Home Pageceloteh kikieCara Membuat Proposal Penawaran Pelatihan Aksesoris

Feb 13

Cara Membuat Proposal Penawaran Pelatihan Aksesoris

Karena suka membuat aksesoris, gak jarang ya kita jadi suka dapet tawaran untuk mengisi kelas pelatihan
“Bisa nggak mbak berbagi ilmu di kantorku?”
Wah tentu saja ini kesempatan yang berharga untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan disamping menjual aksesoris secara langsung.

Apa saja yang harus kita siapkan, sebelum memberi kelas pelatihan pembuatan aksesoris? yang pertama tentu saja menyusun rencana kerja.

Menyusun Rencana Kerja
1. Pastikan Terlebih Dahulu Tujuan Kegiatan
Pertama, cari tau terlebih dlu tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan tersebut (karena gak semua kelas pelatihan sifatnya ingin belajar hingga menjadi ahli dalam pembuatan aksesoris ya, beberapa hanya ingin mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat) artinya pada kelompok jenis ini kerumitan teknik bukanlah tujuan dari kegiatan. Peserta justru akan merasa gembira kalau bisa membawa pulang aksesoris buatan sendiri, atau dengan kata lain teknik yang diajarkan gak usah susah-susah, yang penting durasi waktunya bisa sesuai dengan yang dijadwalkan panitia.

2. Minta Informasi Mengenai Anggaran Yang dimiliki Panitia
Teknik yang diajarkan bisa jadi sama-sama membuat bros, namun kalau anggarannya terbatas bahan praktek yang dibagikan bisa kita pilih dari bahan dengan harga terjangkau, seperti mutsin atau akrilik. Bila kelompok yang ingin belajar memiliki anggaran tidak terbatas, ada baiknya untuk memilih bahan terbaik yang membuat peserta merasa “pantas” dan “senang” saat mengenakan hasil karyanya.

“Bagaimana Kalau Panitia hanya punya ongkos transport saja?”
ya terus terang agak sedih juga ya hahaha… tapi sebaiknya jangan langsung ditolak, coba tawarkan untuk membuat kelas demo pembuatan aksesoris di depan peserta saja, sehingga pada dasarnya kita juga gak keluar biaya ya (karena bahan baku yang kita pakai untuk praktek juga bisa kita jual lagi sebagai produk jadi)
Lalu tanyakan ke panitia, apakah kita dapat menjual bahan bagi yang berminat untuk ikut praktek, sehingga panitia acara tidak keluar uang dari kas, namun dibebankan langsung kepada peserta yang ingin praktek. Biasanya sih panitianya mau banget, karena acaranya jadi ada kegiatan dan peserta bisa melihat garis besar dari proses pembuatan aksesoris.

3. Tanyakan Detail Informasi Kegiatan
Saat mendapatkan penawaran mengisi kelas pelatihan, jangan lupa untuk memastikan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini :
– Tanggal dan Waktu penyelenggaraan Acara
– Lokasi Kegiatan
– Jumlah Peserta
– Info mengenai peserta (usia, pekerjaan, jenis kelamin)
dua hal paling terakhir ini kita butuhkan untuk menyusun tim kerja, apakah pelatihannya cukup hanya dilakukan oleh kita sendiri, atau membutuhkan tim kerja yang akan membantu kesuksesan acara.

Dari tiga hal diatas, kita bisa menyusun penawaran kerja/proposal kerjasama yang didalamnya menawarkan pilihan jenis pelatihan sekaligus estimasi biaya yang dibutuhkan.

Membuat Proposal Penawaran Pelatihan
Proposal penawaran kerjasama pelatihan sebaiknya dibuat custom/khusus, dengan menyesuaikan informasi-informasi penting yang kita kumpulkan diawal percakapan. Tujuannya tentu saja agar menjadikan penawarannya lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan calon peserta pelatihan.

Adapun beberapa informasi penting yang wajib tercantum didalam penawaran kerjasama ini antara lain:

1. Identitas Diri
Walaupun awalnya kita ditawari (yang harusnya sih orangnya sudah kenal ya sama kita) namun dalam membuat penawaran, kita wajib memperkenalkan diri.

Dengan Hormat, sebelumnya izinkan kami memperkenalkan diri.
Nama :
Alamat :
Jabatan/Posisi Pekerjaan :
(jelaskan tentang usaha/bisnis/UKM yang kita geluti saat ini)
bermaksud mengajukan penawaran kerjasama kegiatan pelatihan pembuatan aksesoris…….

