western Union jelas terpasang, pastikan kita sudah membawa beberapa data dari pelanggan kita: – Nama pengirim beserta nama akhir (binti siapa gitu…) – Alamat Lengkap, Kode Pos dan Asal Negara – Nomer Telfon Pengirim – Estimasi dana yang akan kita terima – Nomer MTCN, atau 10 digit nomer rahasia yang hanya diketahui oleh pihak pengirim uang dan penerima uang saja. Jadi ini semacam kode verifikasi yang akan kita gunakan untuk mengklaim uang, saat melakukan pengambilan di kantor pos.

yang di stabilo biru adalan nomer MTCN

Nah sesampainya di kantor pos, kita akan diminta mengisi formulis pengambilan Western Union, biasanya di dinding-dindingnya dikasih satu contoh cara mengisi formulir pengambilan dana tersebut. Kurang lebih isinya memindahkan data yang kita siapkan tadi ke dalam secarik kertas ini.

Nah yang perlu kita siapkan dari rumah adalah KTP, atau kartu identitas lain yang masih berlaku, lengkap beserta fotokopinya. Prosesnya (tidak termasuk antri) paling lama cuma 5 menit. Nanti setelah uang dikasihkan ke kita, biasnaya kita diminta tandatangan dan cap jempol kiri di slip penerimaan uangnya.

Bagaimana kalau mengambilnya di Bank atau Indomaret? kurang lebih sih caranya sama juga. Tapi kalo di Bank terus terang agak-agak ribet ya, trus ekstra biaya juga karena mereka minta pake materai. Trus kalau nominal uang yang kita sebutkan gak sama persis dengan yang akan kita terima, walhasil uangnya gak bisa cair. trus kita juga diminta untuk membuat surat pernyataan legalitas atau semacam pernyataan bahwa kita adalah sebenar-benarnya kita… yah mungkin untuk menghindari pengambilan uang oleh pihak lain yang tidak sesuai dengan yang dimaksud oleh sang pengirim WU. tapi ada yang bilang sih, proses ribet ini dibuat karena dari pihak western union memang gak bekerja sama dengan bank, sehingga bisa dibilang transaksi semacam ini tidak memberikan keuntungan pada bank, khususnya kalau pihak yang mencairkan adalah walk in customer yang bukan nasabah bank tersebut. Jadi ya sebaiknya sih cari kantor pos ajah hehehehe….

Nah gimana sahabat… ternyata gak susah kan yaaa nerima uang dari luar negeri. Untuk pengiriman barang sendiri sudah ada banyak jasa pengiriman yang memudahkan kirim paket ke luar negeri, yang prosesnya cukup mudah dan terjangkau adalah jasa EMS dari Pos Indonesia. Tapi kalo pengiriman ke negara-negara tersebut relatif cukup sering, sebaiknya mulai hunting jasa cargo yang rutin kirim ke negara-negara itu. Karena selain biaya pengirimannya relatif lebih murah, durasi barang diterima pelanggan juga biasanya lebih cepet.

Semoga informasinya cukup memberikan gambaran, bahwa prosesnnya gak sesulit yang mungkin pernah dibayangkan yaaaaa…. Dan semoga juga sharing ini bisa nyemangati sahabat koleksikikie yang punya bisnis rumahan juga buat mulai nyobain jualan antar negara (kie)

 

Bagikan tutorial melalui

 

 

Jan 18

5 Cara Mempertahankan Bisnis Online di Era Perubahan

Tadi pagi saya membaca tulisan yang dibuat oleh Bapak Pambudi Sunarsihanto, beliau adalah Direktur Human Capital Citibank Indonesia. Laki-laki yang dijuluki sebagai Guru Kepemimpinan para Bankers ini memang terkenal dengan tulisan dan pemikirannya yang inspiratif. Salah satunya yang menurut saya sangat menginspirasi adalah tulisan beliau yang berjudul “ARE YOU READY FOR THE FUTURE ???” Sebuah Tulisan yang membantu kita untuk mempersiapkan diri Mempertahankan Bisnis di era perubahan.

SIAPKAH KITA MENGHADAPI MASA DEPAN? Wah ini pertanyaan yang dalem banget ya, apalagi karena hampir semua dari kita mengetahui gak ada yang pasti didalam hidup ini. Perubahan menjadi sesuatu yang terus terjadi, sebagai konsekuensi dari sifat dasar manusia yang ingin terus menjadi lebih baik. Dan bagi sebagian orang, perubahan di masa depan menjadi sesuatu yang menakutkan. Bahkan ada pepatah yang bilang : “Membangun bisnis itu sulit, tapi mempertahankan bisnis jauh lebih sulit”

1. INOVASI SEBAGAI STRATEGI MENGHADAPI PERUBAHAN

Dalam artikel yang ditulis oleh Bapak Pambudi, dicontohkan tentang Garmin. Perusahaan yang awalnya memproduksi mesin GPS untuk dipasang di mobil biar gak kesasar ini, menjadi kehilangan pelanggannya ketika semua smartphone sudah melengkapi diri dengan fasilitas peta online. Fasilitas ini memudahkan setiap pengguna smartphone mencari jalan, menggantikan fungsi navigasi dari mesin-mesin yang diciptakan GARMIN sebelumnya. Trus apakah Garmin bankrut dengan adanya perubahan ini?

Diakui bahwa penjualan Garmin sempat menurun, tapi Alhamdulillahnya sih nasib GARMIN gak seperti Nokia (disaat orang tidak menggunakan telephone untuk komunikasi dengan voice (suara) lg, atau Blackberry pada saat orang tidak messaging menggunakan BBM lagi, atau Kodak saat foto tidak harus memakai film lagi. Karena ketika penggunanya tidak lagi membutuhkan GARMIN sebagai mesin navigasi pencari arah. Perusahaan ini dengan tanggap dan cermat segera mengganti fokus bisnisnya dengan berinovasi di produk fitness dan kesehatan.

GARMIN menciptakan jam tangan yang tidak hanya mampu memberi informasi tentang waktu, namun juga informasi mengenai navigasi arah sesuai keahliannya selama ini. Dan tidak hanya itu saja, jam tangan GARMIN segera menjadi favorit para olahragawan sebab mampu menyajikan berbagai informasi tambahan seperti : berapa kalori yang terbakar, jumlah langkah yang sudah kita lakukan, detak jantung kita sebelum dan selama olahraga. Dilengkapi dengan tampilan desain yang mewah, kaca anti gores serta mesin tahan air, jam ini menjadi aksesoris yang hits. Yah istilahnya kalo lari pake jam tangan Garmin, rasanya keren bangetttt cyin … Maka tak heran bila setelah inovasi yang dilakukannya ini, Angka penjualan GARMIN pun meroket kembali.

2. ADAPTASI, MENYESUAIKAN DIRI DENGAN KEMAJUAN ZAMAN

Waktu memulai Koleksikikie di 10 tahun lalu, cara jualan bros dari arisan ke arisan kayanya udah oke banget lho. Setelah internet semakin canggih, kebutuhan untuk memiliki bisnis online menjadi sesuatu yang mendesak. Sekarang bawa barang saat ada pertemuan sih masih teteuppp yaa… tapi kalo yang dicari gak ada, maka solusi berikutnya ya “Eh lihat aja warna barang lainnya di instagramku ini yaa, nanti bisa aku kirim pake gojek gelangnya”

Harus diakui bahwa kemajuan teknologi informasi dalam 10 tahun ini, mewajibkan saya untuk melengkapi diri dengan perangkat elektronik yang menunjang gaya perdagangan modern di masa sekarang. Ibaratnya ya, dulu punya telpon kabel di rumah udah cukuplah, yang penting kan bisa dihubungi sama tetangga. Sekarang biar jualan onlinenya lancar, kalo cari telfon lebih baik yang smartphone ya, yang gampang dibawa, yang ada internetnya, yang hemat baterenya, yang RAMnya banyak biar kalo browsing internet cepet. (yang panjang syarat-syaratnya huehehehehe…)

3. BELAJAR MENGEMBANGKAN BISNIS DAN DIRI SENDIRI Dan tentu saja proses adaptasi membutuhkan semangat belajar yang tinggi yaaa, sifat pantang menyerah juga keberanian untuk mengubah diri.