2. Sampaikan Maksud dan Tujuan Kegiatan
Hal yang kita sampaikan dalam point tujuan kegiatan dapat kita sesuaikan dengan informasi mengenai harapan yang sudah disampaikan oleh panitia dari pelaksanaan kegiatan ini.

Kalau misalnya diawal kesempatan pertama, panitia bilang “pengen bikin pelatihan membuat aksesoris supaya ibu2 di kelompok arisan punya kegiatan bermanfaat” maka kita bisa tuliskan di penjabaran tentang tujuan dengan kalimat seperti :
“Memperkenalkan tentang Kegiatan Pembuatan Kerajinan Aksesoris, sebagai salah satu kegiatan kreatif yang dapat mengembangkan ketrampilan wanita, sebagai salah satu usaha pemberdayaan perempuan”.

3. Pilihan Materi Yang ditawarkan
Dari semua kalimat panjang di halaman proposal, sebenernya yang paling penting tentu saja point nomer 3 ini, yakni penawaran mengenai materi yang bisa kita ajarkan beserta biayanya.

Mengingat betapa pentingnya hal ini, biasanya saat menyampaikan penawaran saya selalu mencantumkan :
– Foto Contoh Produk yang akan diajarkan
– Apa saja yang didapatkan oleh peserta selama pelatihan (bahan untuk praktek, tutorial cara pembuatan, ilmu yang bermanfaat, tips dan trik seputar aksesoris, dsb)
– Durasi Waktu Pelatihan
– Anggaran Biaya yang dibutuhkan (biasanya kami membuat anggaran biaya untuk perorang, dan mencantumkan jumlah minimum peserta untuk setiap kelas pelatihan)

TIPSnya : walaupun dari percakapan di awal kita mungkin sudah tau anggaran yang dimiliki panitia untuk 40 orang katakanlah Rp 10.000.000 biasanya saat mengajukan penawaran saya akan mencantumkan 2 materi yang sesuai budget, dan 2 materi lagi yang sedikit diatas anggaran yang dimiliki panitia, tujuannya agar panitia memiliki pembanding/alternatif lain. Kadang kalo ngelihat wah nambah sedikit sudha bisa bikin 2 jenis aksesoris, emnding tambahin ajalah… eh jadinya deal untuk beli paket yang lebih mahal.

 4. Keterangan Tambahan
Setelah menyampaikan point mengenai materi-materi pilihan yang bisa kita ajarkan, jangan lupa diakhir proposal sampaikan syarat dan ketentuan kegiatan yang kita butuhkan, misalnya :
– Pelatihan akan berjalan optimal apabila dilakukan dengan minimum kelengkapan seperti sound system, projetor, penerangan (karena saya pernah sih ngajar 40 orang yang gak ada pengeras suaranya sama sekali hahaha, jadi ya lumayan pusing juga yaaa buat bicara keras2 sepanjang 2 jam dianatar 40 peserta perempuan yang aktif-aktif)
– Pembayaran sebanyak 50% dilakukan paling lambat seminggu sebelum pelaksanaan acara.
– Atau mungkin bisa juga kita tambahkan, untuk kegiatan diluar kota biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Pada point keterangan tambahan ini kita bisa sampaikan kebutuhan dan persyaratan yang kita perlukan demi sukses dan lancar acaranya.

5. Penutup
Saya banyak melihat proposal-proposal menarik yang tidak ditutup dengan baik, padahal penutup ini justru hal yang paling terakhir dibaca oleh calon pemberi kerja, sehingga kemungkinan besar adalah bagian yang akan paling diingat.

Saya biasanya menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan, sekaligus menyampaikan kesempatan untuk berkomunikasi lebih lanjut mengenai proposal melalui nomer telfon ataupun email, khususnya apabila ada hal yang kurang jelas dan ingin ditanyakan.

TIPS : Agar tampil menarik sebaiknya sertakan juga foto-foto yang mendukung kredibilitas kita sebagai pengajar berpengalaman, misalnya potongan liputan di koran, foto-foto saat memberikan pelatihan di kelas-kelas sebelumnya, link youtube channel yang mencantumkan contoh saat kita berinteraksi atau memberikan pelatihan, atau bisa juga link ke akun sosial media kita yang lain agar calon pemberi kerja dapat melihat kiprah dan kegiatan kita selama ini.

Semoga Infonya membantu yaaa sahabat (kie -2020)

 

Leave a Reply

Open chat
1
Halo ada yang bisa kami bantu
Powered by