Karena benda-benda canggih, yang diciptakan untuk mempermudah hidup kita aja, harus dipelajari dulu supaya bisa digunakan secara optimal. Kalo yang make gak smart kaya smartphone nya,  biarpun punya handhone seri paling canggih ya cuma bisa buat  kirim-terima whatsapp aja, (hihihihi…. itu saya banget pas punya smartphone pertama kaliiiii) “Yah habis belum belajar caranya pake aplikasi kan ya, daripada salah trus kehapus data-data penting, mending gak usah aja” (Heuehehe…halesan)

Tapi coba perhatikan sifat polos anak-anak kita, yang begitu lihat gadget baru, apakah handphone, tablet atau gadget permainan. Mereka biasnaya langsung pijet pijet sembarang, eh tau-tau sudah bisa main game yang entahlah apa nama game-nya. Saat kelirupun mereka gak takut buat nyoba lagi. Sebab kalo gak dicoba ya memang gak akan pernah bisa juga sih ya… heueheuehe….

Dari sifat anak-anak ini saya akhirnya memberanikan diri untuk nyobain semua aplikasi yang ada di hape saya, update info teknologi tentang aplikasi baru, dan memilih yang paling cocok untuk kebutuhan yang saya perlukan. Jadi kalo misalnya sekarang ngerasa gaptek, itu bagus banget sahabat…. yang gak bagus itu sudah tau gaptek, gak ada rencana buat belajar biar gak gaptek #eeeaaaaa

4. MEMBUKA POLA PIKIR DIRI  Dulu bikin bros cakep dengan bahan berkualitas, menurut saya udah paling bener lah. Kalo bahannya bagus, kualitas bagus, pasti orang beli. Sekarang bersama pesatnya pertumbuhan bisnis online, produk cakep harus dilengkapi juga dengan foto yang cakep. Karena saat kita tidak bisa memvisualisasikan produk kita dengan baik kepada para pelanggan online kita, sangat sulit untuk meyakinkan mereka membeli produk yang kita jual.

Akhirnya kalo dulu, saya yang tukang bros merasa cuma harus fokus mengembangkan skill dan teknik membuat aksesoris. Sekarang hal itu menjadi tidak cukup lagi. Saya yang sekarang harus juga belajar tentang bagaimana membuat foto produk yang menarik. Kalau awalnya saya memilih kamera pocket yang lebih mudah cara pengoperasiannya, sebagai media membuat gambar. Setelah cukup memahami ilmu dasarnya, saya beralih ke kamera DSLR yang walaupun pengoprasiannya lebih rumit, bisa menghadirkan kualitas foto dan warna yang lebih mirip dengan aslinya. Dan walaupun sudah tau sedikit ilmu fotografi dasar setelah ganti kamera jadi harus belajar lagi juga sihh hihihihihi…..

5. MENJALIN HUBUNGAN DAN MEMPERLUAS RELASI Ketika bisnis online yang kita kelola semakin maju, biasanya akan semakin sedikit juga waktu luang yang kita punya untuk mengerjakan hal lainnya. Apalagi kalau skala usahanya masih rumahan ya, semua dikerjakan sendirian. yang bikin kita, yang upload kita juga, yang packing barang pas ada yang beli ya kita lagi, yang ngirim paket ke jasa pengiriman barang pun kita hihihihihi….

Walaupun fokus dengan bisnis itu penting, namun fokus juga bukan berarti kita mengabaikan faktor “manusia” yang terkait di dalam pengembangan bisnis ini. Sekali dua kali coba luangkan waktu untuk berkumpul dengan komunitas pengusaha di kota kita, ikut seminar atau kelas pengembangan diri, bergabung di asosiasi atau kelompok craft, atau datang ke bazar dan pameran tempat berkumpulnya teman-teman yang memiliki kesamaan minat.

Kegiatan-kegiatan ini merupakan salah satu usaha untuk menjalin hubungan, yang akan membawa banyak dampak positif bagi bisnis dan diri kita pribadi. Diantaranya : – Kesempatan memperkenalkan diri untuk mewakili produk dan bisnis kita “Oh ini ya mbak Kikie yang punya koleksikikie, biasanya saya cuma baca status facebooknya aja mbak, dan gambar FBnya dagangan semua yaa …” #eeeaaaaa kok semacam curcol yaa… hihihihi – Kesempatan belajar dari rekan bisnis yang sudah lebih berpengalaman Kadang kita punya kendala dalam menjalankan usaha, tapi bingung mau sharing sama siapa. Dengan berjumpa teman yang punya bisnis sama, kita bisa saling cerita, saling menguatkan, saling berbagi solusi. Karena kita sama-sama pelaku usaha biasanya sifat saran yang diberikan juga saran yang mudah dipraktekkan – Menemukan Peluang untuk Percepatan Kemajuan Bisnis Kalau hubungan secara personal sudah terjalin, biasanya jauh lebih mudah yaa kalo ada urusan, habis udah kenal sih. Terjalinnya hubungan personal yang baik akan memudahkan kita mendapat peluang “Eh mbak bisa ngajar bikin bros ya, ngajar donk di kantorku mbak” Padahal yang bisa ngasih kelas membuat aksesoris banyak, tapi bukan rahasia juga kalau orang akan lebih memilih profil yang lebih pas dengan hatinya. Kalo kita sudah kenal akan jadi lebih mudah untuk sreg di hati, karena seperti pepatah bilang ” Tak Kenal maka Tak Sayang” ciyeehhh….

BERSIAP DIRI MENYAMBUT PERUBAHAN

Jadi hayuk sahabat, kita persiapkan diri menghadapi perubahan. Dalam artikelnya Pambudi Sunarsihanto menyampaikan bahwa hal yang menarik dan akan terus saya ingat, Bahwa di jaman sekarang ini bukan manusia yang paling kuat yang paling sukses, bukan manusia yang paling cakep yang paling sukses, dan bahkan bukan yang paling pintar yang sukses (makanya juara juara 1 di sekolah kita dulu sering kali bukan menjadi yang paling sukses dalam kehidupan). Tapi yang paling sukses adalah mereka yang paling mampu bertahan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.

Dalam tulisannya “ARE YOU READY FOR THE FUTURE ???” Pambudi Sunarsihanto, juga menuliskan beberapa tips untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan, ini dia beberapa diantaranya :

1. CONTINUE TO PERFORM AT WHAT YOU DO !!! Tetap fokus pada apa yang anda lakukan and always perform and contribute at the maxinum level. 2. READ, WATCH, OBSERVE, LEARN Selalu mengamati apa yang terjadi di dunia luar sana. Lihat TV, dengerin Radio, browse Internet, baca buku, koran dan majalah. 3. UNDERSTAND THE CHANGE THAT IS HAPPENING !!! Perhatikan pattern perubahan yang sedang terjadi. Apa yang sedang berubah pada… – pola pikir manusia – perilaku konsumen – bisnis – regulasi – politik – trend demographic – trend urbanisasi – trend digital 4. LEARN SOMETHING NEW, INCREASE YOUR DIFFERENTIATORS !!! Anda sudah punya beberapa differentator yang mengantarkan anda ke karier anda sekarang. Pelajari competency baru, skills baru, dapatkan knowledge baru, sertifikasi profesi yang baru, pelajari bahasa asing lain. Semuanya akan menambah differentiator anda untuk menambah kesiapan anda di masa depan. 5. BE HUMBLE, KEEP AN OPEN MIND AND ALWAYS WANT TO LEARN !!! Terakhir … kita harus mengerti … we dont know what we dont know. Lets be humble and open mind. Mari kita belajar, dari siapa saja… – dari boss kita – dari customer kita – dari peer kita – dari supplier kita – dari anak buah kita – dari pegawai yang baru join di perusahaan kita Kadang kadang anak baru yang masih muda ternyata membawa perspektif baru dan membuat kita belajar dari sudut yang lain. Let’s be humble and keep an open mind. Selamat mencoba dan semoga kita lebih siap untuk masa depan.

STAY HUNGRY AND STAY FOOLISH

Tetap semangaaatttt Sahabat (kie) Bagikan tutorial melalui

Dec 08

Membuat Strategi Bisnis Kecil-Kecilan ala anak SD

Tentang Dimas, dan Cita-Citanya Jualan Dimas, putra saya yang kini sudah berusia 10 tahun dan duduk di bangku kelas 5 SD. Beberapa minggu ini mengajukan idenya untuk jualan di sekolahan. Awalnya Dimas sempet pengen jualan gelang, karena ngerasa mamanya kan pedagang aksesoris, tapi gak saya bolehin dengan alasan : “Kamu gak mau pake gelang gitu Mas, kok mau jualan gelang” Trus Dimas pengen jualan gantungan kunci pokemon, tapi setelah dihitung harga perbuahnya Rp 7500, trus batal deh dengan alasan yang hits banget “Ah aku gak mau mah jualan yang susah ngasih kembaliannya” duh bukan karena menurut dia harganya kemahalan lho ya, tapi karena susah ngaish kembalian. Trus akhirnya Dimas bilang “Aku maunya jualan yang harganya Rp 2000an aja, supaya kalo banyak yang beli aku gak susah kasih kembalian, dan kalo dua ribu kayanya teman-temanku punya uang jajan segitu” “Kalo gitu kamu harus cari apa yang kamu suka, dan harganya 2000an mas, supaya kamu kalo nawarin ke orang semangat. jangan jualan yang kamu gak suka” Trus tercetuslah ide jualan Es Serut merk PINO Es PINO, Es Serut di dalam Cup Kalo pas kecil dulu suka beli es serut yang dicetak pake piring trus dikasih sirup2an dipegang pake stik dari kayu, es pino adalah versi lebih imut dengan tekstur yang lebih lembut. Packagingnya berbentuk cup, sehingga memudahkan buat dibawa2. Kalo ke Alkfamart biasanya dijual di harga 8500-9000/bungkus isi 6. dalam satu bungkus ada 3 rasa yang berbeda, stroberi, anggur sama jeruk. Dimas, Atala dan Kaylila selalu suka minum es ini pas panas-panas. Namun Desember sepertinya bukan bulan yang tepat buat minum es serut T_T

Jualan Es di Musim Hujan Terus terang saja, sebagai pebisnis yang lebih senior (haiiishhh… gaya euyyy) Saya sempat pesimis lho, “Apa ya iya bisa laku kalo jualan es pas dingin-dingin gini. Tapi saya pikir, sangat penting buat Dimas untuk mengalami moment gak laku-nya sendiri. Karena pasti akan lebih tak mudah terlupakan dan memotivasi, dibanding kalo dikaish tau orang lain, walaupun itu Mamanya sendiri hehehehe…. Maka dengan semangat 45, Dimas bawa termos nasi besar dari Rumah yang sudah ditempelin stiker “PINO ICE CUP” lengkap dengan keterangan harga dan pilihan rasa yang ada (iiishhh gaya ya sudah buat materi promosi lhoo  >_<  hihihihihi… )

 LAPORAN PENJUALAN DIMAS Trus tadi sore saya dikasih duit Dimas 72rb, hasil jualan es serut 36 cup. Habis terjual tanpa sisa. “Wah laris manis Dimz jualannya” “Soalnya hari selasa aku sudah buka PO mam” “Ooo jadi hari ini cuma bawa pesenan2 aja gitu tha? “ “Ya aku lebih kan bawa donk Mah.. supaya yg belum pesan bisa beli” “Wah trus kalo habis gini besok mau jualan lagi tha? ” “Aku jualan lagi hari senin aja” “Lho kenapa Mas, mumpung lagi banyak yg mau beli kan…” “Supaya tidak jenuh, jadi Aku mau jualan setiap hari Senin sama hari Rabu aja.. Jadi temanku kan nunggu2. Kalo aku bawa tiap hari nanti mereka bosan” Waooowww. ternyata Dimas sudah bikin strategi marketing buat bisa jualan es di musim hujan 

terima kasih Untuk Bapak Kepala Sekolah SD SAIMS yang sudah ngirimin foto ini (^V^)

MEMBUAT STRATEGI BISNIS KECIL-KECILAN ala Dimas Malem ini, eh subuh dink ya… secara sudah jam 2 pagi hahaha… Saya jadi senyum-senyum sendiri inget cerita sore tadi. Dimas tidak hanya berhasil menjual es serutnya di musim hujan. Tapi sudah membuat strategi marketing sederhana untuk mensukseskan misi dagangnya, apa aja ya strategi bisnis kecil-kecilan yang sudah diterapkan Dims?

1. Menentukan Target Market yang Jelas “Aku mau jualan di Sekolahan Mah” Kalimat sederhana ini membantu Dimas menentukan siapa orang yang akan membeli dagangannya, jualan di sekolahan, berarti yang beli teman-teman atau Bapak Ibu guru. Tapi karena jumlah murid lebih banyak Dimas memutuskan menjual produk yang akan disukai oleh teman-temannya.

2. Menentukan Harga Jual “Aku mau jualan yang harganya 2000an aja biar gak susah ngasih kembalian” Yah walaupun alasan penentuan harga jual produknya bikin garuk2 kepala (meskipun gak gatel >_< hihihihhihi ) Tapi sebenernya dari kalimat ini, Dimas sudah mebayangkan bahwa angka dua ribu angka yang paling cocok untuk jualan di sekolah. Sesuai dengan uang saku yang biasa dibawa anak-anak ke sekolahan, dan lembaran dua ribu membuat Dimas tidak perlu sulit untuk nyari uang kembalian.

Sebenernya ini sebuah pemikiran yang mengharukan lho, karena saya inget banget pas pertama dulu ikut bazar, ada orang yang batal beli bros murah saya, sebab saya nggak nyiapin uang kembalian. Padahal udah saya jual harga murah lhooo, tapi ternyata menentukan harga yang tepat jauh lebih penting dibanding menentukan harga yang murah hihihihihi….

3. Memilih Produk yang dia Suka “Jualan es pino aja deh” Walaupun awal mula terpilihnya es pino sebagai produk dagangan karena harga jualnya yang sesuai dengan rencana Dimas. Tapi keputusan memilih es pino membuat Dimas lebih mudah mempromosikannya diantara teman-teman. “Kalo kita (dimas, atala, kaylila dan mama papanya hihihihi) suka, kayanya semua orang suka juga” dia lebih percaya diri mengajak orang membeli, sebab sudah memiliki pengalaman tentang produk yang dijual.

Dalam salah satu training produk MLM yang saya ikuti, upline yang menjelaskan menyampaikan kalimat yang terusss saya inget-inget sampe sekarang “Kalo kita aja gak pernah nyobain produknya, gimana mungkin kita bisa percaya diri untuk nyaranin orang make produk yang sama dnegan kita”. Harusnya kita beli dulu, kita pake, kita rasakan manfaatnya. Maka ketika kita berhasil mencapai pengalaman ini, saat menjual kita tidak lagi menggunakan pilihan bahasa yang penuh bujuk rayu lho… tapi lebih mengajak orang untuk menemukan solusi hidup yang lebih baik, produkyang lebih sehat dan higienis, yanga kan membantu mereka mendapatkan manfaat yang lebih baik. Ketika kita fokus ngajakin orang beli sebagai solusi untuk hidup mereka, yang awalnya keliatangak perlu jadi kerasa penting banget buat dibeli.

4. Membuat Sistem PO “Kemarin aku sudah buka PO buat temen-temen yang mau beli” Barang dagangan belum ada, tapi sudah bisa jualan dengan sistem PO ini. Huehehee… beneran anak pedagang onlen banget yakkk hihihihihihi

Dengan bahasa “Ayo beli ya supaya gak kehabisan”, Dimas berhasil mengestimasi berapa jumlah peminat es pino-nya, sehingga barang yang dibawa u jualan tidak sampe berlebihan dan harus dibawa pulang lagi karena belum terjual. Hal ini sangat penting buat kita yang punya modal pas-pasan, karena di awal mulai sangat penting untuk menentukan perputaran uang. istilahnya “Gak harus untung besar, yang penting cepet jadi duit lagi, biar bisa dibelikan bahan buat dagangan lagi”

5. Membuat Materi Promosi yang berisi informasi Produk Terus terang sebagai pedagang online, saya suka lupa bikin brosur cetak tentang barang-barang yang saya jual. Dulu sih alasannya biar calon pembeli langsung berkunjung ke website, liat katalog online saya, dan bisa langsung beli. Setelah lama jualan baru deh paham, gak semua orang cukup piawai melakukan pembelanjaan secara online. Daripada harus kehilangan pelanggan potensial sekarang saya sudah mulai melengkapi diri dengan brosur cetak sederhana yang memuat informasi produk yang saya jual, serta bagaimana cara mudah untuk menemukan produk2 koleksikikie.

Dan ternyata ngaruh banget lho ya, kadang pas kita bikin kelas di kebun bibit wonorejo yang dapet brosur kayanya tuh maless gitu mbaca tulisan yang ada di kertasnya hihihihihi… eh 4 hari kemudian kita sudah ketemuan lagi di toko. Hihihihi… orangnya dateng ke workshop kita sambil bawa potongan kertas yang dia dapatkan saat kami melakukan pelatihan gtaris di taman kota. Jadi jangan lupa untuk melengkapi diri dengan materi promosi,m karena ini merupakan alat yang memudahkan kita untuk jualan.

6. Membuat Jadwal Penjualan “Aku cuma jualan Hari senin sama Rabu aja” Di bagian ini saya salut nih sama Dimas, karena saya sendiri nih ya, kalo sudah tau barang saya lagi digemari dan laku keras… oooo langsung saya buat dalam jumlah banyak, tawarin kemana-mana, jual ke siapa saja, “Ayo beli… mumpung lagi trend nih”

Ya sebenernya juga bukan sesuatu yangs alah sih ya, momen-momen gini tidak selalu tercipta dalam jangka waktu yang lama. Kalo lagi laris ya sebaiknya jual yang banyak sekalian aja. tapi kadang harus saya akui sih, ketika produk sejenis membanjiri pasaran, yang dulunya trend akhirnya berubah jadi barang sejuta umat. Semua orang pakeeee huhuhuhuhu….

Berbeda dnegan strategi yangs ering saya terapkan, Dimas memilih untuk menjual es nya hanya pada periode tertentu saja. dengan pertimbangansupaya es nya ditunggu-tunggu, dan temen-temennya gak bosen karena disuruh beli es melulu hahahaha… ini pemikliran yang Waow banget lhooo. Karena dengan menerapkan hal seperti ini Dimas mengubah konsep pedagang yang mencari pembeli, menjadi pedagang yang ditunggu-tunggu sama calon pembelinya.

Aihhh terus terus kita gimana donk yaaahhh…. sudahkah kita-kita sebagai pedagang online membuat strategi dalam memasarkan produk kita? bisnis boleh kecil-kecilan tapi strategi bisnis kayanya harus dibuat supaya usaha kita gak kecil terus-terusan yaahhh prend hihihihihihihihi…..

Bagikan tutorial melalui

salam sayang dari Dimas

Nov 11

Koleksikikie, Belajar Bersama Pelajar & Mahasiswa Surabaya

Sebagai salah satu UKM yang bertumbuh di Surabaya, saya merasa masih harus belajar banyak untuk bisa maju dan bertahan di bisnis ini. Salah satu hal yang kami lakukan untuk mewujudkan misi belajar tiada usai ini adalah dengan bekerja sama dengan Adik-Adik Mahasiswa & Pelajar dari Sekolah-Sekolah di Surabaya untuk menyelesaikan tugas di bidang kewirausahaannya; diantaranya :

Koleksikikie Menyediakan Tutorial Gratis untuk Memulai Bisnis Aksesoris Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan berlatih jualan sedini mungkin. Pengalaman berdagang, menghitung modal, ditolak saat menawarkan barang, bahagianya menghitung hasil penjualan, akan menjadi bekal awal dalam membentuk pribadi dan mental yang kuat untuk memulai usaha sendiri.

Dalam rangka mendukung hal ini, koleksikikie menyediakan tutorial gratis cara membuat berbagai akseosris di album http://koleksikikie.com/tutorial/ yang akan bisa membantu para calon pengusaha muda ini untuk mendapatkan ide produk, untuk dijual di sekolah. Produk ini bisa dibuat sendiri dengan teknik yang relatif mudah, dan bahan bakunya pun tersedia di koleksikikie.com

Koleksikikie Menyediakan bahan-bahan Prakarya Tugas Sekolah Dapet tugas membuat ketrampilan, dan membutuhkan berbagai bahan dalam jumlah sedikit? belanja di Koleksikikie aja. Karena koleksikikie menyediakan berbagai bahan membuat craft dalam kemasan kecil, sehingga harganya relatif sangat terjangkau. Pemesanan juga dapat dilakukan secara online, sehingga proses order bisa dilakukan dnegan cara mengakses http://koleksikikie.com/toko/ Nantinya barang dikirimkan via JNE, atau bis ajuga dengan gojek kalau sama-sama ada di Surabaya.

Koleksikikie Mensupport Penelitian Mahasiswa Dapet tugas untuk mewawancarai UKM tapi gak tau harus kemana? Kalau kamu berdomisili di daerah Surabaya dan sekitarnya, kamu bisa mengirimkan email permintaan wawancara ke alamat email : koleksikikie@gmail.com

Pada email ini, mohon disertakan lampiran foto Kartu Mahasiswa sebagai data diri. Untuk memudahkan proses wawancara/penelitian yang dilakukan, akan sangat baik sekali bila di dalam email yang dikirimkan sudah disertakan keterangan maksud dan tujuan pengumpulan data, misalnya untuk memenuhi syarat mata kuliah….. maka kami diwajibkan untuk mencari data tentang beberapa hal berikut ini : (kemudian dijabarkan dalam email, hal-hal apa saja yang bisa kami lakukan untuk membantu tugas tersebut). Sehingga pada saat hari kedatangan, data yang dibutuhkan telah dapat kami bantu siapkan terlebih dahulu.

Hingga saat ini sudah ada beberapa tim kelompok tugas yang datang melakukan wawancara dan mengumpulkan data di Koleksikikie, diantaranya adalah :

Tim Mahasiswa UBAYA

 

 

 

 

 

 

Tim Mahasiswa UNESA

Koleksikikie Menerima Intern Program Pengen belajar bagaimana menjalankan sebuah bisnis? Salah satu cara paling efektif ya dnegan terjun langsung ke dalam bisnis tersebut ya.. Hingga saat ini, kita sudah beberapa kali menerima pelajar dana mahasiswa magang. Saat ini, bekerjasama dengan PERBANAS dalam program HIBAH DIKTI, Koleksikikie menerima mahasiswa Amal Ihsani menjadi salah satu karyawan magang selama 3 bulan

Selama magang di koleksikikie, amal diwajibkan untuk mengerjakan tugas-tugas yang sama seperti karyawan yang lainnya. Masuk dari jam08.00 sd 17.00 dari hari senin sd sabtu. Di akhir masa magang, Amal akan membuat karya tulis tentang berbagai ide dan kontribusi yang bisa dilakukan untuk memajukan bisnis UKM Koleksikikie.

Koleksikikie Berbagi Ilmu melalui Program Kuliah Tamu

Pengalaman berbisnis dari rumah biasanya menjadi salah satu cerita yang saya bagi saat menghadiri undangan kuliah tamu. Beberapa hal yang tertulis di buku terkadang tidak sama saat dijalankan, dan beberapa hal ini lebih mudah dipahami apabila dialami lansgung dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya sih kalau adik2 mahasiswa sudah diceritain kesalahan dan kegagalanyang pernah saya alami,mereka bisa menghindarinya saat nanti menjalankan bisnis, sehingga tidak membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk dapat mencapai penghasilan yang saya terima di saat ini.

1. Memberi Kuliah Etika Bisnis di Fakultas Ilmu Bisnis UBAYA

2. Memberi Kuliah Marketing Komunikasi Online di FISIP UNAIR

3. Mengisi Kelas Empowerment Young People di Kelas Internasional Student Summit 2016

Pada mereka generasi muda ini, kami percakan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Semoga dnegan semakin berkembangnya ilmu kewirausahaan dan semangat berbagi saling dukung mendukung, antara instansi pendidikan dan usaha skala kecil menengah, dapat membantu bertumbuhnya wirausahawan muda yang menginspirasi, yang berani memulai, yang membuka kesempatan melalui lapangan pekerjaan yang menjanjikan bagi orang-orang di sekitarnya. Kebangkitan usaha-usaha kecil ini, akan menopang perekonomian nasional dan meningkatkan kemandirian bangsa. (kie)

Bagikan tutorial melalui